Morning Dew

Senin, 5 Desember 2016

Mazmur 25:12-14
"...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. 
Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi. 
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka." ‎

---> Jika ada satu kharakter yg sangat penting dan dpt dijadikan modal utk menjalani hidup bahkan sampai akhir hidup ini,... utk berjalan menuju kpd kesempurnaan yg Bapa inginkan dari setiap kita, saya berani katakan 'takut akan Tuhan' itulah kharakter yg mutlak harus ada pada setiap orang percaya utk modal atau bekal menjalani hidup yg sesuai dgn kebenaran Firman Tuhan. 

Seringkali kita akan diperhadapkan kpd pilihan pilihan jalan didepan kita yg harus kita pilih... kadang persimpangan jalan (crossroads) tapi kadang jalan yg hampir parallel, dua duanya hampir sama, seakan menuju ke arah yg sama, kelihatannya sama sama baik... tapi yg satu ujungnya ke kanan dan yg satu ujungnya ke kiri... hanya pada akhirnyalah kita akan mengetahui hal tsb... Lalu apa yg harus kita lakukan? Bagaimana kita memilih jalan yg nyaris parallel tsb? Bagaimana kita tahu jalan yg mana yg akan menuntun kpd kehancuran atau yg menuntun kpd kemuliaan dan rencana Tuhan? ‎Mzm 25:12 diatas menerangkan:  "...Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya." Takut akan TUHANlah yg akan berfungsi sbg GPS utk mengarahkan jalan yg harus diambil oleh anak anak Tuhan...Takut akan Tuhan tdk akan berdiam didlm hati nurani kita utk mendorong dan menyatakan pilihan jalan yg harus kita ambil. 

‎Pilihan pilihan jalan ini meliputi pilihan langkah hidup, pilihan persahabatan, pilihan jalan usaha, bahkan pilihan pilihan yg sederhana sekalipun tentang apa dan kapan harus berbicara... takut akan Tuhan akan menuntun langkah langkah dan bahkan ucapan bibir kita dgn benar, sesuai dgn apa yg memuliakan Tuhan dan mendatangkan kebaikan bagi kita. 
Akibat dari pilihan pilihan yg tepat tsb, ayat 13 menyatakan bahwa kebahagiaan‎ yg akan dinikmati orang yg takut akan Tuhan juga akan berlaku bagi anak cucunya sepanjang masa, itulah bagian dari takut akan Tuhan, ... "...Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan dan anak cucunya akan mewarisi bumi." ‎

Bahkan kita akan layak disebut sbg sahabat Tuhan, sebab ‎"...TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka." ‎

Hiduplah dgn takut akan Tuhan sejak saat ini, itulah dasar yg sejati utk membangun kharakter Illahi.

Smile and keep walking in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-12-04 18:35:53

Jumat, 2 Desember 2016

Mazmur 24:1-6
"Mazmur Daud. TUHANlah yang empunya bumi serta segala isinya, dan dunia serta yang diam di dalamnya. 
Sebab Dialah yang mendasarkannya di atas lautan dan menegakkannya di atas sungai-sungai. 
"Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?" 
"Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. 
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia. 
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." 

---> ‎Mazmur Daud diatas menegaskan bahwa yg empunya bumi dgn segala isinya, dunia dan manusia yg diam didlmnya adalah Tuhan sendiri. Begitu berkuasanya dan perkasanya Tuhan yg menguasai segala galanya...

Kemudian Daud bertanya, siapakah yg boleh naik ke tempat kudus Tuhan dan bahkan layak berdiri dihadapan Dia? ‎Mazmur Daud lebih lanjut menegaskan:
"Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu. 
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia. 
Itulah angkatan orang-orang yang menanyakan Dia, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub." ‎

Jadi bukan orang memiliki talenta besar dan karunia luar biasa yg akan dilayakkan utk berdiri dihadapan Tuhan dan tetap hidup,... tapi mereka yg bersih dan murni hatinya, sehingga tdk ada tipu daya di mulut dan perbuatannya, tdk berkata dusta atau bersumpah palsu... ketika manusia dikatakan layak utk berada di gunung TUHAN, orang itulah yg akan menerima berkat dan keadilan Tuhan... tapi spt apakah orang yg murni hatinya? Murni atau pure in heart adalah orang yg tdk memiliki niat ganda atau niat terselubung. Itulah yg dikenal sbg 'integritas'. Orang yg memiliki integritas tdk bercabang lidah, dia akan tampil sbg mana adanya, baik di gereja, di rumah atau ketika tdk ada yg melihat atau mengetahui. Spt itukah hidupmu dan hidupku? Ketika tdk ada seorangpun yg melihat, masihkan engkau berlaku jujur? Ketika tdk seorangpun yg tahu atau yg ada disekitarmu, masih setiakah engkau kpd istri masa mudamu? Atau suami masa mudamu? Orang yg murni hatinya, yg disebut a man or a woman of integrity adalah orang yg niatnya hanya satu, didepan orang spt ini, dibelakang orang juga spt ini. Hati yg murni adalah hati yg lembut, dgn kemurnian hati, Tuhan bisa mengarahkan dan menuntun Abimelekh utk tdk berbuat dosa, sebab kemurnian hati yg juga berarti kelembutan hati akan memampukan hati kita utk rela dituntun Tuhan, sehingga berkat Tuhan mengalir bagi kita yg murni dan lembut hatinya. Bukankah Yesus sendiri didlm salah satu kotbah dibukit berkata:‎
Matius 5:5 "...Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi..."‎

‎Periksalah hatimu... adakah niat niat atau maksud jahat yg engkau masih tutupi dan pelihara? Pastikan hati kita murni dan lembut dihadapan Dia, agar engkau boleh menikmati berkat berkat-Nya hari ini.

Smile,... Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-12-01 19:14:28

Kamis, 1 Desember 2016

Morning dew 

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini : ‎
Mazmur 23:1-6 "...Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. 
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; 
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. 
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. 
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. 
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa..." ‎

---> Ketika perjalanan hidup anak anak Tuhan telah sampai kepada kenyataan bahwa tongkat pengajaran Tuhan dan gada perlindungan Tuhan sajalah yg boleh menjadi sumber penghiburan bagi kita, maka kebenaran inipun akan menjadi bagian kita:

1. Keberpihakan Tuhan bagi kita...Mazmur Daud berkata 'Tuhan menyediakan hidangan bagiku dihadapan lawanku...' Dihadapan orang orang yg memusuhi kita dan yg mengharapkan kehancuran kita, justru Tuhan menyediakan makanan bagi kita. Dgn kata lain, Tuhan justru yg melayani kita, menyediakan hidangan bagi kita disaksikan oleh orang yg mengikhtiarkan kehancuran kita... Tuhan sengaja pertontonkan kpd mereka betapa Dia sangat mengasihi kita, berpihak kpd kita dgn menyediakan hidangan bagi kita dihadapan musuh musuh yg ingin berbuat jahat bagi kita. Sadarkah saudara akan kebenaran tsb? 


2. Pengurapan Tuhan akan selalu ada pada orang yg hidupnya dituntun Tuhan dijalan yg benar... Daud bersaksi, 'Tuhan mengurapi kepalaku dgn minyak...' bukan hanya keberpihakan Tuhan terjadi atas kita, ada hikmat hikmat yg terus menerus mengalir... ketika kita tdk mengerti apa yg harus kita lakukan, ketika kita dlm putus harapan, hikmat dan pertolongan Tuhan menjadi bagian kita


3. Maka piala kitapun penuh dan melimpah... pada titik inilah engkau akan tahu apakah perjalananmu menuju kesempurnaan yg Tuhan kehendak sudah sampai menjadi berkat bagi orang lain atau belum. Piala berbicara tentang kebanggan pribadi, prestasi, bagi raja raja dimasa lalu, mereka hanya minum dari pialanya sendiri... itu satu lambang kehormatannya... tapi perhatikan apa yg Daud katakan, pialaku penuh melimpah, my cup overflow... tumpahan dari piala yg melimpah akan tercurah kemana mana, itulah hidup seorang yg berjalan dlm kehendak Tuhan, bukan sekedar diberkati, tapi berkat itu melimpah kesekeliling kita, saat itulah kita dan orang lain akan melihat bahwa hidup kita menjadi saluran berkat bagi banyak orang.


Barulah kita bisa berkata 'kebajikan dan kemurahan akan mengikutiku sepanjang umur hidupku...' sebab TUHAN berkenan akan hidupmu.‎

Keep on walking in your Journey to Perfection ‎
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-30 18:43:06

Rabu, 30 November 2016

Mazmur 23:1-6
"...Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. 
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; 
Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. 
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. 
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. 
Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa..." ‎

---> Pagi ini kita akan belajar perjalanan hidup atau perjalanan pertobatan orang percaya pada umumnya dari salah satu Mazmur Daud.

1. Pada awalnya, ketika kita baru saja bertobat dan menerima Kristus sbg Tuhan kita, perjalanan kita menuju kesempurnaan, journey to perfection, pada umumnya dimulai dari saat dimana kita di pimpin oleh sang gembala agung ‎menuju air yg tenang, kpd padang rumput yg hijau, dimana jiwa kita disegarkan... Ingat, didlm jiwa ada pikiran, perasaan dan hasrat (emosi) atau kehendak... siapa yg tdk suka perasaan, pikiran dan hasratnya jika dibawa ke air yg tenang... kpd padang rumput yg hijau... dimana makanan dan minuman berlimpah ruah... semua serba berkecukupan bahkan berlebihan... kita tidur dgn perut penuh dan tdk takut kelaparan...
2. Tapi perjalanan kekristenan‎, perjalanan menuju kesempurnaan tdk berhenti sampai di rumput hijau dan air tenang,... Gembala Agung kita akan menuntun domba domba-Nya di jalan yg benar. Inilah saat dimana banyak domba yg tersesat dan binasa... ketika Tuhan mulai mengajarkan kita dgn tongkat-Nya utk kita berjalan di jalan yg benar, perasaan, pikiran dan hasrat kita akan menentang tuntunan tsb, sebab tdk enak utk daging dan tdk menimbulkan kesehatan bagi jiwa... jiwa kita akan berontak dgn berbagai bagai argumentasi... tdk masuk akal, tdk biasa, tdk menyenangkan, dan lain sebagainya... tapi itulah saat saat sang Gembala Agung mulai mengajar kita utk berjalan dijalan yg benar. Menempatkan dan menghidupi nilai nilai luhur yg hanya akan ditemukan dijalan yg benar...

3‎. Kemudian barulah kita akan dpt melihat 'gada' atau pembelaan Tuhan dan 'tongkat' atau kemaha kuasaan Tuhan di hidup kita. Tanpa engkau rela berjalan di jalan yg benar, tdk akan mungkin hidupmu dpt menyaksikan pembelaan gada Tuhan dan kemaha kuasaan tongkat Tuhan! Renungkan hal ini sekali lagi... namun justru pembentukan Tuhan mulai terjadi pada saat itu... spt seorang petani, engkau baru akan melihat buah buah kharakter yg baru yg mulai bermunculan, coba perhatikan ayat ini sekali lagi: ‎
"...Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku." 
---> Tiba tiba Daud sekarang berkata bahwa yg 'MENGHIBURKAN AKU' adalah gada penyertaan dan tongkat pengajaran Tuhan, bukan lagi rumput hijau dan air tenang... bisakah saudara menyadari hal itu? Itulah buah kharakter yg baru yg mulai muncul, kesukaan atau hatinya diubahkan... sekarang disertai Tuhan dan diajar Tuhan lah yg menyegarkan dan menghiburkan kita, itulah bagian dari Journey to Perfection...

Besok kita teruskan ayat selanjutnya...
Keep on walking in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-29 19:08:28

Selasa, 29 November 2016

Mazmur 19:8-10 ; 13 
(19-8) Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. 
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. 
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, 
(19-13) Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari...." ‎

Daud bersaksi bahwa Firman Tuhan lah yg menyegarkan jiwanya dan memberi hikmat kpdnya, bahkan membuat matanya bercahaya, namun tiba tiba ketika Daud sedang membanggakan keluarbiasaan Firman Tuhan itu, Daud menyatakan bahwa 'takut akan Tuhan itu suci'... ternyata itulah yg menjadi akibat dari Firman Tuhan. Ketika hidup seseorang dikuasai dan dipenuhi oleh Firman Tuhan, maka bukan hanya jiwanya disebarkan, atau mendatangkan hikmat, atau matanya dibuat bercahaya, namun takut akan Tuhan akan muncul akibat Firman itu sendiri. Sebab Firman Tuhan yg adalah Tuhan sendiri itu tdk akan terlepas dari takut akan Tuhan..., sebab takut akan Tuhan adalah bagian dari manifestasi kharakter Allah yg ada didlm Firman itu sendiri.

Namun yg menarik yg dinyatakan Daud di Mazmur ini adalah diayat 13: ‎
(19-13) "Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari....‎"

Jgn anggap remeh keangkuhan hati yg mengandalkan kekuatanmu sendiri... Tuhan sangat perduli tentang hal ini, Dia mau pastikan agar kita tdk pernah mengandalkan apapun selain Tuhan sendiri, sebab Dia Allah yg cemburu.

Dlm pergumulanmu,... dlm kekhawatiranmu,... dlm berhadapan dgn ketidak pastian,... siapa atau apa yg engkau andalkan? Berlutut dan carilah wajah Tuhan, sebab Dia pantas kita andalkan dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Smile and be joyful... 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-28 20:14:26

Senin, 28 November 2016

Mazmur 19:8-10 ; 13 
(19-8) Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. 
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. 
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, 
(19-13) Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari...." ‎

Daud bersaksi bahwa Firman Tuhan lah yg menyegarkan jiwanya dan memberi hikmat kpdnya, bahkan membuat matanya bercahaya, namun tiba tiba ketika Daud sedang membanggakan keluarbiasaan Firman Tuhan itu, Daud menyatakan bahwa 'takut akan Tuhan itu suci'... ternyata itulah yg menjadi akibat dari Firman Tuhan. Ketika hidup seseorang dikuasai dan dipenuhi oleh Firman Tuhan, maka bukan hanya jiwanya disebarkan, atau mendatangkan hikmat, atau matanya dibuat bercahaya, namun takut akan Tuhan akan muncul akibat Firman itu sendiri. Sebab Firman Tuhan yg adalah Tuhan sendiri itu tdk akan terlepas dari takut akan Tuhan..., sebab takut akan Tuhan adalah bagian dari manifestasi kharakter Allah yg ada didlm Firman itu sendiri.

Namun yg menarik yg dinyatakan Daud di Mazmur ini adalah diayat 13: ‎
(19-13) "Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari....‎"

Dlm hal yg satu ini, kita akan menemukan bahwa sekalipun kita berhikmat dan bahkan hidup dgn sangat hati hati sekali, ada kesesatan di depan jalan kita yg tdk kita sadari... bahkan Daud sendiri yg begitu dekatnya dgn Tuhan mengatakan kebenaran ini... Daud sadar bahwa pemahamannya terbatas dan bisa saja dia menghadapi jalan yg sesat atau bahaya atau jebakan yg dia sendiri tdk sadari, kemudian Daud menemukan bahwa dari takut akan Tuhanlah dia menemukan tuntunan utk memilih jalan jalan didepannya.

Saudaraku, apa barometer utk engkau memilih jalan jalanmu? Sebagian orang alat ukurnya adalah pengalamannya sendiri... orang lain lagi patokannya adalah perasaan... sedang banyak orang patokannya adalah apakah itu masuk akal atau tdk... semua itu tdk salah, tapi dgn bermodalkan hal hal tsb, engkau tdk akan mampu menghindari jalan yg sesat... modal atau alat ukur yg tepat adalah 'takut akan Tuhan'. Takut akan Tuhan akan membuat engkau berfikir dan bergerak dari sudut pandang Tuhan... nukan sekedar masuk akal atau untung rugi...

Berdoa dan banyak renungkan dan lakukan Firman Tuhan, maka takut akan Tuhan akan menjadi bagianmu... dan biar itulah yg memimpin langkah langkah hidup kita senantiasa.

Smile and keep taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-11-27 19:08:19

Jumat, 25 November 2016

Mazmur 18:21-22, 26-27:
 (18-21) "TUHAN memperlakukan aku sesuai dengan kebenaranku, Ia membalas kepadaku sesuai dengan kesucian tanganku, 
(18-22) sebab aku tetap mengikuti jalan TUHAN dan tidak berlaku fasik terhadap Allahku. ‎
(18-26) Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela, ‎
(18-27) terhadap orang yang suci Engkau berlaku suci, tetapi terhadap orang yang bengkok Engkau berlaku belat-belit..." ‎

---> Jika kita memperhatikan perkataan Firman Tuhan yg diucapkan Mazmur Daud diatas, kadang saya merenungkan dan bertanya tanya, jadi yg mana yg benar? Apakah Tuhan memperlakukan aku sesuai dgn kesucian tanganku? Dimana hukum timbal balik spt yg Daud katakan diatas jika aku setia Tuhan berlaku setia... jika aku suci atau benar Tuhan juga berlaku suci? Tapi bagaimana dgn hidup orang orang spt Ayub? Bukankah mulut Tuhan sendiri mengatakan Ayub adalah manusia yg takut Tuhan, saleh dan menjauhi kejahatan,... lalu kenapa hidupnya hancur?

Disinilah letak pewahyuan yg perlu kita pegang,... Daud berkata, jika aku setia Tuhan juga berlaku setia... kemudian kharakter lainnya spt berlaku tdk bercela, suci dan tdk bengkok adalah tambahan tambahannya... Orang yg layak disebut setia bukan sekedar setia pada saat suka... Ingat sumpah setia kita kpd istri atau suami kita? 
'...dihadapan Tuhan, hamba-Nya‎ dan jemaat-Nya, aku bersumpah utk berlaku setia kpd istriku yg sah dan satu satunya dlm suka maupun duka... sampai maut memisahkan kita...'

Kesetiaan hanya layak disebut kesetiaan, ketika tdk ada lagi alasan yg masuk akal utk tetap berlaku setia, namun kita memilih utk tetap setia‎,... itulah kesetiaan...
Jika sungguh kita berlaku setia, kita akan bersabar dan tetap teguh kpd perkataan Tuhan, maka pada waktunya Tuhan, matamu akan terbuka dan melihat pembelaan dan perkenanan Tuhan dinyatakan didlm hidupmu...

Satu kali Billy Graham mengunjungi seorang wanita tua yg sedang sakit dan menunggu waktu utk pulang ke rumah Bapa di Surga... Billy Graham bermaksud utk menguji kedalaman kharakter sang ibu tua tadi. Pastor Graham bertanya, ibu, jika engkau meninggal nanti, ternyata semua kepercayaanmu terhadap TUHAN yg engkau layani sepanjang umur hidupmu ini bukanlah Tuhan yg sesungguhnya, ternyata Dia itu tdk spt yg engkau percayai, atau tdk spt yg Firman-Nya ‎katakan, lalu apa jadinya? Apa yg akan engkau lakukan?
Sang ibu memandang heran kpd gembalanya, pastor Graham, lalu terdiam sejenak, kemudian berkata: pastor... jika saya keliru percaya kpd Tuhan, maka Tuhan itu rugi jauh lebih besar dari pada saya sendiri... (He stand to loose much more than I do...)
Billy Graham tersenyum puas, sebab dia tahu, kapan saja, at any time ibu itu meninggal, sang gembala terlalu yakin dia pasti kembali ke rumah Bapa di Surga... sebab yg berlaku setia, kpd mereka juga Tuhan akan berlaku setia... Tuhan berkata demi kekudusan-Nya sendiri dan perkataan Tuhan itu benar!‎
‎‎
Lalu bagaimana sikap kita yg seharusnya ketika sekalipun saya telah berlaku setia, tdk bercela dan tdk bengkok, namun belum melihat pembelaan Tuhan dihidupku? Sabar... waktunya Tuhan pasti dtg spt fajar yg pasti muncul setiap pagi, ingat perkataan Mazmur Daud ini:‎
Mazmur 37:5-6 "Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; 
Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang..." ‎

‎Smile it's Friday...jgn lupa ibadah di gereja mu masing masing minggu ini.
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-11-24 19:49:40

Kamis, 24 November 2016

Mazmur 16:5-7, 11
"...Ya TUHAN, Engkaulah Bagian Warisanku Dan Pialaku, Engkau Sendirilah Yang Meneguhkan Bagian Yang Diundikan Kepadaku. 
Tali Pengukur Jatuh Bagiku Di Tempat-tempat Yang Permai; Ya, Milik Pusakaku Menyenangkan Hatiku. 
Aku Memuji TUHAN, Yang Telah Memberi Nasihat Kepadaku, Ya, Pada Waktu Malam Hati Nuraniku Mengajari Aku. 
Engkau Memberitahukan Kepadaku Jalan Kehidupan; Di Hadapan-Mu Ada Sukacita Berlimpah-limpah, Di Tangan Kanan-Mu Ada Nikmat Senantiasa." ‎

Pagi Ini Kita Akan Belajar Satu Sikap Hati Yg Benar Terhadap Keuntungan Dan Kenikmatan. Apa Yg Membuat Daud Bisa Terus Menerus Bersyukur Dan Menaikan Mazmur Puji Pujian Kpd Tuhan? Apakah Karena Dia Tdk Pernah Mendapatkan Masalah Dan Tekanan? Atau Karena Dia Begitu Berlimpah Dgn Segala Sesuatunya? Sikap Hati Tdk Ditentukan Dgn Semua Hal Tsb, Sebaliknya Daud Sadar Betul Bahwa Semua Yg Ada Padanya Dan Semua Yg Dia Boleh Kecap Adalah Bagian Yg Memang Tuhan Berikan Kepadanya, Coba Simak Kembali Ayat 5 Dari Mazmur 16 Diatas: "...Ya TUHAN, Engkaulah Bagian Warisanku Dan Pialaku, Engkau Sendirilah Yang Meneguhkan Bagian Yang Diundikan Kepadaku..." Inilah Rahasia Kenapa Sikap Hati Daud Murni Dan Benar, Sehingga Dia Dpt Selalu Bersyukur... 

Bahkan Daud Bisa Menaruh Rasa Senang Kpd Milik Pusaka Yg Tuhan Berikan. Kesenangan Dan Kesukaan, Rasa Menghargai Itu Bukan Perasaan Semata, Tapi Satu Keputusan. Istrimu Bisa Saja Tdk Secantik Istri Tetangga Atau Bintang Bintang Film, Tapi Rasa Hormat Dan Kesukaanmu Terhadap Istrimu Itu ‎satu Keputusan Bukan Perasaan. Jika Sukacita Ditentukan Oleh Perasaan Yg Dipengaruhi Keadaan Kondisi Yg Terlihat, Kenapa Bintang Bintang Film Dunia Justru Jauh Lebih Banyak Yg Bercerai Daripada Para Petani Sawah Di Kampung Kampung? Bukankah Istri Bintang Film Jauh Lebih Cantik Dari Istri Kang Ujang Di Sawah? Kenapa Si Udin Bisa Setiap Dgn Tukiyem Sampai 40 Tahun Lebih Sedangkan Para Billioner Harus Kawin Cerai Berkali Kali? Apakah Harta Menjamin Sukacita?

Pada Waktu Malam Hari, Ketika Sekelilingnya Mulai Mengotori Pandangan Hidupnya, Hati Nurani Daud Mulai Berbicara Dan Mengajarinya Utk Hidup Benar Dihadapan Tuhan...

Pada Akhirnya, Daud Menemukan Kesukaan Yg Benar, Kenikmatan Yg Sejati, Lihat Di Ayat 11:‎
"...Engkau Memberitahukan Kepadaku Jalan Kehidupan; Di Hadapan-Mu Ada Sukacita Berlimpah-limpah, Di Tangan Kanan-Mu Ada Nikmat Senantiasa." ‎‎

---> Adakah Hatimu Secara Jujur Telah Menemukan Kenikmatan Sesungguhnya Ada Di Tangan Tuhan? Hanya Berkat Yg Diberikan Oleh Tangan Tuhan Sajalah Yg Mendatangkan Kenikmatan Sejati Dan Yg Sesungguhnya... Harta Melimpah Yg Bukan Dari Tangan Tuhan Tdk Akan Membawa Sukacita Dan Kenikmatan Sejati,... Kecantikan Dan Ketenaran Yg Bukan Milik Kita Tdk Akan Membawa Nikmat Senantiasa... Belajarlah Spt Daud, Nikmati Hanya Yg Tuhan Berikan Bagimu Sbg Bagianmu, Dan Ucapkan Syukur Senantiasa... Biarkan Hati Nuranimu Tetap Hidup Dan Berbicara, Mengajari Diri Kita Sendiri Setiap Malam. 

Keep On Going In Your Journey To Perfection ‎
Jesus Loves You And So Do I ‎

dibuat pada : 2016-11-23 19:19:37

Rabu, 23 November 2016

Mazmur 15:1-5
"...Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? 
Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, 
yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; 
yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi; 
yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya...." ‎

Didlm kemuliaan TUHAN, Daud berdoa dan bertanya kpd Tuhan, siapa siapakah saja yg boleh masuk bahkan menumpang didlm kemah Tuhan, didlm kemuliaan Tuhan?... 

Tahukah saudara apa artinya diijinkan masuk dan menumpang didlm kemah Tuhan? ... anak anak akan merasa tenang dan nyaman didlm rumah, sebab ada papah yg bertanggung jawab utk memberi makan, melindungi, menjaga dan menopang hidup anak anak didlm rumah... 

Pada jaman perjanjian lama, ada kubu kubu atau kota kota perlindungan bagi umat Tuhan, dan jika seseorang masuk kedlm kubu pertahanan, maka penumpah darah tdk berhak utk melukai dia...

Bagaimana jika yg berkuasa di rumah tsb bukan sekedar manusia biasa, tapi Tuhan yg mengangkat dan menurunkan raja raja dan pemimpin satu negara? Betapa aman dan luar biasanya keadaan spt itu, itulah sebabnya Daud bertanya, siapakah yg boleh menumpang, artinya tinggal didlm kemah Tuhan?...

Jawabannya adalah serentetan sikap yg nyaris membuat manusia itu sempurna, coba lihat:‎
Yaitu : - dia yang berlaku tidak bercela, 
                - yg melakukan apa yg adil 
                - & yg mengatakan kebenaran dgn segenap hatinya, ‎
                - yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, 
                - yang tidak berbuat jahat terhadap temannya 
                - yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; ‎ ‎
                - yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba 
                - dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah.‎

Tapi siapakah ‎orang yg demikian? Pada ayat 4 di Mazmur 15 diatas dirangkumkan, ialah 'orang yg takut akan Tuhan ' yaitu 'orang yg berpegang kpd sumpah sekalipun rugi...'

Hari hari ini, jika ada satu qualitas yg sangat langka diantara manusia, qualitas itu adalah 'takut akan Tuhan' Beberapa tahun secara berturut turut, BBC (British Broadcasting Corporation) telah melakukan survey di beberapa negara dgn pertanyaan, apakah hal hal yg paling menakutkan yg menimpa atau terjadi dibangsamu? Selalu selama beberapa ‎tahun berturut turut, jawaban nomor 1 dan 2 selalu sama: 'kemiskinan no 1 dan kerusakan lingkungan no 2'. Namun sejak tahun 2010, hasil BBC survey telah menggeser no 1 & 2 menjadi no 2 & 3, sedangkan no. 1 adalah 'CORRUPTION atau korupsi'. Tanpa disadari, manusia sadar, hal langka yg bisa kita temukan hari hari ini adalah sikap hati yg berani jujur, berani setia kpd janji sekalipun rugi, itulah takut akan Tuhan. Corruption akan berfikir terbalik,  jika bisa untung, kenapa harus diabaikan, sekalipun itu keliru dan dosa... corruption adalah lawan kata dari takut akan Tuhan. Tdk adanya roh takut akan Tuhan akan membuat manusia berfikir dan bertindak yg paling menguntungkan utk dirinya sendiri, sekalipun harus mengorbankan orang lain...

Corruption bukan sekedar cinta uang, tapi juga kpd ketidak setiaan terhadap pasangan hidup... perselingkuhan terlihat manis dan nikmat, tapi mengorbankan perasaan dan kesucian hati diri sendiri dan pasangan kita, mengiris iris masa depan anak anak... Dan pastinya menodai kasih Tuhan...

Belajarlah utk hidup takut akan Tuhan, mulailah dgn berlaku setia terhadap janji, dan jika harus rugi sekalipun, lebih baik rugi daripada harus keluar dari kemah Tuhan... sebab yg boleh menumpang di kemah Tuhan bukan yg cacat kakinya atau tangannya, tapi yg cacat hatinya... yg tdk ada takut akan Tuhan. 

Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-11-22 20:15:09

Selasa, 22 November 2016

Mazmur 11:4-5, 7
"TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. 
TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. 
Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya..." ‎

---> Mazmur Daud yg satu ini mengajarkan satu pewahyuan luar biasa bagi semua orang percaya, coba perhatikan posisi Tuhan spt yg dilihat Daud, Tuhan tahta-Nya ada di Surga, namun Dia juga ada didlm bait-Nya yg kudus, dan mata-Nya mengamat amati & menguji anak anak manusia...baik orang benar maupun orang fasik, namun Dia Tuhan yg adil, dan keadilan-Nya dibuktikan dgn membiarkan 'orang yg tulus utk bisa memandang wajah-Nya! '‎

‎Inilah pelajaran yg perlu kita renungkan pagi ini, ada banyak orang berhasil dan sukses, namun belum tentu mendapatkan perkenanan Tuhan... beberapa kali didlm Alkitab dicontohkan bagaimana pandangan mata yg tertuju kpd satu pribadi menunjukan perkenanan Tuhan kpd pribadi tsb... ketika Ester ingin menyampaikan isi hatinya, dia tdk langsung masuk, dia cukup berjalan jalan di pelataran raja dan ketika raja menatap Ester, lalu hatinya berkenan kpdnya (Ester 5).

Kpd siapakah mata dan wajah Tuhan terarah? Kepada ORANG YG TULUS HATI!!! Kpd orang demikianlah wajah Tuhan terarah. Orang tulus adalah orang yg tdk memiliki maksud atau agenda terselubung, apa yg dikatakan itulah yg ada dihati dan pikirannya, tdk munafik dan belat belit. Itulah yg disebut 'INTEGRITY atau INTEGRITAS'.

Saudaraku, sikap hati spt itulah yg dpt tiba tiba membuat kita bukan hanya memandang wajah Tuhan tapi kenyataannya Tuhan ada di Surga dan kita di bumi, bagaimana kita dpt memandang wajah Tuhan? Inilah rahasianya, hati yg tulus, yg tdk dolak dalik, yg tdk munafik atau memiliki intrik intrik tertentu, akan menarik kemuliaan TUHAN di Surga utk turun ke bumi dimana kita ada, sehingga kita dpt memandang wajah Tuhan dan menikmati perkenanan-Nya. Itulah rahasia menarik dan mendatangkan Surga di bumi, hati mu harus tulus atau murni dihadapan Dia.

Adakah Surga di rumah tanggamu? Jika belum nyata suasana Surga, coba periksa ketulusan hati penghuni rumah tangga tsb? Adakah Surga di usaha dan pekerjaanmu? Jika belum, jgn periksa keuangan terlebih dahulu, periksa hati orang orang yg mengelola dan mengusahakan usaha tsb, jika hati mereka tulus, maka tdk mungkin Tuhan tdk berkenan!

Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I‎

dibuat pada : 2016-11-21 19:52:57

Senin, 21 November 2016

Mazmur 9:10-12, 17  
(9-10) Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. 
(9-11) Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN. 
(9-12) Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, 
(9-17) TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon. Sela..."‎

‎---> Tdk selamanya tekanan hidup dan kesesakan itu buruk, justru ketika Tuhan mengijinkan tekanan dan kesesakan terjadi didlm hidup kita, tujuan Tuhan melalui kesesakan itu justru baik adanya. Perhatikan doa Daud didlm tekanan, terutama di ayat 17 bagian a diatas: 
"...TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman..." Kapan Tuhan memperkenalkan Diri-Nya? Ketika tekanan dan kesesakan terjadi atas manusia. Berkali kali didlm Alkitab dicontohkan bagaimana para pahlawan iman belajar mengenal siapa Allahnya pada saat tekanan dan kesesakan terjadi:

Abraham mengenal TUHAN sbg 'Jehovah Jireh - Allah yg menyediakan' ketika dia tertekan oleh perintah Tuhan yg menguji imannya utk menyerahkan Ishak anaknya yg sangat dia kasihi... diatas gunung Tuhan memperkenalkan Diri-Nya sbg Jehovah Jireh utk pertama kalinya...

Hagar ketika lari dan tertekan, bertemu dgn Tuhan yg memperkenalkan Diri-Nya sbg El-Roi, Allah yg melihat... Allah memperhatikan dan melihat penderitaan Hagar, Dia tdk buta, Dia Allah yg melihat...

Ayub melalui tekanan dan kesesakan, mata rohaninya dicelikan utk melihat kedaulatan dan kemaha kuasaan Tuhan yg belum pernah dikenalnya sebelumnya...‎

Israel belajar mengenal kharakter Allahnya ketika mereka berjalan 40 tahun di padang gurun, saat tekanan dan kesesakan di padang gurun itulah Israel belajar ketetapan ketetapan Tuhan...

Dan masih banyak lagi, justru melalui kesesakan, bersiap siaplah utk membiarkan Tuhan membawa kita mengenal Allah kita dgn benar dan sempurna. Bahkan Daud juga menuliskan kebenaran ini secara tegas di ‎Mazmur 119:71 "Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu..." ‎

Bersyukurlah dlm keadaan apapun yg engkau alami, tetap menanti nantikan Tuhan dgn setia.

Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-20 22:53:04

Jumat, 18 November 2016

Mazmur 8: 4-9 (8-4)
"...Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: 
(8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? 
(8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. 
(8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya: 
(8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; 
(8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan. 
(8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!"

---> Ingatkah saudara akan perintah Tuhan yg pertama kali dinyatakan-Nya kpd manusia? Bukan 10 perintah Allah, juga bukan tentang mengembalikan persepuluhan, tapi tentang tugas manusia dibumi:‎

‎==> ‎Kejadian 1:26-28 "..Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." 
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." ‎

Ayat ayat di Kejadian 1 diatas menegaskan bahwa ketika Tuhan menciptakan manusia segambar dan serupa (sesuai dgn wajah-Nya dan kharakter-Nya Tuhan sendiri), maka utk menegakan keserupaan dgn Allah itu, manusia ditugaskan utk 'menaklukan dan berkuasa atas kekayaan yg ada di bumi'‎, dan jika saudara perhatikan ayat ayat selanjutnya, Tuhan memerintahkan manusia utk 'berkuasa dan menaklukan semuanya' tdk utk dimakan sendiri atau utk dirinya sendiri, sebab bagi manusia makanannya sudah Tuhan tentukan sejak awal, jadi utk apa manusia berkuasa dan menaklukan isi bumi? Utk bertindak mewakili Tuhan atas bumi, bertindak spt Tuhan bertindak atas bumi, sebab manusia diciptakan segambar dan serupa dgn Tuhan... utk menjadi ambasador Tuhan dibumi, itulah tujuan dari tugas manusia ketika dia berkuasa...

Kitab Mazmur 8 diatas, didlm hadirat Tuhan, Daud kembali dipenuhi Roh TUHAN dan dia mulai bernubuat dgn berkata bahwa manusia diciptakan hampir sama spt Allah, (terjemahan lain berkata: 'just a little bit lacking of God)... sehingga kekuasaan atas kekayaan bumi, ternak ternak dibumi, bahkan burung dan ikan dilaut‎, semua diserahkan kpd manusia utk ditaklukkan, utk apa semua kekuasaan tsb?  Perhatikan ayat 10 dari Mazmur 8 diatas: "...Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!"‎ ---> UNTUK MEMULIAKAN TUHAN! Itulah tujuan semuanya.

Ketika Daud sadar akan hal itu, kharakter Illahi yg ada pada manusia spt yg pertama kali ada, sekarang dikembalikan kpd manusia, kekuasaannyapun dikembalikan, supaya manusia menjadi ambasador Tuhan dibumi... Dan supaya manusia memuliakan Tuhan dgn semua yg ada!

Muliakan Tuhan dgn hidupmu, dgn hartamu, dgn kekuasaanmu.

Smile it's Friday... keep walking in your Journey to Perfection because Je‎sus love you and so do I

dibuat pada : 2016-11-17 19:35:52