Morning Dew

Rabu,07 November 2018

Morning Dew 

Shalom, Selamat Pagi, Perhatikan Ayat Ayat Ini : 
1 Raja-raja 21:2-6 
"...Berkatalah Ahab Kepada Nabot: "Berikanlah Kepadaku Kebun Anggurmu Itu, Supaya Kujadikan Kebun Sayur, Sebab Letaknya Dekat Rumahku. Aku Akan Memberikan Kepadamu Kebun Anggur Yang Lebih Baik Dari Pada Itu Sebagai Gantinya, Atau Jikalau Engkau Lebih Suka, Aku Akan Membayar Harganya Kepadamu Dengan Uang." 
Jawab Nabot Kepada Ahab: "Kiranya TUHAN Menghindarkan Aku Dari Pada Memberikan Milik Pusaka Nenek Moyangku Kepadamu!" 
Lalu Masuklah Ahab Ke Dalam Istananya Dengan Kesal Hati Dan Gusar Karena Perkataan Yang Dikatakan Nabot, Orang Yizreel Itu, Kepadanya: "Tidak Akan Kuberikan Kepadamu Milik Pusaka Nenek Moyangku." Maka Berbaringlah Ia Di Tempat Tidurnya Dan Menelungkupkan Mukanya Dan Tidak Mau Makan. 
Lalu Datanglah Izebel, Isterinya, Dan Berkata Kepadanya: "Apa Sebabnya Hatimu Kesal, Sehingga Engkau Tidak Makan?"
Lalu Jawabnya Kepadanya: "Sebab Aku Telah Berkata Kepada Nabot, Orang Yizreel Itu: Berikanlah Kepadaku Kebun Anggurmu Dengan Bayaran Uang Atau Jika Engkau Lebih Suka, Aku Akan Memberikan Kebun Anggur Kepadamu Sebagai Gantinya. Tetapi Sahutnya: Tidak Akan Kuberikan Kepadamu Kebun Anggurku Itu."

Jika Kita Melihat Percakapan Antara Raja Ahab Dan Nabot Pemilik Kebun Anggur Disebelah Istana Raja, Seakan Percakapan Atau Tawaran Raja Ahab Itu Wajar Dan Bahkan Terkesan Sangat Bijaksana. Sebagai Raja Sekalipun, Dia Masih Ingin Membayar Dengan Uang Atau Ditukar Dengan Kebun Anggur Lain Yang Lebih Baik Sehingga Ahab Bisa Menerima Kebun Anggur Nabot Dengan Membayar Harga Yang Wajar Bahkan Diatas Harga Wajar...

Masalah Yang Terjadi Adalah Seperti Yang Diceritakan Di Ayat-ayat Berikutnya Demikian: 
‎1 Raja-raja 21:5-10 "Lalu Datanglah Izebel, Isterinya, Dan Berkata Kepadanya: "Apa Sebabnya Hatimu Kesal, Sehingga Engkau Tidak Makan?"
Lalu Jawabnya Kepadanya: "Sebab Aku Telah Berkata Kepada Nabot, Orang Yizreel Itu: Berikanlah Kepadaku Kebun Anggurmu Dengan Bayaran Uang Atau Jika Engkau Lebih Suka, Aku Akan Memberikan Kebun Anggur Kepadamu Sebagai Gantinya. Tetapi Sahutnya: Tidak Akan Kuberikan Kepadamu Kebun Anggurku Itu." 
Kata Izebel, Isterinya, Kepadanya: "Bukankah Engkau Sekarang Yang Memegang Kuasa Raja Atas Israel? Bangunlah, Makanlah Dan Biarlah Hatimu Gembira! Aku Akan Memberikan Kepadamu Kebun Anggur Nabot, Orang Yizreel Itu."
Kemudian Ia Menulis Surat Atas Nama Ahab, Memeteraikannya Dengan Meterai Raja, Lalu Mengirim Surat Itu Kepada Tua-tua Dan Pemuka-pemuka Yang Diam Sekota Dengan Nabot.
Dalam Surat Itu Ditulisnya Demikian: "Maklumkanlah Puasa Dan Suruhlah Nabot Duduk Paling Depan Di Antara Rakyat.
Suruh Jugalah Dua Orang Dursila Duduk Menghadapinya, Dan Mereka Harus Naik Saksi Terhadap Dia, Dengan Mengatakan: Engkau Telah Mengutuk Allah Dan Raja. Sesudah Itu Bawalah Dia Ke Luar Dan Lemparilah Dia Dengan Batu Sampai Mati."

Izebel Istri Ahab Mengusulkan Dan Melakukan Sesuatu Atas Nama Ahab Perkara Keji Yang Dapat Kita Simpulkan Seperti Ini:

- Manusia Akan Jatuh Ke Dalam Kesombongan Dan Kejahatan Yang Sangat Dalam Apabila Manusia Sudah Merasa "ber-hak‎" Untuk Melakukan Atau Menerima Sesuatu... Bukankah Itu Yang Ada Dipikiran Dan Di Hati Izebel Ketika Dia Berkata: 1 Raja-raja 21:7 " Kata Izebel, Isterinya, Kepadanya: "Bukankah Engkau Sekarang Yang Memegang Kuasa Raja Atas Israel? Bangunlah, Makanlah Dan Biarlah Hatimu Gembira! Aku Akan Memberikan Kepadamu Kebun Anggur Nabot, Orang Yizreel Itu."
‎---> Semua Yang Ada Pada Kita, Baik Itu Kekuasaan, Kekayaan, Ketrampilan Atau Apapun Juga, Semua Itu Dari Tuhan, Jangan Pernah Merasa Itu Adalah Hasil Usaha Saya Sendiri Sehingga Memupuk Pola Pikir, SAYA BER HAK UNTUK SEMUA ITU!!!

- Hukum Ketiga Dari 10 Perintah Allah Berkata: Keluaran 20:7 "... Jangan Menyebut Nama TUHAN, Allahmu, Dengan Sembarangan, Sebab TUHAN Akan Memandang Bersalah Orang Yang Menyebut Nama-Nya Dengan Sembarangan." Berkali Kali Saya Menasehati Anak-anak Tuhan Dan Juga Hamba-hamba Tuhan Agar Tdk Selalu Secara Sembarangan Membawa Bawa Tuhan Dlm Pembicaraan Mereka, Apalagi Kalau Itu Hanya Sekedar Utk Menunjukan Betapa Rohaninya Dirinya Itu,atau Bahkan Utk Menutup Nutupi Dosanya Sendiri Dgn Menampilkan Dirinya Sbg Orang Yg Rohani. Itulah Makna Dari Menyebut Nama TUHAN Dgn Sembarangan Atau Dgn Sia Sia... Izebel Memuluskan Tujuan Jahatnya Dgn Mengadakan Puasa Raya, 1 Raja-raja 21:9-10 Menjelaskan Perkataan Izebel: "Maklumkanlah Puasa Dan Suruhlah Nabot Duduk Paling Depan Di Antara Rakyat. Suruh Jugalah Dua Orang Dursila Duduk Menghadapinya, Dan Mereka Harus Naik Saksi Terhadap Dia, Dengan Mengatakan: Engkau Telah Mengutuk Allah Dan Raja. Sesudah Itu Bawalah Dia Ke Luar Dan Lemparilah Dia Dengan Batu Sampai Mati." ‎---> Puasa Raya Dan Perayaan Ibadah Kerohanian Digunakan Utk Memuluskan Kerakusan Hatinya Sendiri... Bukankah Sering Kita Menemukan Mimbar Dikotori Dengan Perkataan Perkataan Seperti Itu, Yang Tujuannya Supaya Saya Diuntungkan Dengan Mengatas Namakan Tuhan? 


‎Itulah Roh Izebel, Merasa Berhak Dan Menghalalkan Segala Cara Atas Nama Tuhan... Jauhi Yang Seperti Itu!


Jesus Loves You And So Do I

dibuat : 2018-11-07 07:01:40