Morning Dew

Rabu,08 Januari 2020

Shalom selamat pagi, perhatikan Firman Tuhan dibawah ini:

Yunus 3:1-8 
"Datanglah firman TUHAN kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian: 
"Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu."
Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya. 
Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: "Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan."
Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.
Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu.
Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: "Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air. 
Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya."

Thema perenungan kita pagi ini adalah:
"TUHAN membela Firman-Nya... Tdk satu pun dari Firman Tuhan yg akan kembali sia sia."

Percayakah kita bahwa Firman Tuhan itu berkuasa SEKALIPUN pengkotbah-nya sontoloyo? Coba perhatikan kutipan kisah kotbah Yunus diatas, 
- kotbahnya sederhana, hanya berkata begini: "Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan." Coba renungkan, bukankah itu lebih cocok disebut mengancam daripada berkotbah?, belum lagi,
- Yunus juga menyampaikan kotbahnya dgn bersungut sungut, Yunus bahkan kecewa waktu penduduk Niniwe bertobat, coba perhatikan: Yunus 4:1-2 "Tetapi hal itu sangat mengesalkan hati Yunus, lalu marahlah ia. 
Dan berdoalah ia kepada TUHAN, katanya: "Ya TUHAN, bukankah telah kukatakan itu, ketika aku masih di negeriku? Itulah sebabnya, maka aku dahulu melarikan diri ke Tarsis, sebab aku tahu, bahwa Engkaulah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya."
Dimana pernah ada pengkotbah yg kecewa dan kesal karena kotbahnya berdampak effektive membuat orang, bahkan satu bangsa bertobat? TIDAK PERNAH ADA KECUALI YUNUS!!! 

Inilah rahasia yg perlu kita ingat hari ini,
Yg berkuasa adalah Firman Tuhan bukan pembicara Firman Tuhan, bukan nabi bukan yg berkotbah atau bernubuat. Firman itulah yg berkuasa!!! Sadarkah saudara akan hal tsb? Jika kita sadar, tdk akan lagi mungkin kita akan mengeluh bahwa pengkotbahnya tdk bagus, itu sebabnya tdk bertumbuh... Bertumbuh atau tdk, itu pilihan kita sendiri, menjadi tua itu pasti, tapi menjadi dewasa itu pilihan.

Pesan bagi para pengkotbah, jgn sombong, jgn pernah berfikir sebab kotbah saya bagus maka orang suka mendengarkannya dan mereka diberkati! Yg berdampak itu Firman-Nya, bukan pembawa Firman.

Mari kita sama sama renungkan hal ini pagi ini.
JESUS loves you and so do I

dibuat : 2020-01-08 09:53:29