Daily Devotion

Senin, 11 Juli 2016

Mazmur 25:12-14
"...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. 

Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi. 

TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka..."

Tiap tiap hari kita diperhadapkan dgn pilihan demi pilihan... jalan mana yg harus kita pilih? Dlm dunia usaha, jika kita hanya memutuskan berdasarkan apa yg paling baik dan paling menguntungkan, kita bisa terjebak... sebab apa yg terlihat baik dan menguntungkan belum tentu demikian, bahkan bisa menjebak dan tdk jarang membawa kehancuran. Pergaulan dgn sesama, sekalipun yg berkedok 'anak anak Tuhan atau hamba Tuhan ' sekalipun bisa memiliki niat busuk. Lalu bagaimana kita bisa membedakan manakah yg harus kita pilih? Jalan manakah yg baik dan berkenan kpd Tuhan dan yg membawa kemuliaan bagi nama-Nya? Mazmur diatas mengatakan dgn begitu jelas dan indahnya,..."...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya...."

dibuat pada : 2016-07-10 19:23:53

Jumat, 8 Juli 2016

Lukas 4:25-27 "...Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. & pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."

Oleh sebab itu, belajarlah utk selalu memiliki hati yg benar, yg dpt meresponi kehendak Tuhan bukan hanya bagi diri kita sendiri, tapi juga bagi orang lain yg disekitar kita. Tuhan membawa mujizat bagi janda Sarfat sebab janda itu bukan hanya memiliki ketaatan, tapi juga memiliki hati yg rela berbagi... seandainya janda Sarfat tsb kikir dan egois, maka hari itu dia akan makan roti bundar kecil dan esoknya dia dan anaknya akan mati... Seandainya Naaman memiliki hati yg terus keras dan tdk bersedia direndahkan, maka Naaman akan mati sbg panglima kusta dan tdk pernah mengalami lawatan Tuhan didlm hidupnya... Sebaliknya karena mereka semua baik janda Sarfat maupun Naaman memiliki hati yg bisa diajar, teachable, maka mujizat yg sudah lama menanti hari itu terjadi atas mereka. Sudahkah mujizat Tuhan terjadi atasmu? Jika belum, pastikan hatimu bisa diajar, agar ketika Kairos itu tiba, engkaupun mengalami mujizat Tuhan tsb.

dibuat pada : 2016-07-07 19:40:13

Kamis, 7 Juli 2016

Lukas 4:25-27 "...Aku Berkata Kepadamu, Dan Kata-Ku Ini Benar: Pada Zaman Elia Terdapat Banyak Perempuan Janda Di Israel Ketika Langit Tertutup Selama Tiga Tahun Dan Enam Bulan Dan Ketika Bahaya Kelaparan Yang Hebat Menimpa Seluruh Negeri. Tetapi Elia Diutus Bukan Kepada Salah Seorang Dari Mereka, Melainkan Kepada Seorang Perempuan Janda Di Sarfat, Di Tanah Sidon. & Pada Zaman Nabi Elisa Banyak Orang Kusta Di Israel Dan Tidak Ada Seorang Pun Dari Mereka Yang Ditahirkan, Selain Dari Pada Naaman, Orang Siria Itu."

Kuasa Tuhan Mengalir Tdk Sekedar Ditentukan Oleh Kebutuhan Kita, Sebab Jika Demikian, Maka Semua Janda Janda Di Israel Pada Masa Bahaya Kelaparan Terjadi, Sangat Membutuhkan Jamahan Tuhan Bagi Masalah Mereka...tapi Mengapa Tdk Semua Mereka Menerima Jamahan Tuhan? Mengapa Elia Justru Di Utus Tdk Kepada Salah Satu Dari Janda Janda Tsb?  semua Orang Kusta Di Israel Sangat Membutuhkan Mujizat Tuhan Atas Hidup Mereka, Bukan Hanya Naaman Panglima Kerajaan Aram Di Siria Tsb Yg Membutuhkan Kesembuhan Mujizat Dari Tuhan, Tapi Tdk Semua Orang Kusta Tsb Di Sembuhkan. Sebaliknya, Kuasa Tuhan Mengalir Ditentukan Oleh Kepentingan Tuhan Yg Bekerja Sesuai Dgn Kedaulatan-Nya Dan Bergabung Dgn Iman Percaya Kita. Ketika Kedua Kekuatan Tsb, Kehendak Allah Dan Iman Kita Bersatu, Maka Mujizat Tuhan Akan Mengalir Dan Mencapai Tujuannya. Janda Di Sarfat Menerima Mujizat Sebab Imannya Dan Juga Sebab Tuhan Punya Rencana... Naaman Dipulihkan Sebab Kerendahan Hatinya Utk Dipulihkan Dan Juga Karena Tuhan Punya Rencana Utk Aram.

dibuat pada : 2016-07-06 21:36:14

Rabu, 6 Juli 2016

Lukas 4:25-27 "...Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. & pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."

Dalam hal yg sama, jika kadang kita masih melihat atau mungkin iri terhadap bagaimana Tuhan berkarya luar biasa dlm diri seseorang, tapi tdk didlm hidup kita, coba bertanya kpd diri sendiri secara jujur, adakah saya 'menghargai dan menghormati' Tuhan secara sungguh dan benar? Jika kita mengharapkan karya Tuhan yg luar biasa atas hidup kita namun Tuhan dan kebenaran Firman-Nya tdk pernah mendapat tempat yg mulia dihidup kita, bagaimana mungkin karya besar itu terjadi atas kita? Kuasa Tuhan itu mengalir kehati yg mengharapkan akan Dia... jika hati kita sungguh berharap akan Tuhan, maka kita akan memberikan hormat akan Dia, sehingga penghormatan dari Tuhan juga berlaku atas kita, sebab bukankah  Firman Tuhan di 1 Samuel 2:30b mengatakan: "... Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah..."

dibuat pada : 2016-07-05 20:37:43

Selasa, 5 Juli 2016

Lukas 4:25-27 "...Aku Berkata Kepadamu, Dan Kata-Ku Ini Benar: Pada Zaman Elia Terdapat Banyak Perempuan Janda Di Israel Ketika Langit Tertutup Selamoa Tiga Tahun Dan Enam Bulan Dan Ketika Bahaya Kelaparan Yang Hebat Menimpa Seluruh Negeri. Tetapi Elia Diutus Bukan Kepada Salah Seorang Dari Mereka, Melainkan Kepada Seorang Perempuan Janda Di Sarfat, Di Tanah Sidon. & Pada Zaman Nabi Elisa Banyak Orang Kusta Di Israel Dan Tidak Ada Seorang Pun Dari Mereka Yang Ditahirkan, Selain Dari Pada Naaman, Orang Siria Itu."

Benarlah Perkataan Ini, 'what You Appreciate,... Will Appreciate...- Apa Yg Engkau Hargai,... Akan Meningkat Nilainya...' Sesuatu Atau Seseorang Yg Tdk Kita Hargai, Tdk Akan Mungkin Mampu Mendatangkan Nilai Nilai Bagi Kita. Jika Engkau Ingin Melihat Anak Anakmu Membawa Nilai Nilai Luhur Yg Positif, Jika Engkau Ingin Melihat Istrimu Spt Pohon Anggur Yg Manis Dan Subur Didlm Rumahmu, Atau Anak Anakmu Spt Tunas Pohon Zaitun Disekeliling Mejamu, Mulailah Dgn Menghargai Mereka... Sebab Apa Yg Kita Hormati Dan Haggai, Akan Menjadi Berharga Bagi Kita. Demikian Juga Akan Karya Karya Mujizat Tuhan,... Jika Ada Hormat Akan Tuhan Didlm Hati Kita, Didlm Pikiran Kita, Maka Hormat Akan Tuhan Itu Akan Mengaktifkan Atau Memberikan Ruangan Bagi Karya Tangan Tuhan Utk Bekerja.

dibuat pada : 2016-07-04 19:23:30

Senin, 4 Juli 2016

Lukas 4:25-27 "...Aku berkata kepadamu, dan kata-Ku ini benar: Pada zaman Elia terdapat banyak perempuan janda di Israel ketika langit tertutup selama tiga tahun dan enam bulan dan ketika bahaya kelaparan yang hebat menimpa seluruh negeri. Tetapi Elia diutus bukan kepada salah seorang dari mereka, melainkan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, di tanah Sidon. & pada zaman nabi Elisa banyak orang kusta di Israel dan tidak ada seorang pun dari mereka yang ditahirkan, selain dari pada Naaman, orang Siria itu."
Bukankah Tuhan mengasihi Israel? Tapi mengapa justru pada zaman Elia dan Elisa mujizat Tuhan justru terjadi bukan atas bangsa Israel, melainkan akan bangsa bangsa lain? Apa yg membuat mujizat itu terjadi? Bukankah seharusnya mujizat mujizat itu akan jauh lebih banyak terjadi atas Israel, umat pilihan Tuhan? Jika kita melihat satu ayat sebelum ayat 25 diatas, yaitu di Lukas 4:24 "...Dan kata-Nya lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya. ..", baru kemudian Yesus menyatakan bahwa mujizat tdk terjadi diantara orang Israel pada zaman Elia maupun Elisa, sebab mereka tdk 'menghargai atau menghormati Tuhan!' Coba lihat sekali lagi ayat 24 barusan, karena tdk adanya hormat dan penghargaan akan Tuhan, maka mujizat tdk dpt terjadi di sana, sebaliknya jika kita bersedia menghargai dan menghormati Tuhan, maka karya tangan Tuhan mampu bekerja diantara kita.

dibuat pada : 2016-07-04 19:22:26

Jumat, 1 Juli 2016

1 Timotius 6:11-12 "Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi..."

Sekarang kita mengerti bahwa pertandingan iman yg benar adalah yg mengarah dan mengejar kharakter Illahi spt keadilan, kesetiaan, kasih, kesabaran, kelembutan, dll dan yg upah akhirnya adalah merebut hidup yg kekal. Jadi bukan sekedar meminta minta berkat, minta kaya raya, kalau sakit minta sembuh dan berputar putar di sekitar keinginan jasmani itu itu saja... Itulah sesungguhnya panggilan kita, dgn demikian saudara dan saya akan menggenapi kebenaran dan menghidupi hidup sbg 'manusia Allah', yg sama spt Kristus berjalan sbg manusia, tapi memiliki pandangan dan focus hidup yg ada di pikiran Allah. Pertajam iman kita mulai sekarang... iman yg Tuhan berikan bagi kita bukan sekedar utk membuat kita menjadi pengemis yg merengek rengek minta diberkati... tapi meratap dan berseru seru utk minta diubahkan dan diprocess Tuhan,... disempurnakan utk menyukakan hati Bapa di Surga.

dibuat pada : 2016-07-01 09:05:02

Kamis, 30 Juni 2016

1 Timotius 6:11-12 "Tetapi Engkau Hai Manusia Allah, Jauhilah Semuanya Itu, Kejarlah Keadilan, Ibadah, Kesetiaan, Kasih, Kesabaran Dan Kelembutan.

Bertandinglah Dalam Pertandingan Iman Yang Benar Dan Rebutlah Hidup Yang Kekal. Untuk Itulah Engkau Telah Dipanggil Dan Telah Engkau Ikrarkan Ikrar Yang Benar Di Depan Banyak Saksi..."

Jadi Sekarang Kita Mengenal Bahwa Pertandingan Iman Yg Benar Adalah Yg Berjuang Utk Merebut Nilai Nilai Kekekalan, Bukan Sekedar Supaya Menjadi Lebih Kaya Raya, Lebih Suksess, Lebih Kuat Dll. Itulah Yg Selama Tiga Setengah Tahun Diperjuangkan Oleh Yesus... Tapi Sayangnya Hari Hari Ini Jauh Lebih Banyak Gereja Dan Anak Anak Tuhan Yg Salah Mengarahkan Focus Perjuangan Iman-nya... Jika Kita Dibuat Menjadi Lebih Kaya, Nilai Kekekalan Apa Yg Kita Dapatkan Dari Semua Itu? Kadang Justru Kegagalan Menjadi Sarana Yg Sangat Baik Yg Tuhan Kerjakan Utk Mengembalikan Kita Kpd Focus Yg Benar Dan Utk Membangun Kharakter Illahi Didlm Kita. Coba Renungkan Dan Lihat Kembali, Keadilan, Kesabaran, Kelemah Lembutan Dan Kesetiaan Spt Yg Dikatakan Pada Ayat Diatas, Bukankah Semua Itu Hanya Akan Terbukti Ketika Masalah Terjadi?, Pada Saat Tekanan Dirasakan, Goncangan Terjadi Yg Membutuhkan Iman Utk Keluar Dari Semua Itu, Itulah Sarana Tuhan Utk Mengukir Kharakter Illahi Didiri Kita.

dibuat pada : 2016-06-29 19:58:47

Rabu, 29 Juni 2016

1 Timotius 6:11-12 "Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi..."

Ketika Paulus mengajarkan Timotius yg muda utk memahami makna bertanding didlm pertandingan iman yg benar, Paulus mengajarkan yg perlu dikejar adalah '...keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran, dan kelembutan...' Bukankah hal itu berbeda dgn arti 'iman' yg kita kenal selama ini? Kita berdoa dgn iman utk mendapatkan berkat berkat jasmani... jika sakit, kita berdoa utk disembuhkan, ketika kekurangan, kita beriman utk berkelimpahan,... Semua itu tdk salah, tapi bukan itu tujuan iman kita... coba perhatikan kitab Ibrani 12:2 ini: "...Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah." Imam yg dibawa kpd kesempurnaan Kristus adalah tekun memikul salib... itulah penyangkalan diri utk mendapatkan kharakter Kristus.

dibuat pada : 2016-06-28 19:10:47

Selasa, 28 Juni 2016

1 Timotius 6:11-12 "Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi..."

Coba simak sekali lagi, mengapa Paulus harus menegaskan kata kata 'pertandingan iman yg benar,... dan rebutlah hidup yg kekal?' Jika dikatakan 'pertandingan iman yg benar' apakah ada 'pertandingan iman yg tdk benar'? Ternyata sejak jaman Paulus sekalipun, ada sebagian orang Kristen yg menyebut diri orang percaya, melakukan peraturan agamawi dgn setia, berdoa dan mempersembahkan korban korban bagi Tuhan, bahkan percaya dan mengimani kemaha kuasaan Tuhan, namun ternyata 'iman percaya tsb tdk benar!'. Didlm kisah Rasul 8, ada seorang mantan tukang sihir yg bernama Simon, yg masih belum dipulihkan sungguh sungguh hidupnya, mencoba utk 'membeli karunia Roh Kudus' dari para Rasul, kemudian Petrus dgn tegas menghardik Simon karena kesesatannya tsb. Simon ingin menggunakan karunia karunia tsb utk mendatangkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Bukankah hari hari ini juga ada begitu banyak anak anak Tuhan yg menggunakan iman-nya (salah satu karunia Roh Kudus) utk kepentingan diri sendiri, bukan utk 'merebut hidup yg kekal?' bagaimana dgn kita?

dibuat pada : 2016-06-27 20:21:11

Senin, 27 Juni 2016

1 Timotius 6:11-12 "Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi..."

Ada dua hari penting yg masing masing kita miliki, yg kedua bahkan lebih penting dari yg pertama, namun sayangnya, sebagian besar orang tdk pernah mengalami hari terpenting atau hari penting kedua tsb. Yg pertama adalah hari dimana kita dilahirkan, dan yg kedua adalah hari dimana kita menemukan alasan kenapa yg pertama terjadi,... atau utk tujuan apa hari yg pertama terjadi... Perhatikan bagian terakhir dari ayat diatas, '...Untuk itulah engkau telah dipanggil...' Inilah yg sangat penting utk kita renungkan dan perjuangkan, sebab setelah kita menemukan tujuan atau alasan mengapa kita hidup dan utk apa sebenarnya kita ada, hidup kita tdk akan lagi sia sia. Jika kita perhatikan ayat sebelumnya diatas, Paulus dgn tegas menerangkan kpd Timotius anaknya bahwa 'memperjuangkan pertandingan iman yg benar' adalah tujuan panggilan hidup kita. Jika kita menyadari kebenaran ini, maka perjuangan dlm pertandingan iman yg benar bukanlah sekedar acara ibadah, ritual ritual agamawi yg mungkin biasa kita kenal, tapi jauh lebih mulia dari semua itu, sebab itulah tujuan panggilan hidup kita.

dibuat pada : 2016-06-26 20:29:38

Jumat, 24 Juni 2016

Mazmur 25:21 "...Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku, sebab aku menanti-nantikan Engkau."

Berjalan di kawal oleh kejujuran dan ketulusan membutuhkan penyangkalan diri. Kadang kita akan dibuat menjadi rugi, jika mau berkata jujur... tdk mendapatkan apa apa, bahkan bisa saja menjadi rugi,... dlm hal tsb lah akan terbukti siapa atau apa yg mengawal kita. Dlm process-nya, perjalanan yg dikawal oleh kejujuran dan ketulusan adalah perjalanan memikul salib dan mengikut Tuhan, sebab bukankah Firman Tuhan di dlm  Matius 16:24 menyatakan: "...Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku..." Mulailah melatih diri sendiri utk berjalan didlm ketulusan, yaitu mengerjakan pekerjaan dan pelayanan kita tanpa niat terselubung, dgn sejujurnya, sekalipun hal tsb mengandung resiko, dgn demikian, engkau membuktikan kpd dirimu sendiri bahwa engkau sedang menanti nantikan dan berharap kpd Tuhan.

dibuat pada : 2016-06-23 18:38:07