Daily Devotion

Rabu, 21 September 2016

Mazmur 19:12
"...Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari."

Tuhan tahu yg perkara yg terselubung, yg tdk terlihat atau terdeteksi sekalipun. Hal lain yg sering menjadi 'dosa terselubung' yg sering tdk kita sadari adalah niat busuk atau motivasi yg keliru. Sering bahkan kita sendiri tdk sadar akan motivasi terselubung yg ada di hati kita. Daud didlm salah satu mazmurnya berkata demikian: Mazmur 44:20-21 "Seandainya kami melupakan nama Allah kami, dan menadahkan tangan kami kepada allah lain, masakan Allah tidak akan menyelidikinya? Karena Ia mengetahui rahasia hati!" Menadahkan tangan spt yg Daud katakan adalah sikap meminta berkat atau meminta pertolongan. Tanpa disadarinya, Daud merasakan ada waktu dimana dia juga kadang bisa atau sempat 'menadahkan tangan kpd allah lain', dan itu diakuinya sbg tindakan melupakan Allah yg benar. Itulah dosa terselubung yg Daud sendiri akui, sekalipun kadang tdk dia sadari. Kita memerlukan koreksi dan teguran Tuhan utk mengungkapkan motivasi motivasi yg salah.

dibuat pada : 2016-09-20 21:00:32

Selasa, 20 September 2016

Mazmur 19:12
"...Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari."

Sama spt dlm peperangan jasmani, musuh penyesatan atau dosa yg sangat fatal itu adalah musuh yg kita sadari. Adakah musuh yg menyerang kita dan tdk pernah kita sadari? Adakah dosa didlm diri kita namun tdk kita sadari? Itulah dosa 'keangkuhan'. Berbeda dgn dosa dosa yg lain, dosa keangkuhan itu sering jarang dpt dideteksi. Dosa perselingkuhan mudah terlihat, pendirian, pembunuhan, dll semua mudah terdeteksi dan pelakunyapun tahu persis bahwa dia sudah jatuh ke dlm dosa. Namun dosa kesombongan sering bahkan tdk disadari oleh pelakunya sendiri. Kita sering tdk sadar bahwa kita angkuh atau sombong, seringkali bahkan orang lain yg lebih peka daripada diri kita sendiri. Daud sampai harus bergumul utk minta pertolongan Tuhan agar dia dibebaskan dari dosa yg tdk dia sadari itu, sebab keangkuhan akan terasa spt biasa saja setelah sekian lama mencengkram hati kita.

dibuat pada : 2016-09-19 19:19:20

Senin, 19 September 2016

Mazmur 19:12
"...Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari."
‎Daud seorang pemazmur yg begitu intim dgn Tuhan melihat satu bentuk penyesatan yg sangat berbahaya dan mematikan, sedemikian berbahayanya dan mematikannya, sebab penyesat itu tdk terlihat dan terselubung sangat rapih. Pada zaman. Dinasty Qin, ketika emperor Qin Shihuang bersama dgn tentaranya, rakyat jelata dan seluruh lapisan masyarakyat China sadar akan pentingnya memproteksi negara tirai bambu dari serangan musuh, mereka mulai membangun salah satu bangunan yg menjadi satu dari 7 keajaiban dunia, yaitu tembok raksasa di China. Tujuan utama dibangunnya tembok raksasa di China adalah utk menjaga negara tsb dari serangan musuh yg kuat dan dasyat. Beberapa waktu setelah tembok tsb berdiri teguh, ternyata musuh masuk dgn cara menyogok penjaga pintu kecil yg ada disana. Sejarah mencatat bahwa musuh yg tdk terlihat, sebab itu berasal dari dalam sendiri, itulah yg telah menjebol masuk tembok yg kokoh berdiri.

dibuat pada : 2016-09-18 18:59:54

Jumat, 16 September 2016

Mazmur 37: 25-26
"Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat..."

Sekarang kita memahami bahwa hidup orang benar adalah hidup yg melakukan kebenaran Firman Tuhan secara utuh, dan jika Firman Tuhan kita lakukan secara utuh dan benar, janji Tuhan akan menjadi jaminan buat kita semua. Secara sederhana, setiap anak anak Tuhan perlu memahami kebenaran Firman Tuhan secara utuh dan benar, barulah kita akan mengalami janji janji Firman Tuhan itu didlm hidup kita. Bagi kita yg selalu kekurangan, mungkinkah hidup kita terlalu boros? Bukankah Firman Tuhan di Amsal 21:20 berkata: "Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya..." Berkat Tuhan sudah mengalir, namun mungkin saja kita sendirilah yg tdk menjadi pengelola berkat tsb dgn benar sesuai Firman Tuhan. Pertama kali saya pergi ke Manhattan New York bersama seorang teman, saya bertanya kpd teman tsb apa kesan yg dia dptkan di Manhattan New York? Teman saya berkata: 'saya melihat begitu banyak barang yg indah indah, namun tdk saya butuhkan di hidup ini'... Perkataan itu tepat dan benar, sebab jika kita jujur, apakah semua yg kita beli adalah barang barang yg kita butuhkan? Akibatnya ada begitu banyak anak anak Tuhan yg meminta minta karena tdk menjadi pengelola berkat Tuhan yg arif dan bijaksana.

dibuat pada : 2016-09-15 20:49:11

Kamis, 15 September 2016

Mazmur 37: 25-26
"Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat..."

Ayat Firman Tuhan diatas seharusnya bisa juga menjadi pedoman bagi hidup semua orang percaya, jika kita sungguh sungguh hidup benar dihadapan Tuhan, seharusnyalah hidup kita tdk akan pernah ditinggalkan Tuhan, Tuhan yg adalah Immanuel akan selalu menyertai hidup orang percaya, benarkah demikian hidupmu dan hidupku? Jika demikian, maka anak cucu kita tdk akan kekurangan sampai harus meminta minta roti... bahkan anak cucu orang benar akan hidup menjadi berkat buat banyak orang. Hidup orang benar adlah hidup yg melakukan kebenaran Firman Tuhan, jika engkau sudah hidup tdk mencuri, tdk berzinah, tdk ini tdk itu, tapi engkau bermalas malasan, tdk bekerja dgn giat dan rajin, mungkinkah itu disebut hidup orang benar? Firman Tuhan sebaliknya mengajarkan orang benar utk bekerja giat dan rajin sehingga tdk perlu meminta minta roti, sebaliknya akan menjadi berkat bagi banyak orang. Oleh karena itu, adakah engkau dan saya telah hidup melakukan kebenaran Firman Tuhan sbg orang benar.

dibuat pada : 2016-09-14 18:55:32

Rabu, 14 September 2016

Mazmur 37: 25-26
"Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat..."

Firman Tuhan diatas tdk menyatakan bahwa orang benar harus kaya raya, namun Firman Tuhan diatas menekankan bahwa hidup orang benar tdk akan ditinggalkan, bahkan anak cucunya tdk akan meminta minta roti... sebaliknya orang benar akan terus menjadi berkat, juga anak cucu orang benar akan tetap menjadi berkat. Itulah janji Tuhan bagi semua kita yg berani hidup benar dan berjalan sesuai dgn rencana besar Tuhan. Bukankah itu juga yg dinubuatkan oleh Yeremia didlm Yeremia 29:11 yg berkata: "...Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." Betapa luar biasanya hidup yg berjalan sesuai dgn rencana agung Bapa Surgawi, sebab engkau tdk akan ditinggalkan!

dibuat pada : 2016-09-13 19:16:49

Selasa, 13 September 2016

Mazmur 37: 25-26
"Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat..."

Orang benar tdk akan pernah ditinggalkan Tuhan, bukankah itu luar biasa? Jaminan apa lagi yg lebih menarik daripada perkataan Firman Tuhan bahwa bagi kita, orang orang yg dibenarkan sehingga layak disebut sbg orang benar? Bagi orang benar yg hidupnya sesuai dgn rencana Tuhan, kita tdk akan mengalami kekurangan, bahkan orang benar akan hidup berlimpah dan menjadi berkat bagi orang lain... ia bahkan akan selalu menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman. Inilah kebenaran yg harus benar benar kita fahami dan alami, jika saudara dan saya hidup benar, hidup sesuai dgn rencana Tuhan, mungkinkah kita harus kekurangan atau meminta minta atau meminjam? Firman Tuhan dgn jelas berkata bahwa hidup orang benar akan menjadi berkat buat orang lain, bukan menjadi benalu atau menjadi beban bagi orang lain. Dgn demikian, hidup orang benar tdk akan mempermalukan Bapa di Surga.

dibuat pada : 2016-09-12 21:07:28

Senin, 12 September 2016

Mazmur 37: 25-26
"‎Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat..."
Minggu lalu kita telah melihat dan merenungkan ayat 23 & 24 dari Mazmur 37 ini, dimana orang yg hidupnya  berkenan kpd Tuhan, sekalipun dia bisa jatuh, namun tdk akan hancur, sebab ada tangan Tuhan yg selalu menopangnya. Lebih jauh, coba perhatikan janji Tuhan bagi kita yg bersedia hidup sesuai dgn rencana Tuhan, orang yg demikian disebut sbg 'orang benar'! Jadi orang benar bukanlah orang yg tdk bersalah, sebab tdk ada seorangpun yg tdk bersalah, semua kita lahir dlm dosa, mewarisi dosa, dan memiliki kecenderungan dosa. Alkitab dgn tegas berkata: "...Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal;..." (Yakobus 3:2). Tdk ada yg benar sama sekali didlm diri kita, namun Firman Tuhan menyatakan bahwa orang yg hidup sesuai dgn rencana Tuhan, yg berkenan kpd-Nya, disebut sbg orang benar. Kita dibenarkan sesuai dgn penebusan Kristus bagi kita, itulah yg Firman Tuhan katakan tentang identitas kita. Itulah identitas baru bagi kita yg rela utk hidup sesuai dgn peta jalan hidup yg Tuhan sudah tetapkan bagi kita, yaitu hidup yg sesuai dgn 'peta dan teladannya Allah'.

dibuat pada : 2016-09-11 21:47:48

Jumat, 9 September 2016

Mazmur 37:23-24
"TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; 

apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya..."

Jadi sekarang kita tahu, topangan tangan Tuhan hanya berlaku bagi mereka yg hati nuraninya siap dan mampu menangkap signal suara Tuhan yg sedang berbicara ketika manusia itu jatuh, agar dgn demikian, mereka tdk sampai tergeletak. Ingat, didlm Kejadian 20, Abimelekh hampir hampir jatuh ke dlm dosa karena hendak menghampiri istri Abraham, namun melalui mimpi, Tuhan mencegah dan suara Tuhan itu ditangkap oleh hati nurani Abimelekh yg tulus dan murni, sebaliknya, didlm Bilangan 22-24, Bileam seorang nabi Tuhan telah berkali kali mendengar teguran Tuhan, namun dia mengeraskan hatinya yg degil, sehingga Dia harus hancur total dan binasa... Jadi ingatlah, bagi kita, ada rencana besar Tuhan yg akan menjadi blue print dari hidup kita kedepan, dan sekalipun kita tersandung atau jatuh, kita tdk akan tergeletak, sebab tangan-Nya menopang kita dgn cara kadang menegur... kadang mengingatkan... kadang harus sedikit menekan... pastikan hatimu lembut agar engkau mampu menangkap isi hati-Nya.

dibuat pada : 2016-09-08 22:32:54

Kamis, 8 September 2016

Mazmur 37:23-24
"TUHAN Menetapkan Langkah-langkah Orang Yang Hidupnya Berkenan Kepada-Nya; 

Apabila Ia Jatuh, Tidaklah Sampai Tergeletak, Sebab TUHAN Menopang Tangannya..."

Mungkinkah Orang Yg Hidup Berkenan Kpd Tuhan Sekalipun, Tdk Pernah Jatuh Atau Berdosa? Tdk Mungkin! Tapi Satu Hal Yg Mungkin, Sebab Firman Tuhan Menjaminnya, Yaitu Sekalipun Jatuh, Orang Yg Hidup Berkenan Kpd Tuhan Tdk Akan Tergeletak! Ingat Daud, Berkali Kali Dia Jatuh, Tapi Apakah Dia Hancur? Tdk Demikian, Sebab Hatinya Berkenan Kpd Tuhan,... Selalu Ada Saja Cara Tuhan Utk Menegur Dan Mengoreksi Kita... Suara-Nya Selalu Dtg Sekalipun Dgn Begitu Lembut Utk Menegur Agar Kita Tdk Sampai Jatuh Tergeletak. Pastikan Hati Kita Selalu Dlm Posisi Yg Siap Ditegur Dan Siap Diajar! Lembutkan Hati Kita Terhadap Suara Teguran Tuhan, Pelihara Selalu Hati Nurani Yg Murni Dan Tetap Hidup, Sebab Itulah Penyeimbang Dari Kehendak Bebas Yg Tuhan Berikan! Jgn Biarkan Diri Kita Dgn Getol Mengembar Gemborkan 'kehendak Bebas' Tapi Lupa Memelihara Hati Nurani Yg Murni. Hari Hari Ini, Dunia Dgn Gigihnya Berjuang Utk Membela Perbuatan Jahat Dan Mesum Apa Saja Atas Nama Hak Asasi Manusia! Namun Manusia Lupa Utk Menggalang Dan Menghidupkan 'hati Nurani' Yg Murni, Sehingga Apa Untungnya Memiliki Semua Hak Hak Bebas Namun Membawa Kpd Kebiasaan?

dibuat pada : 2016-09-08 01:21:32

Rabu, 7 September 2016

Mazmur 37:23-24
"TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; 

apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya..."

Pernahkah saudara pikirkan, jika Tuhan tdk menghendaki Adam dan Hawa melanggar Firman-Nya, mengapa Dia memberi satu perintah atau larangan yg bisa dilanggar dgn mudah oleh manusia? Juga mengapa pohon itu tdk ditanam saja diatas awan awan sehingga tdk mungkin dijangkau manusia? Seandainya saudara dan saya memberi peringatan kpd anak anak kita yg masih kecil utk jgn bermain dgn pisau, mungkinkah bapa yg waras menempatkan pisau itu ditempat sembarangan yg mudah dijangkau anak anak? Tapi mengapa Tuhan lakukan hal tsb? Sebagai bapa yg waraspun, kita sadar bahwa tdk selamanya anak itu dpt di incubasi seterusnya,... ada waktunya anak itu harus menerima tekanan virus dan pengaruh dari luar yg jahat, utk hal itulah, anak tsb perlu di immunisasi utk mampu bertahan. Spt itulah Bapa disurga, Dia mau agar kita siap dgn hati yg jujur dan terbuka utk menerima kebenaran Firman-Nya dgn rela hati. Gunakan kehendak bebas yg engkau miliki utk menerima Firman TUHAN dgn kebenaran-Nya secara utuh sbg penyembahan kita.

dibuat pada : 2016-09-06 16:14:00

Selasa, 6 September 2016

Mazmur 37:23-24
"TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; 

apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya..."

Jadi sebenarnya masalahnya bukan terletak kpd apakah Tuhan pilih kasih atau tdk... apakah benar bahwa TUHAN menentukan yg satu utk diselamatkan sedangkan yg lain ditetapkan utk binasa... tapi jelas masalahnya adalah karena ketika Tuhan menciptakan manusia, ada satu yg disebut 'free will atau kehendak bebas' yg dimiliki oleh manusia. Kehendak bebas inilah yg tdk akan memaksa kita utk harus ikut rencana Tuhan, tapi kerelaan hati kita mutlak diperlukan utk menentukan utk mengambil keputusan apa dan suara siapa yg akan kita ikuti, itulah free will atau kehendak bebas yg dimiliki manusia. Hanya jika kita menggunakan kehendak bebas kita sendiri utk berjalan sesuai dgn rencana Tuhan lah yg akan menjadikan hidup kita berkenan kpd-Nya. Bukankah Tuhan sungguh sungguh memilih dan membesarkan Saul? Tapi kenapa dia hancur pada akhirnya? Sebab hatinya memilih utk berjalan keluar dari rencana Tuhan, sehingga dia harus hancur... Kehendak bebasnya telah memilih... Haruskah kita juga hancur? Mengapa harus mengeraskan hati? Bertobat dan belajarlah utk hidup benar dimasa masa kedepan.

dibuat pada : 2016-09-05 19:31:13