Daily Devotion

Rabu 14 Februari 2018

Shalom.....
Lukas 11:1 "...Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya." 

Pada kenyatan dihari-hari terakhir ini, ada begitu banyak anak-anak Tuhan yang memahami iman dengan pengertian yang keliru, yaitu iman tidak harus bergerak bersama-sama dengan tindakan atau disertai dengan perbuatan... Seharusnya iman itu berfungsi sebagai catalyst atau penggerak dari perbuatan atau tindakan atau langkah iman. Sebaliknya hari-hari ini lebih banyak anak-anak Tuhan yang memahami iman sebagai pengganti dari perbuatan, sehingga mereka tidak merasa perlu untuk melangkah seperti jeritan seorang murid yang berkata: 'ajar kami melangkah...'Ketika melihat satu perkara, kebanyakan anak-anak Tuhan akan berkata, ok, kita berdoa saja... atau mereka duduk membicarakan hal tersebut, namun tidak pernah keluar untuk melangkah. Inilah bukti iman yang menggantikan perbuatan. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-02-13 23:27:46

Selasa 13 Februari 2018

Shalom....
Lukas 11:1 "...Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya."

Pertumbuhan kharakter anak-anak Tuhan akan terjadi ketika kita berani untuk melangkah di dalam iman percaya kita, bukan sekedar mengerti dan memahami Firman Tuhan. Jeritan hati seorang murid adalah jeritan yang berkata 'ajar kami untuk mulai melangkah,...' Apa kerinduan dan masalahmu yang menghambat pertumbuhan Kekristenan kita? Apakah itu kemalasan?... apakah mungkin karena engkau tidak memiliki kemampuan untuk berdoa, atau untuk melakukan Firman-Nya?... mulailah berdoa... mulailah melangkah untuk melakukan Firman-Nya, sebab tidak ada cara lain yang lebih mujarab dan ampuh dari pada melangkah dengan iman. Iman yang berani untuk mulai melangkah dan bertindak adalah iman yang hidup, dan hanya iman yang hidup itulah yang dapat menggerakkan dan mendatangkan mujizat Tuhan. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-02-13 00:23:32

Senin 12 Februari 2018

Shalom...
Lukas 11:1 "...Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya." 

Inilah satu permohonan dari hati seorang murid, tidak disebutkan siapakah murid yang berkata kepada Yesus saat itu, tapi isi perkataannya dituliskan dengan jelas: "...Tuhan, ajarlah kami berdoa,..." Pernyataan ini benar dikatakan demikian adanya dan bukan karena salah terjemahan, sebab biasanya yang kita mengerti adalah perkataan atau permohonan yang berkata: 'Tuhan ajarkan kami cara berdoa... atau ajarkan kami methoda untuk berdoa...' Tapi jeritan hati seorang murid dengan jelas berkata: 'Tuhan ajarkan kami berdoa', sebab memang inilah masalah yang dihadapi banyak anak-anak Tuhan. Kita penuh dengan methoda dan ilmu pengetahuan. Kita tahu banyak tentang Tuhan tapi belum tentu kita mengenal TUHAN. Kita tahu cara-cara yang paling baik untuk berdoa, tapi kita tidak berdoa. Hati seorang murid itu berkata: 'Tuhan ajarlah kami berdoa,...' supaya kita betul betul melangkah. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-02-12 02:05:28

Jumat 09 Februari 2018

Shalom.....
Lukas 22:27 "...Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan..."

Hampir semua anak-anak Tuhan tahu dan sadar bahwa semua kita benar benar perlu memiliki hati seorang hamba, tapi pada kenyataannya seringkali berbeda. Test yang benar tentang apakah kita sungguh-sungguh benar memiliki hati seorang hamba atau tidak adalah ketika kita diperlakukan seperti seorang hamba... Reaksi kita saat itu akan jelas menyatakan apakah hati kita adalah hati seorang hamba, ketika kita diperlakukan seperti seorang hamba... Ketika kita tidak dihiraukan... ketika kita direndahkan, bahkan dipermalukan, itulah yang sering dikerjakan oleh para tuan pemilik budak pada waktu itu... budak itu tidak berarti apa-apa, dapat diperlakukan seperti binatang. Bukan berarti Firman Tuhan menyetujui untuk kita memperlakukan orang lain seperti itu, tapi terkadang hal itu bisa saja terjadi, bagaimana reaksi kita ketika kita dipersalahkan sekalipun tidak bersalah? Itulah hati hamba... Have a blessed weekend, GBU

dibuat pada : 2018-02-08 23:09:44

Kamis 08 Februari 2018

Shalom....
Lukas 22:27 "...Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan..."

Inilah rahasia kepemimpinan dan kebesaran Kristus. Dia datang untuk melayani dan bukan untuk dilayani. Ketika Dia dalam perjamuan makan terakhir, Dia tahu betul bahwa besok Dia akan diserahkan untuk disesah... dipukuli... Dan kemudian di Salibkan... Malam itu sebenarnya sebagai seorang manusia, jika ada waktu dimana Dia paling butuh untuk dilayani dan di hiburkan, maka waktu itu adalah malam itu... Ketika Dia paling membutuhkan untuk dilayani, Dia justru melayani... Yohanes 13:4-5, 14 "...Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu.

Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu" Itulah warna kepemimpinan Yesus, melayani... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-02-07 23:10:00

Rabu 07 Februari 2018

Shalom....
Lukas 22:27 "...Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan..."

Sikap hati seorang hamba adalah apa yang sebenarnya Yesus rindu untuk contohkan bagi setiap kita, pribadi yang telah diselamatkan-Nya. Yesus sebagai Sang Pencipta, pemilik segala yang ada, namun tetap memilih tempat yang terendah, yaitu diposisi sebagai seorang hamba, berada diantara para hamba dan para pelayan,.. sebab itulah pola kepemimpinan Yesus ebagai seorang servant leader, pemimpin yang melayani, yang menghambakan diri sendiri. Terkadang kita salah menempatkan diri sendiri, kita pikir dengan semakin terhormat dan tingginya sanjungan yang kita terima, semakin berkenan-nya kita dihadapan Tuhan. Sederhananya, banyak hamba-hamba Tuhan menyetarakan antara perkenanan Tuhan dengan berkat-berkat yang kita terima. Kebenaran ini sesungguhnya telah menegaskan kepada setiap kita dimana posisi Tuhan berada, dimana hati-Nya berada, yaitu diantara hati hati pelayan. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-02-06 23:16:06

Selasa 06 Februari 2018

Shalom....
Lukas 22:27 "...Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan..."

Bagian terakhir dari ayat di atas berkata: "... and you will find Me among the servants - dan engkau akan menemukan Aku diantara para pelayan..." Perkataan Yesus ini bukan hanya berbicara kepada para murid-murid-Nya hari itu, tapi juga mengajarkan sesuatu yg sangat penting dan berarti bagi kita semua. Dimanakah kita akan menemukan Tuhan? Menemukan hati-Nya? Tuhan ada diantara para pelayan... disitulah engkau juga akan menemukan hati-Nya. Ditempat yang rendah, yang tidak terpandang, justru disitulah Tuhan akan kita temukan. Jika demikian, masihkah kita menganggap rendah mereka yang ditempat rendah? Bukankah Yesus sendiri menyatakan dengan tegas dimana Dia akan kita temukan,... Relakan hatimu untuk melangkah ke tempat yang tidak terpandang sekalipun. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-02-05 21:56:38

Senin 05 Februari 2018

Shalom...
Lukas 22:27 "...Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan..."

Ketika sedang dalam satu perjamuan makan bersama sama dengan murid-murid-Nya, terjadilah satu percakapan diantara para murid-murid tentang siapakah yang terbesar diantara mereka?... ini adalah satu pertanyaan yang keluar dari dasar hati manusia secara wajar. Semua orang ingin menjadi yang terdepan, menjadi yang terbaik dan terbesar. Beberapa orang bahkan begitu terobsesinya dengan keinginan untuk menjadi besar dan bahkan menjadi yang terbesar. Tapi sebaliknya, pola dan gayakepemimpinan Kristus adalah seperti yang Dia sendiri katakan diatas: "...Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan..." Dari semua bangku bangku terhormat yang biasa menjadi incaran manusia... Yesus justru menyatakan bahwa diri-Nya ada ditengah tengah para pelayan, bukan dibangku yang terhormat, sebab Dia adalah pemimpin yang melayani, a servant leader. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-02-05 02:37:29

Jumat 02 Februari 2018

Shalom....
Ibrani 4:16 "Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya..."

Kita mengerti sekarang bahwa setiap manusia sangat membutuhkan kasih karunia Tuhan, terutama pada saat saat yang paling kita butuhkan, justru disaat itulah kasih karunia Allah dilimpahkan atas kita. Bersyukurlah dan pegang kebenaran ini baik baik, bagimu dan bagiku ada Grace in time of needs... ada kasih karunia pada saat kita paling membutuhkan-Nya. Itulah jaminan dan janji Tuhan, dgn bermodalkan kebenaran tersebut, hadapilah hari hari kita dengan tenang dan berjalan dengan teguh, sebab kita tahu Tuhan menyertai kita dan kasih karunia-Nya dinyatakan pada saat dibutuhkan. Have a blessed weekend, GBU

dibuat pada : 2018-02-02 02:27:01

Kamis 01Februari 2018

Shalom...
Ibrani 4:16 "Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya..."

Perjalanan kisah hidup Yunus adalah satu contoh yang sangat meneguhkan kebenaran ini. Yunus sengaja berjalan meninggalkan perintah TUHAN untuk pergi kepada bangsa Niniwe untuk menyatakan isi hati Tuhan. Sengaja Yunus malah memilih jalan tujuan lain, yaitu jauh ke Tarsis. Ditengah pemberontakannya, Yunus diperhadapkan kepada angin gelombang yang sangat dasyat dan hampir-hampir menenggelamkan kapal yang dia tumpangi. Setelah dilemparkan ke laut dan ditelan oleh ikan besar, Yunus berdoa dan minta kasih karunia Tuhan disaat dia sangat membutuhkan-Nya... Tuhan kemudian menjawab Yunus dengan kasih karunia yang tepat saat dia butuhkan, Grace in time of need... Kemudian setelah penduduk Niniwe bertobat, Yunus menjadi kesal dan pergi ke arah Timur kota Niniwe. Pada saat itu, hari sangat panas terik, dan Tuhan menjawab Yunus dengan kasih karunia saat dibutuhkan, Tuhan tumbuhkan sebuah pohon jarak untuk meneduhi Yunus... Setelah pohon jarak itu mati, Tuhan mengajar Yunus, jika bagi Yunus, kasih karunia saat dibutuhkan itu sesuatu yang luar biasa, tidak kah hal itu juga sama bagi penduduk kota Niniwe?... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-02-01 01:30:16

Rabu 31 Januari 2018

Shalom....
Ibrani 4:16 "Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya..."

Sejujurnya, satu kebenaran inilah yang membuat kaki saya tetap siap dan mampu berjalan sekalipun menghadapi begitu banyak masalah dan tekanan hidup pada waktu yang sangat menekan, sebab saya tahu bukan hanya ada hari esok, tapi juga ada hari ini dengan grace atau kasih karunia yang tersedia pada saat saya sangat membutuhkannya... Bukankah hal itu luar biasa? Pada saat saat berat dan penuh tekanan, pada saat tidak ada yang dapat menolong, pada saat seperti nya tidak ada jalan keluar, bukankah semua kita sangat membutuhkan kasih karunia Tuhan lebih dari segalanya?... Justru itulah yang Tuhan janjikan, anugrah pada saat sangat dibutuhkan... ketika Wanita yang tertangkap basah diseret dan dilemparkan kehadapan Yesus, dia sangat tertekan, sangat terhina, tidak ada yang pantas dibenarkan dari dirinya, tapi justru pada saat itulah, dia menemukan grace... Grace in time of need... kasih karunia pada saat dibutuhkan. Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-01-30 22:02:21

Selasa 30 Januari 2018

Shalom...
Ibrani 4:16 "Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya..."

Sama seperti ‎Arthur Hays Sulzsberger dari New York Times yang menemukan damai sejahtera ketika dia sadar bahwa yang sangat dia butuhkan adalah anugrah, grace untuk waktu dimana kita sangat membutuhkan-nya, dan itu jugalah yang Firman Tuhan d iatas janjikan, "Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya..." Dalam bahasa lain disebutkan "... so that we may obtain mercy and find grace to help us in our time of need." Grace in time of need - anugrah pada saat dibutuhkan... Bukankah kebenaran itu saja sangat menguatkan dan cukup untuk kita bisa tidur dengan tenang, tidak terbuai kedalam kesusahan dan tekanan yang kita hadapi?... tenanglah, sebab Allahmu berjanji engkau akan menemukan Grace in time of need, kasih karunia pada saat dibutuhkan... Have a blessed day, GBU

dibuat pada : 2018-01-29 23:32:35