Morning Dew

Rabu, 13 April 2016

‎Rut 2:10-12
"Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya: "Mengapakah aku mendapat belas kasihan dari padamu, sehingga tuan memperhatikan aku, padahal aku ini seorang asing?"
Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal. 
TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung." 

Perjalanan hidup Rut dan Naomi kembali ke tanah Bethlehem Yehuda telah membawa Rut bertemu dgn Boas, seorang yg kaya raya namun juga tanpa mereka semua ketahui, adalah jalur keturunan yg akan melahirkan raja raja besar di Israel. 

Bayangkan Rut wanita Moab sbg gereja yg diterima Tuhan dan berhak mewarisi janji janji Tuhan terhadap Abraham, lalu Boas adalah Tuhan sendiri, sebab kalau saudara baca lebih jauh, memang Boas akhirnya menggambarkan karya penebusan karena cinta terhadap Rut atau karya penebusan Kristus bagi gereja-Nya.
 
Apa yg membuat hati Tuhan, dlm hal ini diwakili oleh Boas, bisa begitu tertarik dan terpikat oleh Rut? Apakah karena kecantikan Rut? Alkitab tdk menjelaskan hal itu spt dijelaskan bagi Ester, lalu apa yg memikat hati Boas, hati Tuhan terhadap gereja-Nya sehingga mendatangkan perkenanan  Tuhan atasnya? Perhatikan kembali ayat ‎11 dari perkataan Boas:
"Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal..."

--> dengarkan kebenaran Firman Tuhan ini, hati Tuhan tergugah dan terarah kpd gereja-Nya yg:
- setia kpd sumpah, sama spt Rut setia terus mengiringi Naomi, sekalipun tdk ada janji utk mendapatkan apa apa, itulah yg disebut setia.
- perduli terhadap kesusahan orang lain. Rut punya masalah, dia kehilangan suami, tapi Naomi punya masalah lebih besar lagi, dia bukan hanya kehilangan suami, tapi kedua anak anak laki lakinya, Naomi kehilangan masa depan dan harapan, itulah sebabnya Rut berkata, aku akan berjalan kepada masa depan denganmu...!, itulah keperdulian!
- pengabdian yg Rut tumpahkan bagi Tuhan Allah Israel dan bagi kepentingan janda Naomi telah menyentuh hati Boas. Rut bekerja memungut jelai utk dibawa pulang bagi Naomi mertuanya, Rut wanita teguh yg luar biasa, rela memikul tanggung jawab demi satu pengabdian, itulah yg menggerakan hati Boas, yg juga mendatangkan perkenanan Bapa Surgawi.

Adakah engkau rindu perkenanan Tuhan turun atas mu? Dimana jika engkau mengalami perkenanan yg demikian, mulutmu akan berkata: 'siapakah aku ini TUHAN? Jadi biji mata-Mu....' Jika itu kerinduan hatimu, berlakulah setia, buka hati dan hidupmu utk perduli kpd orang lain yg susah,... mengabdilah dgn benar dan jujur, dgn penuh tanggung jawab, karena sebentar lagi Levirat mu, Boas mu, Allah mu akan berjalan jalan memeriksa ladang jelaiNya, dan Dia akan bertanya kpd hamba hambaNya, siapakah wanita bijak itu? Hatiku terpaut kpdnya,... katakan kpdnya, jgn pergi jauh jauh, pungut saja jelai dekat dekat ladang Ku, Aku akan memelihara seluruh hidupnya, bahkan akan menjadi Suami baginya.

Keep smiling and be more faithful, you know why?
Because Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-04-12 21:56:21

Selasa, 12 April 2016

Rut 1:16-17
"...Tetapi kata Rut: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku; 
di mana engkau mati, aku pun mati di sana, dan di sanalah aku dikuburkan. Beginilah kiranya TUHAN menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jikalau sesuatu apa pun memisahkan aku dari engkau, selain dari pada maut!"‎

Jawaban yg diberikan Rut kpd Naomi mertuanya adalah jawaban yg aneh namun luar biasa, coba simak baik baik sekali lagi di ‎ayat 16: "Janganlah desak aku meninggalkan engkau dan pulang dengan tidak mengikuti engkau; sebab ke mana engkau pergi, ke situ jugalah aku pergi, dan di mana engkau bermalam, di situ jugalah aku bermalam: bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku;..." 

Rut tdk pernah mengetahui rencana Agung Tuhan atas penyelamatan umat manusia, Rut tdk mengenal blue print Surgawi. Rut tdk pernah sadar atau bahkan mengerti bahwa keselamatan, atau garis penyelamat itu harus turun dari anak anak Abraham, anak Ishak dan anak Yakub, kemudian ada melalui suku Yehuda yaitu anak Daud... Rut adalah orang Moab, bukan orang Israel... namun di Bethlehem Yehuda ada keturunan Yehuda yg bernama Boas, masih family dari Naomi, Rut tdk pernah berfikir atau merencanakan bahwa satu kali nanti, dirinya yg adalah orang Moab ini, akan dipakai utk melahirkan raja raja besar di Israel, yaitu raja Daud, Salomo, bahkan Yesus akan lahir melalui rahim nya, karena dia akan menjadi istri Boas, dan yg akan menjadi kakek nenek dari Isai, ayah Daud.‎

Kalau kita tdk perhatikan sungguh sungguh, kita akan kehilangan kesempatan utk memahami karya Agung Tuhan dikitab Rut. Sebenarnya, kegagalan Elimelekh telah membuka kesempatan utk Rut diangkat. Kenapa kitab ini tdk disebut kitab Naomi? Bukankah Naomi yg adalah orang Yahudi keturunan Yehuda? Kenapa disebut kitab Rut orang Moab? Karena memang Tuhan mau kita focus memperhatikan hidup wanita Moab ini.

Rut sama spt kita adalah bangsa bangsa biasa yg tdk ada dijalur rencana besar Tuhan, namun tiba tiba, Rut muncul bahkan memegang peranan yg sangat penting didlm karya Agung Tuhan hanya karena Rut berkata dgn berani dan lantang sekalipun mengandung resiko besar: "...bangsamulah ‎bangsaku dan Allahmulah Allahku..." ‎Pernyataan sederhana namun begitu berkuasa yg perlu kita perhatikan adalah, ketika saudara dan saya dgn berani sekalipun penuh resiko berkata: "Tuhan Allah Israel adalah Allah yg aku juga sembah", maka pernyataan sederhana tsb akan memindahkan saudara dari hidup diluar rencana Tuhan menjadi hidup yg berada didlm rencana Tuhan. Betapa Agung dan luar biasanya karya keselamatan tsb, itulah yg kita kenal sbg anugerah yg besar, amazing grace. Dgn menerima dan mengakui Tuhan Allah Israel, yg kita kenal didlm nama Tuhan Yesus Kristus, saudara dan saya akan berpindah dari berada diluar rencana besar Tuhan kedalam rencana Tuhan. Bukankah Alkitab berkata di Roma 10:9 "...Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan..."‎

Jika bagi Rut, mengakui Tuhan Allah Israel membuat hidupnya berubah dan masuk kedalam rencana besar Tuhan, bukankah itupun akan terjadi bagimu dan bagiku? Akuilah Tuhan didlm setiap langkah hidupmu!

Smile and be more faithful for Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-04-11 19:38:53

Senin, 11 April 2016

Rut 1:1-5
"...Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing.
Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana.
Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu tertinggal dengan kedua anaknya. 
Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira sepuluh tahun lamanya.
Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya..."‎

Kitab Rut dibuka dgn satu narasi yg sangat mengenaskan karena beberapa fakta:‎

- di tanah Bethlehem Yehuda terjadi kelaparan, Bethlehem artinya rumah roti, namun di rumah roti tdk ditemukan roti.
- ‎ketika terjadi kelaparan di tanah yg seharusnya ditemukan roti, seorang kepala keluarga bernama Elimelekh, pergi ke Moab dgn membawa istrinya Naomi dan kedua anak anak laki kakinya. Tdk ditemukan sama sekali bahwa Elimelekh yg sudah kenal Tuhan Allah Israel, berdoa dan minta tuntunan Tuhan yg dia sembah. Elimelekh langung pergi dan meninggalkan tanah perjanjian ketika terjadi kelaparan disana.
- maksudnya mencari kesejahteraan, malah malapetaka menimpa keluarga Elimelekh. Elimelekh dan kedua anak laki lakinya justru mati di Moab sekalipun banyak makanan disana.

Dapatkah saudara menangkap perjalanan alur kisah keluarga Bethlehem ini? Ketika seorang kepala rumah tangga bergerak tanpa bertanya kpd Tuhan dan dia mulai melibatkan keluarganya utk berjalan tanpa bertanya kpd Tuhan, keadaannya tdk akan lebih baik. Pengetahuan kita terbatas, pengalaman kita dangkal, namun Tuhan itu Maha tahu, Dia dikenal sbg EL ROI, Allah yg melihat, bahkan sebelum terjadipun Dia sudah melihat, biasakan utk selalu melibatkan Tuhan didlm setiap perkara dlm hidupmu. ‎Bukankah Alkitab mengajarkan kita untuk: ‎"...Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. A‎kuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu." (Amsal 3:5-6)‎

Sudahkah engkau berdoa dan minta tuntunan Tuhan pagi ini utk apapun yg harus engkau kerjakan hari ini? Kalau belum, segera berdoa sekarang, Yesus kita hidup, so just smile and pray for Jesus loves you and so do I. ‎

dibuat pada : 2016-04-10 19:43:13

Jumat, 8 April 2016

Hakim-hakim 17:6 "...Pada zaman itu tidak ada raja di antara orang Israel; setiap orang berbuat apa yang benar menurut pandangannya sendiri..." 
Ayat yg sama diulangi lagi di awal Hakim-hakim 18 dan Hakim-hakim 19, dan jika saudara baca keseluruhan kisah hidup Israel pada waktu itu, sungguh satu saat yg sangat kacau dan memalukan yg terjadi di Israel, mereka membuat sendiri 'tuhan' dari patung tuangan, bahkan 'membayar seorang Lewi utk menjadi imam' dan mengerjakan sesuka hati yg membayarnya. Inilah yg disebut masa masa kelam didlm kehidupan rohani satu bangsa milik Tuhan. 
Bukankah kekacauan yg sama masih sering kita temukan hari hari ini didlm banyak rumah tangga orang percaya, bahkan didlm gereja? Ada banyak kekacauan didlm rumah tangga rumah tangga hanya karena 'tdk ada raja' didlmnya, banyak hamba hamba Tuhan yg tdk lagi menyuarakan suara Tuhan melainkan suara 'siapa yg membayar mereka', bukankah itu persis spt jaman Mikha‎ di Hakim-hakim 17? Semua hanya karena tdk ada raja disana. Tahukah saudara apa atau siapa yg dimaksud dgn raja‎?
1 Samuel 8:6-7 menceritakan pernyataan Tuhan ketika Israel minta seorang raja, inilah yg terjadi: "...Waktu mereka berkata: "Berikanlah kepada kami seorang raja untuk memerintah kami," perkataan itu mengesalkan Samuel, maka berdoalah Samuel kepada TUHAN. ‎TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka." ‎
‎Sesungguhnya ketika Israel menuntut seorang raja yg bisa dilihat, mereka sedang menolak kerajaan Allah dimana Tuhan sendiri sbg Raja mereka.
Dgn demikian, kekacauan akan terjadi jika Tuhan tdk dijadikan raja atasmu, atas rumah tangga mu, atas gerejamu, atas seluruh hidup-mu!!!
Jika Tuhan itu raja, maka ada hal hal yg menjadi milik Raja, bukan hanya uang, tapi hormat itu milik Raja, pengagungan itu milik Raja, kepatuhan dan ketaatan itu milik Raja,... adakah Kristus memerintah sbg Raja dlm hidupmu?
Smile, it's weekend!!! Thanks God it's Friday!
Be more faithful for Jesus loves you and so do I ‎.

dibuat pada : 2016-04-07 22:12:50

Kamis, 7 April 2016

Hakim-hakim 14:1-4 "...Simson pergi ke Timna dan di situ ia melihat seorang gadis Filistin. 
Ia pulang dan memberitahukan kepada ayahnya dan ibunya: "Di Timna aku melihat seorang gadis Filistin. Tolong, ambillah dia menjadi isteriku."
Tetapi ayahnya dan ibunya berkata kepadanya: "Tidak adakah di antara anak-anak perempuan sanak saudaramu atau di antara seluruh bangsa kita seorang perempuan, sehingga engkau pergi mengambil isteri dari orang Filistin, orang-orang yang tidak bersunat itu?" Tetapi jawab Simson kepada ayahnya: "Ambillah dia bagiku, sebab dia kusukai."
Tetapi ayahnya dan ibunya tidak tahu bahwa hal itu dari pada TUHAN asalnya: sebab memang Simson harus mencari gara-gara terhadap orang Filistin. Karena pada masa itu orang Filistin menguasai orang Israel..."
Perjalanan cerita hidup Simson dari Hakim hakim 14 sampai Hakim-hakim 16 adalah satu kisah hidup yg menarik dan mengandung begitu banyak pelajaran berharga. Jika kita perhatikan, Simson selalu jatuh cinta kpd wanita wanita Filistin, dan pada awalnya memang Tuhan rencanakan demikian, sebab Tuhan punya rencana besar atas hidup Simson, itulah sebabnya di Hakim-hakim 14:4 dikatakan : ‎"...Tetapi ayahnya dan ibunya tidak tahu bahwa hal itu dari pada TUHAN asalnya‎.."
Namun yg menarik adalah, berkali kali, dgn scenario yg sama, Simson terperangkap karena akal sehatnya tdk sejalan dgn perasaannya. Dgn gadis Timna dia terperdaya karena terus menerus dibujuk, dan seakan dia tdk bisa melihat bahwa bujukan tsb adalah perangkap, akal sehatnya tdk dikuasai hikmat Tuhan sehingga dia hanya berjalan dituntun perasaan. Dgn Delila istrinya di Hakim-hakim 16‎, Kejadian yg persis sama terjadi atas Simson yg akhirnya memakan nyawanya sendiri. Kenapa akal sehatnya tdk dikuasai hikmat Tuhan? Sebab Simson tdk berdoa, dia hanya berjalan dituntun perasaannya.
Pelajaran berharga bagi kita adalah, setiap kita perlu hikmat Tuhan, hampir tdk sekalipun dikatakan dlm hidupnya, Simson berdoa,...kecuali pada akhirnya sebelum dia mati. Simson juga seakan tdk berjalan dituntun hikmat Tuhan, sehingga sekalipun dia kuat dan perkasa, tubuhnya kuat, tapi hikmat akal budinya kanak kanak. Paulus memberikan pesan yg sangat penting, perhatikan: ‎1 Korintus 14:14-15 "...Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa. 
Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku..." ‎
Itulah kegagalan Simson, dia tdk membiarkan akal budinya ikut berdoa, sehingga akal budinya tdk turut bertumbuh! Biasakan berdoa juga dgn akal budimu, dgn pikiranmu, bagaimana caranya? Biasakan akal budimu memikirkan kebenaran Firman Tuhan atau yg Daud katakan 'merenungkan Firman Tuhan' dgn demikian, akal budimu diajar berkembang ke arah Tuhan dan bertumbuh dgn wajar.
Sudahkah engkau berdoa hari ini? Sudahkah engkau membaca dan merenungkan Firman Tuhan hari ini?
Jesus loves you and so do I .

dibuat pada : 2016-04-06 19:20:47

Rabu, 6 April 2014

Hakim-hakim 13:6-9 "...Kemudian perempuan itu datang kepada suaminya dan berkata: "Telah datang kepadaku seorang abdi Allah, yang rupanya sebagai rupa malaikat Allah, amat menakutkan. Tidak kutanyakan dari mana datangnya, dan tidak juga diberitahukannya namanya kepadaku. 
Tetapi ia berkata kepadaku: Engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; oleh sebab itu janganlah minum anggur atau minuman yang memabukkan dan janganlah makan sesuatu yang haram, sebab sejak dari kandungan ibunya sampai pada hari matinya, anak itu akan menjadi seorang nazir Allah." 
Lalu Manoah memohon kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan, berilah kiranya abdi Allah, yang Kauutus itu, datang pula kepada kami dan mengajar kami, apa yang harus kami perbuat kepada anak yang akan lahir itu."
Maka Allah mendengarkan permohonan Manoah, sehingga Malaikat Allah datang pula kepada perempuan itu, ketika ia duduk di padang dan ketika Manoah, suaminya itu, tidak ada bersama-sama dengan dia."
Ada satu pelajaran yg sangat istimewa yg saya dapatkan dari bacaan Firman Tuhan diatas, dan ini juga akan menjadi berkat buat semua orang tua dan hamba hamba Tuhan. 
Ketika sadar bahwa ‎keajaiban Tuhan sedang terjadi didlm rahim istrinya, apalagi sadar bahwa istrinya mandul, namun satu janin sedang dirajut oleh tangan Tuhan didlmnya, maka Manoah berlutut dan berdoa demikian, perhatikan doa Manoah: "Ya Tuhan, berilah kiranya abdi Allah, yang Kauutus itu, datang pula kepada kami dan mengajar kami, apa yang harus kami perbuat kepada anak yang akan lahir itu."‎ itulah jawaban bagi saya dan saya percaya bagi semua orang tua.
Anak anak yg Tuhan percayakan di dlm rumah tangga kita adalah perbuatan ajaib tangan Tuhan‎. Di dlm Mzm 139:14 Daud menyatakan bahwa Kejadian dia dibentuk didlm rahim ibunya, itu adalah keajaiban, bukankah itu yg juga terjadi didlm diri anak anak kita?, namun kadang dgn kemampuan kita yg sangat terbatas, kita tdk mengerti bagaimana cara mendidik anak anak kita dgn benar, sekalipun Tuhan punya rencana besar bagi anak anak tsb yg adalah para nasir Allah, yg hadir dan dititipkan Tuhan didlm rumah tangga kita utk tujuan mulia bagi penggenapan rencana Agung-Nya. Karena tdk tahu cara yg tepat dan benar, Manoah berdoa spt ini: "ajari kami supaya kami dpt memahami apa yg harus kami perbuat kpd anak ini..." Manoah tdk berdoa, 'bentuk dan ajari anak kami', tapi dia berdoa 'ajari aku supaya aku bisa mengajar anak ini...'.‎
Doa Manoah utk nasir Allah, anak yg dikandungan istrinya, telah merubah seluruh jalan hidup Simson. Memang benar karena kedegilan hati dan karena ketidak taatan Simson, maka dia hancur dan menyia yiakan urapan Tuhan atasnya, sebagian dari hidupnya menjadi sia sia, namun doa Manoah tdk pernah berhenti, bahkan ketika Manoah sudah matipun, doa itu masih berteriak begitu kuat, pada akhir hidup Simson, Tuhan melakukan pemulihan yg luar biasa atasnya. Pada saat menjelang kematiannya, Simson berdoa utk dipulihkan kembali, dan Roh TUHAN berkuasa atasnya, sehingga Hakim hakim 16 mencatat pada matinya Simson, dia membunuh lebih banyak orang Filistin dibandingkan dgn seluruh masa hidupnya, dan dia mati sbg hakim hakim atas Israel, bahkan ketika Manoah sudah tdk ada lagi. Sudahkah engkau berdoa bagi anak anakmu hari ini? Bagaimana doa mu? Supaya anak anakmu diubahkan atau supaya engkau diajari Tuhan? 
Smile and be more faithful for Jesus loves you and so do I .

dibuat pada : 2016-04-05 20:26:34

Selasa, 5 April 2016

Hakim-hakim 13:1-5 "...Orang Israel melakukan pula apa yang jahat di mata TUHAN; sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya. 
Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak.
Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya, demikian: "Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki.
Oleh sebab itu, peliharalah dirimu, jangan minum anggur atau minuman yang memabukkan dan jangan makan sesuatu yang haram.
Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin."  
Keadaan Israel sebelum ‎Simson adalah masa masa yg kelam, selama 40 tahun Israel ada dibawah jajahan Filistin,...namun kemudian Tuhan bergerak utk karya penyelamatan bagi Israel.
Hal penting yg perlu menjadi pelajaran bagi kita adalah:
>> Tidak untuk selamanya Tuhan membiarkan umat-Nya ditindas dan mengalami tekanan, itu akan berakhir pada waktunya Tuhan. Ada 'tapal batas atau titik nadir' bagi kesengsaraan umat Tuhan, dan titik nadir itu adalah titik terendah yg juga akan menjadi 'titik balik' bagi jalan hidup orang percaya. Pada titik balik itu, engkau akan mulai melihat karya penyelamatan yg dikerjakan langsung oleh tangan Tuhan sendiri. Apa yg hilang dan hancur selama 40 tahun, akan dinikmati oleh umat Tuhan setelah melewati titik balik tsb. Bukankah Alkitab berkata: "...Karena tidak untuk selama-lamanya Tuhan mengucilkan. Karena walau Ia mendatangkan susah, Ia juga menyayangi menurut kebesaran kasih setia-Nya. ‎Karena tidak dengan rela hati Ia menindas dan merisaukan anak-anak manusia. (Ratapan 3:31-33)‎
>> Cara Tuhan bukanlah cara manusia, aneh bahkan sering tdk masuk akal cara Tuhan bekerja. Kenapa harus dibangkitkan seorang pahlawan gagah perkasa dari rahim seorang wanita mandul? Kenapa bukan lebih mudah dari seorang wanita subur rahimnya? Itulah cara kerja Bapa kita, saya tdk mengerti, namun satu hal yg saya lihat, Tuhan lakukan semua itu, Dia rajut janin Simson di rahim istri Manoah utk membuktikan, bukan tangan manusia yg mengerjakan karya penyelamatan kita, tapi tangan Bapa di Surga, Dia bisa saja pakai apa saja utk mendatangkan pertolongan kita tepat pada waktunya, bahkan rahim mandul bisa dipakai utk melahirkan seorang pahlawan gagah perkasa.‎
Oleh sebab itu, tetap percaya dan syukuri kasih Tuhan bahkan sebelum engkau mampu melihat pertolongan Tuhan dinyatakan, sudahkah engkau bersyukur pagi ini?
Be more faithful for Jesus loves you and so do I .

dibuat pada : 2016-04-04 21:32:20

Senin, 4 April 2016

Hakim-hakim 10:1-5 ‎:
‎                                            Tola
Sesudah Abimelekh, bangkitlah Tola bin Pua bin Dodo, seorang Isakhar, untuk menyelamatkan orang Israel. Ia diam di Samir, di pegunungan Efraim
dan ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh tiga tahun lamanya; kemudian matilah ia, lalu dikuburkan di Samir.
                                            Yair‎
Sesudah dia, bangkitlah Yair, orang Gilead, yang memerintah sebagai hakim atas orang Israel dua puluh dua tahun lamanya.
Ia mempunyai tiga puluh anak laki-laki, yang mengendarai tiga puluh ekor keledai jantan, dan mereka mempunyai tiga puluh kota, yang sampai sekarang disebutkan orang Hawot-Yair, di tanah Gilead.
Lalu matilah Yair dan dikuburkan di Kamon..."

Apa prestasi Tola dan Yair hakim hakim yg memiliki posisi sejajar dgn Samuel, Musa, Yosua dll? Hampir hampir tdk ada. Mereka hanya hidup sambil mengerjakan tugas mereka beberapa puluh tahun, lalu mati. Jika demikian, buat apa nama mereka dicantumkan di dlm kitab kehidupan, didlm buku segala buku, di Firman Tuhan? ‎Apa gunanya? Toh tdk ada prestasinya yg bahkan pantas diucapkan, buktinya alkitab sendiri tdk mengatakan apa apa...

Disinilah letak perbedaan cara kita manusia berfikir dan cara pandang Tuhan. Manusia memberikan acungan jempol kpd pertasi, hasil kerja yg luar biasa dan mungkin caci maki bagi hasil kerja yg buruk atau biasa biasa. Bagi kita manusia, 'success itu lebih utama', sedangkan bagi Tuhan, 'setia itu lebih utama bahkan daripada prestasi sukses sekalipun'!

Tola dan Yair memang sepintas tdk menunjukan prestasi cemerlang, tapi coba perhatikan, selama 55 tahun masa jabatan mereka, Israel dlm keadaan damai, tdk ada pemberontakan, tdk ada penyembahan berhala, semua tertata rapih dan baik, dan jika saudara perhatikan ayat ayat berikutnya, setelah kematian mereka, Israel kembali murtad.

Prestasi Tola dan Yair yg bagi ukuran manusia ‎sangat dibawah rata rata, tapi berharga di mata TUHAN, sebab mereka setia! Para suami, para istri, anak anak, para pelayan Tuhan, ukuran yg Tuhan tuntut dari kita bukan 'success dlm arti hebat dan termasyur', Alkitab tdk pernah menuntut kita utk menjadi hebat, kadang gereja atau hamba Tuhan lah yg menuntut atau mengajarkan kita utk menjadi success, tapi Alkitab dgn jelas menuntut kita utk menjadi setia.

satu kali, ibu Theresa ditanya oleh seorang wartawan:
'...ibu, coba perhatikan wilayah dimana ibu berkarya, masih begitu banyak orang miskin, begitu banyak gembel dan orang sengsara, tdk kah selama ini hal itu yg ibu perjuangkan? Tdk kah ibu meresa telah gagal?'
Dgn tersenyum ibu Theresa berkata:
‎'...Tuhan tdk pernah memanggilku utk berhasil, Tuhan memanggilku utk setia...'

Belajarlah utk setia, suami suami, setialah kpd istrimu, bekerja dan bawa pulang hasil kerjamu utk istri dan anak anakmu, istri, layani suamimu dgn setia sama spt engkau lakukan demi TUHAN, ... anak anak, kerjakan bagianmu, hormati orang tuamu dgn setia, maka kalian akan melihat Surga di bumi.

Smile and be more faithful for Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-04-03 21:58:07

Jumat, 1 April 2016

Hakim-hakim 8:22-27 "Kemudian berkatalah orang Israel kepada Gideon: "Biarlah engkau memerintah kami, baik engkau baik anakmu maupun cucumu, sebab engkaulah yang telah menyelamatkan kami dari tangan orang Midian."
Jawab Gideon kepada mereka: "Aku tidak akan memerintah kamu dan juga anakku tidak akan memerintah kamu tetapi TUHAN yang memerintah kamu." 
Selanjutnya kata Gideon kepada mereka: "Satu hal saja yang kuminta kepadamu: Baiklah kamu masing-masing memberikan anting-anting dari jarahannya." — Karena musuh itu beranting-anting mas, sebab mereka orang Ismael. 
Jawab mereka: "Kami mau memberikannya dengan suka hati." Dan setelah dihamparkan sehelai kain, maka masing-masing melemparkan anting-anting dari jarahannya ke atas kain itu.
Adapun berat anting-anting emas yang dimintanya itu ada seribu tujuh ratus syikal emas, belum terhitung bulan-bulanan, perhiasan telinga dan pakaian kain ungu muda yang dipakai oleh raja-raja Midian, dan belum terhitung kalung rantai yang ada pada leher unta mereka. 
Kemudian Gideon membuat efod dari semuanya itu dan menempatkannya di kotanya, di Ofra. Di sanalah orang Israel berlaku serong dengan menyembah efod itu; inilah yang menjadi jerat bagi Gideon dan seisi rumahnya..."‎

Qualitas sikap hati yg begitu luar biasa dari Gideon tampak sangat mengagumkan,...
- dia pahlawan yg diurapi Tuhan ‎...
- dia tdk gila hormat dan mencari atau mengejar jabatan... ketika diminta utk memerintah sbg raja, dia tolak...
- dia mengagungkan Tuhan dgn mengatakan hanya Tuhanlah sendiri yg akan memerintah Israel sbg raja Israel...

Sangat sangat ‎jarang seorang hamba Tuhan memiliki qualitas kharakter spt Gideon, mungkin tdk ditemukan diantara 100 hamba Tuhan ada 1 orang yg spt itu, betapa luar biasanya Gideon ini.

Namun perhatikan ayat ‎27 diatas: 
"...Kemudian Gideon membuat efod dari semuanya itu dan menempatkannya di kotanya, di Ofra. Di sanalah orang Israel berlaku serong dengan menyembah efod itu; inilah yang menjadi jerat bagi Gideon dan seisi rumahnya..."‎

Sejujurnya saya harus sampai membacanya beberapa kali dan merenungkan kejanggalan ini, bagaimana mungkin Gideon sampai bisa membuat jerat bagi dirinya dan ‎seisi rumah tangganya bahkan bagi orang Israel juga... Dan terlebih lagi, jerat yg dibuat Gideon adalah dari baju efod, satu simbol utk acara ibadah orang Israel...

Bagaimana bisa terjadi spt itu? Satu simbol ibadah justru menjadi berat yg membawa kesesatan... satu kata terbesit di benak saya ketika saya merenungkan hal ini, KEMUNAFIKAN!, itulah simbol simbol ibadah yg menyesatkan. Terlihat seakan baik, seakan saleh dan luar biasa, tapi Tuhan menguji niat hati. Pada jaman Gideon, Israel dtg ‎ke Ofra bukan utk menyembah Tuhan spt yg biasa mereka lakukan pada jaman Musa atau jaman Daud, tetapi mereka dtg ke Ofra utk menyembah simbol agama, yaitu baju Efod yg dibuat Gideon, dgn cara demikian, Gideon menjadi kaya raya, sebab Israel tdk pernah dtg beribadah dgn tangan hampa. Dlm hal ini, ketulusan hati kita diuji, adakah kita mengejar sesuatu yg mungkin saja tdk keliru, tapi ketika tujuannya salah, semuanya menjadi salah.

Saudaraku, jika kita tdk hati hati, se saleh apapun hidup kita, ternyata kitapun rentan utk jatuh, jadi jgn seorangpun menganggap dirinya sendiri kuat, semua kita perlu berhati hati dlm hidup kita dihadapan Tuhan. 

Pastikan motivasimu selalu benar dan tulus, hanya utk TUHAN semata.
Smile and be more faithful for Jesus loves you and so do I  ‎‎

dibuat pada : 2016-03-31 19:29:16

Kamis, 31 Maret 2016

Hakim-hakim 8:1-3 "... Lalu berkatalah orang-orang Efraim kepada Gideon: "Apa macam perbuatanmu ini terhadap kami! Mengapa engkau tidak memanggil kami, ketika engkau pergi berperang melawan orang Midian?" Lalu mereka menyesali dia dengan sangat. 
Jawabnya kepada mereka: "Apa perbuatanku dalam hal ini, jika dibandingkan dengan kamu? Bukankah pemetikan susulan oleh suku Efraim lebih baik hasilnya dari panen buah anggur kaum Abiezer?
Allah telah menyerahkan kedua raja Midian itu, yakni Oreb dan Zeeb, ke dalam tanganmu; apa yang telah dapat kucapai, jika dibandingkan dengan kamu?" Setelah ia berkata demikian, maka redalah marah mereka terhadap dia..." ‎

Dlm satu rumah tangga, atau satu organisasi, bukannya hal janggal jika terjadi perselisihan faham atau pertengkaran, namun cara kita menyelesaikannya, itulah yg luar biasa.

Setelah peperangan dgn bangsa Midian, seharusnya semua berakhir dgn ucapan syukur dari seluruh bangsa Israel, sebab mereka telah menang dan telah mengalahkan bangsa Midian, namun orang orang dari kaum Efraim karena merasa tdk dilibatkan, takut tdk mendapatkan bagian dari kemenangan tsb, protest keras kpd Gideon, "...Mengapa engkau tidak memanggil kami, ketika engkau pergi berperang melawan orang Midian?" Lalu mereka menyesali dia dengan sangat..." Dgn kata lain, kenapa jalan sendiri tanpa saya? Kenapa saya diabaikan? Kenapa saya tdk dilibatkan?...

Wajar hal spt ini terjadi, sering bahkan suami istri bisa spt itu, seringkali istri merasa suami jalan sendiri, istri tdk dihiraukan, atau anak anak jalan sendiri, papah mamah tdk diabaikan...

Perhatikan hikmat Gideon, apa yg dia katakan kpd Efraim: ‎
‎Apa perbuatanku dalam hal ini, jika dibandingkan dengan kamu? Bukankah pemetikan susulan oleh suku Efraim lebih baik hasilnya dari panen buah anggur kaum Abiezer?
Allah telah menyerahkan kedua raja Midian itu, yakni Oreb dan Zeeb, ke dalam tanganmu; apa yang telah dapat kucapai, jika dibandingkan dengan kamu?" Setelah ia berkata demikian, maka redalah marah mereka terhadap dia..." ‎

Dgn kata lain, Gideon malah merendahkan diri, menganggap semua hasil kerjanya tdk berarti dibandingkan hasil kerja orang Efraim, sebab memang dlm detik detik terakhir, ketika kedua raja Midian Oreb dan Zeeb lari, orang Efraimlah yg menangkap kedua raja tsb.
Gideon menggunakan kesempatan itu utk merendahkan diri dan menganggap yg lain lebih dari dirinya sendiri, bukankah itu hikmat Tuhan yg persis berkata di Filipi 2:2-3 : "...karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dgn‎ tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri..."‎

Mulailah utk belajar hikmat Tuhan yg sederhana ini, didlm setiap pertengkaran, rendahkan diri sendiri dan anggap yg lain itu lebih dari kita, lebih benar, lebih bijaksana dan lebih perlu utk dimengerti, maka kita akan menutup banyak bara kemarahan...

Smile and be more faithful for Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-03-30 19:51:43

Rabu, 30 Maret 2016

Hakim-hakim 7:12-14 "....  Adapun orang Midian dan orang Amalek dan semua orang dari sebelah timur itu bergelimpangan di lembah itu, seperti belalang banyaknya, dan unta mereka tidak terhitung, seperti pasir di tepi laut banyaknya.
Ketika Gideon sampai ke situ, kebetulan ada seorang menceritakan mimpinya kepada temannya, katanya: "Aku bermimpi: tampak sekeping roti jelai terguling masuk ke perkemahan orang Midian; setelah sampai ke kemah ini, dilanggarnyalah kemah ini, sehingga roboh, dan dibongkar-bangkirkannya, demikianlah kemah ini habis runtuh."
Lalu temannya menjawab: "Ini tidak lain dari pedang Gideon bin Yoas, orang Israel itu; Allah telah menyerahkan orang Midian dan seluruh perkemahan ini ke dalam tangannya."

Ketika Tuhan hendak menjungkir balikan orang orang Midian yg memerangi Israel, ternyata Tuhan tdk hanya berbicara kpd Gideon, tapi Tuhan juga berbicara kpd orang orang Midian yg sedang berkemah di sekitar wilayah tsb, sekalipun mereka besar jumlahnya, namun interfensi Tuhan tdk akan pernah sanggup dihadapi mereka.

Anehnya, sekalipun Tuhan sudah berbicara lewat mimpi kpd orang Midian, tdk ada response utk bertobat atau mencarikan cara utk berbicara dgn Israel tentang syarat syarat perdamaian... sehingga mereka hancur total spt yg mereka impikan.

Betapa sering kitapun degil spt itu? Kita tahu kebenaran, kita dengar Firman Tuhan, kita mendapatkan teguran demi teguran, namun tetap degil dan mengeraskan hati‎,... bukankah kisah mimpi di kemah Midian ini juga ditujukan bagi saya dan saudara yg sering degil dan keras hati? Coba jujur, tdkkah hal tsb sering kita sendiri alami, kemudian setelah jatuh hancur kita menangis menanyakan 'dimanakah Tuhan?' padahal kita sendiri yg degil!

Spt yg Firman Tuhan katakan di ‎Ibrani 4:7 "...Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya, janganlah keraskan hatimu!"  

Belajarlah utk melembutkan hati, agar engkau dpt mendeteksi suara Bapamu yg lembut...
Be more faithful for Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-03-29 19:40:47

Selasa, 29 Maret 2016

Hakim-hakim 6:34-40 "Pada waktu itu Roh TUHAN menguasai Gideon; ditiupnyalah sangkakala dan orang-orang Abiezer dikerahkan untuk mengikuti dia. 
Juga dikirimnya pesan kepada seluruh suku Manasye dan orang-orang ini pun dikerahkan untuk mengikuti dia. Dikirimnya pula pesan kepada suku Asyer, Zebulon dan Naftali, dan orang-orang ini pun maju untuk menggabungkan diri dengan mereka. 
Kemudian berkatalah Gideon kepada Allah: "Jika Engkau mau menyelamatkan orang Israel dengan perantaraanku, seperti yang Kaufirmankan itu,
maka aku membentangkan guntingan bulu domba di tempat pengirikan; apabila hanya di atas guntingan bulu itu ada embun, tetapi seluruh tanah di situ tinggal kering, maka tahulah aku, bahwa Engkau mau menyelamatkan orang Israel dengan perantaraanku, seperti yang Kaufirmankan." 
Dan demikianlah terjadi; sebab keesokan harinya pagi-pagi ia bangun, dipulasnya guntingan bulu itu dan diperasnya air embun dari guntingan bulu itu, secawan penuh air.
Lalu berkatalah Gideon kepada Allah: "Janganlah kiranya murka-Mu bangkit terhadap aku, apabila aku berkata lagi, sekali ini saja; biarkanlah aku satu kali lagi saja mengambil percobaan dengan guntingan bulu itu: sekiranya yang kering hanya guntingan bulu itu, dan di atas seluruh tanah itu ada embun." ‎
Dan demikianlah diperbuat Allah pada malam itu, sebab hanya guntingan bulu itu yang kering, dan di atas seluruh tanah itu ada embun..."‎

Kisah kepahlawanan Gideon kadang disalah artikan bahwa kita harus selalu menguji setiap perkataan. Memang hal itu benar, namun jika kita perhatikan, sesungguhnya terlihat bahwa Gideon ketika minta tanda yg dibolak balik, guntingan bulu domba kena embun dan tanah harus kering, lalu dibalik tanah kena embun dan bulu domba kering,... Itu menunjukan Gideon sedang mencoba tawar menawar atau bahkan ragu ragu‎ terhadap penyertaan Tuhan, padahal di ayat 34 dikatakan Roh Tuhan menguasai Gideon, diterjemahan Amplified Bible dikatakan: "... But the Spirit of the Lord clothed Gideon with Himself... Roh Tuhan menyelimuti Gideon dgn Diri Tuhan sendiri..." Namun itupun dia masih ragu ragu...

Ketika John Wesley berumur 30 an, dia jatuh cinta dgn seorang gadis yg takut akan Tuhan dan sangat melawan hatinya. Teman teman bicara dan karena bimbang, bukannya berdoa, dia buang undi, 3 gulungan kertas: 1 bertuliskan 'lupakan semua', satu lagi bertuliskan '‎tunggu beberapa tahun lagi' dan terakhir bertuliskan 'ini jodohmu'. Setelah dibuang undi, yg jatuh adalah 'lupakan semua'... Wesley membujang 15 tahun lagi lalu bertemu dgn seorang janda kaya raya, dan akhirnya menikah, hanya beberapa tahun bertahan, istrinya membuat pelayanannya goyah... kemudian istrinya memilih utk mengakhiri pernikahan mereka...

Tanda tanda bukan selalu berarti doa. Seringkali anak anak Tuhan minta tanda karena kurang percaya, bukan karena peka!

Seandainya saja Gideon lebih taat dan percaya akan penyertaan Tuhan, tentu dia akan dikenang sama spt Abraham yg taat tanpa reservation!

Jesus loves you and so do I, so keep trusting HIM!!!‎

dibuat pada : 2016-03-28 21:12:40