Daily Devotion

Jumat,20 April 2018

Shalom...
Daniel 5:12 "...karena pada orang itu (Danile maksudnya) terdapat roh yang luar biasa dan pengetahuan dan akal budi, sehingga dapat menerangkan mimpi, menyingkapkan hal-hal yang tersembunyi dan menguraikan kekusutan, yakni pada Daniel yang dinamai Beltsazar oleh raja. Baiklah sekarang Daniel dipanggil dan ia akan memberitahukan maknanya!"

Cara yang Firman Tuhan ajarkan untuk mengurai kekusutan yang terjadi didalam kesehari harian hidup kita, baik itu masalah didalam rumah tangga, masalah didalam pekerjaan dan usaha, dari hikmat yang telah Daniel tunjukan kepada kita adalah dengan pertama-tama, menyatakan benar adalah benar, dan salah adalah salah. Bukankah itu juga yang Yesus sendiri ajarkan di Matius 5:37 ? "...Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.." Kemudian melalui hidup Daniel, kita juga belajar bahwa untuk mengurai kekusutan yang terjadi, pribadi yang berintegritas, yang tidak mudah dibayar atau di suap adalah hal mutlak yang harus kita sendiri kerjakan... inilah yang perlu kita doakan agar setiap pemimpin bangsa, setiap pemimpin didalam perusahaan, bahkan setiap pemimpin didalam rumah tangga rumah tangga yang ada bisa hidup dengan teladan yang sudah kita belajar dari kebenaran Firman Tuhan. Have a blessed weekend, GBU

dibuat pada : 2018-04-20 01:39:55

Kamis,19 April 2018

Shalom....
Daniel 5:12 "...karena Pada Orang Itu (Danile Maksudnya) Terdapat Roh Yang Luar Biasa Dan Pengetahuan Dan Akal Budi, Sehingga Dapat Menerangkan Mimpi, Menyingkapkan Hal-hal Yang Tersembunyi Dan Menguraikan Kekusutan, Yakni Pada Daniel Yang Dinamai Beltsazar Oleh Raja. Baiklah Sekarang Daniel Dipanggil Dan Ia Akan Memberitahukan Maknanya!"

Urapan Kenabian Untuk Menyingkapkan Hal-hal Tersembunyi Dan Menguraikan Kekusutan Tidak Secara Serta Merta Terjadi Atas Daniel. Daniel Menjaga Urapan Tersebut Dengan Hidup Yang Penuh Integritas. Daniel Bukan Seorang Pribadi Yang Bisa Kena Suap. Ketika Raja Menyatakan Hadiah Hadiah Yang Telah Raja Tawarkan Kepada Para Ahli Jampi Dan Orang-orang Hebat Istana, Dan Hadiah Itu Juga Raja Tawarkan Kepada Daniel, Inilah Jawaban Daniel:
Daniel 5:17 "Kemudian Daniel Menjawab Raja: "Tahanlah Hadiah Tuanku, Berikanlah Pemberian Tuanku Kepada Orang Lain! Namun Demikian, Aku Akan Membaca Tulisan Itu Bagi Raja Dan Memberitahukan Maknanya Kepada Tuanku." Karena Merasa Tidak Bisa Disuap Oleh Hadiah Raja Belsyazar, Maka Ketika Daniel Hendak Menyatakan Kesalahan Dan Mengurai Kekusutan, Daniel Bisa Dengan Berani Berbicara Tanpa Tedeng Aling Aling,... Itulah Rahasia Pengurapan Daniel. Hatinya Dijaga Untuk Tidak Mudah Diperdaya Oleh Uang. Have A Blessed Day, GBU

dibuat pada : 2018-04-19 00:48:42

Rabu,18 April 2018

Shalom....
Daniel 5:12 "...karena pada orang itu (Danile maksudnya) terdapat roh yang luar biasa dan pengetahuan dan akal budi, sehingga dapat menerangkan mimpi, menyingkapkan hal-hal yang tersembunyi dan menguraikan kekusutan, yakni pada Daniel yang dinamai Beltsazar oleh raja. Baiklah sekarang Daniel dipanggil dan ia akan memberitahukan maknanya!"

Daniel juga diurapi Tuhan dengan pengurapan Roh Kudus yang dapat menyingkapkan hal hal yang tersembunyi atau roh kenabian dan marifat...
Urapan seperti ini bukanlah sekedar sebuah hikmat pengajaran, tapi sebuah wibawa Illahi yang Tuhan kerjakan didalam diri seseorang, sehingga dia dapat menyatakan hal hal tersembunyi. Jika saudara perhatikan sungguh-sungguh perkataan Daniel kepada raja Belsyazar, saudara akan merinding membayangkan apa yang mungkin raja Belsyazar bisa lakukan kepada Daniel dengan teguran yang begitu tegas dan lantang. Daniel bisa dipenggal kepalanya karena menegur raja dengan begitu tegas dan lugas tanpa tedeng aling aling. Bagaimana Daniel bisa begitu berani berkata demikian jika bukan TUHAN yang memberikan dia keberanian dan pengurapan kenabian yang luar biasa. Namun perlu diingat, Daniel sendiripun menjaga pengurapan tersebut dengan berlaku benar dihadapan Tuhan. Semua yang dari Tuhan tidak dapat dipelihara hidup dan tetap hidup jika dicampur dengan dosa, itulah yang dijaga Daniel.....Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-04-18 03:47:12

Selasa,17 April 2018

Shalom....
Daniel 5:12 "...karena pada orang itu (Danile maksudnya) terdapat roh yang luar biasa dan pengetahuan dan akal budi, sehingga dapat menerangkan mimpi, menyingkapkan hal-hal yang tersembunyi dan menguraikan kekusutan, yakni pada Daniel yang dinamai Beltsazar oleh raja. Baiklah sekarang Daniel dipanggil dan ia akan memberitahukan maknanya!"

Banyak orang merasa dirinya diberikan talenta untuk mengajar dengan pengurapan pengajaran, atau didalam kehidupan sehari-hari, banyak kita lebih senang untuk mengajarkan orang lain. Kita mau anak-anak kita menjadi benar, kita ajarkan mereka untuk hidup benar, namun jika anak-anak itu tidak melihat contoh hidup orang benar, bagaimanakah mungkin mereka bisa hidup benar? Disinilah pentingnya untuk kita mengerti, roh pengajaran harus selalu berjalan seirama dengan urapan yang dapat "menguraikan kekusutan" seperti yang ada pada Daniel, itulah aroma pengurapan roh yang membawa damai dan kerukunan. Jika tidak demikian, maka yang terjadi hanyalah sebuah kebohongan... pengajaran kita baik, tapi tidak disertai dengan tindakan yang sama dan yang sesuai dengan pengajaran tersebut. Daniel memiliki keduanya, dia mengajar kebenaran, tapi urapan yang sama yang ada padanya itu mengurai kekusutan... Berdoa dan minta campur tangan Tuhan jika engkau mengalami kekusutan dalam rumah tangga atau usahamu,... pada TUHAN ada pengurapan Roh-Nya yang mampu mengurai kekusutan. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-04-17 01:18:27

Senin,16 April 2018

Shalom...
Daniel 5:12 "...karena pada orang itu (Danile maksudnya) terdapat roh yang luar biasa dan pengetahuan dan akal budi, sehingga dapat menerangkan mimpi, menyingkapkan hal-hal yang tersembunyi dan menguraikan kekusutan, yakni pada Daniel yang dinamai Beltsazar oleh raja. Baiklah sekarang Daniel dipanggil dan ia akan memberitahukan maknanya!"

Daniel adalah satu dari keempat anak muda, yang diangkut sebagai orang buangan di kerajaan Babel, namun di Babel itu juga, Daniel menunjukan satu qualitas karakter dan penyertaan Tuhan yang begitu luar biasa... Salah satu qualitas didalam diri Daniel adalah apa yang dikatakan oleh permaisuri raja Belsyazar kepada suaminya tentang Daniel dan tentang apa yang sang permaisuri dengar dari jaman raja Nebukadnezar, ayah dari Belsyazar seperti yang dituliskan di Daniel 5:12 diatas. Disebutkan bahwa Daniel dapat menerangkan mimpi (roh pengajaran dan hikmat...); Daniel juga dapat menyingkapkan hal hal yang tersembunyi (roh kenabian dan marifat...); dan tidak kalah pentingnya, Daniel dapat menguraikan kekusutan (itulah pengurapan roh yang membawa damai dan kerukunan). Jika kita secara perlahan lahan memperhatikan kebenaran ini, kita akan menemukan warna warna atau aroma dari pengurapan Allah. Jika benar benar kita berjalan disertai pengurapan Roh Allah, maka warna warna ini tidak akan surut, bahkan orang lainpun akan dapat mendeteksinya... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-04-15 23:47:45

Jumat,13 April 2018

Shalom....
Keluaran 34:6-7 "Berjalanlah TUHAN Lewat Dari Depannya & Berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah Penyayang & Pengasih, Panjang Sabar, Berlimpah Kasih-Nya & Setia-Nya, Yang Meneguhkan Kasih Setia-Nya Kepada Beribu-ribu Orang, Yang Mengampuni Kesalahan, Pelanggaran & Dosa; Tetapi Tidaklah Sekali-kali Membebaskan Orang Yg Bersalah Dari Hukuman, Yang Membalaskan Kesalahan Bapa Kepada Anak-anaknya & Cucunya, Kepada Keturunan Yang Ketiga & Keempat."

Kharakter Allah yg maha pengampun dan penuh kasih dan juga Allah yg selalu setia menegakan hukum tercermin secara sempurna lewat pemandangan yg terjadi diatas kayu Salib 2000 tahun yg lalu... Pada saat puncak dari rasa sakit-Nya dan ketika sudah sampai pada penderitaan yg terlalu berat bagi-Nya, Yesus melihat kpd Bapa, dan pada saat itu justru Bapa memalingkan muka-Nya dari Yesus... Bukankah hal itu merupakan kejanggalan yg sangat aneh? Bukankah sesuai dgn Bilangan 6 kita belajar arti dari hadapan wajah Tuhan, yaitu dgn Tuhan menghadapkan wajah-Nya kpd kita, itu berarti perkenanan-Nya turun atas kita... Tapi justru saat Yesus yg begitu taat dan setia hampir mati dikayu Salib, kenapa justru Bapa memalingkan muka-Nya? Inilah konflik yg terjadi saat itu, karena kasih Allah yg begitu besar, Dia memilih memberikan pengampunan dosa, tapi dosa tetap harus dibayar... Darah Anak-Nya sendirilah satu satunya yg dpt membayar upah dosa dosa manusia... Bapa biarkan upah dosa itu dibayar lunas, sehingga Dia memilih utk berdiam dan memalingkan wajah-Nya. Have A Blessed Day, GBU

dibuat pada : 2018-04-13 02:21:59

Kamis,12 April 2018

Shalom...
Keluaran 34:6-7 "Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya & berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang & pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya & setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran & dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya & cucunya, kepada keturunan yang ketiga & keempat."

Setelah kita mengenali hakekat dan kepribadian Allah kita, kita akan menjadi pribadi yang sangat berhati hati dalam menjalani hidup ini. Sebab sekarang kita sadar, tidak ada perkara yang gratis... harus ada pribadi yang tetap membayar harga untuk dosa... Ada banyak dari kita orang-orang percaya yang terus menerus mempermainkan harga penebusan dosa yang mahal yang sudah Yesus kerjakan di kayu Salib... Kita seakan akan tidak perduli, sebab sekalipun kita tahu bahwa Dia telah menebus dosa dosa kita, namun seringkali secara sadar kita sengaja melakukan dosa yang menyakiti hati-Nya... Bukankah kitab ‎Ibrani 10:26 mengatakan: "Sebab jika kita sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu...." Inilah perkara yang sangat penting untuk kita perhatikan, ada orang-orang sengaja untuk tetap hidup didalam dosa sekalipun dia tahu bahwa hal itu mendukakan Roh Kudus... Berhenti berbuat dosa jika engkau sungguh-sungguh sudah menerima pengampunan yang Yesus kerjakan diatas kayu Salib. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-04-12 02:10:28

Rabu,11 Maret 2018

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
Keluaran 7:14-18 
"...Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Firaun berkeras hati, ia menolak membiarkan bangsa itu pergi. 
Pergilah kepada Firaun pada waktu pagi, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai; nantikanlah dia di tepi sungai Nil dengan memegang di tanganmu tongkat yang tadinya berubah menjadi ular.
Dan katakanlah kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah mengutus aku kepadamu untuk mengatakan: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku di padang gurun; meskipun begitu sampai sekarang engkau tidak mau mendengarkan.
Sebab itu beginilah firman TUHAN: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa Akulah TUHAN. Lihat, dengan tongkat yang di tanganku ini akan kupukul air yang di sungai Nil dan air itu akan berubah menjadi darah, 
dan ikan yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk; maka orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini."

‎Coba renungkan kebenaran ini dalam konteks kehidupan kita saat ini. Ada dua kekuatan yang saling bertolak belakang, yang satu kekuatan tangan Tuhan yang memaksa Mesir untuk menyerahkan umat-Nya untuk bisa beribadah dengan benar kepada Tuhan... yang kedua adalah kekuatan dari kedegilan hati Firaun atau penguasa Mesir yang terus menerus menahan dan berusaha membatalkan rencana Agung Tuhan.

Utk hal itu, tangan Tuhan dgn keras menekan Mesir, sehingga air di sungai Nil berubah menjadi darah.‎ Perlu saudara ketahui, sungai Nil adalah sumber kehidupan bagi Mesir, semua kebutuhan sehari hari Mesir saat itu ditopang dan sangat bergantung dari sungai Nil... sumber air untuk pertanian dan perkebunan di Mesir saat itu sangat bergantung dari air di sungai Nil... pusat commerce atau perdagangan dan transportasi di Mesir sangat bergantung dari jalur air di sungai Nil... semua luang lingkup kehidupan Mesir itu ada dan sangat tergantung dengan sungai Nil...

Itulah justru yang pertama tama Tuhan pukul...‎ akibatnya, coba simak kembali ayat ayat ini:
Keluaran 7:17-18 "...Sebab itu beginilah firman TUHAN: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa Akulah TUHAN. Lihat, dengan tongkat yang di tanganku ini akan kupukul air yang di sungai Nil dan air itu akan berubah menjadi darah, dan ikan yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk; maka orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini."

---> Bau busuk mulai tercium... kematian mulai terlihat... ditempat dimana Mesir sangat tergantung dan menopangkan kakinya, justru disitulah terjadi bau busuk... Saudaraku, perhatikan baik baik pengaruh Mesir atau Firaun didalam kehidupan kita sehari hari,... Apa yang menahan kaki kita untuk melangkah untuk hidup benar sesuai Firman Tuhan? Apa yang membuat kita tidak mampu untuk menggenapi kebenaran Firman Tuhan? Kemungkinan besar hal itu adalah sesuatu yang sangat berharga bagi kita... Justru seringkali, hal itu yang pertama tama akan menimbulkan bau busuk sebagai tanda, Tuhan mau agar kita tidak mengeraskan hati... berani melepaskan hidupmu dari ikatan ikatan yang menghambat kakimu untuk hidup benar dihadapan Tuhan...

Semakin lama Firaun berkeras‎ hati, semakin bau busuknya menyebar kemana mana dan korbannya juga semakin banyak... kelumpuhan commerce terjadi di Mesir, sesuatu yang tadinya begitu dibanggakan, justru menjadi semakin terpuruk dan menjadi sumber malapetaka... korban berjatuhan, tapi kedegilan hati Firaun terus bertahan menjadi semakin membatu... tanda tanda heran dan mujizat tidak membuat Firaun bertobat atau berubah, justru semakin keras menantang Tuhan....

Saudaraku, sudah terlalu banyak contoh dan bukti didlm sejarah, hati yang keras dan terus menerus menantang Tuhan hanya akan berakhir dengan kehancuran... Firaun terus bertahan sampai hancur... Joseph Stalin sampai saat matinya mengepalkan tangannya ke arah Surga dengan geram sebelum dia menghembuskan nafas terakhir,... Adolf Hitler sampai mati bunuh diri tidak. memilih untuk bertobat, semua narapidana Nazi tingkat tertinggi di pengadilan international di Nurnberg tidak mengakui bersalah... dan semua mati digantung atau bunuh diri...
Berapa banyak lagi contoh contoh orang-orang bebal yang kita perlukan untuk bertobat? Jangan keraskan hati,... tinggalkan dosa, layani Tuhan mu dengan tubuhmu dan hidupmu...


Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2018-04-11 02:29:29

Rabu,11 Maret 2018

Shalom...
Keluaran 34:6-7 "Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya & berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang & pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya & setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kpd beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran & dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya & cucunya, kepada keturunan yang ketiga & keempat."

Kharakter Allah yang maha pengampun dan penuh kasih dan juga Allah yang selalu setia menegakan hukum tercermin secara sempurna lewat pemandangan yang terjadi diatas kayu Salib 2000 tahun yang lalu... Pada saat puncak dari rasa sakit-Nya dan ketika sudah sampai pada penderitaan yang terlalu berat bagi-Nya, Yesus melihat kepada Bapa, dan pada saat itu justru Bapa memalingkan muka-Nya dari Yesus... Bukankah hal itu merupakan kejanggalan yang sangat aneh? Bukankah sesuai dengan Bilangan 6 kita belajar arti dari hadapan wajah Tuhan, yaitu dengan Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepada kita, itu berarti perkenanan-Nya turun atas kita... Tapi justru saat Yesus yang begitu taat dan setia hampir mati dikayu Salib, kenapa justru Bapa memalingkan muka-Nya? Inilah konflik yang terjadi saat itu, karena kasih Allah yang begitu besar, Dia memilih memberikan pengampunan dosa, tapi dosa tetap harus dibayar... Darah Anak-Nya sendirilah satu satunya yang dapat membayar upah dosa dosa manusia... Bapa biarkan upah dosa itu dibayar lunas, sehingga Dia memilih untuk berdiam dan memalingkan wajah-Nya. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-04-11 02:20:24

Selasa,10 April 2018

Shalom....
Keluaran 34:6-7 "Berjalanlah TUHAN Lewat Dari Depannya & Berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah Penyayang & Pengasih, Panjang Sabar, Berlimpah Kasih-Nya & Setia-Nya, Yang Meneguhkan Kasih Setia-Nya Kpd Beribu-ribu Orang, Yang Mengampuni Kesalahan, Pelanggaran & Dosa; Tetapi Tidaklah Sekali-kali Membebaskan Orang Yang Bersalah Dari Hukuman, Yang Membalaskan Kesalahan Bapa Kepada Anak-anaknya & Cucunya, Kepada Keturunan Yang Ketiga & Keempat."

Satu Kali Saya Diundang Untuk Datang Makan Direstaurant Mewah Yang Baru Saja Dibuka. Saya Dan Keluarga Boleh Memesan Apa Saja Yang Ada Di Menu Dan Menikmati Semuanya Secara Gratis, Tidakk Perlu Membayar Apapun Sekalipun Sebanyak Apapun Yang Kita Pesan... Apakah Benar Semua Itu Gratis? Apakah Pegawai Restaurant Yang Bekerja Disitu Juga Memberikan Pelayanan Secara Gratis? Atau Benarkah Bahwa Semua Bahan Bahan Yang Digunakan Untuk Membuat Masakan Masakan Yang Dihidangkan Tersebut Diperoleh Secara Gratis Juga? Tidak Ada Yang Gratis, Hanya Karena Saya Menikmatinya Secara Cuma Cuma, Bukan Berarti Semua Itu Adalah Benar Benar Gratis... Tetap Ada Harga Yang Harus Dibayar, Seseorang Tetap Harus Membayar Harganya, Sehingga Saya Dapat Menikmatinya Secara Cuma Cuma... Bukankah Hal Yang Sama Juga Terjadi Dengan Dosa? Harus Ada Pribadi Yang Membayar Harga Dosa,... Itulah Juruselamat Kita, Anak Domba Allah Yang Tunggal, Yesus Kristus Nama-Nya. Have A Blessed Day, GBU

dibuat pada : 2018-04-10 01:10:28

Senin,09 April 2018

Shalom...
Keluaran 34:6-7 "Berjalanlah TUHAN lewat dari depannya & berseru: "TUHAN, TUHAN, Allah penyayang & pengasih, panjang sabar, berlimpah kasih-Nya & setia-Nya, yang meneguhkan kasih setia-Nya kepada beribu-ribu orang, yang mengampuni kesalahan, pelanggaran & dosa; tetapi tidaklah sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya & cucunya, kepada keturunan yang ketiga & keempat."

Perkataan Firman Tuhan ini adalah salah satu Firman Tuhan yang sulit untuk difahami. Disatu pihak Dia katakan bahwa Dia adalah Allah yang maha kasih dan yang mengampuni pelanggaran dan dosa, namun dipihak lain dikatakan Dia sekali kali tidak membebaskan orang yang bersalah dari hukuman, bahkan yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya... Sulit untuk menerima kedua hal tersebut sebagai kebenaran sebab bertentangan satu sama lain. Inilah kebenaran yang perlu kita perhatikan. Hakekat Tuhan adalah Allah yang maha pengampun... maha kasih, Dia tidak akan mengingat ingat dosa kesalahan kita yang telah kita akui dan telah Dia ampuni... Namun bagian lain, dosa tetap harus dibayar, ada upah dosa adalah maut, itu sebabnya Yesus harus mati untuk menebus upah dosa itu. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-04-09 02:33:30

Jumat, 06 April 2018

Shalom...
Mazmur 37:30-31 "...Mulut orang benar mengucapkan hikmat, dan lidahnya mengatakan hukum;
Taurat Allahnya ada di dalam hatinya, langkah-langkahnya tidak goyah."

Yusuf adalah contoh pribadi yang sungguh sungguh memiliki Firman Tuhan didalam hatinya, langkah langkah hidupnya bukan hanya tidak goyah, tapi selalu dilihat orang lain sebagai penyertaan Tuhan yang berlaku atasnya. Coba perhatikan ayat ayat ini: Kejadian 39:2, 21 "...Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu."
Ayat 21: "Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu."
Sebagai budak Potifar, Potifar melihat Tuhan yang menyertai Yusuf,... kemudian Yusuf dihianati dan dilemparkan ke penjara, dan didalam penjara, kepala penjara melihat Tuhan yang menyertai Yusuf,... Lalu dia di istana Firaun, dan hal yg sama juga terjadi. Langkah-langkah orang benar disertai Tuhan... Have a blessed weekend, GBU

dibuat pada : 2018-04-06 00:30:49