Morning Dew

Selasa, 26 April 2016

1 Samuel 6:1-4 "Setelah tujuh bulan lamanya tabut TUHAN itu ada di daerah orang Filistin, 
maka orang Filistin itu memanggil para imam dan para petenung, lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang harus kami lakukan dengan tabut TUHAN itu? Beritahukanlah kepada kami, bagaimana kami harus mengantarkannya kembali ke tempatnya." 
Lalu kata mereka: "Apabila kamu mengantarkan tabut Allah Israel itu, maka janganlah kamu mengantarkannya dengan tangan hampa, melainkan haruslah kamu membayar tebusan salah kepada-Nya; maka kamu akan menjadi sembuh dan kamu akan mengetahui, mengapa tangan-Nya tidak undur dari padamu." 
Sesudah itu bertanyalah mereka: "Apakah tebusan salah yang harus kami bayar kepada-Nya?" Jawab mereka: "Menurut jumlah raja-raja kota orang Filistin, lima borok emas dan lima tikus emas, sebab tulah yang sama menimpa kamu sekalian dan raja-raja kotamu..."‎

Satu perbedaan yg sangat menonjol dilukiskan di ayat ayat diatas jika kita bandingkan dgn apa yg kita renungkan beberapa hari lalu.

Pada Samuel, sama spt pada Obed orang Edom, berada dekat tabut perjanjian atau dekat hadirat Tuhan telah membuat mereka sungguh diberkati... tapi bagi orang orang Filistin, tujuh bulan lamanya tabut itu ada ditanah mereka, justru mereka mendapatkan malapetaka dan penyakit sampar... apa yg salah? Apakah Tuhan pilih kasih? Kenapa bisa berbeda dan bertolak belakang begitu jauh?

Pelajaran penting bagi gereja Tuhan pagi ini, bukan simbol simbol, ritual ataupun acara ibadah yg mendatangkan berkat Tuhan, tapi sikap hati saudara dan saya yg akan menentukan perbedaan...

Samuel dan Obed menerima, bukan merampas hadirat Tuhan dgn penuh kerelaan dan sukacita, maka mereka diberkati oleh hadirat Tuhan... Filistin merampas dgn tujuan supaya mendatangkan celaka bagi orang lain, celaka bagi Israel, justru celaka menimpa mereka sendiri... Tuhan tahu isi hatimu, Tuhan melihat jauh kedalam lubuk hatimu... jika hatimu bengkok, sekalipun engkau melakukan ibadah, memberikan persembahan yg besar, semua itu merupakan kekejian bagi TUHAN, ... namun jika hatimu lembut dan rela menerima Tuhan, pengajaran-Nya, teguran-Nya... maka semua itu menjadi berkat atasmu.

Spt apakah hatimu? Coba berkaca dan tatap sungguh sungguh, adakah engkau secara jujur dan rela menerima Tuhan dan Firman-Nya tanpa rasa terpaksa, tanpa motivasi yg bengkok? Sebab jika benar spt itu, kerelaan hatimu akan menuntun engkau kpd berkat berkat Tuhan hari ini!!!

dibuat pada : 2016-04-25 19:39:08

Senin, 25 April 2016

1Samuel 5:1-5 "...Sesudah orang Filistin merampas tabut Allah, maka mereka membawanya dari Eben-Haezer ke Asdod. 
Orang Filistin mengambil tabut Allah itu, dibawanya masuk ke kuil Dagon dan diletakkannya di sisi Dagon. 
Ketika orang-orang Asdod bangun pagi-pagi pada keesokan harinya, tampaklah Dagon terjatuh dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut TUHAN; lalu mereka mengambil Dagon dan mengembalikannya ke tempatnya. 
Tetapi ketika keesokan harinya mereka bangun pagi-pagi, tampaklah Dagon terjatuh dengan mukanya ke tanah di hadapan tabut TUHAN, tetapi kepala Dagon dan kedua belah tangannya terpenggal dan terpelanting ke ambang pintu, hanya badan Dagon itu yang masih tinggal.
Itulah sebabnya para imam Dagon dan semua orang yang masuk ke dalam kuil Dagon tidak menginjak ambang pintu rumah Dagon yang di Asdod, sampai hari ini...."

Filistin berhasil merebut 'tabut perjanjian' dimana Allah Israel hadir diatas-nya, diatas tutup pendamaian-nya, diantara kedua sayap kerubium. Kemudian mereka menempatkan tabut perjanjian itu bersama sama dgn patung dagon, bersebelahan dgn patung dagon... dua kali ‎secara berturut turut Tuhan mengajarkan kita satu perkara, dan pada kali yg kedua, kerusakannya jauh lebih parah, dari pada kali pertama, Dagon terbalik dgn mukanya menghadap tabut perjanjian, lambang Dagon bertekuk lutut menyembah kpd Allah Israel, namun pada kali kedua, Dagon hancur total, kepalanya putus, tangan tangannya juga putus, total hancur, bahkan sampar terjadi di kota itu...

Kekudusan Tuhan tdk dpt ditempatkan sejajar dgn dosa... sekali lagi saya  katakan, ...Kekudusan Tuhan tdk dpt ditempatkan sejajar dgn dosa‎!!!

Inilah pelajaran yg Tuhan mau kita renungkan hari ini, hadirat Tuhan memang luar biasa berkuasanya didlm hidup orang percaya, namun jika hadirat Tuhan itu dicampur adukan dgn kenajisan, ketidak kudusan, maka kehancuranlah yg akan terjadi. ‎Inilah yg banyak terjadi didlm rumah tangga anak anak Tuhan hari hari ini, anggur yg dipersembahkan kehadapan Tuhan tdk lagi murni, tapi bercampur dgn kebencian, kerakusan, atau kenajisan... demi kasih Kristus saya ingin sampaikan, jgn lagi kita mencampur adukan ladang hati kita dgn dua benih... Itu kekejian bagi Tuhan! 

Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita utk hidup murni tanpa menyimpan atau mempertahankan dosa... kenajisan itu dosa, termaksud pornography, pelacuran, dan perselingkuhan... berkat Tuhan itu baik, tapi rakus itu dosa... bedanya adalah, orang rakus akan menghalalkan segala cara utk dpt keuntungan, termaksud menipu dan berbohong atau bahkan memperdaya atau merugikan orang lain. Kebencian itu dosa, jgn simpan kebencian didlm lubuk hatimu dimana ada hadirat Tuhan. 

Hiduplah murni apa adanya, jgn campur adukan ladang hatimu dgn dua benih, jgn sandingkan Tabut Allah dgn patung Dagon!!! 

dibuat pada : 2016-04-24 19:47:51

Jumat, 22 April 2016

‎1 Samuel 3:6-7 "Dan TUHAN memanggil Samuel sekali lagi. Samuel pun bangunlah, lalu pergi mendapatkan Eli serta berkata: "Ya, bapa, bukankah bapa memanggil aku?" Tetapi Eli berkata: "Aku tidak memanggil, anakku; tidurlah kembali."
Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya..."‎

Samuel muda yg tdk banyak mengerti, namun telah mendapatkan perkenanan Tuhan yg begitu luar biasa.‎ Ayat 7 dgn gampang berkata: "...Samuel belum mengenal TUHAN; firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya..."‎ Jika demikian, jika Samuel belum mengenal Tuhan, sementara imam Eli sudah jauh mengenal Tuhan dan sudah terbiasa melayani Tuhan, namun mengapa Tuhan memilih utk berbicara kpd orang yg belum kenal Dia dibandingkan dgn berbicara kpd atau melalui seorang imam yg bukan saja sudah kenal siapa Tuhan, tapi juga sudah terbiasa melayani Tuhan?  

Benarlah perkataan Yesus ini: "...Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut." (Lukas 12:48)‎

Hari ini, kita belajar satu kebenaran yg disebut 'tanggung jawab'! Jgn anggap sepele hal ini, jika kita terbiasa melalaikan tanggung jawab kita, mungkin utk sementara waktu, manusia akan memaklumkan hal tsb, tapi itu bagi Tuhan adalah satu kejahatan dan dosa, ingat hamba yg menerima 1 talenta, yg tdk dilipat gandakan, atau hanya di simpan, itu sama spt tanggung jawab yg tdk dikerjakan, akibatnya dia dibuang ketempat yg ditemukan ratapan dan kertak gigi, dan sang tuan menyebutnya sbg hamba yg 'malas dan jahat'. Hamba tsb bukan saja malas, tapi juga jahat, kenapa jahat? Sebab ukuran yg sang tuan pakai utk dosa adalah Yakobus 4:17 "...Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa...." itulah ukuran dosa, itulah sebabnya dia disebut hamba yg jahat!

Imam Eli berkali kali didlm kitab 1 Samuel 'melalaikan atau bahkan meremehkan' tanggung jawab Imamat yg dia terima dari Tuhan, sehingga pada waktu  ada hal penting berikutnya yg harus Tuhan sampaikan, Tuhan memilih utk berbicara dgn seorang anak kecil yg belum terkontaminasi apa apa, satu lembaran putih yg bersedia utk hidup dgn memikul tanggung jawab dgn benar.

Saudaraku, jgn anggap sepele mengabaikan tanggung jawab. Bagi para suami, imam yg harus bekerja, bekerjalah dgn sungguh sungguh, sebab itu tanggung jawabmu! Para pelayan Tuhan, layani Tuhan jgn alakadarnya, lakukan dgn sungguh sungguh, sebab itu adalah tanggung jawab mu!

Jika kita tetap menjadi hamba yg bertanggung jawab, maka satu kali nanti engkau akan mendengar suara Allahmu, sama spt Samuel kecil yg mendengar suara Bapa Surgawi: ‎"....Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.‎..(Matius 25:21).

dibuat pada : 2016-04-21 21:22:22

Kamis, 21 April 2016

‎1 Samuel 3:2-3 "...Pada suatu hari Eli, yang matanya mulai kabur dan tidak dapat melihat dengan baik, sedang berbaring di tempat tidurnya.
Lampu rumah Allah belum lagi padam. Samuel telah tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah...." ‎

Pagi ini ketika saya membaca kembali 1 Sam 3:3, mata saya dicelikan karena tertambat kpd perkataan ini, dibagian terakhir berkata: "....Samuel telah tidur di dalam bait suci TUHAN, tempat tabut Allah...." ‎

Artinya Samuel muda tidur di Ruang Maha Kudus, sedangkan imam Eli yg mewakili Tuhan saat itu, tidur di tempat lain.‎ Mungkin bukan karena Samuel muda memilih utk tidur disitu, tapi mungkin dia sedang diajar dan dilatih utk bekerja, menjaga dan membersihkan bait Allah, tapi sebenarnya itu tugas imam. Ada 2 orang yg disebutkan di Alkitab yg membuat tempat tinggalnya dekat sekali dgn tabut perjanjian, Samuel dan Obed Edom, dan kedua duanya hidup nyaris tak bercacat dihadapan Tuhan. Setelah tabut Allah diambil kembali oleh Daud dari rumah Obed Edom, saat itu selama 3 bulan, Obed orang Edom itu diberkati luar biasa sampai dlm tempo 3 bulan, khabar itu tersiar sampai ke telinga raja. Tahukah saudara apa yg dilakukan oleh Obed orang Edom setelah Daud mengambil kembali tabut perjanjian yg adalah hadirat Tuhan sendiri dan memindahkannya ke Bait Allah di Yerusalem? Obed orang Edom sekalipun sudah kaya raya, sangat diberkati saat itu, memilih utk menyerahkan diri sbg 'penjaga pintu' di bait Allah, Obed beserta anak anaknya memilih utk menjadi bongos dipintu bait Allah, sebab dia sudah merasakan damai sejahtera yg melebihi segala akal dan kekayaan ketika dia dekat dgn tabut perjanjian, dekat dgn 'Shekinah Glory'! Itulah juga salah satu alasan mengapa Samuel muda dipakai Tuhan luar biasa, sebab dia sangat dekat dgn Tuhan yg hadir di atas tabut perjanjian, tiap tiap malam, sekalipun belum mendengar suara Tuhan, Samuel mengerti detak jantung Tuhan, Samuel tahu itu suara Bapa, Namu karena dia masih terlalu muda, dia pikir Bapa itu imam Eli.

Jika engkau gusar, BeTe (Bad mood Tau!) , atau hanya tdk memiliki harapan, coba periksa, apakah engkau dekat atau jauh dari Tuhan yg hadir di atas tutup pendamaian pada tabut perjanjian? Jika engkau jauh, segera mendekat, cari wajah Tuhan dgn segenap hatimu, segenap kekuatanmu dan dgn segenap akal budimu!!!

dibuat pada : 2016-04-20 21:26:35

Rabu, 20 April 2016

‎1 Samuel 3:1 "...Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatan pun tidak sering..." ‎

Kita tahu bahwa Samuel hidup didlm rumah Tuhan, dirumah imam Eli, di satu bangsa Tuhan, Israel, dan kita juga tahu bahwa saat saat Samuel kecil itu hidup, Israel dlm keadaan yg sangat merosot iman percayanya dan moralnya, perzinahan secara rohani dan jasmani terjadi bahkan didlm rumah Tuhan, kekudusan Tuhan dianggap rendah, tdk ada takut akan Tuhan dihidup bahkan hamba hamba Tuhan anak anak imam Eli‎ (1 Samuel 2:11-36).

Kenapa hal itu bisa terjadi demikian, bahkan di rumah Tuhan terjadi kemerosotan moral yg begitu memalukan? Lihat kembali ayat diatas: ‎"...Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang;..." Ketika tdk ada atau jarangnya keluar Firman Tuhan yg adalah Tuhan sendiri, maka kemerosotan moral akan menghancurkan bahkan rumah Tuhan sekalipun. Ketika tdk ada terang, maka gelap akan melanda satu ruangan, tdk perduli Ruang apapun, bahkan Ruang Maha Kudus disebut sbg Ruang Maha Kudus sebab ada Shekinah Glory atau hadirat Tuhan disitu, yg hadir diatas tutup pendamaian di Tabut Perjanjian. 

Saudaraku, adakah Firman didlm hatimu? Dimulutmu? Atau dirumahmu? Kalau tdk ada atau jarang, cepat cepat bertobat dan cari wajah Tuhan sebelum terlambat, sudahkah engkau membaca Firman Tuhan pagi ini?

Awali hidupmu tiap pagi dgn doa ucapan syukur dan dgn membaca, merenungkan perkataan Firman Tuhan, itulah kekuatan kita, itulah sarapan kita, spt embun pagi yg menjadi makanan buat tumbuh tumbuhan.

dibuat pada : 2016-04-19 21:14:35

Selasa, 19 April 2016

1 Samuel 1:24-28 "Setelah perempuan itu menyapih anaknya, dibawanyalah dia, dengan seekor lembu jantan yang berumur tiga tahun, satu efa tepung dan sebuyung anggur, lalu diantarkannya ke dalam rumah TUHAN di Silo. Waktu itu masih kecil betul kanak-kanak itu. 
Setelah mereka menyembelih lembu, mereka mengantarkan kanak-kanak itu kepada Eli; 
lalu kata perempuan itu: "Mohon bicara tuanku, demi tuanku hidup, akulah perempuan yang dahulu berdiri di sini dekat tuanku untuk berdoa kepada TUHAN. 
Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. 
Maka aku pun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Lalu sujudlah mereka di sana menyembah kepada TUHAN..." ‎

Hanna, ibu Samuel adalah seorang wanita mandul, tapi hatinya peka akan Tuhan. Hanna hidup didlm tekanan batin yg ditumpahkan kpdnya oleh madu-nya‎, Penina.

Satu ketika Hanna berikhtiar utk membawa perkaranya dikaki Tuhan dan memohon dgn sangat agar Tuhan mengaruniakan kpdnya seorang anak laki laki. Kemudian Hanna bernazar bahwa jika Tuhan berikan dia seorang anak laki laki, maka seumur hidup anak tsb akan menjadi milik Tuhan, anak itu akan menjadi apapun yg Tuhan Kehendaki sesuka hati Tuhan, pendek kata, anak itu adalah buah sulung yg dipersembahkan Hanna bagi Tuhan, dan Hanna menepati nazarnya ketika anak itu sudah lepas susu, coba perhatikan sekali lagi perkataan Hanna kpd imam Eli: ‎"...Untuk mendapat anak inilah aku berdoa, dan TUHAN telah memberikan kepadaku, apa yang kuminta dari pada-Nya. ‎Maka aku pun menyerahkannya kepada TUHAN; seumur hidup terserahlah ia kiranya kepada TUHAN." Buah hatinya yg satu satunya, yg lama dia nantikan dgn tetesan airmata, buah sulungnya, dia bawa kekaki Tuhan, bukankah ini persis spt Abraham?  

Tuhan ternyata tdk tuli dan tdk tinggal diam, Samuel tumbuh bukan hanya menjadi seorang yg luar biasa, nazir Allah, dia menjadi pemimpin Israel yg sangat sangat dihormati Tuhan dan manusia,... Samuel menjadi orang yg hampir hampir tdk ditemukan cacatnya dihadapan Tuhan... Samuel-lah yg mengangkat dan menurunkan raja raja di Israel, semua hanya karena ada seorang ibu yg peka akan kepentingan Tuhan diatas kepentingan dirinya sendiri... dia relakan yg lama dinantikan, yg satu satunya demi menyenangkan hati Tuhan dan demi kepentingan Tuhan. 

Tahukah saudara bahwa bukan hanya itu, Tuhan juga Allah yg tahu berterima kasih dan tdk pernah berhutang? Hanna menyerahkan satu anaknya Samuel dari rahim yg mandul, namun Tuhan jadikan rahim mandul itu menjadi rahim yg subur, inilah yg kemudian Tuhan buat bagi Hanna:‎
1 Samuel 2:20-21 "Lalu Eli memberkati Elkana dan isterinya, katanya: "TUHAN kiranya memberikan keturunan kepadamu dari perempuan ini pengganti yang telah diserahkannya kepada TUHAN." Sesudah itu pulanglah mereka ke tempat kediamannya, &‎ TUHAN mengindahkan Hana, sehingga dia mengandung dan melahirkan tiga anak laki-laki dan dua anak perempuan lagi. Sementara itu makin besarlah Samuel yang muda itu di hadapan TUHAN..." ‎

Pesan Tuhan hari ini, jgn sekedar berkutak katik disekitar urusan dan kepentingan mu sendiri, businessmu sendiri, rumah tanggamu sendiri, kesenanganmu sendiri, tapi mulailah belajar dari Hanna, belajar dari Abraham, jika engkau berani mendahulukan Tuhan, menempatkan Dia diatas hidupmu sendiri, maka satu kali matamu akan melihat perkara yg tdk pernah terbayangkan, sebab... "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."  (1 Kor 2:9)‎

Smile and be more faithful for Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-04-18 21:02:59

Senin, 18 April 2016

‎Rut 4:7-8 "Beginilah kebiasaan dahulu di Israel dalam hal menebus dan menukar: setiap kali orang hendak menguatkan sesuatu perkara, maka yang seorang menanggalkan kasutnya sebelah dan memberikannya kepada yang lain. Demikianlah caranya orang mensahkan perkara di Israel. 
Lalu penebus itu berkata kepada Boas: "Engkau saja yang membelinya." Dan ditanggalkannyalah kasutnya..."

Banyak bagian dari kisah penebusan Rut yg memiliki arti yg sangat luar biasa, tapi pagi ini hati dan pandangan saya diarahkan kpd Tata krama orang orang Yahudi yg mereka kerjakan dlm process penebusan yg sering kita remehkan.

Ketika Boas menawarkan saudara nya yg akan menebus Naomi namun saudaranya itu menolak sebab dia takut merusak milik pusakanya sendiri, maka Boas dgn senang hati menerima harga penebusan tsb, dgn di sahkan-nya kesepakatan tsb, yaitu ‎melalui: "...setiap kali orang hendak menguatkan sesuatu perkara, maka yang seorang menanggalkan kasutnya sebelah dan memberikannya kepada yang lain. Demikianlah caranya orang mensahkan perkara di Israel‎..." (Rut 4:7)

Saya teringat juga ketika Musa ditanah Midian sedang menggembalakan domba domba dan melihat semak duri yg menyala, lalu ternyata disitu Musa bertemu Tuhan, dan apa yg Tuhan katakan: ‎Keluaran 3:5 "Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang kudus."

Inilah pelajaran penting dari satu karya penebusan, harus ditandai dgn 'kasut yg ditanggalkan'! Kasut yg dikenakan berbicara tentang 'pendirian, pandangan hidup, gaya hidup'. Satu karya penebusan memerlukan bukti yg nyata, yaitu pendirian, tempat berpihak yg ditukar, kasut yg ditanggalkan, itu terjadi pada saat Musa bertemu dgn Allah Israel, saat Tuhan berkata memperkenalkan Diri-Nya, "...Akulah Allah ayahmu Abraham, Yakub dan Ishak..." maka Musa wajib menaggalkan alas pijakannya, pandangannya, cara berfikirnya yg lama, dan berlutut dihadapan Tuhan Allah-nya,... hal yg sama juga terjadi di jaman Rut, kasut yg ditanggalkan telah menjadi tanda agar Boas bisa menebus Rut secara sah.

Adakah engkau orang orang yg telah ditebus oleh Darah Kristus? Jika benar demikian, adakah kasut mu telah ditanggalkan? Tanah pijakanmu, pendirianmu, cara berfikirmu, gaya hidupmu, benarkah sudah ditanggalkan dan mengenakan pikiran yg baru didlm Kristus, pandangan hidup yg baru didlm Kristus? 

Jendral Noriega, mantan president Panama yg ditangkap dan dipenjarakan oleh America, telah bertemu Kristus didlm penjara, satu ketika setelah dia bertobat dan ditanya oleh seorang reporter: 
'...Bapak Jendral, jika satu kali nanti engkau dibebaskan, apa yg akan engkau lakukan?' 
Noriega berkata:‎
'...aku dahulu memiliki 3 ajudan, dlm perkara yg rumit, aku berpaling kpd mereka dan bertanya, bagaimana menurut kalian?... ketiga ajudanku berkata: ..Jendral, kami ini bawahan, kami ada disini bukan utk memberitahu Jendral apa yg harus dilakukan, tapi kami siap mengerjakan apa yg Jendral perintahkan... '
Kemudian Noriega berkata:
'...sekarang aku telah menemukan Jendral Agungku, jika aku keluar, aku akan siap mengerjakan apapun yg Jendral Agungku perintahkan... '

Itulah ciri ciri orang yg sudah ditebus, kasutnya telah ia tanggalkan!

dibuat pada : 2016-04-17 19:27:58

Jumat, 15 April 2016

Rut 3:1-5 "Lalu Naomi, mertuanya itu, berkata kepadanya: "Anakku, apakah tidak ada baiknya jika aku mencari tempat perlindungan bagimu supaya engkau berbahagia?
Maka sekarang, bukankah Boas, yang pengerja-pengerjanya perempuan telah kautemani itu, adalah sanak kita? Dia pada malam ini menampi jelai di tempat pengirikan;
maka mandilah dan beruraplah, pakailah pakaian bagusmu dan pergilah ke tempat pengirikan itu. Tetapi janganlah engkau ketahuan kepada orang itu, sebelum ia selesai makan dan minum.
Jika ia membaringkan diri tidur, haruslah engkau perhatikan baik-baik tempat ia berbaring; kemudian datanglah dekat, singkapkanlah selimut dari kakinya dan berbaringlah di sana. Maka ia akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kaulakukan." 
Lalu kata Rut kepadanya: "Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan." 

Semakin kita mengamati kitab Rut dan kisah hidup Rut, semakin jelas gambaran gereja Tuhan spt seorang mempelai wanita yg berkenan di hati Tuhan. Bukan karena parasnya, bukan kelebihan atau kemampuannya, namun karena keindahan kharakter Rut yg begitu mempesona yg membuat bahkan kitapun yg membaca kisah hidupnya, akan jatuh hati kpd wanita ini.

Rut, sama spt Ester, yg sungguh karena taat kpd authoritas yg Tuhan tempatkan, telah mewarisi perkenanan raja Ahasiweros, perkenanan Boas atau perkenanan Tuhan sendiri.‎ Ester menjadi ratu karena taat kpd perkataan Mordekhai dan Hegai, sida sida raja yg berkuasa atas Ester, Rut menjadi istri Boas karena taat kpd perkataan Naomi ibunya. Ayat ayat diatas adalah serentetan nasehat yg Naomi berikan kpd Rut sama spt nasehat seorang ibu atau seorang ayah berikan kpd anak gadisnya, dan dgn nasehat mulia yg diterima itu, dan hidup Rut berubah sebab dia menjawab Naomi demikian:  Lalu kata Rut kepadanya: "Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan." ‎(Rut 3:5)

Kadang kita terlalu rohani atau terlalu bebal sampai sampai kita tdk bisa dan tdk bersedia menerima nasehat dari orang lain, termaksud dari authoritas yg Tuhan tempatkan diatas kita, tdk adanya kerendahan hati utk taat menerima nasehat akan mendatangkan kehancuran, sebaliknya kerendahan hati utk bisa dinasehati akan mendatangkan perkenanan. ‎Bahkan Yesus sendiri tdk hanya disukai oleh Bapa Surgawi, tapi semakin Dia besar, semakin Dia taat kpd ayah ibuNya di bumi dan mendatangkan perkenanan, lihat ayat ini: Lukas 2:52 "...Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia..." Semakin berhikmat bukannya Yesus semakin sok tahu dan tdk mau mendengar nasehat, tapi justru semakin merendah...

Sederhana sekali rahasia menarik perkenanan Tuhan, rendahkan dirimu! Terima nasehat,... belajarlah utk taat, mulai dgn mentaati nasehat authoritas yg Tuhan tempatkan. Anak anak, taati orang tua, gurumu, pemimpinmu,... istri, taati suamimu.... suami, taati authoritas diatasmu, pemimpinmu, bos mu dikantor, Marilah kita belajar utk hidup dlm ketaatan, spt Rut taat nasehat bijak dari Naomi, Ester taat nasehat bijak dari Mordekhai dan Hegai, Yesus taat nasehat Yusuf dan Maria,...

Be obedient and stay faithful,...
For Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-04-14 21:13:11

Kamis, 14 April 2016

Rut 2:19-23
"... maka berkatalah mertuanya kepadanya: "Di mana engkau memungut dan di mana engkau bekerja hari ini? Diberkatilah kiranya orang yang telah memperhatikan engkau itu!" Lalu diceritakannyalah kepada mertuanya itu pada siapa ia bekerja, katanya: "Nama orang pada siapa aku bekerja hari ini ialah Boas." 
Sesudah itu berkatalah Naomi kepada menantunya: "Diberkatilah kiranya orang itu oleh TUHAN yang rela mengaruniakan kasih setia-Nya kepada orang-orang yang hidup dan yang mati." Lagi kata Naomi kepadanya: "Orang itu kaum kerabat kita, dialah salah seorang yang wajib menebus kita." 
Lalu kata Rut, perempuan Moab itu: "Lagipula ia berkata kepadaku: Tetaplah dekat pengerja-pengerjaku sampai mereka menyelesaikan seluruh penyabitan ladangku."
Lalu berkatalah Naomi kepada Rut, menantunya itu: "Ya anakku, sebaiknya engkau keluar bersama-sama dengan pengerja-pengerjanya perempuan, supaya engkau jangan disusahi orang di ladang lain."
Demikianlah Rut tetap dekat pada pengerja-pengerja perempuan Boas untuk memungut, sampai musim menuai jelai dan musim menuai gandum telah berakhir. Dan selama itu ia tinggal pada mertuanya..."

Nasehat Boas pertama bagi Rut sebelum berkat Levirat diwarisi oleh Rut adalah:

--> Jgn jauh jauh dari ladang milik Boas, ikuti saja pengerja pengerja perempuan yg bekerja disana, supaya engkau tetap terpelihara...

Tuhan mau agar kita tdk jauh dari Tuhan, selalu dekat dgn Dia, agar engkau tetap terpelihara... perhatikan juga dgn siapa engkau bergaul, dgn siapa engkau memungut jelai, karena orang orang disekelilingmu yg paling sering engkau habiskan waktu dgn nya, akan sedikit banyak mempengaruhi cari berfikirmu dan cara kebiasaan hidupmu.‎ Bukankah Alkitab dgn jelas berkata: "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik..." (1 Korintus 15:33) 

Jika engkau ingin bertumbuh secara Rohani, perhatikan dua hal ini:
1. Jgn jauh dari Tuhan mu dan ladang Tuhan mu...
2. Pilih secara bijaksana teman teman dan sahabat yg dgnnya engkau banyak menghabiskan waktu, apakah mereka mendorong engkau makin dekat dgn Tuhan atau justru menarik engkau dari Tuhan, itulah perbedaannya..

Jesus loves you and so do I ‎.

dibuat pada : 2016-04-13 19:48:08

Rabu, 13 April 2016

‎Rut 2:10-12
"Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya: "Mengapakah aku mendapat belas kasihan dari padamu, sehingga tuan memperhatikan aku, padahal aku ini seorang asing?"
Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal. 
TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung." 

Perjalanan hidup Rut dan Naomi kembali ke tanah Bethlehem Yehuda telah membawa Rut bertemu dgn Boas, seorang yg kaya raya namun juga tanpa mereka semua ketahui, adalah jalur keturunan yg akan melahirkan raja raja besar di Israel. 

Bayangkan Rut wanita Moab sbg gereja yg diterima Tuhan dan berhak mewarisi janji janji Tuhan terhadap Abraham, lalu Boas adalah Tuhan sendiri, sebab kalau saudara baca lebih jauh, memang Boas akhirnya menggambarkan karya penebusan karena cinta terhadap Rut atau karya penebusan Kristus bagi gereja-Nya.
 
Apa yg membuat hati Tuhan, dlm hal ini diwakili oleh Boas, bisa begitu tertarik dan terpikat oleh Rut? Apakah karena kecantikan Rut? Alkitab tdk menjelaskan hal itu spt dijelaskan bagi Ester, lalu apa yg memikat hati Boas, hati Tuhan terhadap gereja-Nya sehingga mendatangkan perkenanan  Tuhan atasnya? Perhatikan kembali ayat ‎11 dari perkataan Boas:
"Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal..."

--> dengarkan kebenaran Firman Tuhan ini, hati Tuhan tergugah dan terarah kpd gereja-Nya yg:
- setia kpd sumpah, sama spt Rut setia terus mengiringi Naomi, sekalipun tdk ada janji utk mendapatkan apa apa, itulah yg disebut setia.
- perduli terhadap kesusahan orang lain. Rut punya masalah, dia kehilangan suami, tapi Naomi punya masalah lebih besar lagi, dia bukan hanya kehilangan suami, tapi kedua anak anak laki lakinya, Naomi kehilangan masa depan dan harapan, itulah sebabnya Rut berkata, aku akan berjalan kepada masa depan denganmu...!, itulah keperdulian!
- pengabdian yg Rut tumpahkan bagi Tuhan Allah Israel dan bagi kepentingan janda Naomi telah menyentuh hati Boas. Rut bekerja memungut jelai utk dibawa pulang bagi Naomi mertuanya, Rut wanita teguh yg luar biasa, rela memikul tanggung jawab demi satu pengabdian, itulah yg menggerakan hati Boas, yg juga mendatangkan perkenanan Bapa Surgawi.

Adakah engkau rindu perkenanan Tuhan turun atas mu? Dimana jika engkau mengalami perkenanan yg demikian, mulutmu akan berkata: 'siapakah aku ini TUHAN? Jadi biji mata-Mu....' Jika itu kerinduan hatimu, berlakulah setia, buka hati dan hidupmu utk perduli kpd orang lain yg susah,... mengabdilah dgn benar dan jujur, dgn penuh tanggung jawab, karena sebentar lagi Levirat mu, Boas mu, Allah mu akan berjalan jalan memeriksa ladang jelaiNya, dan Dia akan bertanya kpd hamba hambaNya, siapakah wanita bijak itu? Hatiku terpaut kpdnya,... katakan kpdnya, jgn pergi jauh jauh, pungut saja jelai dekat dekat ladang Ku, Aku akan memelihara seluruh hidupnya, bahkan akan menjadi Suami baginya.

Keep smiling and be more faithful, you know why?
Because Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-04-12 21:56:21

Selasa, 12 April 2016

Rut 1:16-17
"...Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; 
di mana engkau mati, aku pun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"‎

Jawaban yg diberikan Rut kpd Naomi mertuanya adalah jawaban yg aneh namun luar biasa, coba simak baik baik sekali lagi di ‎ayat 16: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;..." 

Rut tdk pernah mengetahui rencana Agung Tuhan atas penyelamatan umat manusia, Rut tdk mengenal blue print Surgawi. Rut tdk pernah sadar atau bahkan mengerti bahwa keselamatan, atau garis penyelamat itu harus turun dari anak anak Abraham, anak Ishak dan anak Yakub, kemudian ada melalui suku Yehuda yaitu anak Daud... Rut adalah orang Moab, bukan orang Israel... namun di Bethlehem Yehuda ada keturunan Yehuda yg bernama Boas, masih family dari Naomi, Rut tdk pernah berfikir atau merencanakan bahwa satu kali nanti, dirinya yg adalah orang Moab ini, akan dipakai utk melahirkan raja raja besar di Israel, yaitu raja Daud, Salomo, bahkan Yesus akan lahir melalui rahim nya, karena dia akan menjadi istri Boas, dan yg akan menjadi kakek nenek dari Isai, ayah Daud.‎

Kalau kita tdk perhatikan sungguh sungguh, kita akan kehilangan kesempatan utk memahami karya Agung Tuhan dikitab Rut. Sebenarnya, kegagalan Elimelekh telah membuka kesempatan utk Rut diangkat. Kenapa kitab ini tdk disebut kitab Naomi? Bukankah Naomi yg adalah orang Yahudi keturunan Yehuda? Kenapa disebut kitab Rut orang Moab? Karena memang Tuhan mau kita focus memperhatikan hidup wanita Moab ini.

Rut sama spt kita adalah bangsa bangsa biasa yg tdk ada dijalur rencana besar Tuhan, namun tiba tiba, Rut muncul bahkan memegang peranan yg sangat penting didlm karya Agung Tuhan hanya karena Rut berkata dgn berani dan lantang sekalipun mengandung resiko besar: "...bangsamulah ‎bangsaku dan Allahmulah Allahku..." ‎Pernyataan sederhana namun begitu berkuasa yg perlu kita perhatikan adalah, ketika saudara dan saya dgn berani sekalipun penuh resiko berkata: "Tuhan Allah Israel adalah Allah yg aku juga sembah", maka pernyataan sederhana tsb akan memindahkan saudara dari hidup diluar rencana Tuhan menjadi hidup yg berada didlm rencana Tuhan. Betapa Agung dan luar biasanya karya keselamatan tsb, itulah yg kita kenal sbg anugerah yg besar, amazing grace. Dgn menerima dan mengakui Tuhan Allah Israel, yg kita kenal didlm nama Tuhan Yesus Kristus, saudara dan saya akan berpindah dari berada diluar rencana besar Tuhan kedalam rencana Tuhan. Bukankah Alkitab berkata di Roma 10:9 "...Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan..."‎

Jika bagi Rut, mengakui Tuhan Allah Israel membuat hidupnya berubah dan masuk kedalam rencana besar Tuhan, bukankah itupun akan terjadi bagimu dan bagiku? Akuilah Tuhan didlm setiap langkah hidupmu!

Smile and be more faithful for Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-04-11 19:38:53

Senin, 11 April 2016

Rut 1:1-5
"...Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing.
Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana.
Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu tertinggal dengan kedua anaknya. 
Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira sepuluh tahun lamanya.
Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya..."‎

Kitab Rut dibuka dgn satu narasi yg sangat mengenaskan karena beberapa fakta:‎

- di tanah Bethlehem Yehuda terjadi kelaparan, Bethlehem artinya rumah roti, namun di rumah roti tdk ditemukan roti.
- ‎ketika terjadi kelaparan di tanah yg seharusnya ditemukan roti, seorang kepala keluarga bernama Elimelekh, pergi ke Moab dgn membawa istrinya Naomi dan kedua anak anak laki kakinya. Tdk ditemukan sama sekali bahwa Elimelekh yg sudah kenal Tuhan Allah Israel, berdoa dan minta tuntunan Tuhan yg dia sembah. Elimelekh langung pergi dan meninggalkan tanah perjanjian ketika terjadi kelaparan disana.
- maksudnya mencari kesejahteraan, malah malapetaka menimpa keluarga Elimelekh. Elimelekh dan kedua anak laki lakinya justru mati di Moab sekalipun banyak makanan disana.

Dapatkah saudara menangkap perjalanan alur kisah keluarga Bethlehem ini? Ketika seorang kepala rumah tangga bergerak tanpa bertanya kpd Tuhan dan dia mulai melibatkan keluarganya utk berjalan tanpa bertanya kpd Tuhan, keadaannya tdk akan lebih baik. Pengetahuan kita terbatas, pengalaman kita dangkal, namun Tuhan itu Maha tahu, Dia dikenal sbg EL ROI, Allah yg melihat, bahkan sebelum terjadipun Dia sudah melihat, biasakan utk selalu melibatkan Tuhan didlm setiap perkara dlm hidupmu. ‎Bukankah Alkitab mengajarkan kita untuk: ‎"...Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. A‎kuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." (Amsal 3:5-6)‎

Sudahkah engkau berdoa dan minta tuntunan Tuhan pagi ini utk apapun yg harus engkau kerjakan hari ini? Kalau belum, segera berdoa sekarang, Yesus kita hidup, so just smile and pray for Jesus loves you and so do I. ‎

dibuat pada : 2016-04-10 19:43:13