Morning Dew

Selasa 13 Maret 2018

Shalom Selamat Pagi, Perhatikan Ayat Ayat Ini : 
Kejadian 23:1-6, 12-16 "...Sara Hidup Seratus Dua Puluh Tujuh Tahun Lamanya; Itulah Umur Sara. 
Kemudian Matilah Sara Di Kiryat-Arba, Yaitu Hebron, Di Tanah Kanaan, Lalu Abraham Datang Meratapi Dan Menangisinya.
Sesudah Itu Abraham Bangkit Dan Meninggalkan Isterinya Yang Mati Itu, Lalu Berkata Kepada Bani Het: 
"Aku Ini Orang Asing Dan Pendatang Di Antara Kamu; Berikanlah Kiranya Kuburan Milik Kepadaku Di Tanah Kamu Ini, Supaya Kiranya Aku Dapat Mengantarkan Dan Menguburkan Isteriku Yang Mati Itu." 
Bani Het Menjawab Abraham: 
"Dengarlah Kepada Kami, Tuanku. Tuanku Ini Seorang Raja Agung Di Tengah-tengah Kami; Jadi Kuburkanlah Isterimu Yang Mati Itu Dalam Kuburan Kami Yang Terpilih, Tidak Akan Ada Seorang Pun Dari Kami Yang Menolak Menyediakan Kuburannya Bagimu Untuk Menguburkan Isterimu Yang Mati Itu." 
Lalu Sujudlah Abraham Di Depan Penduduk Negeri Itu 
Serta Berkata Kepada Efron Dengan Didengar Oleh Mereka: "Sesungguhnya, Jika Engkau Suka, Dengarkanlah Aku: Aku Membayar Harga Ladang Itu; Terimalah Itu Dari Padaku, Supaya Aku Dapat Menguburkan Isteriku Yang Mati Itu Di Sana." 
Jawab Efron Kepada Abraham: 
"Tuanku, Dengarkanlah Aku: Sebidang Tanah Dengan Harga Empat Ratus Syikal Perak, Apa Artinya Itu Bagi Kita? Kuburkan Sajalah Isterimu Yang Mati Itu."
Lalu Abraham Menerima Usul Efron, Maka Ditimbangnyalah Perak Untuk Efron, Sebanyak Yang Dimintanya Dengan Didengar Oleh Bani Het Itu, Empat Ratus Syikal Perak, Seperti Yang Berlaku Di Antara Para Saudagar.‎"

Integritas Seseorang Akan Terlihat Bukan Sekedar Ketika Kita Berani Berkata Jujur, Tapi Sangat Jelas Ditunjukan Dari Tindakan Yang Kita Lakukan Saat Kita Berada Di Posisi Yang Berpengaruh Atau Saat Sedang Memegang Kekuasaan. 
Berpengaruh Atau Memegang Kekuasaan Bukan Sekedar Diartikan Yang Sedang Duduk Di Kursi Kekuasaan, Tapi Bisa Juga ‎ketika Seseorang Ada Diposisi Yang Sangat Menentukan, Sekalipun Bukan Sebagai Penguasa.

Sebagai Seorang Hamba Tuhan, Kita Tahu Perkataan Kita Akan Didengar Orang-orang Yang Kita Gembalakan, Mudah Sekali Untuk Memanfaatkan Orang-orang Tersebut Untuk Kepentingan Kita Sendiri.... Integritas Akan Terlihat Jelas Dalam Hal Ini.

Sebagai Seorang Yang Kekurangan Didalam Gereja Lokal, Kita Tahu Bahwa Saya Perlu Ditolong, Kita Bisa Dengan Mudah Memanfaatkan Orang-orang Lain Atas Nama Kekurangan Kita Demi Tujuan Memenuhi Kemauan Atau Keinginan Diri Sendiri.... Integritas Akan Terlihat Jelas Dalam Hal Ini.

Sebagai Seorang Yang Memegang Sedikit Berkat Berkat Tuhan, Atau Seorang Pe-business, Terkadang Kita Diperhadapkan Dengan Kesempatan Untuk Berdagang Dengan Orang Lain, Keputusan Atau Cara Kita Berbusiness Itu Akan Sangat Jelas Menunjukan Integritas Yang Ada Pada Kita...

Abraham Sangat Dihormati Di Hebron Yang Adalah Masuk Wilayah Tanah Kanaan, Tanah Perjanjian. Satu Kali, Sarah Istri Abraham Meninggal Di Kiryat-Arba Yaitu Wilayah Hebron... Abraham Hendak Mencari Sebuah Kuburan Untuk Istrinya, Dan Figure Abraham Adalah Pribadi Yang Sangat Dihormati Di Hebron Bahkan Diseluruh Tanah Kanaan... Seluruh Penduduk Hebron Dengan Sukacita Dan Rela Memberikan Tanpa Bayaran Tanah Dan Gua Kuburan Untuk Menguburkan Sarah Disana... Mereka Bahkan Memaksa Abraham Untuk Tidak Memusingkan Semua Itu Dan Ambil Saja... 

Abraham Tidak Meminta Untuk Dapat Gratis, Dia Juga Tidak Memperdaya Orang Lain, Apalagi Merampas Milik Orang Lain, Tapi Suara Hati Nuraninya Berkata: JANGAN!!! Bayar Harganya Yang Wajar Sesuai Dengan Permintaan Dari Mereka Atau Sesuai Harga Pasar... Sehingga Sekalipun Dipaksa Ambil, Abraham Berkata, Tidak... Bukan Seperti Itu, Sebutkan Harganya... Aku Akan Bayar... Itulah Integritas Abraham Bapa Leluhur Kita...

Disepanjang Alkitab, Banyak Contoh Contoh Kesaksian Suara Hati Nurani Yang Berintegritas Dan Juga Yang Jahat...

‎Di 2 Samuel 24, Ada Seorang Pemilik Pengirikan, Orang Yebus Bernama Arauna. Daud Mendapat Perintah Tuhan Untuk Membangun Mezbah Di Tempat Pengirikan Arauna Tersebut Demi Untuk Menghentikan Tulah Bagi Israel. Daud Hendak Membeli Tempat Tersebut, Tapi Arauna Memaksa Untuk Menyerahkannya Secara Gratis, Namun Ditolak Oleh Daud,sebab Memang Bukan Daud Tidak Memiliki Uang Tersebut.. Daud Tidak Berlaku Salah Jika Dia Terima Saja Pemberian Arauna, Tapi Integritas Didlm Hati Nuraninya Bersaksi, Jangan... Bayar Penuh Harganya...


Sebaliknya Raja Ahab Ketika ‎ingin Menguasai Kebun Anggur Nabot Yang Berada Disamping Istananya, Ketika Nabot Menolak Menjualnya, Ahab Dengan Bantuan Izabel Istrinya Merampas Kebun Anggur Tersebut Sesuka Hatinya, Itulah Integritas Ahab Dan Izabel...


Pagi Ini Kita Belajar Betapa Pentingnya Untuk Menjaga Hati Nurani Yang Murni Dan Bersih, Mulai Dengan Menimbang Nimbang Keuntungan Yang Datang Didepan Mata Kita... Tidak Semua Yang Kuning Kuning Panjang Itu Pisang... Sebab Ada Juga Yang Kuning Kuning Ngambang Dikali Ternyata Bukan Pisang... Jadi Jangan Lahap Semua Yang Kelihatannya Baik. Tidak Semua Yang Kelihatannya Baik Atau Yang Menguntungkan Itu Datangnya Dari Tuhan, Timbang Dan Gunakan Hati Nuranimu... Senjata Penimbang Yang Paling Benar Adalah Apa Yang Yesus Katakan: " Kasihi Sesamamu Manusia Spt Dirimu Sendiri..." Dengan Dasar Ini, Coba Tempatkan Diri Kita Diposisi Orang Tersebut, Bersediakah Saya Diperlakukan Seperti Saya Sedang Merencanakan Memperlakukan Orang Tersebut? Kalau Kita Jujur, Guiding Principle Ini Akan Menjadi Patok Yang Kokoh...


Jesus Loves You And So Do I

dibuat : 2018-03-13 10:03:49