Daily Devotion

Senin,16 Juli 2018

Shalom...
Samuel 30:6 "...Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya..."

Ada banyak perkara didlm hidup manusia yg sulit utk difahami, kita tdk mengerti banyak perkara yg Tuhan ijinkan terjadi, bahkan bagi anak-anak Tuhan sekalipun. Jika kita memperhatikan satu pasal sebelumnya, kita akan melihat dan menemukan Daud baru saja diminta utk pergi meninggalkan raja Akhis sebab para panglima Filistin tdk menyukai Daud, padahal Daud begitu berjasa dan telah melakukan banyak perkara besar yg melegakan kerajaan Akhis, sampai sampai raja Akhis berkata di 1 Samuel 29:9 "Aku tahu, engkau ini memang kusukai seperti utusan Allah. Hanya, para panglima orang Filistin telah berkata: Ia tidak boleh pergi berperang bersama-sama dengan kita..." Oleh sebab itulah, Daud baru saja tertolak dan diminta pergi, namun kemudian dia kembali kpd kumpulan orang-orang pengikutnya, yg selama ini Daud lindungi dan beri makan, namun disitu, Daudpun hampir hampir di rajam... Dlm keadaan bolak balik terjepit, Daud memilih utk mencari TUHAN... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-07-16 13:30:47

Jumat,13 Juli 2018

Shalom...
Wahyu 3:16-18 "...Jadi karena engkau suam-suam kuku, & tdk dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Karena engkau berkata: Aku kaya & aku telah memperkayakan diriku & aku tdk kekurangan apa-apa, & karena engkau tdk tahu, bahwa engkau melarat, & malang, miskin, buta & telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, spy engkau membeli dari pada-Ku emas yg telah dimurnikan dlm api, agar engkau menjadi kaya,..."

‎Kembali kpd kebenaran Firman Tuhan kepada jemaat di Laodekia ini, awasi diri kita sendiri, pelihara sikap hati kita dengan benar, adakah kita merasa mapan, nyaman dan hidup dengan rasa seperti tidak memerlukan Tuhan? Toh saya sudah baik, tidak membunuh, tidak berjudi, tidak berzinah dan lain sebagainya... Ingat percakapan Yesus dengan seorang muda yang kaya di Matius 19 yang bertanya kepada Yesus dan ingin masuk kepada hidup yang kekal. Matius 19:17, Pada ayat 17 Yesus menjawab orang muda tsb: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."
Tetapi kemudian‎ orang muda itu berkata kepada Yesus: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang? "Kemudian ‎kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." Akibatnya, setelah‎ orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya... Orang muda yang sudah merasa begitu nyaman, begitu kaya dan begitu makmur, sulit utk sungguh-sungguh merindukan Tuhan. Have a blessed weekend, GBU

dibuat pada : 2018-07-12 22:37:18

Kamis,12 Juli 2018

Shalom...
Wahyu 3:16-18 "...Jadi karena engkau suam-suam kuku, & tdk dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Karena engkau berkata: Aku kaya & aku telah memperkayakan diriku & aku tdk kekurangan apa-apa, & karena engkau tdk tahu, bahwa engkau melarat, & malang, miskin, buta & telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, spy engkau membeli dari pada-Ku emas yg telah dimurnikan dlm api, agar engkau menjadi kaya,..."

Kpd jemaat di Laodekia yg hidup suam-suam kuku spt demikian, Tuhan menyatakan satu pernyataan yg harus mereka kerjakan utk dipulihkan demikian: Wahyu 3:18 "maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, spy engkau memakainya, agar jgn kelihatan ketelanjanganmu yg memalukan; & lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat." Inilah rahasia satu pertobatan, pertobatan hanya akan terjadi ketika manusia sadar bahwa dirinya sungguh-sungguh membutuhkan Tuhan, dan tanpa Tuhan, dia tdk memiliki apa apa sama sekali. Keadaan spt seorang yg melarat inilah yg membuat manusia rela dan siap utk bertobat. Itulah artinya 'membeli dari pada-Ku emas dan pakaian putih', spy tdk lagi melarat dan telanjang. Tanpa kesadaran bahwa kita sungguh-sungguh membutuhkan Tuhan, kita tdk akan pernah sampai kpd pertobatan. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-07-12 22:33:27

Rabu,11Juli 2018


Wahyu 3:16-18 "...Jadi karena engkau suam-suam kuku, & tdk dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Karena engkau berkata: Aku kaya & aku telah memperkayakan diriku & aku tdk kekurangan apa-apa, & karena engkau tdk tahu, bahwa engkau melarat, & malang, miskin, buta & telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, spy engkau membeli dari pada-Ku emas yg telah dimurnikan dlm api, agar engkau menjadi kaya,..."

Ketelanjangan yg tdk disadari inilah dosa yg sudah meng-kristal. Manusia bahkan sama sekali tdk malu dgn hidupnya yg penuh dosa. Pada satu kesempatan, Yesus sempat diperhadapkan oleh ahli-ahli Taurat dgn satu perkara, yaitu seorang wanita yg telah kedapatan berbuat zinah, sehingga harus dirajam sampai mati. Lalu Yesus berkata kpd semua orang yg menuntut ditegakannya hukum atas wanita tsb demikian, 'siapa yg tdk berdosa, silahkan dia yg mulai melemparkan batu...' Alkitab kemudian mencatat, satu persatu dari mereka pergi meninggalkan Yesus dan wanita tsb, mulai dari yg paling tua. Kenapa mulai dari yg paling tua? Sebab yg tertua adalah yg dosanya paling banyak. Tapi kenapa mereka tdk sadar akan hal tsb pada awalnya? Mengapa mereka tdk sadar bahwa mereka juga telanjang karena dosa? Bahkan lebih berdosa lagi... Sebab mereka buta dan melarat, sudah terbiasa telanjang tanpa rasa malu. Itulah dosa suam-suam kuku. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-07-12 22:32:24

Selasa,10 Juli 2018

Shalom...
Wahyu 3:16-18 "...Jadi karena engkau suam-suam kuku, & tdk dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Karena engkau berkata: Aku kaya & aku telah memperkayakan diriku & aku tdk kekurangan apa-apa, & karena engkau tdk tahu, bahwa engkau melarat, & malang, miskin, buta & telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, spy engkau membeli dari pada-Ku emas yg telah dimurnikan dlm api, agar engkau menjadi kaya,..."

Orang Kristen yg tergolong suam-suam kuku itu tdk benar-benar merasa memerlukan Tuhan. Utk kebutuhan hidup, mereka merasa cukup kaya, jadi tdk terlalu perlu Tuhan. Mereka juga tdk sakit secara fisik, jadi buat apa berdoa utk minta kesembuhan,... Mereka cukup merasa ahli dlm beberapa perkara, dlm usaha, dlm pekerjaan, dlm menjalani kehidupan sehari hari, jadi mereka tdk buta, mereka melihat dgn terang, sehingga tdk perlu dituntun. Mereka bahkan tdk merasa malu dgn hidup mereka, sama sekali tdk ada rasa malu, sebab mereka spt orang yg berpakaian lengkap, padahal gaya hidup, perkataan, sikap dan tingkah lakunya sangat memalukan jika dibandingkan dgn kebenaran yg sesuai Firman Tuhan, sangat memalukan bagi Tubuh Kristus, juga memalukan bagi keluarganya sendiri, tapi tdk spt itu yg mereka rasakan. Mereka sangat nyaman dgn hidup mereka sendiri,... itulah gaya hidup suam-suam kuku. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-07-10 01:25:40

Senin,09 Juli 2018

Shalom...
Wahyu 3:16-18 "...Jadi karena engkau suam-suam kuku, & tdk dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Karena engkau berkata: Aku kaya & aku telah memperkayakan diriku & aku tdk kekurangan apa-apa, & karena engkau tdk tahu, bahwa engkau melarat, & malang, miskin, buta & telanjang, maka Aku menasihatkan engkau, spy engkau membeli dari pada-Ku emas yg telah dimurnikan dlm api, agar engkau menjadi
kaya,..."

‎Satu pernyataan Tuhan kpd jemaat di Laodekia, yg sesungguhnya mewakili banyak jemaat jemaat Tuhan pada hari ini adalah keadaan yg disebut suam-suam kuku, tdk panas dan tdk dingin. Orang-orang Kristen spt inilah yg akan menemukan dirinya dimuntahkan atau dianggap sbg kejijikan oleh Tuhan sendiri. Spt apakah keadaan manusia yg disebut sbg suam-suam kuku? Mereka adalah orang-orang Kristen yg bolak balik keluar masuk ke dlm gereja... Mereka akan kita jumpai didlm ibadah ibadah tertentu, jadi tdk bisa dikatakan bahwa mereka itu adalah orang-orang yg tdk kenal Tuhan, sebab pada kenyataannya, mereka ada didlm rumah TUHAN. Mereka mungkin juga sbg penyandang dana utk kebutuhan pelayanan, tapi gaya hidup anak-anak Tuhan spt ini diluar gereja sama sekali tdk sama spt gaya hidupnya didlm gereja. Inilah keadaan suam-suam kuku yg akan dimuntahkan dari mulut Tuhan. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-07-10 01:24:55

Jumat,06 Juli 2018

Shalom...
Mazmur 119:33-34, 36 "Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.
Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba..."

Kita mengerti mengapa Tuhan begitu mengasihi Daud, bahkan seperti biji matanya sendiri, Tuhan jaga dan Tuhan lindungi hidup Daud sedemikian rupa. Sekarang kita mengerti sebab Daud benar-benar memegang ketetapan Firman Tuhan dan begitu menghormati Dia didalam setiap perkara dan kehidupan Daud. Daud sungguh-sungguh menjunjung tinggi nama Tuhan dgn berpegang kepada Firman-Nya. Semua itu dimulai dari satu keputusan yang Daud sendiri buat dan dengan setia Daud menekuni kebenaran itu. Belajarlah dari hidup dan doa doa Daud ini... Have a blessed weekend, GBU

dibuat pada : 2018-07-06 00:14:32

Kamis,05 Juli 2018

Shalom...
Mazmur 119:33-34, 36 "Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.
Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba..."

kemudian Daud menambahkan perkataan ini didalam doa doanya: "Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba..." Inilah satu perkara yang sangat sederhana, namun sungguh-sungguh berarti untuk pertumbuhan kharakter seorang anak Tuhan, yaitu kecenderungan atau kecondongan hati kita akan menentukan apakah kita dapat bertumbuh benar atau tidak. Daud memahami benar bahwa jika kecondongan atau kecenderungan hatinya diarahkan kepada laba, maka tidak mungkin pada saat yang sama dia dapat memegang kebenaran Firman Tuhan.
Dapatkah dikatakan untung jika harus mengampuni orang yang bersalah kepada kita? Dapatkah dikatakan untung jika harus berbagi dengan orang yang susah? Bukankah semua itu adalah Firman Tuhan? Itu sebabnya Daud berkata dengan benar, ‎"...Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba..." Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-07-06 00:03:35

Rabu,04 Juli 2018

Shalom...
Mazmur 119:33-34, 36 -Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.
Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba..."

Kemudian Daud juga berkata: "...Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati." Setelah Daud mengerti apa yang Firman Tuhan ajarkan, kemudian dari dirinya sendiri, Daud berkehendak atau berketetapan hati untuk memelihara kebenaran Firman Tuhan tersebut. Dengan pola hidup yang demikian, seorang anak Tuhan tidak akan bertumbuh menjadi seorang Farisi atau ahli Taurat, yang semakin tahu Firman, malah memanfaatkan Firman Tuhan untuk menghakimi orang lain dan bahkan menghujat Tuhan. Sekali lagi, keputusan kita untuk setia dalam melakukan dan memelihara Firman Tuhan didalam hidup kita itulah yang akan membuat kita bertumbuh. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-07-03 23:08:19

Selasa,03 Juli 2018

Shalom...
Mazmur 119:33-34, 36 "Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.
Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba..."

Lebih lanjut, Daud berkata demikian didlm doa doanya, "... aku hendak memegangnya sampai saat terakhir." Inilah yg disebut 'kesetiaan dan ketekunan'. Kita mengerti bahwa tdk akan pernah terjadi pertumbuhan rohani tanpa kesetiaan dan ketekunan. Inilah ketetapan hati yg Daud tanamkan dan sungguh-sungguh menjadi komitmentnya. Ukuran kemenangan adalah garis akhir, bukan sekedar awal yg baik. Kpd semua ke tujuh jemaat yg dituliskan di kitab Wahyu, ‎Firman TUHAN menuliskan 'barangsiapa menang... barangsiapa menang' dan semua kemenangan adalah ditentukan pada garis akhir satu pertandingan. Sbg satu contoh, kpd jemaat di Tiatira, Firman TUHAN di Wahyu 2:26 berkata: "...Dan barangsiapa menang dan melakukan pekerjaan-Ku sampai kesudahannya, kepadanya akan Kukaruniakan kuasa atas bangsa-bangsa..." ‎Semua itu harus didahului oleh ketetapan hati utk setia dan tekun sampai akhir... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-07-03 12:52:34

Senin,02 Juli 2018

Shalom...
Mazmur 119:33-34, 36 "Perlihatkanlah kepadaku, ya TUHAN, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu, aku hendak memegangnya sampai saat terakhir.
Buatlah aku mengerti, maka aku akan memegang Taurat-Mu; aku hendak memeliharanya dengan segenap hati. Condongkanlah hatiku kepada peringatan-peringatan-Mu, dan jangan kepada laba..."

Perhatikan bagaimana Daud berdoa dan belajar untuk melakukan Firman Tuhan ALLAH-nya. Pertama-tama Daud berkata: "Perlihatkan-lah kepada ku, petunjuk ketetapan-ketetapan-Mu..." Bagaimana cara Tuhan memperlihatkan petunjuk ketetapan-ketetapan-Nya kepada kita? Dengan cara membukakan Rhema dari kebenaran Firman Tuhan yg kita baca sehari-hari dan kita dengarkan dari penyampaian Firman Tuhan dari mimbar Gereja-Nya. Rhema adalah satu kebenaran atau satu pewahyuan yg dimunculkan dari sesuatu yang tertulis (Logos), sehingga kebenaran tersebut menjadi begitu terang dan menggugah hati manusia, meneguhkan atau juga memberikan pengertian y‎ang benar dan berarti bagi kita. Lalu bagaimana kita mungkin dapat menerima Rhema yang Tuhan ingin nyatakan? Pertama tama kita sendiri harus membawa diri kita untuk membaca dan mendengarkan Firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, sebab bagaimana mungkin kita dapat menerima Rhema Firman Tuhan jika kita sendiri tidak membaca Logos, Firman yang tertulis? Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-07-02 08:17:22

Jumat,29 Juni 2018

Shalom...
Amsal 22:1, 5 "...Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.
Duri dan perangkap ada di jalan orang yang serong hatinya; siapa ingin memelihara diri menjauhi orang itu."

Inilah kebenaran Firman Tuhan yang perlu kita renungkan dan jadikan pegangan didalam sepanjang hidup kita seterusnya: Lukas 16:10 "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar." Hal ini bukan hanya berbicara tentang hubungan antara Tuhan dengan manusia, tapi juga antara manusia dengan manusia. Apabila kita menjadi pribadi yang dapat dipercaya dengan perkara kecil dan tanggung jawab yang sederhana, maka kita akan juga layak untuk dipercaya dengan perkara dan tanggung jawab yang jauh lebih besar, tapi kita kita serakah dan tidak menjaga sungguh tanggung jawab yang sederhana, bagaimanakah mungkin orang lain dapat mempercayai kita dengan tanggung jawab yang lebih besar? Jagalah nama baikmu sendiri... Have a blessed weekend, GBU

dibuat pada : 2018-06-29 13:22:17