Daily Devotion

Kamis, 21 Juli 2016

Mazmur 86:11
"...Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu..."

Paulus adalah satu murid Kristus, seorang Rasul yg paling terakhir mengenal Kristus, tapi dia melebihi Rasul Rasul yg lain dlm hal pertumbuhan rohani dan dampak yg dia kerjakan, sebab Paulus membiasakan diri utk bukan hanya mengetahui Firman Tuhan tsb, tapi dia telah berusaha sungguh sungguh melakukan-Nya. Kpd jemaat di Tesalonika Paulus memberi nasehat demikian: "...Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi. Kamu tahu juga petunjuk-petunjuk mana yang telah kami berikan kepadamu atas nama Tuhan Yesus..." (1 Tesalonika 4:1-2). Pada intinya, kekristenan kita tdk akan bertumbuh tanpa hati yg rela utk mulai melakukan kebenaran.

dibuat pada : 2016-07-20 14:23:54

Rabu, 20 Juli 2016

Mazmur 86:11
"...Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu..."

Ketika perkataan Firman Tuhan dijadikan sekedar pengetahuan belaka, maka perkataan perkataan tsb hanya akan menjadi hukum hukum, yg terkadang ditaati dgn terpaksa, namun juga sering kali tdk diperdulikan. Selama Firman Tuhan tdk dgn setia kita lakukan, maka Firman tsb tdk akan menjadi Kebenaran yg membenarkan hidup kita, namun sekedar hukum hukum belaka, dan kita akan menjadi sama spt seorang agamawi belaka.

Firman Tuhan bukan sekedar utk dipelajari dan di ketahui, namun utk dilakukan agar hidup kita dpt berbuah, sehingga kharakter Kristus akan terukir di dlm kita. Pertumbuhan rohani seseorang tdk ditentukan dari berapa lama dia mengenal Tuhan atau berapa jauh dia terlibat didlm pelayanan, tapi seberapa jauh dia rela membiarkan Firman Tuhan tsb terserap didlm dagingnya dgn cara mengerjakan atau melakukan yg sudah Dia ketahui dari Firman Tuhan tsb. Mulailah belajar utk mengerjakan yg sudah kita dengar atau kita baca dari Firman-Nya.

dibuat pada : 2016-07-19 20:59:12

Selasa, 19 Juli 2016

Mazmur 86:11
"...Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu..."

Didlm satu perumpamaan yg Yesus katakan, Dia melukiskan akan betapa pentingnya 'menjadi pelaku' bukan sekedar 'pendengar Firman'. Didlm Matius 21:28-31 diceritakan: "Tetapi apakah pendapatmu tentang ini: Seorang mempunyai dua anak laki-laki. Ia pergi kepada anak yang sulung dan berkata: Anakku, pergi dan bekerjalah hari ini dalam kebun anggur.

Jawab anak itu: Baik, bapa. Tetapi ia tidak pergi. Lalu orang itu pergi kepada anak yang kedua dan berkata demikian juga. Dan anak itu menjawab: Aku tidak mau. Tetapi kemudian ia menyesal lalu pergi juga. Siapakah di antara kedua orang itu yang melakukan kehendak ayahnya?" Jawab mereka: "Yang terakhir." Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Pernyataan Yesus kpd para imam imam dan tua tua Yahudi tsb sangat mengusik perasaan mereka dan pemahaman mereka selama ini bahwa lebih baik sedikit tahu tapi melakukan daripada banyak tahu tapi tdk berbuat apa apa.

dibuat pada : 2016-07-18 19:40:50

Senin, 18 Juli 2016

Mazmur 86:11
"...Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu..."

Pertumbuhan kharakter anak anak Tuhan dimulai dari pembelajaran utk bukan saja mendengar Firman Tuhan, tapi juga menjadi pelaku Firman kebenaran tsb. Ketika kita bersedia dan rela utk hidup sesuai dgn kebenaran Firman Tuhan, setelah kita mengerti akan jalan kebenaran tsb, maka sesuai Firman Tuhan diatas, hati kita akan dibulatkan atau diarahkan kpd takut akan Tuhan. Itulah cara yg akan memampukan Roh Kudus utk mengajarkan takut akan Tuhan dlm diri seorang yg percaya. Kita seringkali banyak mengerti kebenaran Firman Tuhan namun sangat sedikit yg rela utk menjadi pelaku Firman. Jika spt itu yg terjadi dgn kita, maka kharakter Illahi tdk akan pernah terukir didlm diri kita. Bukan seberapa banyak kita tahu kebenaran yg akan memampukan impartasi kharakter Illahi didlm kita, tapi seberapa rela kita melakukan apa yg sudah kita mengerti, itulah kunci terukirnya takut akan Allah didiri seorang percaya. Mulailah lakukan kebenaran Firman Tuhan, sekecil apapun atau sedikit apapun pemahamanmu.

dibuat pada : 2016-07-17 19:40:24

Jumat, 15 Juli 2016

Mazmur 25:12-14
"...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. 
Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi. 
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka..."
Bahkan lebih dasyat lagi, Tuhan, Allah semesta alam, raja segala raja, bergaul karib dgn orang yg takut akan Dia, mereka akan menjadi spt sahabat sahabat Tuhan, yg selalu dekat dgn Tuhan, yg selalu mendapat perhatian khusus dari pada-Nya... Kpd orang orang yg demikian, Tuhan akan memberitahukan perjanjian-Nya... Rahasia rahasia terindah didlm kerajaan Surga akan di limpahkan kpd mereka yg hidup takut akan Dia... Sehingga kita terhindar dari malapetaka dan kejatuhan besar... Didlm Kejadian 20, Abimelekh, raja Gerar hampir hampir saja terperdaya oleh tipu muslihat Abraham, dan melalui mimpi, Tuhan selamatkan dia agar tdk jatuh didlm dosa perzinahan... kemudian Tuhan berkata, justru karena Tuhan tahu bahwa Abimelekh hidup takut akan Tuhan, maka Tuhan telah mencegah dia dari kejatuhan dosa... mulailah dgn belajar hidup dlm takut akan Dia, jauhi kejahatan.

dibuat pada : 2016-07-14 19:39:02

Kamis, 14 Juli 2016

Mazmur 25:12-14
"...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya.

Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi. 

TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka..."

Inilah sesungguhnya warisan orang benar yg diteruskan dan di limpahkan kpd anak cucu mereka, yaitu takut akan Tuhan. Kekayaan akan hilang, apalagi jika tdk dikelola dgn benar, pendidikan juga ada nafasnya, namun rasa takut akan Tuhan akan mengajarkan anak cucu kita utk mengenal dan tergantung langsung dgn sumber berkat itu sendiri. Mazmur 25 diatas menerangkan bahwa bukan raja raja atau kaum bangsawan yg kaya raya yg akan mampu memberikan warisan berharga kpd anak cucu mereka, namun orang yg takut akan Tuhan-lah yg akan 'menetap didlm kebahagiaan dan yg anak cucunya dpt mewarisi bumi'. Inilah hikmat itu sendiri, sehingga sekalipun anak cucu kita tdk kita wariskan dgn kekayaan yg melimpah, tapi takut akan Tuhan akan memberi mereka hikmat, sehingga dgn hikmat Tuhan tsb, mereka dpt mewarisi kekayaan yg Tuhan tetapkan bagi mereka, bagi anak cucu Abraham.

dibuat pada : 2016-07-13 19:52:01

Rabu, 13 Juli 2016

Mazmur 25:12-14
"...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. 

Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi. 

TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka..."

Kita tahu sekarang bahwa bagi orang orang yg hidup takut akan Tuhan, maka hikmat Tuhan akan menuntun hidup mereka, sebab TUHAN sendiri akan menunjukan jalan yg harus dia pilih... Bagaimana sesungguhnya cara kerja 'takut akan Tuhan' didlm hidup seseorang? Takut akan Tuhan akan mengajarkan kita utk menjauhi kejahatan, bukankah Amsal 16:6 berkata: "...Dengan kasih dan kesetiaan, kesalahan diampuni, karena takut akan TUHAN orang menjauhi kejahatan...". Itulah yg awal awal dikerjakan oleh hidup yg takut akan Tuhan, rasa takut akan Tuhan akan mempengaruhi pilihan pilihan kita dan keinginan kita, takut akan Tuhan akan mengarahkan hati kita utk melangkah menjauh dari kejahatan, sehingga dgn demikian, keinginan dan hasrat kita sendiri yg pertama tama diubahkan dan dipengaruhi... Adakah roh takut akan Tuhan mulai mempengaruhi keinginanmu?

dibuat pada : 2016-07-12 19:17:35

Selasa, 12 Juli 2016

Mazmur 25:12-14
"...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. 

Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi. 

TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka..."

Demikian menyenangkan-nya hidup anak anak Tuhan yg takut akan Dia, sebab orang orang tsb selalu dipimpin dan diarahkan jalan jalannya... Kita hanya sekedar taat dan mengikuti rencana besar Surgawi atas hidup dan jalan jalan yg harus kita tempuh. Namun kenyataan-nya, ada begitu banyak anak anak Tuhan yg menghadapi jalan buntu dan kekacauan didlm hidupnya... justru inilah yg menjadi kunci penting didlm menjalani hidup didlm rencana Tuhan, jika kita hidup dgn takut akan Tuhan, maka kita akan hidup didlm ketaatan kpd Firman -Nya. Hal pertama yg Roh Kudus ajarkan kpd kita ketika kita mau belajar hidup didlm takut akan Tuhan adalah hidup didlm ketaatan akan kehendak-Nya. Spt-nya mudah dan sederhana, tapi pada kenyataannya, ada terlalu banyak anak anak Tuhan gagal dlm menjalankan hidup yg taat akan kebenaran Firman Tuhan, mulailah belajar utk hidup taat.

dibuat pada : 2016-07-11 18:52:38

Senin, 11 Juli 2016

Mazmur 25:12-14
"...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. 

Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi. 

TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka..."

Tiap tiap hari kita diperhadapkan dgn pilihan demi pilihan... jalan mana yg harus kita pilih? Dlm dunia usaha, jika kita hanya memutuskan berdasarkan apa yg paling baik dan paling menguntungkan, kita bisa terjebak... sebab apa yg terlihat baik dan menguntungkan belum tentu demikian, bahkan bisa menjebak dan tdk jarang membawa kehancuran. Pergaulan dgn sesama, sekalipun yg berkedok 'anak anak Tuhan atau hamba Tuhan ' sekalipun bisa memiliki niat busuk. Lalu bagaimana kita bisa membedakan manakah yg harus kita pilih? Jalan manakah yg baik dan berkenan kpd Tuhan dan yg membawa kemuliaan bagi nama-Nya? Mazmur diatas mengatakan dgn begitu jelas dan indahnya,..."...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya...."

dibuat pada : 2016-07-10 19:23:53

Jumat, 8 Juli 2016

Lukas 4:25-27 "...Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. & pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."

Oleh sebab itu, belajarlah utk selalu memiliki hati yg benar, yg dpt meresponi kehendak Tuhan bukan hanya bagi diri kita sendiri, tapi juga bagi orang lain yg disekitar kita. Tuhan membawa mujizat bagi janda Sarfat sebab janda itu bukan hanya memiliki ketaatan, tapi juga memiliki hati yg rela berbagi... seandainya janda Sarfat tsb kikir dan egois, maka hari itu dia akan makan roti bundar kecil dan esoknya dia dan anaknya akan mati... Seandainya Naaman memiliki hati yg terus keras dan tdk bersedia direndahkan, maka Naaman akan mati sbg panglima kusta dan tdk pernah mengalami lawatan Tuhan didlm hidupnya... Sebaliknya karena mereka semua baik janda Sarfat maupun Naaman memiliki hati yg bisa diajar, teachable, maka mujizat yg sudah lama menanti hari itu terjadi atas mereka. Sudahkah mujizat Tuhan terjadi atasmu? Jika belum, pastikan hatimu bisa diajar, agar ketika Kairos itu tiba, engkaupun mengalami mujizat Tuhan tsb.

dibuat pada : 2016-07-07 19:40:13

Kamis, 7 Juli 2016

Lukas 4:25-27 "...Aku Berkata Kepadamu, Dan Kata-Ku Ini Benar: Pada Zaman Elia Terdapat Banyak Perempuan Janda Di Israel Ketika Langit Tertutup Selama Tiga Tahun Dan Enam Bulan Dan Ketika Bahaya Kelaparan Yang Hebat Menimpa Seluruh Negeri. Tetapi Elia Diutus Bukan Kepada Salah Seorang Dari Mereka, Melainkan Kepada Seorang Perempuan Janda Di Sarfat, Di Tanah Sidon. & Pada Zaman Nabi Elisa Banyak Orang Kusta Di Israel Dan Tidak Ada Seorang Pun Dari Mereka Yang Ditahirkan, Selain Dari Pada Naaman, Orang Siria Itu."

Kuasa Tuhan Mengalir Tdk Sekedar Ditentukan Oleh Kebutuhan Kita, Sebab Jika Demikian, Maka Semua Janda Janda Di Israel Pada Masa Bahaya Kelaparan Terjadi, Sangat Membutuhkan Jamahan Tuhan Bagi Masalah Mereka...tapi Mengapa Tdk Semua Mereka Menerima Jamahan Tuhan? Mengapa Elia Justru Di Utus Tdk Kepada Salah Satu Dari Janda Janda Tsb?  semua Orang Kusta Di Israel Sangat Membutuhkan Mujizat Tuhan Atas Hidup Mereka, Bukan Hanya Naaman Panglima Kerajaan Aram Di Siria Tsb Yg Membutuhkan Kesembuhan Mujizat Dari Tuhan, Tapi Tdk Semua Orang Kusta Tsb Di Sembuhkan. Sebaliknya, Kuasa Tuhan Mengalir Ditentukan Oleh Kepentingan Tuhan Yg Bekerja Sesuai Dgn Kedaulatan-Nya Dan Bergabung Dgn Iman Percaya Kita. Ketika Kedua Kekuatan Tsb, Kehendak Allah Dan Iman Kita Bersatu, Maka Mujizat Tuhan Akan Mengalir Dan Mencapai Tujuannya. Janda Di Sarfat Menerima Mujizat Sebab Imannya Dan Juga Sebab Tuhan Punya Rencana... Naaman Dipulihkan Sebab Kerendahan Hatinya Utk Dipulihkan Dan Juga Karena Tuhan Punya Rencana Utk Aram.

dibuat pada : 2016-07-06 21:36:14

Rabu, 6 Juli 2016

Lukas 4:25-27 "...Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. & pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."

Dalam hal yg sama, jika kadang kita masih melihat atau mungkin iri terhadap bagaimana Tuhan berkarya luar biasa dlm diri seseorang, tapi tdk didlm hidup kita, coba bertanya kpd diri sendiri secara jujur, adakah saya 'menghargai dan menghormati' Tuhan secara sungguh dan benar? Jika kita mengharapkan karya Tuhan yg luar biasa atas hidup kita namun Tuhan dan kebenaran Firman-Nya tdk pernah mendapat tempat yg mulia dihidup kita, bagaimana mungkin karya besar itu terjadi atas kita? Kuasa Tuhan itu mengalir kehati yg mengharapkan akan Dia... jika hati kita sungguh berharap akan Tuhan, maka kita akan memberikan hormat akan Dia, sehingga penghormatan dari Tuhan juga berlaku atas kita, sebab bukankah  Firman Tuhan di 1 Samuel 2:30b mengatakan: "... Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah..."

dibuat pada : 2016-07-05 20:37:43