Daily Devotion

Kamis, 11 Agustus 2016

1 Korintus 12:7
"...Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.... The Message Bible : Each person is given something to do that shows who God is..."

Aspek kedua dari ayat sederhana diatas adalah: 'masing masing kita bertanggung jawab utk bukan hanya mengerjakan atau melipat gandakan talenta, karunia atau berkat berkat yg telah kita terima dari Tuhan bagi diri kita sendiri, namun terlebih penting adalah bagi orang lain, agar dgn demikian, kita dpt menunjukan siapakah Tuhan kpd orang lain.' Jika kita termaksud orang yg egois, kikir dan hanya perduli kpd diri sendiri, kita tdk akan mungkin mampu melakukan kebenaran Firman Tuhan ini. Pada intinya, ada bagian milik orang lain yg Tuhan titipkan di hidup kita, jika kita tdk sadar dan percaya akan hal itu, kebenaran Firman Tuhan diatas utk 'menunjukan siapakah Tuhan ' tdk akan mungkin dikerjakan. Talenta dan karunia yg ada pada kita, bahkan berkat berkat yg ada pada kita, itu bukan sekedar utk menghibur diri atau berbangga diri, memanjakan diri sendiri, apalagi sekedar utk memperkaya diri sendiri, namun utk kepentingan orang lain juga. Satu kali Yesus memberikan perintah yg sangat tegas demikian: Matius 10:8 "...Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma..." Ada karunia, talenta, atau berkat berkat yg diperjual belikan oleh anak anak Tuhan, bagaimanakah mungkin kita dpt menunjukan siapakah Tuhan ketika kita berhitung 'untung rugi' dgn berkat berkat, karunia, dan talenta yg Tuhan berikan?

dibuat pada : 2016-08-10 19:39:10

Rabu, 10 Agustus 2016

1 Korintus 12:7
"...Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.... The Message Bible : Each person is given something to do that shows who God is..."

Kembali kpd ke dua aspek penting agar kita dpt menunjukan siapakah Tuhan bagi orang lain, pertama adalah : 'harus ada action atau tindakan akibat dari karunia yg kita terima dari Tuhan '. Jika kita termaksud orang malas yg tdk bersedia melipat gandakan apa yg kita terima dari Tuhan, maka kita tdk akan pernah mampu menunjukan siapakah Tuhan... Ingat perumpamaan 3 hamba yg masing masing menerima 5, 2 dan 1 talenta. Yg menerima 5 dan 2 talenta telah melipat gandakan talentanya, namun yg menerima 1 talenta menyimpannya didlm tanah. Perhatikan yg dikatakan tuannya kpd hamba yg menerima satu talenta: Matius 25: 26 "Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam..." Jika hanya dikatakan sbg hamba yg malas, saya setuju, tapi kenapa dikatakan sbg hamba yg jahat juga? Sebab ternyata dgn tdk melakukan pelipat gandaan talenta yg diberikan kpd kita sbg hamba hamba Tuhan, maka hal itu bukan sekedar kemalasan, tapi juga kejahatan, sebab dgn begitu kita tdk menunjukan siapakah Tuhan yg telah memberikan karunia karunia tsb bagi kita.

dibuat pada : 2016-08-09 19:00:22

Selasa, 9 Agustus 2016

1 Korintus 12:7
"...Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.... The Message Bible : Each person is given something to do that shows who God is..."

Perhatikan kembali apa yg the Message Bible tuliskan: 'Setiap orang diberikan sesuatu utk dikerjakan yg akan menunjukan siapakah Tuhan...' Melalui kebenaran ini, masing masing kita diberikan satu tanggung jawab  utk melakukan sesuatu yg tujuannya adalah utk menunjukan siapakah Tuhan itu. Apakah itu talenta yg Tuhan berikan utk dikerjakan, atau kesempatan kesempatan yg Tuhan bukakan, atau bahkan mungkin pekerjaan dan usaha kita, melalui kebenaran Firman Tuhan ini, ada 2 aspek atau perkara yg sangat menarik utk diperhatikan: pertama adalah: karunia yg Tuhan berikan kpd masing masing kita harus 'dikerjakan'... ('Setiap orang diberikan sesuatu utk dikerjakan yg akan menunjukan siapakah Tuhan...'). Jika kita menerima sesuatu yg kita percaya itu dari Tuhan sendiri, maka jika hal itu tdk kita kerjakan atau lakukan, maka tdk akan mungkin kita dpt menunjukan siapakah Tuhan. Kedua, jika yg kita terima kita kerjakan atau kita lipat gandakan namun hanya utk kepentingan kita sendiri, kita tdk akan pernah menunjukan siapakah Tuhan bagi orang lain... Kedua hal inilah yg perlu kita perhatikan dan lakukan sungguh sungguh, agar hidup kita menunjukan siapakah Tuhan.

dibuat pada : 2016-08-08 20:17:48

Senin, 8 Agustus 2016

1 Korintus 12:7
"...Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.... The Message Bible : Each person is given something to do that shows who God is..."
Setiap pribadi diciptakan unique dihadapan Tuhan... tdk ada 2 manusia yg memiliki sidik jari yg sama sejak jaman purbakala sampai hari ini... tdk ada 2 pribadi yg memiliki DNA yg sama, sekalipun 2 anak kembar... setiap pribadi diciptakan secara khusus dan special dihadapan Tuhan... setiap kita adalah product khusus yg bukan hasil cetakan spt layaknya produksi dari sebuah pabrik. Manusia adalah satu satunya ciptaan yg Tuhan ciptakan dgn harus mengotori tangan Tuhan sendiri, semua yg lain hanya perlu 'perkataan mulut Tuhan' dan semuanya jadi... Jika demikian specificnya manusia itu dihadapan Tuhan, adakah misi atau tujuan khusus dari masing masing ciptaan Tuhan ini? Inilah yg Paulus tegaskan kpd jemaat di Korintus pada ayat diatas, masing masing manusia diciptakan dgn karunia khusus atau talenta khusus dan berkat berkat khusus, yg tujuannya bagi masing masing kita adalah utk 'mengerjakan sesuatu yg akan mempertontonkan atau menunjukan siapakah Tuhan itu' (the Message Bible).

dibuat pada : 2016-08-07 19:21:02

Jumat, 5 Agustus 2016

Mazmur 16:7
"...Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku."

Pada waktu malam, ketika pikiran kita tdk lagi memikirkan yg kita mau pikirkan, tdk lagi disibukan dgn banyak perkara,... pada saat tenang spt waktu malam hari itulah baru kita dpt membiarkan hati nurani berbicara, sebab sesungguhnya bukan karena hati nurani kita tdk dpt berbicara pada waktu waktu lain, namun seringkali suara suara lain yg dari pikiran kita sendiri atau dari luar, lebih banyak memberi pengaruh dan bersuara lebih kuat dari pada suara nasehat Tuhan yg berbicara lewat hati nurani kita. Tantangan bagi kita adalah selain menjaga agar hati nurani kita tetap tulus dan murni, namun juga kita perlu memastikan agar mengkondisikan suasana hati yg tenang agar dpt dgn jelas memahami suara nasehat Tuhan yg berbicara lewat hati nurani...Firman Tuhan didlm 1 Petrus 4:7 mengajarkan demikian: "Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa..." Ternyata hati nurani kita juga bisa dipakai utk berbicara ketika kita bisa tenang dan berdoa... sudahkah engkau menjadi tenang dan berdoa?

dibuat pada : 2016-08-04 20:18:45

Kamis, 4 Agustus 2016

Mazmur 16:7
"...Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku."

Menjaga kemurnian dan ketulusan hati nurani kita dihadapan Tuhan adalah hal yg sangat penting, sebab dgn demikian kita akan terhindar dari banyak kesalahan dan kejatuhan yg fatal. Abimelekh terhindar dari dosa dan hukuman mati, sebab hati nuraninya dpt menerima pengajaran Tuhan melalui mimpi, sebaliknya ada juga yg sama sekali tdk bergeming dgn pengajaran yg Tuhan sampaikan melalui hati nurani. Istri Pilatus dgn tegas mengatakan kpd suaminya demikian: Matius 27:19 "...Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya: "Jangan engkau mencampuri perkara orang benar itu, sebab karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam." Namun hardikan dari istri Pilatus tdk jatuh di hati nurani yg murni dan tulus, sebab ketika Pilatus melihat keadaan semakin kacau dan para imam kepala sudah terlebih dahulu menghasut orang banyak utk membuat tuntutan dan kekacauan, hati nurani Pilatus tdk bisa bersuara lagi... dia lebih memilih utk melindungi posisi dan kedudukannya daripada memilih utk berjalan sesuai dgn perkataan hati nurani yg telah menerima peringatan dari mimpi di waktu malam. Adakah hati nuranimu masih berbicara sampai hari ini?

dibuat pada : 2016-08-03 19:09:57

Rabu, 3 Agustus 2016

Mazmur 16:7
"...Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku."

Ada satu ketika dimana Abimelekh hampir hampir melakukan dosa besar dgn mengambil Sara istri Abraham menjadi istrinya, namun hal itu terjadi bukan karena kesalahan Abimelekh melainkan karena Abraham sendiri yg memanipulasi keadaan. Pada waktu malam, melalui mimpi Tuhan mendatangi Abimelekh demikian: Kejadian 20:3 "Tetapi pada waktu malam Allah datang kepada Abimelekh dalam suatu mimpi serta berfirman kepadanya: "Engkau harus mati oleh karena perempuan yang telah kauambil itu; sebab ia sudah bersuami." Namun setelah Abimelekh berkata bukankah lakukan semua itu dgn hati yg tulus dan memang betul dia tdk mengetahui semua itu, Tuhan kembali berkata di ayat 6: "Lalu berfirmanlah Allah kepadanya dalam mimpi: "Aku tahu juga, bahwa engkau telah melakukan hal itu dengan hati yang tulus, maka Aku pun telah mencegah engkau untuk berbuat dosa terhadap Aku; sebab itu Aku tidak membiarkan engkau menjamah dia..." Melalui peristiwa ini, gereja Tuhan belajar bahwa memelihara hati nurani yg benar dan tulus akan memampukan Tuhan mengajari kita secara langsung demi utk mencegah kaki kita dari berbuat dosa. Masihkah hati nuranimu berbicara hari hari ini?

dibuat pada : 2016-08-02 19:27:42

Selasa, 2 Agustus 2016

Mazmur 16:7
"...Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku."

Ada begitu banyak perkara yg bisa terjadi sepanjang hari yg kadang memalukan utk diceritakan lagi. Saat malam hari adalah saat yg paling tepat utk mengevaluasi sikap kita sepanjang hari ini... jika ada kebencian atau amarah yg belum diselesaikan, itulah saat yg tepat utk angkat telephone dan minta maaf. Bukankah Firman Tuhan mengajarkan: "Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu  dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis..." (Efesus 4:26 - 27) Bereskan perkara perkara yg mengganjal dan apabila kita telah menjadi batu sandungan bagi orang lain sepanjang hari, jgn biarkan atau biasakan utk menunda nunda utk menyelesaikan masalah. Pada waktu malam adalah saat yg tepat utk mengevaluasi diri sendiri... namun demikian, sekalipun kita sudah berusaha utk mengoreksi diri, kadang pikiran kita banyak terpengaruh oleh perasaan dan pembelaan diri sendiri, sehingga sulit sekali utk menjadi benar benar jujur kpd diri sendiri. Itulah sebabnya pemazmur bersyukur akan pertolongan Roh Kudus yg bekerja didlm hati nuraninya pada waktu malam utk mengajari dan membentuk kita.

dibuat pada : 2016-08-01 19:10:10

Senin, 1 Agustus 2016

Mazmur 16:7
"...Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku."

Saat pagi hari adalah saat yg paling indah utk mencari wajah Tuhan, mengambil waktu utk berdoa dan meminta tuntunan Tuhan utk sepanjang hari. Banyak hal tdk kita mengerti dan mampu kita kerjakan tanpa hikmat dan pertolongan Tuhan... pengertian kita bisa salah, pandangan kita bisa keliru, kita perlu campur tangan Tuhan. Namun setelah berjalan sepanjang hari, sekalipun dimulai dgn doa dan penyerahan kpd Tuhan, manusia tetap bisa keliru. Kita selalu diperhadapkan kpd pilihan pilihan yg bisa membuat kita tersandung, atau sekedar salah menentukan sikap. Sebagian karena memang kita tdk mengerti, namun juga bisa karena kita menyimpan perkara perkara yg tdk berkenan didlm hati atau dosa tersembunyi. Selagi membawa mobil, menghadapi pengendara lain yg ceroboh, tanpa sadar emosi kita bisa terpancing, sehingga keluar kata kata kasar yg tdk sesuai Firman Tuhan, semua itu tdk dirancang sebelumnya, namun ketika itu keluar, itulah warna kharakter yg sesungguhnya yg ada dihati kita, yg baru tumpah ketika bertabrakan dgn masalah.

dibuat pada : 2016-07-31 19:14:35

Jumat, 29 Juli 2016

Kejadian 6:5-6  
"Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,

maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya..." 

Sangat menarik utk melihat apa yg terjadi setelah Nuh keluar dari bahtera, Alkitab mencatat demikian: Kejadian 8:20-21 "Lalu Nuh mendirikan mezbah bagi TUHAN; dari segala binatang yang tidak haram dan dari segala burung yang tidak haram diambilnyalah beberapa ekor, lalu ia mempersembahkan korban bakaran di atas mezbah itu. Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan." Jika saudara perhatikan baik baik, ternyata posisi hati manusia sebelum air bah dan setelah air bah tetap sama, 'semua yg ditimbulkan hatinya adalah jahat sejak kecil....(Keja 6:5-6 & Kej 8:20-21). Tapi mengapa kali ini Tuhan berjanji tdk akan lagi mendatangkan celaka atas bumi? Kej 8:20 menyatakan sebab Nuh mempersembahkan semua yg tdk haram, semua yg kudus dan hal itu dikatakan oleh Amplified Bible demikian: "When the Lord smelled the pleasing odor, a scent of satisfation to His heart... ketika Tuhan mencium bau yg menyukakan, wangi wangian yg menyenangkan hati-Nya..." Itulah rahasianya, persembahkanlah hatimu, hidupmu yg kudus dan tdk bercela kpd-Nya sbg satu wangi wangian yg menyukakan hati-Nya.

dibuat pada : 2016-07-28 21:43:43

Kamis, 28 Juli 2016

Kejadian 6:5-6  
"Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,

maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya..." 

Sekarang kita mengerti apa yg mendukakan hati Tuhan, ketika Dia melihat isi hati manusia yg tanpa Tuhan, maka kecenderungannya adalah membuahkan kejahatan semata-mata. Bagaimana kita dpt menyukakan Dia? Inilah juga yg dilakukan oleh Yeremia, coba perhatikan doanya: Yeremia 11:20 "Tetapi, TUHAN semesta alam, yang menghakimi dengan adil, yang menguji batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku." Karena sadar bahwa hatinya penuh dgn kedegilan dan kebusukan, Yeremia memilih utk membawa perkara yg dia hadapi kpd Tuhan, dia memilih utk menyerahkan dan membiarkan Tuhan yg menentukan dan mengambil keputusan atas semua perkaranya. Dgn kata lain, Yeremia melatih dirinya sendiri utk tdk mengambil keputusan berdasarkan 'apa kata hatinya' tapi berdasarkan 'apa kata Firman Tuhan'. Itulah hikmat yg Yeremia kerjakan yg juga menjadi pelajaran berharga bagi kita.

dibuat pada : 2016-07-27 19:28:16

Rabu, 27 Juli 2016

Kejadian 6:5-6  
"Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,

maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya..." 

Sekarang kita focus kpd apa yg membuat Tuhan begitu kecewa bahkan menyesal telah menciptakan manusia pada jaman Nuh, coba perhatikan ayat ayat diatas, dimata Tuhan, 'segala kecenderungan hati manusia selalu membuahkan kejahatan semata-mata,...' dan itulah yg memilukan atau mendukakan hati Tuhan. Sehingga pada jaman Nuh, Tuhan terpaksa harus membinasakan seluruh manusia kecuali Nuh dan keluarganya. Inilah yg harus kita perhatikan, tanpa campur tanggan Tuhan, tanpa diserahkan kpd Tuhan utk dikuasai dan dipimpin oleh Tuhan sendiri, hati setiap manusia adalah busuk dan condong utk membuahkan kejahatan semata mata. Kejahatan yg dpt ditimbulkan oleh hati manusia begitu dasyatnya sampai dpt membawa kehancuran bagi bumi. Pembantaian massal, pelecehan sexual, mengumbar nafsu sex yg jahat dan menjijikan, penghancuran lingkungan, penyiksaan dan segala jenis kejahatan lainnya, tdk pernah dilakukan oleh satu mahluk sekalipun kecuali manusia. Itulah sebabnya, hati kita perlu diserahkan kpd Tuhan yg menciptakan kita.

dibuat pada : 2016-07-26 18:14:41