Morning Dew

Jumat,18 Januari 2019

Morning dew

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
Ezra 4:1-4 
"...Ketika lawan orang Yehuda dan Benyamin mendengar, bahwa orang-orang yang pulang dari pembuangan itu sedang membangun Bait Suci bagi TUHAN, Allah Israel, 
maka mereka mendekati Zerubabel serta para kepala kaum keluarga dan berkata kepada mereka: "Biarlah kami turut membangun bersama-sama dengan kamu, karena kami pun berbakti kepada Allahmu sama seperti kamu; lagipula kami selalu mempersembahkan korban kepada-Nya sejak zaman Esar-Hadon, raja Asyur, yang memindahkan kami ke mari." 
Tetapi Zerubabel, Yesua dan para kepala kaum keluarga orang Israel yang lain berkata kepada mereka: "Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi TUHAN, Allah Israel, seperti yang diperintahkan kepada kami oleh Koresh, raja negeri Persia." 
Maka penduduk negeri itu melemahkan semangat orang-orang Yehuda dan membuat mereka takut membangun..."

Pelajaran penting utk kita anak-anak Tuhan pagi ini adalah: Hanya karena Tuhan berkenan dan memberkati bahkan campur tangan didlm satu usaha yg kita kerjakan, entah itu satu tugas pelayanan, entah itu membangun satu rumah tangga yg benar dan berkenan kpd Tuhan, atau sekedar membangun satu usaha baru,... sekalipun‎ perkenanan Tuhan berlaku atasnya, tdk berarti bahwa kita tdk akan menghadapi tantangan dan bahkan perlawanan yg sengit... Ingat kebenaran ini sungguh-sungguh! 

Ketika pada jaman Nehemia Tuhan memberkati umat-Nya utk membangun kembali Rumah Tuhan di Yerusalem, mereka mengalami perlawanan‎. Ada orang-orang spt Sanbalat dan Tobia yg seakan akan tampil di muka bumi hanya sekedar utk menghambat rencana besar Tuhan... Jika saudara memperhatikan kisah kedua orang tsb (Sanbalat dan Tobia) didlm kitab Nehemia, maka saudara akan menemukan bahwa sama sekali tdk dituliskan ada hal hal positif atau yg membangun orang lain atau yg menambah nilai kpd pekerjaan Tuhan dan kehidupan orang-orang lain yg dilakukan oleh kedua orang ini, kecuali menghambat, melemahkan, bahkan berupaya menghancurkan pekerjaan Tuhan pada jalannya, yaitu pada jaman Nehemia...

Hal yg sama terjadi lagi pada jaman Ezra, ketika satu rencana besar Tuhan terjadi utk membangun Rumah Tuhan dijaman Ezra, ada sekelompok orang yg tujuan hidupnya hanya sekedar merongrong dan melemahkan, bahkan menghancurkan rencana Tuhan utk jaman hidupnya... what a pity!!! Betapa sangat disayangkan,... betapa sia sia hidup manusia yg tercatat prestasi dan kinerjanya hanya sekedar utk melemahkan pekerjaan Tuhan atas jaman tsb, yg berusaha menahan, membendung, bahkan menghancurkan rencana besar Tuhan atas jaman dimana dia hidup... Tapi sayangnya, sekalipun sejarah berulang ulang kali membuktikan, tetap saja ada orang-orang yg hidup SEKEDAR UNTUK MENGHANCURKAN RENCANA TUHAN ATAS JAMAN-NYA... Pastikan itu bukan saudara dan saya!!! Sebab hidup yg spt itu adalah hidup yg paling sia sia... ---> Renungkan kebenaran ini sepanjang akhir pekan ini,... Apakah saya termaksud orang-orang yg menambah nilai kpd orang lain atau kpd pekerjaan Tuhan yg terjadi pada jaman saya, atau sebaliknya saya menjadi orang yg menahan dan sedang berusaha menghancurkan rencana agung Tuhan pada jaman saya? Lihat dan selidiki dasar hatimu yg terdalam... periksa tindakan dan perkataan perkataan mu, jika saudara tdk menambah nilai, maka pasti engkau menghancurkan... one way or the other, entah ini atau itu, tdk ada yg ditengah tengah!

Pada jaman Ezra, tokoh tokoh yg tdk menambah nilai, melainkan yg menghambat dan berusaha menghancurkan rencana Tuhan pada jaman itu bertindak lebih halus, tapi ini jauh lebih berbahaya. 

Coba perhatikan sekali lagi:‎ Ezra 4:1-2 "Ketika lawan orang Yehuda dan Benyamin mendengar, bahwa orang-orang yang pulang dari pembuangan itu sedang membangun Bait Suci bagi TUHAN, Allah Israel, maka mereka mendekati Zerubabel serta para kepala kaum keluarga dan berkata kepada mereka: "Biarlah kami turut membangun bersama-sama dengan kamu, karena kami pun berbakti kepada Allahmu sama seperti kamu;lagipula kami selalu mempersembahkan korban kepada-Nya sejak zaman Esar-Hadon, raja Asyur, yang memindahkan kami ke mari." 


Mereka dtg sbg teman yg mau membantu, mau ikut melayani dan mau meringankan beban, mereka bahkan menyatakan iman percaya yg sama... tapi ketika mereka tdk diberi kesempatan, atau ketika niat mereka tdk diterima spt yg mereka harapkan, lalu inilah yg terjadi:

Ezra 4:3-5 "...Tetapi Zerubabel, Yesua dan para kepala kaum keluarga orang Israel yang lain berkata kepada mereka: "Bukanlah urusan kita bersama, sehingga kamu dan kami membangun rumah bagi Allah kami, karena kami sendirilah yang hendak membangun bagi TUHAN, Allah Israel, seperti yang diperintahkan kepada kami oleh Koresh, raja negeri Persia." 

Maka penduduk negeri itu melemahkan semangat orang-orang Yehuda dan membuat mereka takut membangun. Bahkan, selama zaman Koresh, raja negeri Persia, sampai zaman pemerintahan Darius, raja negeri Persia, mereka menyogok para penasihat untuk melawan orang-orang Yehuda itu dan menggagalkan rancangan mereka."


---> Inilah sikap atau tindakan, perkataan yg paling sering kita temukan didlm gereja akhir jaman ini, orang dtg kegereja utk tujuan terselubung, utk dapat sesuatu dari gereja, atau dari orang gereja, atau dari Tuhan sekalipun... ketika yg dia harapkan tdk terjadi, maka mereka akan mati matian melemahkan bahkan bila perlu menghancurkan pekerjaan Tuhan atau hidup orang lain...  Dgn segala hormat, saudara-saudaraku, renungkan kebenaran ini sepanjang akhir pekan ini,... Inilah satu penyakit cancer yg paling mematikan dan berbahaya yg hidup subur diantara anak-anak Tuhan hari-hari ini, mereka tdk sadar bahwa mereka adalah seteru Kristus yg berusaha melawan rencana Tuhan yg sedang terjadi di jaman ini...


Sekali lagi, doa dan harapan saya, saudara dan saya bukan salah satu dari seteru Kristus di jaman ini... tapi rendahkan diri kita, renungkan dan selidiki hati kita masing-masing....


Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2019-01-18 16:22:53

Kamis,17 Januari 2019

Shalom Selamat Pagi, Perhatikan Ayat Ayat Ini : 
Ezra 1:1-4 
"...Pada Tahun Pertama Zaman Koresh, Raja Negeri Persia, TUHAN Menggerakkan Hati Koresh, Raja Persia Itu Untuk Menggenapkan Firman Yang Diucapkan Oleh Yeremia, Sehingga Disiarkan Di Seluruh Kerajaan Koresh Secara Lisan Dan Tulisan Pengumuman Ini:
"Beginilah Perintah Koresh, Raja Persia: Segala Kerajaan Di Bumi Telah Dikaruniakan Kepadaku Oleh TUHAN, Allah Semesta Langit. Ia Menugaskan Aku Untuk Mendirikan Rumah Bagi-Nya Di Yerusalem, Yang Terletak Di Yehuda. 
Siapa Di Antara Kamu Termasuk Umat-Nya, Allahnya Menyertainya! Biarlah Ia Berangkat Pulang Ke Yerusalem, Yang Terletak Di Yehuda, Dan Mendirikan Rumah TUHAN. Allah Israel, Yakni Allah Yang Diam Di Yerusalem. 
Dan Setiap Orang Yang Tertinggal, Di Mana Pun Ia Ada Sebagai Pendatang, Harus Disokong Oleh Penduduk Setempat Dengan Perak Dan Emas, Harta Benda Dan Ternak, Di Samping Persembahan Sukarela Bagi Rumah Allah Yang Ada Di Yerusalem."

Inilah Satu Bukti Dari Kedaulatan Tuhan Dan Akan Pentingnya Setiap Anak-anak Tuhan Belajar Utk Menghormati Authoritas Yg Ada Diatasnya:

Koresh Adalah Raja Persia, Yg Sekarang Disebut Sebagai Negara Iran. Tahun Pertama Koresh Menjadi Raja, Tuhan Langsung Menggerakkan Hati Raja Koresh Utk Menggenapkan Nubuatan Yeremia... Coba Renungkan Sebentar, 70 Tahun Sebelumnya, Seorang Nabi Di Yehuda Bernama Yeremia Bernubuat, Akan Dtg Penindasan Dari Tanah Kasdim Atau Babel Dan Akan Berlangsung 70 Tahun... Dan Itu Sungguh Terjadi. Babel Kemudian Digantikan Oleh Kerajaan Persia, Dan Keturunan Raja Persia Yg Menduduki Masa Akhir Dari 70 Tahun Nubuatan Yeremia Adalah Raja Koresh. Baru Saja Koresh Duduk Sbg Raja, Ditahun Pertama-nya, Tuhan Langsung Menggerakkan Hatinya Utk Bertindak, Utk Mengembalikan Kemuliaan Yerusalem...

Ingat, Koresh Bukan Orang Israel, Tapi Tuhan Secara Specific Menggerakkan Hatinya Utk Bertindak Dan Membangun Kembali Rumah Tuhan Di Yerusalem, Itulah Bukti Kedaulatan Tuhan... Tuhan Mengangkat Dan Menurunkan Raja-raja, Tuhan Bisa Memakai Siapapun Utk Tujuan Kehendak-Nya. Bukankah Firman Tuhan Berkata:
Amsal 21:1 "...Hati Raja Seperti Batang Air Di Dalam Tangan TUHAN, Dialirkan-Nya Ke Mana Ia Ingini." ----> Jika Kita Sungguh-sungguh Mengerti Kebenaran Ini, Kita Akan Menjadi Anak-anak Tuhan Yg Penuh Dengan Damai Sejahtera Tuhan Dan Hidup Tenang,... Tdk Perlu Menjilat Kilat Kepada Siapapun.

Perhatikan Kebenaran Ini, Jika Kita Sungguh-sungguh Percaya Bahwa "Hati Raja Seperti Batang Air Di Dalam Tangan TUHAN, Dialirkan-Nya Ke Mana Ia Ingini...", Maka Kita Tdk Akan Perlu Menjilat Kepada Raja Sekalipun!!! Terlalu Banyak Pemandangan Yg Saya Temukan, Dimana Orang-orang Kaya Dijilati, Karena Dianggap Memiliki Banyak Kekayaan Yg Dpt Melegakan Kita, Atau Minimal Kita Bisa Kecipratan... Banyak Pejabat Dijilati, Sebab Kebijakan Yg Dia Buat Dapat Menguntungkan Saya... Bahkan Tdk Sedikit Anak-anak Tuhan Atau Gereja Juga Melakukan Hal Yg Sama... Orang-orang Kaya Menjadi Anggota Terhormat Dari Gereja Gereja... Semua Itu Adalah Bukti Kita Tdk Benar-benar Percaya Akan Kedaulatan Tuhan Yg Berkata: "...Hati Raja Seperti Batang Air Di Dalam Tangan TUHAN, Dialirkan-Nya Ke Mana Ia Ingini."  

Pagi Ini Kita Belajar Satu Kebenaran Bahwa Tuhan Itu Berkuasa Dan Memegang Kekuasaan... Semua Yg Terjadi Ada Didlm Rencana Tuhan Dan Dia Sedang Bekerja... Jgn Pernah Takut Dan Gentar Ketika Keadaan Tdk Menunjukan Sesuatu Yg Baik Sekalipun, Sebab Dari Arah Yg Sama Sekali Tdk Disangka Sangka, Tuhan Bisa Bergerak...‎ Rakyat Yahudi Sudah Begitu Putus Asa, Mereka Selama 70 Tahun Sudah Tdk Berbangsa Lagi, Negri Mereka Menjadi Jajahan Bangsa Bangsa,... Mereka Tercerai Berai Keseluruh Bumi... Tiba Tiba, Dari Persia, TUHAN Angkat Seorang Raja Bernama Koresh, Dan Yg Pertama-tama Koresh Lakukan Atas Dorongan Tuhan Adalah Memulihkan Yerusalem Dan Umat Israel... Orang-orang Israel Sendiri Seakan Sudah Lupa, Tapi Tuhan Tdk Melupakan Mereka...

Pada Abad Modern, Hal Yg Sama Seakan Terulang Kembali,... ‎sebelum 1948, Senator Muda Yg Brilliant Di US Senate Bernama  Harry Truman Mulai Naik Daun, Kemudian Dia Menjadi President America Yg Mendobrak PBB Dan England (sebab Palestina Ada Dibawah Kekuasaan England Saat Itu) Utk Mengakui Dan Memberikan Kembali Wilayah Tanah Yehuda, Yg Saat Itu Disebut Palestina Kepada Rakyat Yahudi. Akhirnya, 14 May 1948, Berdirilah Kembali Negara Israel Yg Sudah Ribuan Tahun Tercerai Berai Keseluruh Bumi...


Semua Itu Ada Didlm Buku Sejarah Dan Itu Hanya Cuplikan Sebagian Kecil Akan Kedaulatan Allah Yg Bekerja Dari Jaman Ke Jaman...


Pagi Ini, Belajarlah Percaya Utk Tetap Dan Teguh Mengandalkan Tuhan, Sebab Kedaulatan-Nya Mengangkat Dan Menurunkan Raja-raja. Jgn Sekali Kali Lagi Menjadi Penjilat, Sebab Menjilat Kilat Itu Sangat Merusak Kharakter Illahi Didlm Diri Kita... Percaya Dan Andalkan Tuhan Saja, Berkat Bagimu Dtg Bukan Dari Orang Kaya, Tapi Dari Tuhan Sendiri...


Pray And Seek For Wisdom While Discerning The Sign Of Time. 

Jesus Loves You And So Do I 


Greetings From Ketapang

dibuat pada : 2019-01-17 03:53:50

Rabu,16 Januari 2019

Shalom Selamat Pagi, Perhatikan Ayat Ayat Ini : 
2 Tawarikh 36:11-13 
"...Zedekia Berumur Dua Puluh Satu Tahun Pada Waktu Ia Menjadi Raja Dan Sebelas Tahun Lamanya Ia Memerintah Di Yerusalem.
Ia Melakukan Apa Yang Jahat Di Mata TUHAN, Allahnya, Dan Tidak Merendahkan Diri Di Hadapan Nabi Yeremia, Yang Datang Membawa Pesan TUHAN. 
Lagipula Ia Memberontak Terhadap Raja Nebukadnezar, Yang Telah Menyuruhnya Bersumpah Demi Allah. Ia Menegarkan Tengkuknya Dan Mengeraskan Hatinya Dan Tidak Berbalik Kepada TUHAN, Allah Israel..."  

Pada Saat Zedekia Muda Menjadi Raja Atas Yehuda, Seluruh Kerajaan Di Muka Bumi Termaksud Israel Dan Yehuda Ada Dibawah Kekuasaan Kerajaan Babel Yg Dipimpin Oleh Rajanya Yg Bernama Nebukadnezar.

‎Pelajaran Penting Bagi Kita Pagi Ini Adalah, "ketaatan Kepada TUHAN Selalu Mendahului Penundukan Diri Kpd Authoritas Manusia Yg Telah Tuhan Tempatkan Diatas Kita..." Inilah Kebenaran Yg Mutlak Harus Kita Fahami. Seseorang Yg Tdk Bisa Menerima Kepemimpinan Atas Authoritas Yg Telah Tuhan Tempatkan Diatas Dirinya, Entah Itu Dalam Arti Tdk Bisa Memberi Hormat Terhadap Orang Tua Kita, Atau Hormat Terhadap Pemerintahan Yg Tuhan Tetapkan Disatu Negara, Atau Hormat Terhadap Suami, Atau Hormat Terhadap Atasan Di Perusahaan, Atau Hormat Terhadap Authoritas Gembala Didlm Satu Gereja Lokal, Selalu Semua Itu Pasti Didahului Oleh Pemberontakan Atau Penolakan Terhadap Authoritas Tuhan Sendiri Atas Dirinya... Renungkan Kebenaran Ini...
Roma 13:1-2 "Tiap-tiap Orang Harus Takluk Kepada Pemerintah Yang Di Atasnya, Sebab Tidak Ada Pemerintah, Yang Tidak Berasal Dari Allah; Dan Pemerintah-pemerintah Yang Ada, Ditetapkan Oleh Allah.
Sebab Itu Barangsiapa Melawan Pemerintah, Ia Melawan Ketetapan Allah Dan Siapa Yang Melakukannya, Akan Mendatangkan Hukuman Atas Dirinya.‎"

‎Melawan Authoritas Yg Telah Tuhan Tetapkan Diatas Kita, Itu Berarti Melawan Kehendak Dan Kedaulatan Tuhan, Demikian Juga Seseorang Hanya Akan Mampu Sungguh-sungguh Tunduk Dan Taat Terhadap Authoritas Diatasnya Apabila Dia Terlebih Dahulu Tunduk Dan Taat Terhadap Authoritas Tuhan. Akhir Hidup Zedekia Muda Mengalami Kehancuran Ketika Dia Memutuskan Utk 'memberontak' Terhadap Nebukadnezar Yg Berkuasa Atas Seluruh Kerajaan Bumi Saat Itu Termaksud Israel Dan Yehuda. Apa Yg Membuat Zedekia Muda Berlaku Sedemikian Bodoh, Padahal Saat Itu, Ada 4 Orang Muda Dari Israel Juga Yg Bahkan Dijadikan Tawanan Dan Pembantu Raja Pada Pemerintahan Raja Nebukadnezar, Yaitu Daniel, Sadrakh, Mesakh, Dan Abednego, Mengapa Daniel Dan Ke 3 Teman-teman-nya Dapat Tunduk Kpd Authoritas Raja Nebukadnezar, Sedangkan Zedekia Yg Juga Masih Muda Tdk Bersedia Tunduk Bahkan Memberontak Kpd Authoritas Nebukadnezar? Jawabannya Sederhana, Perhatikan Sekali Lagi Ayat Ayat Ini:
"...Zedekia Berumur Dua Puluh Satu Tahun Pada Waktu Ia Menjadi Raja Dan Sebelas Tahun Lamanya Ia Memerintah Di Yerusalem.
Ia Melakukan Apa Yang Jahat Di Mata TUHAN, Allahnya, Dan Tidak Merendahkan Diri Di Hadapan Nabi Yeremia, Yang Datang Membawa Pesan TUHAN. Lagipula Ia Memberontak Terhadap Raja Nebukadnezar, Yang Telah Menyuruhnya Bersumpah Demi Allah..."

Jadikan Firman Tuhan Pagi Ini Sbg Cermin Kedalaman Kharakter Dan Pengenalan Kita Akan TUHAN, Seberapa Jauh Saudara Sungguh-sungguh Mengenal Dan Menghormati Tuhan Dapat Dilihat Dari Seberapa Jauh Saudara Dan Saya Rela Utk Tunduk Dan Taat Kpd Authoritas Yg Telah Tuhan Tetapkan Diatas Kita... Jika Saudara Termaksud Orang-orang Yg Suka Mencemooh, Mengata Ngatai, Atau Bahkan Menyumpahi Dan Menghianati Authoritas Yg Telah Tuhan Tetapkan Diatasmu, Itu Bukan Kharakter Seorang Anak Tuhan Yg Benar, Justru Itulah Kebobrokan Kharakter Yg Sangat Berbahaya,... Akar Dasarnya Adalah Sebab Kita Sendiri Tdk Pernah Sungguh-sungguh Menghormati Tuhan Dengan Sepenuh Hati... Bertobat Utk Kebenaran Ini, Agar Hidupmu Dipulihkan.
 
Greetings From Pontianak 
Jesus Loves You And So Do I

dibuat pada : 2019-01-17 03:51:42

Selasa,15 Januari 2019

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
2 Tawarikh 35:20-25 
"...Kemudian dari pada semua ini, setelah Yosia memperbaiki rumah TUHAN, majulah Nekho, raja Mesir, hendak berperang di Karkemis di tepi sungai Efrat. Yosia keluar menghadapinya. 
Ia mengirim utusan kepada Yosia, dengan pesan: "Apakah urusanmu dengan aku, raja Yehuda? Saat ini aku tidak datang melawan engkau, tetapi melawan keluarga raja yang sedang kuperangi. Allah memerintahkan aku supaya segera bertindak. Hentikanlah niatmu menentang Allah yang menyertai aku, supaya engkau jangan dimusnahkan-Nya!"
Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan Allah, lalu berperang di lembah Megido.
Maka pemanah-pemanah menembaki raja Yosia, dan raja berseru kepada orang-orangnya: "Bawa aku dari sini, karena aku luka parah!"
Orang-orangnya mengangkatnya dari keretanya, lalu mengangkutnya dengan kereta cadangannya lalu membawanya ke Yerusalem. Kemudian matilah ia, lalu dikuburkan di pekuburan nenek moyangnya. Seluruh Yehuda dan Yerusalem berkabung karena Yosia. 
Yeremia membuat suatu syair ratapan mengenai Yosia. Dan sampai sekarang ini semua penyanyi laki-laki dan penyanyi perempuan menyanyikan syair-syair ratapan mengenai Yosia, dan mereka jadikan itu suatu kebiasaan di Israel. Semuanya itu tertulis dalam Syair-syair Ratapan..."

Satu kalimat yg menjadi dasar perenungan kita pagi ini adalah:
"Tidak seorangpun akan menjadi kuat atau tetap kuat, tanpa bekerja sama dgn orang-orang lainnya..." Kata 'fellowship' itu berarti 2 or more fellows in one ship, atau 2 atau lebih orang didlm satu perahu, itulah arti kata fellowship. Manusia adalah mahluk yg mutlak membutuhkan satu persekutuan, satu kerja sama, saling membutuhkan bersama dengan orang-orang lain yg Tuhan tempatkan didlm hidupnya...

Yosia adalah raja Yehuda yg sangat luar biasa, Yosia dipakai Tuhan dgn luar biasa dan hidup benar dihadapan Tuhan. Pada saat Yosia telah menjadi kuat‎, Yosia menjadi lengah dan kemudian dia menjadi 'sombong rohani...' Yosia mengandalkan pengalamannya mengiring Tuhan, dia berfikir dia sendirilah yg paling kenal Tuhan, dia sendirilah yg paling tahu apa kehendak Tuhan. Itulah sebabnya ketika raja Mesir yg bernama Nekho datang hendak berperang dengan raja Karkemis, Yosia merasa berhak utk menahan Nekho. Kemudian nasehat dari Nekho datang kpd Yosia begini bunyinya: "Apakah urusanmu dengan aku, raja Yehuda? Saat ini aku tidak datang melawan engkau, tetapi melawan keluarga raja yang sedang kuperangi. Allah memerintahkan aku supaya segera bertindak. Hentikanlah niatmu menentang Allah yang menyertai aku, supaya engkau jangan dimusnahkan-Nya!"

Katakanlah Yosia memang tdk mengerti apakah Allah sungguh-sungguh telah memerintahkan raja Mesir Nekho utk melakukan hal tsb, namun setidaknya, jika Yosia sadar bahwa MUNGKIN SAJA TUHAN BERBICARA JUGA KEPADA NEKHO RAJA MESIR, DAN TIDAK HANYA BERBICARA KEPADA DIRINYA SENDIRI..., maka Yosia akan datang dan bertanya kembali kepada TUHAN supaya dia tdk salah... Dan hal itu tdk dia lakukan!!!

Akar persoalannya adalah, Yosia merasa terlalu kuat dan sangat nyaman dengan pengalamannya berjalan bersama Tuhan, dia merasa paling mengenal Tuhan sehingga tdk pernah terbesit dipikirannya bahwa Tuhan bisa berbicara kpd Nekho, raja Mesir tanpa bicara langsung kpd Yosia raja Yehuda, itulah sombong rohani!!! Bagi rekan rekan hamba-hamba Tuhan, termaksud utk diri saya sendiri, mari kita belajar utk merendahkan hati, dimana kita bisa ditegur, termaksud bisa ditegur oleh orang-orang yg mungkin jauh lebih muda‎ dari kita, atau jauh lebih tdk berpengalaman, atau jauh lebih dangkal rohaninya menurut pandangan kita, supaya jgn akhir hidup kita menjadi sia sia... Saya tdk mengatakan Yosia binasa dan tdk selamat, saya percaya dia sudah diselamatkan, namun akhir hidupnya tdk mencapai akhir yg luar biasa, tdk mencapai Finishing Well,... sebab mungkin saja ada perkara-perkara lebih dasyat lagi yg masih akan dikerjakan Yosia atas seijin Tuhan,namun semua itu harus berakhir sampai di Karkemis...


Dari mana akar keangkuhan rohani itu bertumpu? Dari pola pikir yg berkata: saya mampu sendiri... saya independent... saya tdk memerlukan orang-orang lain apalagi bapa rohani yg membapai saya, yg akan menegur dan bahkan menghardik saya,...


Ingat, tdk seorangpun akan menjadi kuat atau tetap kuat tanpa bekerja sama dengan orang-orang lain....


Pray and seek for wisdom... while discerning the sign of time 

Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2019-01-15 13:17:26

Senin,14 Januari 2019

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
2 Tawarikh 34:1-3, 8, 14 
"...Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga puluh satu tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.
Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. 
Pada tahun kedelapan dari pemerintahannya, ketika ia masih muda belia, ia mulai mencari Allah Daud, bapa leluhurnya, dan pada tahun kedua belas ia mulai mentahirkan Yehuda dan Yerusalem dari pada bukit-bukit pengorbanan, tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan. 
Pada tahun kedelapan belas dari pemerintahannya, setelah selesai mentahirkan negeri dan rumah TUHAN, ia menyuruh Safan bin Azalya, dan Maaseya, penguasa kota, serta Yoah bin Yoahas, bendahara negara, untuk memperbaiki rumah TUHAN, Allahnya. 
Ketika mereka mengeluarkan uang yang telah dibawa ke rumah TUHAN, imam Hilkia menemukan kitab Taurat TUHAN, yang diberikan dengan perantaraan Musa..." 

Yosia adalah salah satu raja Yehuda yg sangat luar biasa, ‎pada usia yg sangat muda, Yosia sudah melakukan perkara-perkara dasyat yg menandakan warna pemerintahannya. 

Tonggak penting yg pertama dari pemerintahan Yosia, atau boleh dikatakan yg terpenting dari seluruh masa pemerintahannya Yosia adalah spt yg dituliskan di ayat ke 3 dari ‎2 Tawarikh 34 demikian: "...Pada tahun kedelapan (berarti Yosia baru berusia 16 tahun) dari pemerintahannya, ketika ia masih muda belia, ia mulai mencari Allah Daud, bapa leluhurnya, dan pada tahun kedua belas ia mulai mentahirkan Yehuda dan Yerusalem dari pada bukit-bukit pengorbanan, tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan..."
‎---> YOSIA MULAI MENCARI WAJAH TUHAN SEJAK DIA MASIH SANGAT MUDA BELIA!!!, itulah rahasia kesuksesan Yosia.
Banyak orang-orang hebat yg dipakai Tuhan didlm Alkitab, tapi dari seluruh orang-orang luar biasa tsb, jika saudara memperhatikan satu per satu, beberapa orang dari padanya spt berada di kelompok tersendiri, mereka adalah spt crème de la crèam‎, the best of the best...  Mereka spt menempati posisi teratas dari rentetan pahlawan pahlawan iman spt Daud, Samuel, Abraham, Musa, Daniel... apa yg membuat mereka berbeda? Bedanya adalah mereka itu memilih utk mencari Tuhan dan kehendak-Nya sejak mereka masih sangat muda!!! Itulah juga yg dilakukan Yosia, dan itulah rahasia kehebatan dan keberhasilan Yosia!

Anak anak muda, putuskan bagi dirimu sendiri utk mencari wajah Tuhan ketika engkau masih sangat muda, sebab itulah kesempatan emas didlm hidupmu...

Akibat dari sikap dan keputusan Yosia inilah, Tuhan mengijinkan Yosia "menemukan ‎gulungan kitab kitab nubuatan tentang bangsanya dan hidupnya..." ---> Ketika seseorang berani mengambil sikap dan memilih utk mencari wajah Tuhan dgn sungguh-sungguh, maka Tuhan akan memberikan dia kesempatan utk menemukan Tuhan. Bukankah itu yg Tuhan katakan di Yeremia 29:13-14 : "...apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN,..."‎ Itulah arti sukses yg sebenarnya, menemukan Tuhan, sebab disitulah kita akan menemukan tujuan hidup kita sebenarnya...

Pagi ini, renungkan rahasia pelajaran dari hidup Yosia, cari Tuhan sedini mungkin, anak-anak muda,... cari wajah Tuhan selagi engkau muda,... Orang-orang tua, jgn berkecil hati, tetap cari wajah Tuhan selagi masih ada kesempatan, sebab baru setelah itulah, engkau akan bertemu dgn Firman-Nya yg menuntun langkah-langkah hidupmu menuju kpd rencana Agung Tuhan atas hidupmu....

Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2019-01-15 13:15:14

Jumat,11 Januari 2019

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
2 Tawarikh 33:1-6
"...Manasye berumur dua belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan lima puluh lima tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.
Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, sesuai dengan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalaukan TUHAN dari depan orang Israel.  
Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dirobohkan oleh Hizkia, ayahnya; ia membangun mezbah-mezbah untuk para Baal, membuat patung-patung Asyera dan sujud menyembah kepada segenap tentara langit dan beribadah kepadanya. 
Ia mendirikan mezbah-mezbah di rumah TUHAN, walaupun sehubungan dengan rumah itu TUHAN telah berfirman: "Di Yerusalem nama-Ku akan tinggal untuk selama-lamanya!"  
Dan ia mendirikan juga mezbah-mezbah bagi segenap tentara langit di kedua pelataran rumah TUHAN. 
Bahkan, ia mempersembahkan anak-anaknya sebagai korban dalam api di Lebak Ben-Hinom; ia melakukan ramal, telaah dan sihir, dan menghubungi para pemanggil arwah dan para pemanggil roh peramal. Ia melakukan banyak yang jahat di mata TUHAN, sehingga ia menimbulkan sakit hati-Nya..."

‎Satu pribadi dari seorang raja Yehuda yg sangat hancur hidupnya adalah Manasye. Manasye menjadi raja dan berkuasa sejak umur 12 tahun, dia lahir dari keturunan raja-raja besar spt Daud... Manasye adalah anak dari raja Hizkia, namun hidup Manasye selama 50 tahun memerintah sbg raja Yehuda itu menandakan satu saat atau masa yang paling gelap secara Kebenaran dan Rohani didlm sejarah bangsa Yehuda dan Israel... Manasye justru melakukan begitu banyak dosa yg sangat merusak dan menyakiti hati Tuhan dan bangsanya sendiri... Alkitab mencatat bahwa Manasye hidup dan melakukan kejahatan lebih jahat bahkan dibandingkan dgn orang-orang dari bangsa-bangsa yg tdk mengenal TUHAN... Coba bayangkan sebentar, seorang keturunan Daud dari suku Yehuda, yg ditetapkan Tuhan menjadi raja-raja atas umat Tuhan, yg juga akan melahirkan Yesus Kristus satu kali nanti,... seorang yg dikhususkan dari umat pilihan, namun hidup lebih jahat dan lebih busuk bahkan dibandingkan dgn orang-orang yg tdk kenal Tuhan... tdk kah hal itu aneh dan membingungkan?

Sebenarnya sama sekali tdk aneh, buktinya hari-hari inipun banyak Manasye Manasye yg hidup diantara kita,...anak anak Tuhan, bahkan hamba hamba Tuhan, orang-orang percaya dan bahkan melayani Tuhan, namun cara hidup rumah tangga-nya lebih kotor daripada orang-orang dunia... cara ber-businessnya lebih jahat dan licik daripada orang-orang yg tdk kenal Tuhan, hamba-hamba Tuhan yg seharusnya jadi panutan dan teladan, hidupnya lebih rakus daripada pengusaha yg tdk kenal Tuhan, hanya bedanya dia punya mimbar sbg perisai utk melindungi dan menutupi kerakusannya... Pernahkah saudara menemukan orang-orang yg spt itu?....

Salah satu pertanyaan yg sering muncul dipikiran saya, yg menjadi perkara yg sangat menggangu saya adalah: " Kenapa Manasye bisa hidup sedemikian jahatnya?..."

Alkitab memang tdk menjelaskan secara terang apa yg menjadi latar belakang hancurnya kharakter Manasye sampai sedemikian rusak dan jahatnya, namun ada satu kalimat sederhana yg dituliskan di 2 Tawarikh 33:3(a) demikian: "...Ia mendirikan kembali bukit-bukit pengorbanan yang telah dirobohkan oleh Hizkia, ayahnya;..." ---> kalimat ini memiliki arti yg  begitu dalam, seakan akan kalimat ini menceritakan bahwa sekalipun Manasye tahu kebenaran yg sudah dikerjakan dan ditanamkan oleh ayahnya sendiri Hizkia, atau oleh leluhurnya sendiri yaitu raja Daud, namun dia SENGAJA melakukan apapun yg bertolak belakang dgn apa yg sudah Hizkia ayahnya lakukan... kenapa Manasye melakukan hal itu? Kemungkinan besar penyebabnya adalah "KEKECEWAAN!!!, atau SAKIT HATI!!!" terhadap ayahnya sendiri.

Jika saudara search di Google, saudara bisa menemukan satu nama penjahat, Nikko Jenkins‎ dari Omaha Nebraska. Nikko Jenkins lahir dan menerima nama belakang dgn nama ibunya, bukan nama ayahnya, pada usia 7 tahun dia sudah membawa pistol ke sekolah dasar, pada usia 10 tahun dia sudah 4 kali ditahan dipenjara karena mencuri,sebagian hidupnya dihabiskan didlm penjara, pada usia 21 tahun dia dijatuhi hukuman mati 4 kali utk 4 korbannya... Dan pada usia 32 tahun dia akhirnya di eksekusi dgn hukuman mati... Ayahnya sendiri David Magee berkali kali diancam dan hendak dibunuh oleh Nikko Jenkins, akhirnya sang ayahpun mendukung dijatuhkannya hukuman mati atas Nikko Jenkins. America menyebut nama Nikko Jenkins sbg salah satu penjahat yg paling berbahaya dan evil didlm sejarah... Jika saudara memperhatikan perkataan yg dia sendiri katakan, satu hal yg dpt saya simpulkan, hatinya penuh dgn kekecewaan dan kebencian, dan kekecewaan itu sudah tumbuh begitu kuatnya dan akar akarnya sudah mencengkram seluruh hati dan hidupnya, akar akar itu adalah yg kita kenal sbg akar pahit... bitterness...


Entah apa yg terjadi, Manasye menjadi begitu pahit, sehingga semua yg papahnya pernah bangun, yaitu kebenaran, kekudusan,.. justru dia hancurkan, dan apa yg papahnya sudah hancurkan spt berhala berhala dan kuil kuil berhala, justru dibangun kembali dan bahkan lebih sadis lagi dari itu semua. Itulah manifestasi dari kekecewaan dan kebencian.


Saudaraku, memasuki tahun yg baru ini, mari kita pastikan utk meninggalkan semua kekecewaan apapun bentuknya itu... sekalipun engkau berhak dan layak utk kecewa, tapi semua itu ada pada keputusanmu sendiri, pilihlah utk TIDAK KECEWA!!! Supaya jgn tumbuh akar pahit yg mematikan...


Pray and seek for wisdom while discerning the sign of time...

Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2019-01-13 01:23:31

Kamis,10 Januari 2019

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
2 Tawarikh 32:24-27 
"...Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit, sehingga hampir mati. Ia berdoa kepada TUHAN, dan TUHAN berfirman kepadanya dan memberikannya suatu tanda ajaib. 
Tetapi Hizkia tidak berterima kasih atas kebaikan yang ditunjukkan kepadanya, karena ia menjadi angkuh, sehingga ia dan Yehuda dan Yerusalem ditimpa murka.
Tetapi ia sadar akan keangkuhannya itu dan merendahkan diri bersama-sama dengan penduduk Yerusalem, sehingga murka TUHAN tidak menimpa mereka pada zaman Hizkia. 
Hizkia mendapat kekayaan dan kemuliaan yang sangat besar. Ia membuat perbendaharaan-perbendaharaan untuk emas, perak, batu permata yang mahal-mahal, rempah-rempah, perisai-perisai dan segala macam barang yang indah-indah,..."

Begitu jelas terlihat posisi hati Tuhan dari riwayat akhir kehidupan raja Hizkia‎, ketika TUHAN berkenan, maka Hizkia diberkati Tuhan, ketika Tuhan tdk berkenan, maka murka TUHAN berlaku atas Hizkia dan bangsanya... Lalu apa yg membuat Tuhan berkenan dan apa yg membuat Tuhan tdk berkenan? Tuhan berkenan ketika Hizkia merendahkan hati dan sebaliknya Tuhan tdk berkenan ketika Hizkia menjadi sombong dan angkuh...

Jika saudara memperhatikan sungguh-sungguh ayat ayat diatas, maka satu tanda sederhana dari seorang yg merendahkan hati adalah "BERSYUKUR"‎. Coba perhatikan sekali lagi ayat ini: 
"...Tetapi Hizkia tidak berterima kasih atas kebaikan yang ditunjukkan kepadanya, karena ia menjadi angkuh, sehingga ia dan Yehuda dan Yerusalem ditimpa murka.‎.." 
---> Kenapa Hizkia tdk berterima kasih?... tdk bersyukur?.. karena Hizkia menjadi angkuh! Itulah alasan dan tanda yg sangat nyata dari seorang yg kharakternya sudah menjadi angkuh‎, dia tdk mau berterima kasih dan bersyukur...

Jgn menganggap remeh satu perkara sederhana ini, yaitu "bersyukur dan berterima kasih..." Ungkapan syukur dihadapan Tuhan dan terhadap sesama orang lain adalah satu bukti bahwa kita merendahkan hati dihadapan Tuhan, oleh karenanya, biasakan bila perlu‎ paksakan bibirmu utk selalu bersyukur atas semua yg Tuhan ijinkan terjadi didlm hidupmu...

Saya mendorong setiap kita utk setiap pagi ketika kita bangun, berlutut sebentar dan berdoa, minimal berkata: TERIMA KASIH TUHAN... AKU BERSYUKUR... utk ini, utk itu, dan lain sebagainya... Itulah cara sederhana utk merendahkan diri dihadapan Tuhan. Lalu pada malam hari, lakukan lagi hal yg sama, bersyukur dan berterima kasih kembali utk ini dan utk itu, dan utk segalanya... Didlm sepanjang hari‎, didlm perjumpaan dgn orang-orang yg Tuhan Pertemuan, selipkan kata kata: thanks ya... terima kasih ya... Coba kita lakukan itu selama 1 bulan penuh tanpa lalai, dan perhatikan apa yg terjadi dgn kharaktermu,... perlahan lahan engkau akan melihat, kerendahan hati akan menguasai dirimu, engkau akan semakin hari semakin rendah hati dan menjadi spt Kristus...

Jgn lupa berterima kasih dan bersyukur...

‎Jesus loves you and so do I 

dibuat pada : 2019-01-13 01:21:43

Rabu,09 Januari 2019

Shalom Selamat Pagi, Perhatikan Ayat Ayat Ini : 
2 Tawarikh 30:25-27 
"...Seluruh Jemaah Yehuda Bersukaria, Juga Para Imam Dan Orang-orang Lewi, Dan Seluruh Jemaah Yang Datang Dari Israel, Serta Orang-orang Asing, Baik Yang Datang Dari Tanah Israel, Maupun Yang Tinggal Di Yehuda.
Maka Besarlah Kesukaan Di Yerusalem, Karena Sejak Salomo Bin Daud, Raja Israel, Tidak Pernah Terjadi Peristiwa Semacam Itu Di Yerusalem.
Sesudah Itu Para Imam Lewi Bangun Berdiri Dan Memberkati Rakyat. Suara Mereka Didengar TUHAN Dan Doa Mereka Sampai Ke Tempat Kediaman-Nya Yang Kudus Di Sorga..."

Pada Jaman Hizkia, Ada Satu Sukacita Besar Utk Mengadakan Perayaan Ibadah Raya Bagi TUHAN. Pada Waktu Itu, Ada Begitu Banyak Korban Lembu Sapi Dan Domba Yg Diberikan Kpd Tuhan Dan Dinikmati Bersama Oleh Orang-orang Yehuda... Terakhir Kali Hal Yg Spt Itu Terjadi Adalah Pada Jaman Salomo, Tapi Kita Harus Ingat, Salomo Adalah Raja Yg Teramat Sangat Kaya Raya, Sehingga Sumbangan Sebesar Itu Tdk Terlalu Memberatkan Dirinya, Tdk Demikian Hal Nya Dgn Hizkia, Namun Toh Perayaan Bagi TUHAN Dilakukan Dgn Sangat Meriah Dan Penuh Sukacita...

Namun Yg Terpenting Adalah, Coba Perhatikan Apa Yg Terjadi Setelah Jemaat Tuhan Dipenuhi Oleh Sukacita Surgawi Di Ayat Berikutnya:

2 Tawarikh 31:1 "...Setelah Semuanya Ini Diakhiri, Seluruh Orang Israel Yang Hadir Pergi Ke Kota-kota Di Yehuda, Lalu Meremukkan Segala Tugu Berhala, Menghancurkan Segala Tiang Berhala, Dan Merobohkan Segala Bukit Pengorbanan Dan Mezbah Di Seluruh Yehuda Dan Benyamin, Juga Di Efraim Dan Manasye, Sampai Musnah Semuanya. Kemudian Pulanglah Seluruh Orang Israel Ke Kota-kotanya, Ke Miliknya Masing-masing."

Inilah Tanda Yg Paling Benar Bagi Setiap Kita Orang-orang Percaya Yg Takut Akan Tuhan Dan Yg Beribadah Kpd Dia... BUKAN PADA SAAT IBADAH Itu Sendiri Akan Terlihat Dan Terbukti Apakah Kita Pribadi Yg Takut Akan Tuhan Atau Tdk, Tapi Pada Saat SETELAH IBADAH, Itulah Yg Membuktikan!!! Apa Yg Kita Lakukan Setelah Atau Diluar Acara Ibadah Itulah Bukti Takut Akan TUHAN Itu Ada Atau Tdk Ada Pada Kita...

‎Para Suami, Apa Yg Engkau Lakukan Terhadap Istri Dan Anak-anak Mu Setelah Ibadah, Yaitu Dirumahmu?... Disaat Tdk Ada Gembala Dan Jemaat Jemaat Tuhan Yg Melihat?.... Itulah Lukisan Kharakter Mu Dan Takut Akan Tuhan Pada Dirimu...

Para Pengusaha, Apa Yg Engkau Lakukan Didlm Usahamu, Disaat Engkau Sedang Bertransaksi, Itulah Cerminan Kharaktermu Yg Sebenarnya,... Itulah Bukti Ada Atau Tdk Adanya Takut Akan Tuhan Pada Dirimu...

Para Istri, Apa Yg Engkau Lakukan Dirumah, Di Pasar, Di Pekerjaanmu, Di Masyarakat, Di Antara Ibu Ibu Yg Lain, Itulah Cerminan Kharaktermu Yg Sebenarnya...

Saudaraku, Sudah Saatnya Di Tahun 2019 Ini Kita Berhenti Bermain Gereja Gerejaan Atau Bersandiwara Dgn Memakai Topeng Dan Berlagak Suci Saat Ibadah, Sebab Bukti Bahwa Kita Sungguh-sungguh Beribadah Kpd Tuhan Adalah Dampaknya, Akibatnya... Setelah Musa Bertemu Dgn Tuhan, Wajah Kemuliaan TUHAN Terpancar Lewat Wajah Musa, Sehingga Wajah Musa Itu Bercahaya Spt Matahari... Setelah Saulus Bertobat, Namanya Di Ganti Menjadi Paulus, Hidup Lamanya Berubah, Kesukaan Dan Hasratnya Berubah... Bagaimana Dgn Kita?... Berapa Lama Saudara Dan Saya Sudah Datang Dan Duduk Di Tempat Ibadah? Apakah Hidup Kita Berubah Atau Sama Sekali Tdk Terlihat Perubahan Apa Apa?...  ‎adakah Istri Dan Anak-anak Kita Berkata, 'papah Sekarang Berubah... Syukur Kpd Tuhan...' 

Berjuang Dan Bekerjalah Sungguh-sungguh Sampai Terjadi Perubahan Yg Dilihat Orang Dan Biar Mereka Memuliakan Bapa Surgawi...

‎Saya Ingin Titpkan Satu Janji Ikrar Utk Masing-masing Kita Ditahun Yg Baru Ini, Biarlah Ini Menjadi Ikrar Janji Kita Utk Kita Kerjakan Dihidup Ditahun Yg Baru Ini:
Matius 5:16 "Demikianlah Hendaknya Terangmu Bercahaya Di Depan Orang, Supaya Mereka Melihat Perbuatanmu Yang Baik Dan Memuliakan Bapamu Yang Di Sorga."

Pray For Wisdom While Discerning The Sign Of Time 
Jesus Loves You And So Do I

dibuat pada : 2019-01-13 01:19:45

Selasa,08 Januari 2019

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
2 Tawarikh 28:1-5
"...Ahas berumur dua puluh tahun pada waktu ia menjadi raja dan enam belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia tidak melakukan apa yang benar di mata TUHAN seperti Daud, bapa leluhurnya, 
tetapi ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel, bahkan ia membuat patung-patung tuangan untuk para Baal.
Ia membakar juga korban di Lebak Ben-Hinom dan membakar anak-anaknya sebagai korban dalam api, sesuai dengan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalaukan TUHAN dari depan orang Israel. 
Ia mempersembahkan dan membakar korban di bukit-bukit pengorbanan dan di atas tempat-tempat yang tinggi dan di bawah setiap pohon yang rimbun.
Sebab itu TUHAN, Allahnya, menyerahkannya ke dalam tangan raja orang Aram. Mereka mengalahkan dia dan menawan banyak orang dari padanya, yang diangkut ke Damsyik. Kemudian ia diserahkan pula ke dalam tangan raja Israel dan mengalami kekalahan yang besar..." 

Ada seorang raja Yehuda bernama Ahas, dia hidup jahat dan tdk sesuai dgn Firman Tuhan, oleh karenanya, Tuhan menyerahkan Ahas dan pasukannya kpd tentara musuh, yaitu raja Aram dan kemudian kpd raja Israel...

Kemudian pada saat orang-orang Yehuda itu dijadikan tawanan oleh orang-orang Israel, datanglah Firman TUHAN kpd orang-orang Israel melalui nabi Oded demikian:

Ayat 9 - 11:
"...Tetapi di sana ada seorang nabi TUHAN yang bernama Oded. Ia pergi menemui tentara yang pulang ke Samaria dan berkata kepada mereka: "Lihatlah, karena kehangatan murka-Nya kepada Yehuda, TUHAN, Allah nenek moyangmu, menyerahkan mereka ke dalam tanganmu, dan kamu telah mengadakan pembunuhan di antara mereka dengan kegeraman yang sampai ke langit.
Dan sekarang kamu bermaksud menaklukkan orang Yehuda dan Yerusalem menjadi hambamu laki-laki dan perempuan. Tidak adakah pada kamu sendiri kesalahan yang besar terhadap TUHAN, Allahmu? 
Maka sekarang, dengarkanlah kataku ini: kembalikanlah orang-orang yang kamu tawan dari saudara-saudaramu itu, karena murka Allah menyala-nyala terhadap kamu."

Hal penting yg menjadi perenungan kita pagi ini adalah, terhadap orang-orang Israel, kemudian Tuhan berbicara lewat seorang nabi yg bernama Oded, dan pesan Tuhan melalui Oded utk orang-orang Israel yg sedang menawan dan memperbudak orang-orang Yehuda adalah demikian:
---> Orang-orang Yehuda itu dikalahkan karena dosa-dosa mereka, namun demikian, apakah kalian hai orang-orang Israel sama sekali tdk berdosa sehingga merasa berhak utk menawan dan memperbudak saudaramu orang-orang Yehuda?... spt itulah kira kira isi perkataan nabi Oded kpd orang-orang Israel.‎

Pelajaran penting bagi setiap anak-anak Tuhan pagi ini adalah, PENGHAKIMAN ADALAH HAK TUHAN SENDIRI, BUKAN HAK KITA!!!
Ada orang-orang jahat atau yg menurut kita layak utk dihukum dan dijahati balik, namun pagi ini Tuhan mengajarkan kita anak-anak-Nya utk memahami isi hati Bapa yg terdalam, 'penghakiman adalah hak Tuhan sendiri...' mereka mungkin jatuh dan tertawa karena dosa dan kesalahan mereka, tapi tdk berarti bahwa saya juga harus angkat batu dan ikut merajam saudara-saudara kita yg sudah jatuh terpuruk... Bukankah itu juga yg Yesus ajarkan kpd ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi yg menuntut keadilan bagi perempuan yg ketangkap basah sedang berzinah?...

Lalu bagaimana cara yg terbaik memperlakukan orang-orang yg jahat yg ada disekitar kita?... berkati mereka, doakan mereka, dan beri mereka makan... sebab kita sendiri tdk lepas dari dosa dan kesalahan.

Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2019-01-09 02:25:05

Senin,07 Januari 2019

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
2 Tawarikh 27:1-2, 6-7 
"...Yotam berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan enam belas tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Yerusa, anak Zadok.
Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Uzia, ayahnya, hanya ia tidak memasuki Bait TUHAN. Tetapi rakyat masih saja melakukan hal yang merusak. 
Yotam menjadi kuat, karena ia mengarahkan hidupnya kepada TUHAN, Allahnya. 
Selebihnya dari riwayat Yotam, segala peperangan dan tingkah langkahnya, sesungguhnya semuanya itu tertulis dalam kitab raja-raja Israel dan Yehuda.‎.."

Yotam raja Yehuda memiliki satu pengalaman hidup yg dapat mengajarkan sesuatu nilai penting bagi setiap orang percaya, yaitu satu kebenaran ini: 

Sekalipun engkau hidup dgn menghormati Tuhan,... (spt hal nya dgn Yotam yg tdk sembarangan memasuki Bait Allah atau tdk mencemarkan nama TUHAN), juga sekalipun Yotam ‎mengarahkan hidupnya kpd Tuhan Allahnya, namun demikian, tetap saja Yotam harus menghadapi apa yg orang-orang fasik atau orang yg tdk kenal Tuhan hadapi, yaitu:
- rakyat yg dipimpinnya masih saja melakukan hal hal yg merusak...
- dan Yotam masih saja harus menghadapi peperangan demi peperangan...
Namun bedanya orang-orang yg tdk kenal Tuhan adalah: "YOTAM MENJADI KUAT..." Bukankah spt itu yg Firman Tuhan di Yesaya 40:31 yg berkata: "...tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."  

Inilah perbedaan antara orang yg berharap kpd Tuhan, orang-orang yg hidup sesuai kebenaran Firman Tuhan dgn orang dunia... Kita akan sama sama menghadapi tekanan dan masalah, kita juga akan sama sama harus berurusan dgn orang-orang yg menyusahkan dan menyudutkan kita, namun jika bagi orang fasik spt tdk ada harapan, namun bagi orang benar selalu ada harapan dan kekuatan baru, sebab penyertaan Tuhan akan selalu berlaku bagi orang-orang benar...‎ Bukankah Dia sendiri yg berjanji bahwa Dia adalah Immanuel, Tuhan yg beserta umat-Nya...

Pray and seek for wisdom, while Discerning the sign of time 
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2019-01-09 02:22:21

Jumat,04 Januari 2019

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
2 Tawarikh 19:4-7 
"...Yosafat diam di Yerusalem. Ia mengadakan kunjungan pula ke daerah-daerah, dari Bersyeba sampai ke pegunungan Efraim, sambil menyuruh rakyat berbalik kepada TUHAN, Allah nenek moyang mereka. 
Ia mengangkat juga hakim-hakim di seluruh negeri, yakni di semua kota yang berkubu di Yehuda, di tiap-tiap kota.
Berpesanlah ia kepada hakim-hakim itu: "Pertimbangkanlah apa yang kamu buat, karena bukanlah untuk manusia kamu memutuskan hukum, melainkan untuk TUHAN, yang ada beserta kamu, bila kamu memutuskan hukum. 
Sebab itu, kiranya kamu diliputi oleh rasa takut kepada TUHAN. Bertindaklah dengan seksama, karena berlaku curang, memihak ataupun menerima suap tidak ada pada TUHAN, Allah kita."

Yosafat raja Yehuda mengangkat orang-orang pilihan utk menjadi hakim-hakim di tanah Yehuda, dan dia memberi pesan bijaksana yg sangat berharga utk kita perhatikan, sekalipun kelihatannnya sederhana. Inilah isi pesan Yosafat: "Pertimbangkanlah apa yang kamu buat, karena bukanlah untuk manusia kamu memutuskan hukum, melainkan untuk TUHAN, yang ada beserta kamu, bila kamu memutuskan hukum. Sebab itu, kiranya kamu diliputi oleh rasa takut kepada TUHAN. Bertindaklah dengan seksama, karena berlaku curang, memihak ataupun menerima suap tidak ada pada TUHAN, Allah kita."

Jika kita memperhatikan intisari dari semua pesan ‎Yosafat ini, pada porosnya, pesan ini berkata: "kerjakan professimu untuk Tuhan, bukan sekedar demi keuntungan!" dan hal itu hanya mungkin kita lakukan apabila kita diliputi oleh rasa takut akan TUHAN!!!. Renungkan sekali lagi kebenaran ini... sebab kebenaran ini berlaku bukan hanya untuk para hakim, tapi berlaku juga bagi setiap kita didlm setiap area dari profesi kita masing-masing... bagi kita para pengusaha, para pengacara, para dokter, para pendeta, para professional di perusahaan, para pekerja, ibu rumah tangga, apapun professi kita sehari hari, perhatikan nasehat dari Yosafat ini. Apabila Roh Takut Akan Tuhan meliputi dan menguasai diri kita, tandanya sangat nyata, engkau akan berani mengerjakan professi mu bukan sekedar untuk mengejar dan mempertahankan keuntungan bagi dirimu sendiri, sebab pada benak pikiranmu yg terdalam, pada lubuk hatimu yg terdalam, engkau akan mengerjakan semua pekerjaanmu demi dan untuk Tuhan sendiri, bukan untuk keuntungan!!!

Betapa sering kita menemukan para pendeta menyesatkan jemaat jemaat Tuhan utk memberi, utk menabur, utk mengembalikan persepuluhan yg tdk digunakan utk kemuliaan dan pekerjaan TUHAN, tapi sekedar dipakai utk kepentingan dirinya sendiri... itulah bukti tdk adanya takut akan TUHAN bahkan dihidup para hamba-hamba Tuhan sekalipun...

Didunia usaha juga tdk berbeda, anak anak Tuhan yg menjadi pengusaha bekerja dgn embel embel nama Tuhan namun hidup dan usahanya sama sekali bukan utk kepentingan Tuhan, semua hanya topeng yg dipakai utk terlihat baik dan terhormat...

Dokter memeras pasien-nya utk lakukan ini itu yg sebenarnya tdk perlu, hanya sekedar utk memeras uang pasien-nya, pengacara mati matian membela yg punya uang, bukan membela yg benar, guru guru disekolah memihak orang kaya, dan seterusnya dan seterusnya...
Betapa mengerikan kehidupan manusia di akhir jaman, dimulai dari Rumah Tuhan yg dijadikan sbg sarang penyamun, sehingga dampaknya seluruh lapisan pekerjaan dan professi jemaat jemaat Tuhan menjadi rusak dan bergerak terlalu jauh dari kebenaran Firman Tuhan.

Berhenti utk hidup seperti itu!!! Mari masing-masing kita diarea apapun dari professi kita, pastikan kita dikuasai dan diliputi Roh Takut Akan Tuhan dgn tanda yg sangat jelas dan nyata, engkau berani rugi... berani tdk untung demi kebenaran akan Tuhan, itulah yg akan membuat engkau layak menumpang di Kemah-Nya Tuhan...
Mazmur 15:1, 4 "...TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? ‎Ialah orang yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi..." 

Pray and seek for wisdom diligently, while Discerning the sign of time 
Jesus loves you and so do I 
Greetings from Baltimore, MD

dibuat pada : 2019-01-09 02:18:56

Kamis,03 Januari 2019

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : 
2 Tawarikh 17:7-10 
"...Pada tahun ketiga pemerintahannya ia mengutus beberapa pembesarnya, yakni Benhail, Obaja, Zakharia, Netaneel dan Mikha untuk mengajar di kota-kota Yehuda.
Bersama-sama mereka turut juga beberapa orang Lewi, yakni Semaya, Netanya, Zebaja, Asael, Semiramot, Yonatan, Adonia, Tobia dan Tob-Adonia disertai imam-imam Elisama dan Yoram.
Mereka memberikan pelajaran di Yehuda dengan membawa kitab Taurat TUHAN. Mereka mengelilingi semua kota di Yehuda sambil mengajar rakyat.
Ketakutan yang dari TUHAN menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat.‎"

Pada saat pemerintahan Yosafat raja Yehuda, ‎sesuatu yg sangat menakjubkan terjadi, saat itu, Yosafat mengutus orang-orang pilihan, yaitu para pembesarnya utk berjalan keliling kota kota di Yehuda utk mengajarkan kebenaran Firman Tuhan atau hukum hukum Taurat Tuhan, hal sederhana spt itu telah mengakibatkan seluruh bangsa di kuasai oleh Roh Takut akan TUHAN, KJV menjelaskan lebih sempurna demikian di ayat 10: "... And the fear of the LORD fell upon all the kingdoms of the lands that were round about Judah, so that they made no war against Jehoshaphat." Akibat dari takut akan TUHAN yg turun keatas seluruh negeri Yehuda, seluruh kerajaan Yehuda diberi keamanan yg sangat luar biasa‎.

Betapa berharganya kekuatan yg terkandung didlm Firman Tuhan, hanya dgn memperhatikan kebenaran Firman Tuhan, maka akibatnya Roh Takut akan Tuhan menguasai seluruh bangsa itu... bayangkan apa yg akan terjadi jika seluruh keluarga termaksud suami, istri dan anak-anak semuanya dgn sungguh-sungguh belajar dan memperhatikan kebenaran Firman Tuhan, hal yg sama spt yg terjadi atas bangsa Yehuda pada jaman Yosafat, itulah juga yg akan terjadi atas seluruh keluarga orang-orang percaya. Sebaliknya, jika ayah gagal menempatkan akan betapa pentingnya utk seluruh keluarga memperhatikan dan belajar akan kebenaran Firman Tuhan, maka hancurlah fondasi penting dari rumah tangga tsb, sebab tanpa takut akan TUHAN, manusia tdk akan pernah menemukan tujuan hidupnya spt yg Tuhan rancangkan baginya...

Belajarlah utk setia membaca dan merenungkan Firman Tuhan agar hikmat dan takut akan TUHAN menguasai hidup mu...

Pray and seek for wisdom diligently, while Discerning the sign of time
Jesus loves you and so do I 

dibuat pada : 2019-01-09 02:16:37