Daily Devotion

Jumat, 6 Januari 2017

Matius 2:11-12
"Maka Masuklah Mereka Ke Dalam Rumah Itu Dan Melihat Anak Itu Bersama Maria, Ibu-Nya, Lalu Sujud Menyembah Dia. Mereka Pun Membuka Tempat Harta Bendanya Dan Mempersembahkan Persembahan Kepada-Nya, Yaitu Emas, Kemenyan Dan Mur. 

Dan Karena Diperingatkan Dalam Mimpi, Supaya Jangan Kembali Kepada Herodes, Maka Pulanglah Mereka Ke Negerinya Melalui Jalan Lain."

Memasuki Tahun Yg Baru Ini, Marilah Kita Sama Sama Belajar Dari Kehidupan Orang-orang Majus Dari Timur Yg Mengambil Sikap Utk Tdk Berjalan Di Jalan Hidup Yg Sama Spt Sebelum Bertemu Dgn Kristus... Itulah Bagian Dari Penyembahan Mereka. Demikianlah Hal Yg Juga Perlu Kita Perhatikan, Penyembahan Kita Yg Sesungguhnya Bukan Sekedar Berlutut Dan Membungkuk, Sekalipun Hal Itu Benar...penyembahan Orang Percaya Harus Diikuti Dgn Hidup Yg Berubah... Yg Dahulu Hidup Dalam Dosa Dan Kesia Siaan, Tdk Lagi Berjalan Hidup Didlm Dosa... Yg Dahulu Hidup Dan Bekerja Dgn Cara Dunia, Sekarang Hidup Dgn Benar Sesuai Firman Tuhan... Rumah Tangga Rumah Tangga Yg Dingin Dan Egois, Sekarang Menjadi Rumah Tangga Yg Penuh Kasih Mesra Dan Harmonis... Itulah Yg Menyukakan Hati Tuhan, Itulah Dupa Yg Harum Bagi Raja Surga... Persembahkanlah Hidupmu Benar Dgn Mengambil Jalan Hidup Yg Berubah Mulai Saat Ini Sbg Dupa Yg Harum Yg Engkau Persembahkan Bagi Allahmu.

dibuat pada : 2017-01-05 19:07:27

Kamis, 5 Januari 2017

Matius 2:11-12
"Maka Masuklah Mereka Ke Dalam Rumah Itu Dan Melihat Anak Itu Bersama Maria, Ibu-Nya, Lalu Sujud Menyembah Dia. Mereka Pun Membuka Tempat Harta Bendanya Dan Mempersembahkan Persembahan Kepada-Nya, Yaitu Emas, Kemenyan Dan Mur. 

Dan Karena Diperingatkan Dalam Mimpi, Supaya Jangan Kembali Kepada Herodes, Maka Pulanglah Mereka Ke Negerinya Melalui Jalan Lain."

Orang-orang Majus Mengambil Jalan Yg Berbeda Hanya Karena Mereka Mendengar Peringatan Yg Tuhan Sampaikan Kpd Mereka Lewat Mimpi... Sekali Mereka Mendengar Pernyataan Tuhan, Jalan Hidup Mereka Berbeda Atau Berubah... Bagaimana Dgn Kita? Berapa Sering Kita Mendengar Atau Membaca Atau Diperingatkan Oleh Kebenaran Firman Tuhan, Namun Mengapa Ada Begitu Banyak Orang Kristen Yg Jalan Hidupnya Tdk Berubah? Kita Terlalu Banyak Argumentasi Dan Ada Begitu Banyak Alasan Utk Tetap Mempertahankan Jalan Jalan Hidup Yg Lama. Apa Yg Membedakan Keduanya? Inilah Sikap Hati Yg 'teachable', Yg Dpt Diajar Atau Dipimpin... Orang Percaya Yg Hatinya Lembut Atau Yg Selalu Mengambil Sikap Melembutkan Hatinya, Akan Dpt Diarahkan Oleh Roh Kudus Utk Menerima Tujuan Agung Tuhan. Ada Begitu Banyak Malapetaka, Kesia Siaan Yg Dilakukan Oleh Orang Orang Percaya Hanya Karena Mereka Tdk Pernah Merelakan Hatinya Utk Dipimpin Roh Kudus Yg Lemah Lembut... Adakah Hatimu Lembut? Orang-orang Majus Terhindar Dari Kehancuran Karena Kelemah Lembutan Hatinya.

dibuat pada : 2017-01-04 18:17:51

Rabu, 4 Januari 2017

Matius 2:11-12
"Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. 

Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain."

Herodes adalah raja yg berkuasa atas tanah Yudea pada saat itu, dia sangat terkejut ketika mendengar bahwa ada raja yg telah lahir ditanah kekuasaannya tsb... bukankah Herodes raja yg berkuasa saat itu? Herodes bahkan tdk segan segan membunuh anaknya sendiri sebab dia tdk menghendaki ada raja lain selain dirinya sendiri...dgn diam diam Herodes mencoba menyelubungi niat busuknya utk membunuh 'raja saingan tsb...' Hidup orang percaya adalah hidup yg menundukan diri kpd kekuasaan dan kedaulatan Kristus bukan hanya sbg Tuhan atau pemilik kita, tapi juga sbg Raja atau penguasa yg memerintah seluruh hidup kita. Dosa akan selalu mendorong kita utk berkuasa dan memerintah sbg raja atas diri kita sendiri, bukan membiarkan Tuhan yg adalah Raja utk memerintah atas diri kita. Jika hidup kita sekalipun setelah mengenal Tuhan, namun masih diperintah oleh raja yg sama, yaitu diri sendiri, maka kita belum sungguh sungguh mengalami perjumpaan Illahi spt orang-orang majus... melainkan niat hati yg tdk benar yg spt ada pada Herodes-lah yg mendorong kita bertemu Kristus.

dibuat pada : 2017-01-03 19:10:26

Selasa, 3 Januari 2017

Matius 2:11-12
"Maka Masuklah Mereka Ke Dalam Rumah Itu Dan Melihat Anak Itu Bersama Maria, Ibu-Nya, Lalu Sujud Menyembah Dia. Mereka Pun Membuka Tempat Harta Bendanya Dan Mempersembahkan Persembahan Kepada-Nya, Yaitu Emas, Kemenyan Dan Mur. 

Dan Karena Diperingatkan Dalam Mimpi, Supaya Jangan Kembali Kepada Herodes, Maka Pulanglah Mereka Ke Negerinya Melalui Jalan Lain."

Oleh Karena Orang-orang Majus Dari Timur Itu Telah Mengambil Jalan Yg Berbeda Dari Jalan Yg Mereka Tempuh Sebelum Mereka Bertemu Dgn Kristus, Maka Herodes Yg Melambangkan Seteru Atau Musuh Kristus Itu, Tdk Mampu Memperdaya Dan Menggagalkan 'perjumpaan Illahi' Yg Terjadi Antara Para Majus Dan Kristus Tsb. Inilah Pelajaran Yg Berguna Bagi Setiap Anak Anak Tuhan Yg Mau Bertumbuh... Jalan Hidup Atau Langkah Langkah Hidupmu Harus Berbeda Antara Sebelum Dan Sesudah Engkau Bertemu Dgn Kristus. Jika Orang Percaya Mengambil Jalan Hidup Atau Langkah Langkah Hidup Yg Persis Sama Sebelum Dan Sesudah Mengenal TUHAN, Bukan Hanya Hidup Kita Akan Menjadi Batu Sandungan Buat Banyak Orang, Tapi Juga Kita Sendiri Akan Pasti Hancur... Herodes Atau Lambang Yg Memusuhi Rencana Tuhan Atau Iblis, Telah Berikhtiar Utk Menghancurkan Rencana Penyelamatan Tuhan, Bahkan Jika Perlu, Hidup Para Orang Majus Tsb-pun Siap Di Hancurkan Demi Utk Melaksanakan Niat Busuk Herodes.

dibuat pada : 2017-01-02 18:20:32

Senin, 2 Januari 2017

Matius 2:11-12
"Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. 

Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain."

Coba perhatikan sekali lagi apa yg terjadi dgn orang orang majus dari Timur yg dtg ke Yerusalem utk mencari Yesus, sebab sesungguhnya apa yg terjadi dgn mereka, spt itu juga-lah yg seharusnya terjadi dgn setiap orang percaya yg telah bertemu dgn Kristus. Setiap orang percaya yg telah bertemu dgn Kristus, sama spt orang orang majus dari Timur, maka setelah bertemu dgn Kristus, jalan hidup yg mereka ambil pasti berbeda dgn sebelum mereka bertemu Kristus,... bukankah itu juga yg terjadi bagi orang orang majus dari Timur? "maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain." Jika jalan hidupmu sebelum dan sesudah bertemu Yesus tetap sama, maka pasti kita belum bertemu dgn Kristus. Adakah orang orang disekitarmu mengenali jalan jalan hidup yg engkau ambil setelah engkau mengenal Kristus? Adakah jalan jalan hidup itu sama spt sebelumnya? Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2017-01-01 20:16:59

Jumat, 30 Desember 2016

Matius 26:37-38
"...Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Kegagalan Petrus dan kedua anak Zebedeus sebetulnya bukan sekedar berbicara tentang 'hidup yg kurang berdoa' tapi sesungguhnya hal itu berbicara tentang 'hidup yg gagal utk berdampak... gagal menjadi seorang soul-mate yg sangat dibutuhkan'. Dlm kenyataan kita sehari hari, kapan kita melihat Yesus sedih dan menangis? Kapan kita melihat Yesus susah hati-Nya? Itu juga yg dipertanyakan oleh orang orang benar pada akhir jaman: "Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar & kami memberi Engkau makan, atau haus & kami memberi Engkau minum? Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, & kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang & kami memberi Engkau pakaian? Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dlm penjara & kami mengunjungi Engkau? Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kpd-mu, sesungguhnya segala sesuatu yg kamu lakukan utk salah seorang dari saudara-Ku yg paling hina ini, kamu telah melakukannya utk Aku..."(Mat 25:37-40) Bersediakah engkau menjadi seorang soul-mate bagi Kristus? Turun dan bantu saudaramu yg sedang susah.

dibuat pada : 2016-12-29 18:59:34

Kamis, 29 Desember 2016

Matius 26:37-38
"...Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Di Taman Getsemani itulah rahasia seorang soul-mate atau seorang belahan jiwa, sahabat sejati diungkapkan... seorang sahabat, seorang soul-mate adalah seorang yg sangat terhormat dan tulus, seorang yg berhati begitu mulia,... dia bahkan berani bersusah susah utk memperdulikan sahabatnya yg sedang susah... dia berani bayar harga demi sahabatnya... dia tdk sekedar berkata 'turut berbelasungkawa' tapi dia turun ke bawah, dia menangis bersama sahabat yg sedang menangis, bergumul bersama sama, menjerit kpd Surga bersama sahabatnya, dan tinggal mendampingi dan menghiburkan sahabatnya yg sedang susah... itulah hati seorang soul-mate... hati yg spt itu sangat langka, tapi bahkan Yesus sendiri merindukannya... Dunia dimana kita tinggal penuh dgn hati hati yg terluka, hati yg takut dan gentar,... ada orang yg begitu sedih karena penderitaan yg berat, bersediakah gereja Tuhan, yaitu saudara dan saya utk menjadi seorang soul-mate bagi orang yg terluka?

dibuat pada : 2016-12-28 19:20:34

Rabu, 28 Desember 2016

Matius 26:37-38
"...Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Ketika manusia sedang mengalami tekanan dan himpitan yg begitu berat... kita tdk merasa suka utk bicara kesana kesini tentang masalah yg kita alami... manusia pada umumnya cenderung utk diam dan menyendiri...bagi orang percaya, hal itu supaya kita bisa berdoa... Namun sesungguhnya, setiap manusia itu sbg mahluk social, memerlukan beberapa orang lain orang orang terdekatnya utk tinggal, menghiburkan hatinya, mendampinginya dan sama sama berjaga jaga dgn-nya... Namun tentu tdk bagi semua orang... Kita sadar akan hal itu, hati kita menjerit utk itu, namun ketika kemalangan itu bukan menimpa hidup kita, melainkan menimpa orang lain atau sahabat kita, kita sering enggan utk memberikan waktu kita utk pendampingan,.. utk penghiburan, dan utk membangun dan memberi pertolongan bagi saudara kita yg sedang susah. Spt itulah yg dilakukan oleh ketiga sahabat Ayub yg hanya bisa melontarkan kritikan, juga demikian bagi ketiga murid-murid-Nya yg malah ngorok tertidur sekalin Yesus telah meminta dgn sangat, dgn tetesan airmata, dan dgn peluh yg telah keluar dari pembunuh darah yg pecah, sehingga menetes spt darah... bagaimana kalau itu saudara?

dibuat pada : 2016-12-27 19:50:19

Selasa, 27 Desember 2016

Matius 26:37-38
"...Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Ketika saya merenungkan peristiwa yg terjadi di Taman Getsemani saat itu, sebetulnya apakah yg Firman Tuhan ingin sampaikan kpd gereja-Nya? Apakah tentang pergumulan Yesus semata? Atau tentang ketakutan-Nya terhadap kemungkinan Salib yg harus Dia lewati? Atau mungkinkah tentang bagian yg seharusnya orang disekitar Yesus lakukan? Coba renungkan sebentar, pada ayat ke 37, dgn specific Matius mencatat bahwa Yesus sengaja membawa 3 orang murid terdekat-Nya yg juga sangat Dia percayai, utk tujuan apa? Yesus sendiri mengatakan, "....Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." Dgn kata lain, Petrus, Yohanes dan Yakobus diajak sampai ke titik malam terakhir sebelum Dia diserahkan, hanya sekedar utk mendampingi dan tinggal bersama sama dgn Yesus. Saya bahkan percaya, inilah tujuan utama Firman Tuhan tentang peristiwa di Taman Getsemani itu dicatat, supaya gereja belajar bahwa ada tanggung jawab yg harus kita kerjakan, yaitu 'mendampingi, tinggal dan berjaga jaga' dgn seorang yg sedang terluka.

dibuat pada : 2016-12-26 18:49:53

Senin, 26 Desember 2016

Matius 26:37-38
"...Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, 
lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
Ada masa dimana pada saat ini, sekalipun Yesus adalah Allah 100%, namun Dia juga manusia 100%, dan jiwa kemanusiaan-Nya sekalipun bagi Yesus sendiri, Dia tetap saja bisa merasa sangat terjepit, merasa begitu sedih dan gentar... bahkan spt mau mati rasanya... Itulah yg Yesus sendiri katakan tentang perasaan-Nya, tentang hati-Nya yg begitu gentar saat itu... Pernahkah saudara mengalami saat saat gentar dimana hatimu begitu sedih, bahkan spt mau mati saja rasanya?... Saya percaya setiap manusia akan pernah mengalami saat saat turun kebawah yg dpt membuat hatinya begitu takut, gentar dan sangat sedih... berdoa sekalipun seakan tdk ada jawaban... berseru seru kpd Surga, tapi seakan akan Surga tdk memberikan respon apa apa... kenapa demikian? Tdk-kah Tuhan itu Maha perduli? Tdk-kah Bapa sangat memperhatikan Yesus yg begitu sedih hati-Nya? Disinilah letak rahasia yg terjadi di Taman Getsemani, yg kalau boleh saya sebut sbg rahasia soul-mates atau rahasia belahan jiwa.

dibuat pada : 2016-12-25 21:26:47

Jumat, 23 Desember 2016

Matius 1:19-20, 24-25
"...Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati... ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.Tetapi malaikat Tuhan nampak dlm mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, jgn-lah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yg di dlm kandungannya adalah dari Roh Kudus. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat spt yg diperintahkan malaikat Tuhan itu kpdnya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tdk bersetubuh dgn dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus."  

Sikap hati Yusuf yg luar biasa inilah yg telah menyelamatkan dan membawa nama Yusuf sedemikian tingginya, bahkan lebih tinggi daripada hidup & nama nama orang besar, raja raja, para pahlawan dan para bangsawan... Kekayaan atau harta yg Yusuf miliki adalah sikap hatinya yg mulia dan mudah dibentuk. Spt tanah liat yg begitu lembut,... Yusuf mudah dibentuk dan diarahkan... Namun juga didlm bejana tanah liat itu, yaitu hidup Yusuf yg lembut, ddidlm kharakternya, ada nilai nilai luhur yg hidup didlm Yusuf. Ketika perasaan, pikiran, dan kepentingannya bertabrakan dgn tujuan Tuhan didlm hidupnya, Yusuf bisa dinasehati dan diarahkan utk memilih tujuan Tuhan dan mengesampingkan perasaan, pikiran, dan kepentingannya sendiri. Inilah pentingnya memiliki 'teacable spirit atau teachable heart -  hati yg mudah diajar' Sekalipun tdk mengerti sebelumnya, namun manusia yg memiliki teachable heart, bisa dituntun menuju kpd kesempurnaan...

dibuat pada : 2016-12-22 19:39:43

Kamis, 22 Desember 2016

Matius 1:19-20, 24-25
"...Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati... ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.Tetapi malaikat Tuhan nampak dlm mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, jgn-lah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yg di dlm kandungannya adalah dari Roh Kudus. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat spt yg diperintahkan malaikat Tuhan itu kpdnya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tdk bersetubuh dgn dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus."  

Modal Yusuf yg terbesar adalah kelembutan hatinya... kelemah lembutan hatinya telah melatih dan mempersiapkan Yusuf sbg pribadi yg mudah utk diajar... 'teachable'... Yusuf tdk memperdebatkan pikiran dan perasaannya pada saat dia menerima pernyataan Tuhan tsb lewat mimpi, sekalipun sbg manusia, pasti diapun punya perasaan dan pemikiran sendiri. Sama spt tokoh tokoh pahlawan iman lainnya spt Abraham, ketika Tuhan berkata, 'serahkan anakmu yg engkau kasihi itu sbg korban persembahan bagiku, Abraham pagi pagi benar langsung bertindak...Yusuf-pun  langsung bertindak ketika bangun keesokan harinya. Perhatikan sekali lagi ayat tadi: "...Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat spt yg diperintahkan malaikat Tuhan itu kpdnya." Sikap Yusuf yg tdk menunda nunda utk SEGERA melakukan Firman Tuhan yg telah Dia terima adalah satu bukti nyata dari 'teachable heart - atau hati yg mudah diajar'. Maukah engkau dipakai Tuhan utk rencana besar yg Bapa miliki dlm hidupmu? Bersediakah engkau memiliki hati yg lembut dan teachable? Jika engkau bersedia, mulailah utk sesegera mungkin melakukan Firman Tuhan yg telah engkau dengar dan mengerti... jgn menunda nunda melakukan kebenaran.

dibuat pada : 2016-12-21 20:33:25