Daily Devotion

Jumat,18 Januari 2019


Amsal 11:1 "...Neraca serong adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat."

Timbangan yg tepat berarti keadilan yg berlaku sama bagi semua... Tuhan yg adil mencintai keadilan... Bukan kesalah mengertian yg membuat Tuhan tdk berkenan, bukan ketidak fasihan kita berbicara yg mendatangkan kekejian Tuhan, tapi ketidak jujuran kita utk menerapkan tolak ukur yg sama itulah yg mendatangkan kekejian Tuhan. Have a blessed weekend, GBU

dibuat pada : 2019-01-18 16:20:26

Kamis,17 Januari 2019

Amsal 11:1 "...Neraca Serong Adalah Kekejian Bagi TUHAN, Tetapi Ia Berkenan Akan Batu Timbangan Yang Tepat."

Perkenanan Tuhan Atas Hidup Beberapa Orang Sangat Nyata, Namun Kenapa Tdk Dgn Orang-orang Lain? Coba Selidiki Diri Kita Sendiri, Adakah Saya Memperlakukan Tuhan Dengan Ukuran Yg Sama Spt Yg Saya Harapkan Dari Tuhan? Jika Kita Berlaku Benar, Mungkinkah Tuhan Berlaku Dolak Dalik Terhadap Kita? Benarlah Perkataan Ini: "Jika Kita Mati Dengan Dia, Kita Pun Akan Hidup Dengan Dia; Jika Kita Bertekun, Kita Pun Akan Ikut Memerintah Dengan Dia; Jika Kita Menyangkal Dia, Dia Pun Akan Menyangkal Kita.." (2 Tim 2:11-12) Have A Blessed Day, GBU

dibuat pada : 2019-01-17 03:58:37

Rabu,16 Januari 2019

Amsal 11:1 "...Neraca serong adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat."

Perkenanan Tuhan hanya akan turun keatas rumah tangga yg berani hidup secara konsisten didalam tindakan dan perkataan didlm rumah tangga itu sendiri. Apa yg suami harapkan dari sang istri dan anak-anaknya, itulah juga yg harus suami kerjakan bagi istri dan anak-anaknya... itulah neraca batu timbangan yg benar. Have a blessed day

dibuat pada : 2019-01-17 03:50:35

Selasa,15 Januari 2019

Amsal 11:1 "...Neraca serong adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat."

Neraca atau timbangan itu menggunakan ukuran timbangan yg sama dan standard yg berlaku bagi siapa saja. Timbangan satu kilo gram bagi saya adalah berat yg sama satu kilo gram bagi semua orang juga. Adalah kekejian apabila saya menetapkan ukuran yg berbeda bagi diri saya sendiri dan bagi orang lain. Apabila saya tdk ingin membeli barang busuk, maka adalah kekejian bagi Tuhan apabila saya menjual barang busuk kpd orang lain... sebab neraca timbangannya tdk sama. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2019-01-15 13:16:13

Senin,14 Januari 2019

Amsal 11:1 "...Neraca serong adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat."

Bukan cara berpakaian atau makanan dan minuman seseorang yg membuat dia berkenan atau tdk berkenan dihadapan Tuhan, tapi gaya hidupnya yg merupakan pancaran dari kharakternya itulah yg menentukan perkenanan Tuhan atas hidup seseorang. Ketika bekerja, orang yg berkenan kpd Tuhan itu menggunakan neraca yg benar dan adil... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2019-01-15 13:13:41

Jumat,11 Januari 2019

Shalom...
Lukas 13:7-9 "Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Apabila kita masih menikmati kebaikan dan kesempatan hidup yg sekarang ini, itu karena Sang Pengurus kebun itu berkata "...biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!" Yesus-lah Pengurus kebun anggur itu sendiri, di Injil Yohanes 5:17 Dia berkata: "...Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Aku pun bekerja juga." Yesus itu terus menerus bekerja sampai sekarang, sebab Dia tahu dan sudah membuat kesepakatan dgn Bapa bahwa satu kali nanti, tahun depan,... tapal batas itu akan berakhir. Tdk seorangpun tahu kapan tapal batas akan berakhir bagi hidup kita masing-masing,... kapan "tahun depan" akan terjadi bagi kita... Hiduplah menghasilkan buah yg adalah tujuan dan impian Bapa Surgawi... Have a blessed weekend, GBU

dibuat pada : 2019-01-13 01:22:34

Kamis,10 Januari 2019

Shalom...
Lukas 13:7-9 "Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Hidup ini bukan hanya memiliki tujuan, tapi hidup ini juga ada batas waktunya.... Dan inilah yg seringkali gagal di fahami oleh banyak anak-anak Tuhan. Hidup yg bertujuan itu membuat manusia belajar akan kasih karunia Tuhan, dan seringkali, kita terlalu menikmati akan kasih karunia Tuhan yg berlimpah limpah itu, sehingga kita gagal utk menyadari bahwa hidup ini ada batas waktunya... Tdk utk selamanya kita dibiarkan TUHAN utk mengalami penderitaan, demikian juga hal-nya dgn kesempatan yg Tuhan berikan, kesempatan itu tdk akan berlangsung terus-menerus utk selama-lamanya... Apabila kesempatan itu berakhir, maka tujuan Sang Pemilik hidup itu harus tergenapi didlm kita... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2019-01-13 01:18:40

Rabu,09 Januari 2019

Shalom...
Lukas 13:7-9 "Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Ada kalanya kita berfikir spt ini, 'saya belum bisa berbuah, sebab saya berada dilingkungan yg keliru, keluarga yg kurang mendukung, lingkungan masyarakat yg tdk baik, atau ketika kita berada didlm sebuah gereja lokal sekalipun, banyak dari kita yg menyalahkan gereja yg tdk membuat dirinya bertumbuh. Coba perhatikan sekali lagi ayat ayat diatas, "Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!..." Perhatikan dimana pohon ara itu bertumbuh? Di dalam kebun anggur, namun sekalipun demikian, Sang Pemilik kebun anggur itu tetap menuntut utk mendapatkan buah pada pohon ara yg tumbuh dikebun anggur,... demikian juga halnya dgn hidup kita. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2019-01-09 02:26:18

Selasa,08 Januari 2019

Shalom...
Lukas 13:7-9 "Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Tujuan hidup yg benar adalah apa yg ada pada pikiran dan hati Sang Pemilik dan Pencipta hidup ini, bukan apa yg kita sendiri anggap baik dipandangan mata kita sendiri. Lalu apa sesungguhnya yg dicari dan diharapkan oleh Sang Pemilik hidup ini? Sekedar hidup yg berbuah,... itulah kerinduan hati Sang Pencipta. Buah pada satu pohon mengerjakan 2 perkara penting, yg pertama adalah memberikan sukacita kpd orang lain, bukan kpd pohon itu sendiri. Yg kedua, didlm buah, ada benih yg akan menjamin tujuan Sang Pemilik pohon dapat terus berlangsung dan terjadi terus menerus,... inilah yg disebut estafet nilai nilai luhur kehidupan kpd generasi yg berikutnya. Adakah buah-buah yg memiliki tujuan tujuan tsb didlm hidupmu?... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2019-01-09 02:24:10

Senin,07 Januari 2019

Shalom...
Lukas 13:7-9 "Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! Jawab orang itu: Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Hidup ini ada tujuannya, dan hidup yg berhasil adalah hidup yg menggenapi tujuan tsb. Masalah yg terpenting adalah, tahukah saudara apa tujuan hidup kita ini? Atau kalau boleh saya perjelas, tujuan siapakah yg kita kerjakan selama ini, atau mungkin bahkan sama sekali tdk ada tujuan sama sekali yg kita jalani, kita hanya sekedar bergelinding mengikuti kemana saja angin menebangkan hidup ini... Spt itukah hidup kita ini? Jika benar demikian, memasuki tahun yg baru ini, mari kita kembali berjalan mengerjakan atau melangkah menuju kpd tujuan hidup yg telah Tuhan Sang Pencipta itu tentukan atas kita... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2019-01-09 02:21:31

Jumat,04 Januari 2019

Shalom Matius 1:24-25 "...Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus..."

Tidak menunda nunda utk melakukan Firman Tuhan adalah satu kharakter yg sangat luhur yg ada pada Yusuf, dan hal itu membuktikan betapa relanya hati Yusuf utk menerima dan mengerjakan perkataan Firman Tuhan, bukan karena terpaksa atau dgn berat hati... Sederhana, namun kharakter yg begitu luhur itulah yg telah memastikan rencana Tuhan yg maha Agung digenapi didlm hidup Yusuf, Christmas terjadi melalui hidup orang-orang spt Yusuf ini... Merry Christmas and Happy new year. GBU

dibuat pada : 2019-01-09 02:18:02

Kamis,03 Januari 2019

Shalom...
Lukas 1:39-42 "Beberapa waktu kemudian berangkatlah Maria dan langsung berjalan ke pegunungan menuju sebuah kota di Yehuda.
Di situ ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet.
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus,
lalu berseru dengan suara nyaring: "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu."

Pada umumnya, semakin dewasa kita bertumbuh, semakin sulit utk kita di sukakan,... demikian juga dgn semakin banyaknya kekayaan yg seorang manusia miliki, atau semakin tinggi posisinya didlm masyarakat, semakin sulit utk dia disukakan... Sebab sesungguhnya ada bagian didlm hati manusia yg tdk akan pernah dipuaskan dan disukakan oleh apapun kecuali oleh Roh TUHAN sendiri. Manusia akan selalu dan terus menerus haus akan sesuatu yg baik dan yg lebih baik dan lebih baik lagi... yg kaya ingin terus lebih kaya dan menjadi sedikit lebih kaya lagi,... itulah tanda tdk pernah puasnya hati manusia, sampai dia bertemu Tuhan dan dipuaskan dgn Roh Tuhan sendiri, dan kepuasan akan Roh TUHAN itulah yg mendatangkan sukacita abadi... Have a Happy New Year GBU

dibuat pada : 2019-01-03 07:13:15