Morning Dew

Jumat,12 April 2019

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
Mazmur 52:1-11
"...Untuk pemimpin biduan. Nyanyian pengajaran Daud, 
(52-2) ketika Doëg, orang Edom itu, datang memberitahukan kepada Saul, bahwa Daud telah sampai di rumah Ahimelekh. 
(52-3) Mengapa engkau memegahkan diri dengan kejahatan, hai pahlawan, terhadap orang yang dikasihi Allah sepanjang hari?  
(52-4) Engkau merancangkan penghancuran, lidahmu seperti pisau cukur yang diasah, hai engkau, penipu! 
(52-5) Engkau mencintai yang jahat lebih dari pada yang baik, dan dusta lebih dari pada perkataan yang benar. Sela 
(52-6) Engkau mencintai segala perkataan yang mengacaukan, hai lidah penipu! 
(52-7) Tetapi Allah akan merobohkan engkau untuk seterusnya, Ia akan merebut engkau dan mencabut engkau dari dalam kemah, membantun engkau dari dalam negeri orang-orang hidup. Sela
(52-8) Maka orang-orang benar akan melihatnya dan menjadi takut, dan mereka akan menertawakannya: 
(52-9) "Lihatlah orang itu yang tidak menjadikan Allah tempat pengungsiannya, yang percaya akan kekayaannya yang melimpah, dan berlindung pada tindakan penghancurannya!" 
(52-10) Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan selamanya. 
(52-11) Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyhurkannya di depan orang-orang yang Kaukasihi!..."

Mazmur Daud diatas adalah sebuah lagu pengajaran yg penting utk kita gereja Tuhan perhatikan. Saudara‎ perlu membaca seluruh kitab 1 Samuel 21&22 utk mengetahui dan memahami kisah yg terjadi dgn Doëg, seorang pahlawan Saul dari Edom.

Doëg begitu mencinta posisi yg tinggi, dan tentunya dgn posisi yg tinggi, dia akan mendapatkan harta dan keuntungan yg besar, sedemikian rupa hingga Doëg rela utk menghalalkan segala cara termaksud bermain dua muka dihadapan imam Ahimelek dan raja Saul.‎ Akibat tindakan Doëg yg munafik dan bermain dua muka, banyak orang lain dicelakakan, termaksud tujuan Tuhan ingin dihancurkan oleh Doëg orang Edom itu.

Kemunafikan itu motivasinya adalah keuntungan diri sendiri, entah itu karena uang atau posisi, atau bahkan dua duanya. Mazmur pengajaran Daud pagi ini menjelaskan bahwa apapun motivasinya, kemunafikan tdk akan langgeng... it's pay day some day, kita tdk dpt terus-menerus berlaku munafik dgn pakai muka suci didlm gereja dan sebaliknya diluar gereja.

Tdk ada berkat Tuhan utk orang-orang yg berlaku munafik dgn bermuka ganda, satu ketika, kejahatan yg kita simpan rapat rapat itu akan terungkap keluar, itulah pentingnya anak-anak Tuhan memperhatikan sikap hati kita sendiri, bukan sekedar tingkah laku terutama ketika kita berada didlm gereja. Perhatikan yg tdk terlihat, sebab kharakter itu adalah apa yg kita kerjakan dan pikirkan ditempat yg tersembunyi. Itulah rahasia kemurahan Tuhan yg dinikmati oleh Daud :
 "...Tetapi aku ini seperti pohon zaitun yang menghijau di dalam rumah Allah; aku percaya akan kasih setia Allah untuk seterusnya dan selamanya. 
Aku hendak bersyukur kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkaulah yang bertindak; karena nama-Mu baik, aku hendak memasyhurkannya di depan orang-orang yang Kaukasihi!..."

Berlakulah jujur dan apa adanya, jgn mengejar keuntungan diri sendiri, apalagi jika hal itu harus merugikan orang lain...

Jesus loves you and so do I 
Greetings from Labuan bajo

dibuat : 2019-04-12 12:00:14