Morning Dew

Rabu, 31 Agustus 2016

2 Tawarikh 24:1-2, 23-25
"Yoas berumur tujuh tahun pada waktu ia menjadi raja, dan empat puluh tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Zibya, dari Bersyeba.
Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN selama hidup imam Yoyada. 
Pada pergantian tahun tentara Aram maju menyerang Yoas dan masuk ke Yehuda dan Yerusalem. Dari bangsa itu semua pemimpin habis dibunuh mereka dan segala jarahan dikirim mereka kepada raja negeri Damsyik.
Walaupun tentara Aram itu datang dengan sedikit orang, namun TUHAN menyerahkan tentara yang sangat besar kepada mereka, karena orang Yehuda telah meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka. Demikianlah orang Aram melakukan penghukuman kepada Yoas. 
Ketika mereka pergi dari padanya, — mereka meninggalkannya dengan luka-luka berat — pegawai-pegawainya mengadakan persepakatan terhadap dia karena darah anak imam Yoyada itu, lalu membunuhnya di atas tempat tidurnya. Ia mati dan dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak di pekuburan raja-raja..."

‎---> Yoas, raja Yehuda adalah orang yg hidup benar dihadapan Tuhan, inilah yg alkitab katakan tentang dia, coba perhatikan sekali lagi: 
"Yoas berumur tujuh tahun pada waktu ia menjadi raja, dan empat puluh tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Zibya, dari Bersyeba. Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN selama hidup imam Yoyada." (2 Tawarikh 24:1-2)

Jika demikian, mengapa pada akhir akhir hidupnya dia mengalami kehancuran, bahkan mati bukan sbg raja raja keturunan Daud, perhatikan catatan Alkitab tentang Yoas diakhir hidupnya:
"...Demikianlah orang Aram melakukan penghukuman kepada Yoas. 
Ketika mereka pergi dari padanya, — mereka meninggalkannya dengan luka-luka berat — pegawai-pegawainya mengadakan persepakatan terhadap dia karena darah anak imam Yoyada itu, lalu membunuhnya di atas tempat tidurnya. Ia mati dan dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak di pekuburan raja-raja..."‎ (2 Tawarikh 24:24-25)

---> Apa yg membuat seorang yg hidup benarpun bisa mati dgn kehancuran yg memalukan spt demikian? Inilah pelajaran penting bagi semua kita, jika kita hendak menjaga hidup yg berakhir kokoh sampai finishing line. Coba perhatikan satu catatan kecil di pasal yg sama tentang Yoas, dan inilah juga dosa yg sangat sangat berbahaya dan mematikan:‎

2 Tawarikh 24:17-18 "Sesudah Yoyada mati, pemimpin-pemimpin Yehuda datang menyembah kepada raja. Sejak itu raja mendengarkan mereka.
Mereka meninggalkan rumah TUHAN, Allah nenek moyang mereka, lalu beribadah kepada tiang-tiang berhala dan patung-patung berhala. Oleh karena kesalahan itu Yehuda dan Yerusalem tertimpa murka."‎
---> Saudara lihat itu? Pemimpin pemimpin Yehuda 'DTG MENYEMBAH KPD RAJA ' dan akibatnya, 'sejak itu raja mendengarkan mereka'!

Pernyataan Alkitab diatas menerangkan semua penyebab kehancuran Yoas! Yoas mulai disembah para pemimpin Yehuda, sebab para pemimpin itu mengerti, Yoas haus akan kehormatan dan penyembahan yg hanya berhak diberikan dan menjadi milik Tuhan sendiri! Sebagai imbalannya, Yoas mengarahkan telingga kpd mereka, atau dgn kata lain, apapun yg mereka mau atau inginkan, Yoas akan berikan, sebab Yoas sudah di suap dgn 'penyembahan mereka'!

Keangkuhan akan membutakan dan bahkan membatalkan 'hidup benar' sekalipun! Apa kurang benar hidup malaikat Lucifer? dia hidup menyembah Tuhan tiap tiap waktu, namun apa yg membuat dia jatuh dan hancur?‎ KEANGKUHAN!, itulah yg membuat iblis dicampakan dan hancur. Jgn anggap remeh satu kharakter ini, keangkuhan adalah satu kharakter jahat yg sangat mematikan, jgn biarkan keangkuhan tumbuh subur di hati dan pikiran kita, perangi dgn merendahkan diri hari ke sehari. Bagaimana caranya merendahkan diri? Siap dan rela ditegur. Sesederhana itu!

Greetings from airport on the way to Kupang‎
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-30 19:44:52

Selasa, 30 Agustus 2016

2 Tawarikh 22:1-4
"Lalu penduduk Yerusalem mengangkat Ahazia, anaknya yang bungsu, menjadi raja menggantikan dia, karena semua anaknya yang lebih tua umurnya telah dibunuh oleh gerombolan yang datang ke tempat perkemahan bersama-sama orang-orang Arab. Dengan demikian Ahazia, anak Yoram raja Yehuda, menjadi raja. 
Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri.‎
Ia pun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat. 
Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN sama seperti keluarga Ahab, sebab sesudah ayahnya mati mereka menjadi penasihat-penasihatnya yang mencelakakannya..."‎

---> Memang betul Alkitab berkali kali menempatkan akan betapa pentingnya peran seorang ayah atau bapa dlm memberikan arahan kpd masa depan anak anaknya, namun apakah semua itu hanya menjadi tanggung jawab sang ayah? Bagaimana dgn peran istri yg sebenarnya lebih banyak menghabiskan waktu dgn anak anak selama dirumah dibandingkan dgn peran seorang ayah pada umumnya? Coba perhatikan kehidupan singkat ‎raja Ahazia anak Yoram raja Yehuda... Ahazia hanya diijinkan Tuhan hidup memerintah sbg raja utk setahun lamanya. Masa pemerintahan yg sangat singkat, namun coba bayangkan warna pemerintahannya... siapa yg berperan memberi warna tsb?

Ayat 3 & 4 berkata:‎
"...Ia pun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat. 
Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN sama seperti keluarga Ahab, sebab sesudah ayahnya mati mereka menjadi penasihat-penasihatnya yang mencelakakannya..."‎

‎---> Ibu Ahazia adalah Atalya anak Ahab, anak Izebel... seorang yg menyembah baal... Yoram ayah Ahazia adalah anak Daud, namun hidup didlm dosa karena pengaruh istrinya, dan setelah Yoram mati, istrinya berperan sangat kental utk membentuk kharakter anak mereka Ahazia raja Yehuda namun dgn warna warna yg melawan Tuhan,... menghianati Tuhan. Alkitab sekali lagi berkata Ahazia hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat.... Jadi bisa dikatakan, Ahazia hancur karena sikap dan peran seorang ibu yg berjalan tdk sesuai Firman Tuhan, tdk ada takut akan Allah.

Ada pribahasa yg berkata, dibalik seorang yg berhasil, pasti ada wanita bijak yg berperan,... para ibu, para istri, apakah saudara tergolong sbg seorang wanita bijak? Jika engkau berkata : 'oh benar, saya termaksud wanita bijak yg takut akan Tuhan'.... sederhana saja utk membuktikannya, coba lihat suamimu... anak anakmu... jadi spt apa mereka? Jika suami dan anak anakmu hidup benar didlm takut akan Tuhan, menjadi berkat dimana mana, bukan menjadi batu sandungan dan cemoohan, dari buahnya kita mengenal pohonnya.‎ Ahazia sekalipun memiliki darah Daud, tapi lahir dari rahim wanita bodoh bernama Atalya, anak Ahab dan Izebel. Ternyata pengaruh Atalya lebih dominant dibanding dgn DNA Daud didlm diri Ahazia. Alkitab begitu banyak memberikan contoh contoh akan betapa pentingnya peran ibu didlm mendidik dan mempersiapkan seorang anak yg hidup benar akan Tuhan, jika tdk demikian, tentu Alkitab tdk perlu menuliskan nama nama ibu dari serentetan orang orang ini:

-> 1 Raja-raja 22:42 " Yosafat berumur tiga puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh lima tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah ‎ Azuba, anak Silhi."‎‎

‎-> 2 Raja-raja 12:1-2 "Dalam tahun ketujuh zaman Yehu, Yoas menjadi raja dan empat puluh tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Zibya, dari Bersyeba. ‎Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN seumur hidupnya, selama imam Yoyada mengajar dia" 

-> ‎2 Raja-raja 18:1-3 "Maka dalam tahun ketiga zaman Hosea bin Ela, raja Israel, Hizkia, anak Ahas raja Yehuda menjadi raja. Ia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh sembilan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Abi, anak Zakharia.Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Daud, bapa leluhurnya." ‎‎

Masih banyak lagi, mengapa nama ibunya perlu dituliskan? Sebab ibunya memiliki peran penting,... para wanita, perhatikan apa yg hendak saya katakan: 'engkau entah akan menjadikan atau mematahkan masa depan anakmu! You either make itu or break it!' Putuskan bagi dirimu sendiri dan bagi seisi rumah tanggamu... Jgn hanya pintar bersolek dan belanja! Bekerja dgn tanganmu juga bangun rumah tanggamu sendiri, dukung suamimu dan layani Tuhan, sebab... "Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri." (Amsal 14:1) 

Adakah tanganmu termaksud tangan perempuan bijak? Tangan wanita bijak bekerja pagi pagi sekali... mengatur rumah tangganya... anak anaknya hidup tertib dan benar... suaminya dipuji puji orang... kemudian, nama wanita itu akan ditulis sbg ibu serentetan raja raja besar yg hidup benar dan sesuai Firman Tuhan!!! Rindukah itu menjadi bagianmu? Jika demikian, hiduplah bijaksana!

Smile and be more faithful 
For Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-29 21:28:17

Senin, 29 Agustus 2016

2 Tawarikh 21:1, 4, 6, 18-20
"...Kemudian Yosafat mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di samping nenek moyangnya di kota Daud. Maka Yoram, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
Sesudah Yoram memegang pemerintahan atas kerajaan ayahnya dan merasa dirinya kuat, ia membunuh dengan pedang semua saudaranya dan juga beberapa pembesar Israel.
Ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel seperti yang dilakukan keluarga Ahab, sebab yang menjadi isterinya adalah anak Ahab. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. ‎
Sesudah semuanya ini TUHAN menulahinya dengan penyakit usus yang tidak dapat sembuh. 
Beberapa waktu berselang, kira-kira sesudah lewat dua tahun, keluarlah ususnya karena penyakitnya itu, lalu ia mati dengan penderitaan yang hebat. Rakyatnya tidak menyalakan api baginya seperti yang diperbuat mereka bagi nenek moyangnya. 
Ia berumur tiga puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan delapan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia meninggal dengan tidak dicintai orang. Ia dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak di dalam pekuburan raja-raja..." ‎

---> Ada pribahasa di Indonesia yg berkata: 'harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan Gading, tapi manusia mati meninggalkan nama baik...' Bagaimana jika manusia mati namun tdk meninggalkan nama baik? Manusia tsb akan mati kesepian, tdk ada bekas bekasnya, tanpa cinta yg mengiringinya pergi, bahkan tdk sedikit yg mati dgn diiringi sorak sorak rasa lega dari orang orang disekitarnya... itulah hidup orang orang yg sangat malang, hidup yg tdk berarti sama sekali, bahkan lebih tdk berarti dibandingkan dgn macan atau gajah (binatang).

Coba perhatikan hidup Yoram anak raja Yosafat, raja di Yehuda,... kaya raya, sangat berkuasa, namun kehidupannya mengalami degradasi yg sangat parah, lihat baik baik:

1. Ayat 4 sesudah menjadi raja, Yoram 'merasa kuat'... itulah kesombongan
‎2. Lebih lanjut ayat 4 menjelaskan bahwa ketika kesombongan itu mulai matang, akibatnya maut, Yoram merasa harus membunuh saudara saudaranya dan beberapa pembesar Israel...  Yoram berhati kejam dan tdk berperasaan, hati nuraninya mati duluan sebelum tubuhnya mati...
3. Ayat 6 menyebutkan kemudian Yoram hidup spt Ahab yg adalah seteru atau musuh Tuhan, hidupnya mulai hancur, tanpa hati nurani....
4. ‎Kemudian tulah yg adalah buah dari dosa mulai terlihat dan tercium baunya...
5. Pada waktu matinya, inilah yg Alkitab tuliskan: ‎ayat 20:
‎"...Ia berumur tiga puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan delapan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia meninggal dengan tidak dicintai orang. Ia dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak di dalam pekuburan raja-raja..." ‎

Orang yg mati sia sia bukan yg mati tiba tiba... tapi yg waktu hidup memang sudah mempersiapkan diri utk mati sia sia, tdk berguna dan tdk berarti, dan seringkali, awal mulanya adalah karena merasa kuat, angkuh, itulah yg membuat hidup menjadi sia sia. Se kaya atau se pintar apapun kita, jika kita sudah mulai merasa kuat, sebaiknya kita mulai gali lobang kubur sendiri, sebab nanti waktu mati, mungkin tdk ada yg rela menggali kubur kita... Yoram mati dgn tdk dicintai orang, bahkan tdk dikubur di pekuburan raja raja... hari hari ini, keluarga mantan president Marcos, diktator Philippines sedang bersitegang utk ngotot minta dikubur di kuburan pahlawan, sekalipun president Duterte yg sekarang mengijinkan, namun mahkamah agung Philippines mencegah, sebab rakyat menolak, dan mayat Marcos selama sekian tahun masih di letakan didlm peti kaca, tdk dikuburkan... sampai hari ini!

Saudaraku, percuma hidup menjadi orang paling kaya atau paling berkuasa namun tanpa cinta! Belajarlah utk rendah hati,... kerendahan hati akan mengajar kita utk merasa perlu orang lain, memperhatikan orang lain, dan dgn demikian, kita memuliakan Bapa di Surga yg rindu agar semua anak anak Bapa saling perduli satu sama lain.

Let's start a new day with love...
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-28 19:13:46

Jumat, 26 Agustus 2016

2 Tawarikh 20:10-12
"...Sekarang, lihatlah, bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir ini! Ketika orang Israel datang dari tanah Mesir, Engkau melarang mereka memasuki negerinya. Oleh sebab itu mereka menjauhinya dan tidak memusnahkannya.  
Lihatlah, sebagai pembalasan mereka datang mengusir kami dari tanah milik yang telah Engkau wariskan kepada kami.
Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." 

---> Yosafat raja Yehuda adalah orang yg takut akan Tuhan, namun satu ketika dia mengalami tekanan besar akibat serangan dari 3 bangsa, yakni bani Moab, bani Amon, dan Meunim, sedangkan ketiga bangsa ini jauh lebih kuat dari Yosafat. Dlm keadaan terjepit tanpa harapan, Yosafat dan penduduk Yehuda benar benar tdk memiliki dasar utk berharap atau kekuatan apa apa, namun bagi orang yg takut akan Tuhan, selalu ada harapan, Yosafat melihat ke langit dan berdoa... Coba perhatikan doa Yosafat di ayat 12:
"...Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." 

Bagian terakhir dari doa Yosafat itulah yg disebut 'IMAN',.... 'kami tdk tahu apa yg harus kami lakukan... tetapi mata kami tertuju kpd TUHAN! '

Pernahkah saudara mengalami saat saat jalan buntu? Betul betul tanpa harapan? ‎Pada saat saat spt itulah engkau akan melihat dgn jelas kadar iman percayamu sendiri... didlm 2 Tawarikh 16, saat Asa yg adalah ayah Yosafat terjepit, dia lari dan minta bantuan manusia, dan itu mendatangkan murka TUHAN, Yosafat berbeda, saat terjepit, dia lari kpd Tuhan. 

Kpd siapa saudara lari saat terjepit? Tertuju kpd siapa atau apa mata saudara ketika terjepit? Memang Tuhan bisa kirim bantuan melalui orang lain, namun jgn pernah mengandalkan manusia dgn mencari cari bantuan kesana kesini, belajar utk tinggal tenang dan berdoa... sekalipun tdk ada jalan keluar, pada TUHAN selalu ada jalan keluar. Belajarlah utk berkata spt doa Yosafat: ‎
'kami tdk tahu apa yg harus kami lakukan... tetapi mata kami tertuju kpd TUHAN! '

It's Friday...
So smile and be more faithful...
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-25 20:17:52

Kamis, 25 Agustus 2016

2 Tawarikh 18:18-21
"...Kata Mikha: "Sebab itu dengarkanlah firman TUHAN. Aku telah melihat TUHAN sedang duduk di atas takhta-Nya dan segenap tentara sorga berdiri di sebelah kanan-Nya dan di sebelah kiri-Nya.
Dan TUHAN berfirman: Siapakah yang akan membujuk Ahab, raja Israel, untuk maju berperang, supaya ia tewas di Ramot-Gilead? Maka yang seorang berkata begini, yang lain berkata begitu.
Kemudian tampillah suatu roh, lalu berdiri di hadapan TUHAN. Ia berkata: Aku ini akan membujuknya. TUHAN bertanya kepadanya: Dengan apa? 
Jawabnya: Aku akan keluar dan menjadi roh dusta dalam mulut semua nabinya. Ia berfirman: Biarlah engkau membujuknya, dan engkau akan berhasil pula. Keluarlah dan perbuatlah demikian!"‎

‎---> Kisah diatas adalah bagian dari kisah hidup raja Ahab, raja Israel yg jahat dan berseteru dgn Tuhan... ketika Ahab hendak berperang melawan Aram, Yosafat raja Yehuda menyarankan utk tanya Tuhan dulu. Dgn berat hati Ahab memanggil 400 nabi dan mereka semua menyatakan 'yes! Jalan terus!!' tapi Yosafat mendorong, coba cari lagi nabi Tuhan, dgn lebih berat hati lagi, Mikha dipanggil lalu menyatakan inilah saatnya Tuhan menghancurkan Ahab.
 
Pagi ini kita akan merenungkan 2 hal, pertama adalah pekerjaan 'roh dusta' yg bekerja diantara para nabi... kenapa 400 nabi bisa termakan oleh roh dusta sedangkan nabi Mikha tdk? Coba lihat beberapa ayat ayat di pasal ini: 2 Tawarikh 18:5-7 
Ayat 5: "Lalu raja Israel mengumpulkan para nabi, empat ratus orang banyaknya, kemudian bertanyalah ia kepada mereka: "Apakah kami boleh pergi berperang melawan Ramot-Gilead atau aku membatalkannya?" Jawab mereka: "Majulah! Allah akan menyerahkannya ke dalam tangan raja." 
Ayat 6: "Tetapi Yosafat bertanya: "Tidak adakah lagi di sini seorang nabi TUHAN, supaya dengan perantaraannya kita dapat meminta petunjuk?" 
Ayat 7: "Jawab raja Israel kepada Yosafat: "Masih ada seorang lagi yang dengan perantaraannya dapat diminta petunjuk TUHAN. Tetapi aku membenci dia, sebab tidak pernah ia menubuatkan yang baik tentang aku, melainkan selalu malapetaka. Orang itu ialah Mikha bin Yimla." Kata Yosafat: "Janganlah raja berkata demikian."

‎--> 400 nabi nabi yg terkontaminasi roh dusta disebut di ayat 5 sbg 'para nabi', sedangkan Milkha di sebut sbg 'nabi Tuhan' diayat 6.
‎--> Bahkan Ahab sendiri diayat 7 menyatakan bahwa melalui Mikha kita dpt diminta 'Petunjuk TUHAN ', namun Mikha selalu berlawanan dgn Ahab, sebab Ahab berlawanan dgn Tuhan apalagi Izebel istrinya.

Kpd para hamba hamba Tuhan, jika saudara tergolong 'para nabi' maka kiblat saudara adalah membela yg bayar. Siapa berani bayar, kita bicara dgn baik. Saya mengenal 'para nabi' yg bersedia memberkati pasangan homoseksual, atau mengurapi panti pijat ++ atau night club... atau bermain abu abu dgn membiarkan bahkan membenarkan atau menetralisir dosa menjadi seakan akan benar, tergantung bayarannya. Bagi anak anak Tuhan, jika telinggamu selalu diarahkan utk dengar yg engkau mau dengar saja, 'roh Ahab' itu sedang menguasaimu, ingat apa yg terjadi dgn Ahab, sekalipun sudah dihardik oleh Mikha, Ahab jalan terus dan mati saat itu. Ahablah penyebab 'para nabi' itu ada... anak anak Tuhan yg bebal lah penyebab 'para nabi' itu ada dan tumbuh subur. Biasakan utk dengar Firman Tuhan bukan yg saya suka dengar atau yg saya mau dengar, tapi paksakan dirimu utk tunduk dan dengar sekalipun engkau tdk suka atau tdk enak utk dengar, kemudian lakukan kebenaran tsb, itu akan memberikanmu kepekaan akan mana suara 'para nabi' dan mana suara 'nabi Tuhan'. Sebab masalahnya ada di hati kita sendiri yg degil, yg terus menerus mengeraskan hati,... jgn biarkan roh Ahab menguasaimu!

Hari hari ini, kedua suara itu sama sama bergemerincing... bahkan berlomba lomba sebab waktunya sudah sangat singkat, namun Firman Tuhan di ‎Yohanes 10:4-5 katakan: "Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."‎

Jika kita tergolong domba Tuhan, maka ciri cirinya adalah:
1. Kita adalah orang orang yg telah dibawa keluar. Gereja dlm bahasa Grika disebut Eklesia atau 'yg dibawa keluar' artinya kita, gereja Tuhan sudah keluar dari hidup yg lama, dari cara berfikir yg lama, tdk tinggal tetap dgn gaya hidup lama.
2. Gembala Agung berjalan didepan, dan domba mengikuti dibelakang, artinya domba itu taat dan ikut apa yg dikerjakan dan dikatakan Gembala Agung, yaitu Tuhan sendiri dan Firman Tuhan 
3. Jika 2 diatas dilakukan, maka domba akan mengenal suara Gembala Agung, namun suara orang asing tdk dikenalnya...

Lalu kenapa begitu banyak yg 'spt domba domba' tdk punya kepekaan terhadap suara suara? Sebab tdk meninggalkan hidup yg lama, atau tdk menjadi gereja (Eklesia) dan tdk hidup dgn taat akan Firman Tuhan. 

Adakah engkau lebih mirip spt domba atau spt kambing?‎
Coba berkaca hari ini sebelum terlambat!‎

Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-24 19:23:09

Rabu, 24 Agustus 2016

2 Tawarikh 16:7-10
"...Pada waktu itu datanglah Hanani, pelihat itu, kepada Asa, raja Yehuda, katanya kepadanya: "Karena engkau bersandar kepada raja Aram dan tidak bersandar kepada TUHAN Allahmu, oleh karena itu terluputlah tentara raja Aram dari tanganmu. 
Bukankah tentara orang Etiopia dan Libia besar jumlahnya, kereta dan orang berkudanya sangat banyak? Namun TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tanganmu, karena engkau bersandar kepada-Nya. 
Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan."
Maka sakit hatilah Asa karena perkataan pelihat itu, sehingga ia memasukkannya ke dalam penjara, sebab memang ia sangat marah terhadap dia karena perkara itu. Pada waktu itu Asa menganiaya juga beberapa orang dari rakyat...." ‎

Jika saudara lihat reaksi atau respon dari raja Asa terhadap teguran yg disampaikan oleh nabi Hanani, sangat berbeda dgn reaksi Asa sebelumnya di 2 Tawarikh 15 ketika dia menerima perkataan Tuhan melalui Azarya bin Oded, coba perhatikan: 2 Tawarikh 15:1-2, 8 "...Azarya bin Oded dihinggapi Roh Allah. I‎a pergi menemui Asa dan berkata kepadanya: "Dengarlah kepadaku, Asa dan seluruh Yehuda dan Benyamin! TUHAN beserta dengan kamu bilamana kamu beserta dengan Dia. Bilamana kamu mencari-Nya, Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi bilamana kamu meninggalkan-Nya, kamu akan ditinggalkan-Nya.
Ketika Asa mendengar perkataan nubuat yang diucapkan oleh nabi Azarya bin Oded itu, ia menguatkan hatinya dan menyingkirkan dewa-dewa kejijikan dari seluruh tanah Yehuda dan Benyamin dan dari kota-kota yang direbutnya di pegunungan Efraim. Ia membaharui mezbah TUHAN yang ada di depan balai Bait Suci TUHAN..." ‎

Kenapa pada saat menerima Firman atau pernyataan Tuhan melalui Azarya bin Oded, Asa langsung menerima dan bertobat, sedangkan waktu ditegur oleh Hanani justru dia berontak dan melawan, bahkan Alkitab mencatat dia sakit hati dan menjebloskan Hanani ke dlm penjara dan menganiaya beberapa orang juga dari rakyat?

---> Inilah yg menjadi perenungan kita pagi ini, ada bagian yg halus, yg sangat sensitif, yg peka didlm hati kita masing masing yg kalau boleh saya sebut 'soft part - bagian halus dari kita', dan seringkali, disitulah akar atau sumber yg mengganjal pembentukan kharakter Illahi didlm kita. Kita sering tdk sadar akan apa yg menjadi bagian halus kita, namun kita dpt mendeteksi ciri cirinya... yaitu melalui respon kita ketika bagian tsb disentuh... jika ada luka di tubuh kita dan tanpa sadar luka tsb tersentuh, maka secara refleks reaksi kita akan menarik bagian tubuh tsb dan melindunginya, sebab bagian tsb luka dan sangat sensitif kalau disentuh. 

---> Ketika Firman Tuhan dtg melalui ‎Azarya bin Oded kpd Asa, Firman itu berupa ajakan bagi seluruh bangsa agar menjauhkan berhala, lalu bertobat dan menguatkan hati bangsa tsb, tdk secara pribadi menunjuk kpd kesalahan dan dosa Asa sendiri, maka itu diterima dgn baik oleh Asa...
Namun ketika perkataan Tuhan itu dlm rupa jari yg menunjuk langsung ke hidung Asa oleh Hanani, bahwa dia tdk mengandalkan Tuhan, Asa tdk benar benar percaya akan Tuhan, dia tersinggung berat, Hanani dipenjarakan, beberapa orang juga ikut dianiaya...
Dgn demikian kita tahu persis, masalahnya ada di diri Asa, bukan di penduduk Yehuda! Sebab ketika tangan nabi tsb menunjuk, dia spt cacing kepanasan, tdk terima, berontak dan melawan.

Bagaimana dgn saudara dan saya? Tahukah saudara bagian bagian halus atau luka luka di hatimu? Jgn di tutup tutupi, bawa kpd Dokter Agung kita, Tabib yg Ajaib, Yesus Kristus nama-Nya. Bicarakan dgn hamba hamba-Nya, sebab nabi nabi-Nya akan dipakai Tuhan utk menunjuk bagian sensitif di hidupmu yg kemudian akan membuat engkau sadar bahwa disitulah lukanya,...‎ Adakah hal hal kecil yg akan membuat engkau sangat terusik? Contoh sakit hati terhadap seseorang? Atau perkara perkara yg sudah puluhan tahun engkau percayai tapi itu keliru? Contoh, ada yg memegang filosophy 'kikir pangkal kaya', atau adakah Kejadian masa lalu yg tdk diselesaikan tapi engkau coba hindari, sebab itu sensitif? Jgn sampai salah melangkah, justru karena TUHAN sayang kpd kita sama spt Dia sayang kpd Asa, teguran terhadap 'Soft part' kita, kpd bagian sensitif kita Dia kerjakan.. Buka hati dgn lembut, biarkan Tabib yg Ajaib itu menyembuhkanmu!

Smile and be more faithful...
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-23 20:50:50

Selasa, 23 Agustus 2016

‎2 Tawarikh 12:5-8
"...Nabi Semaya datang kepada Rehabeam dan pemimpin-pemimpin Yehuda yang berkumpul di Yerusalem berhubung dengan ancaman Sisak, dan berkata kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN: Kamu telah meninggalkan Aku, oleh sebab itu Aku pun meninggalkan kamu juga dalam kuasa Sisak." 
Maka pemimpin-pemimpin Israel dan raja merendahkan diri dan berkata: "TUHANlah yang benar!" 
Ketika TUHAN melihat bahwa mereka merendahkan diri, datanglah firman TUHAN kepada Semaya, bunyinya: "Mereka telah merendahkan diri, oleh sebab itu Aku tidak akan memusnahkan mereka. Aku segera akan meluputkan mereka dan kehangatan murka-Ku tidak akan dicurahkan atas Yerusalem dengan perantaraan Sisak. 
Tetapi mereka akan menjadi hamba-hambanya, supaya mereka tahu membedakan antara mengabdi kepada-Ku dan mengabdi kepada kerajaan-kerajaan duniawi."‎

---> Ada waktu waktu di hidup Rehabeam anak Salomo dimana dia menjadi angkuh dan‎ melawan Tuhan, oleh sebab itu, Tuhan sengaja membiarkan Rehabeam dan Yehuda dikalahkan oleh musuhnya, Sisak. Kemudian mereka merendahkan diri, lalu setelah itu, datanglah Firman TUHAN yg akan menjadi pelajaran ‎penting bagi semua kita demikian: 
Ayat 8: "...‎Tetapi mereka akan menjadi hamba-hambanya, supaya mereka tahu membedakan antara mengabdi kepada-Ku dan mengabdi kepada kerajaan-kerajaan duniawi."‎

‎‎Hari ini kita akan merenungkan apa maksud dan akibat dari satu 'pengabdian'. Pengabdian kpd seseorang atau sesuatu akan membuat kita menjadi hambanya. Kesalahan Rehabeam yg membangun patung dan dewa dewa sembahan lalu beribadah kpd mereka telah membuat Rehabeam dan Yehuda diperbudak oleh sebahannya, kemudian Sisak sungguh sungguh menjadi spt tuhan bagi Yehuda dimana Yehuda diperbudak olehnya. 

Jgn anggap remeh kebiasaan dan focus hidup kita... sebab kebiasaan kebiasaan dan focus hidup kita akan menjadi satu 'pengabdian'. Ada kebiasaan yg akan membuat kita 'diperbudak' olehnya, spt kebiasaan mulut yg berkata kata jahat, yg sumbernya dari dlm hati... ada kebiasaan dosa yg satu kali akan memperbudak saudara jika terus menerus kita pelihara... ada orang orang yg hidupnya diikat oleh uang, focus hidupnya hanyalah uang semata, jika demi uang dia harus tinggalkan semua, dia akan tinggalkan... itulah karya karya Sisak yg akan memperbudak kita.

Coba perhatikan sekali lagi apa yg Firman Tuhan katakan kpd Rehabeam: "...supaya mereka tahu membedakan antara mengabdi kepada-Ku dan mengabdi kepada kerajaan-kerajaan duniawi."‎ Ada pengabdian yg kita kerjakan yg sesungguhnya kita lakukan bagi kerajaan duniawi, dan iblis akan mendorong kita utk menyembah iblis dgn mengabdi kpd kerajaan duniawi, dan itulah akar perbudakan. Ingat apa yg iblis tawarkan dan perlihatkan kpd Yesus sebelum iblis meminta Yesus utk sujud menyembahnya,... Matius 4:8 - 9 "...Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya ‎dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." 

Periksa kebiasaan dan focus kita, kpd siapa engkau mengabdi? 

Smile and be more faithful 
For Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-22 19:40:59

Senin, 22 Agustus 2016

2 Tawarikh 10:3-8
"...Orang menyuruh memanggil dia, lalu datanglah Yerobeam dengan seluruh orang Israel dan berkata kepada Rehabeam:
"Ayahmu telah memberatkan tanggungan kami, maka sekarang ringankanlah pekerjaan yang sukar yang dibebankan ayahmu dan tanggungan yang berat yang dipikulkannya kepada kami, supaya kami menjadi hambamu."
Tetapi ia menjawab mereka: "Datanglah kembali kepadaku lusa." Lalu pergilah rakyat itu. 
Sesudah itu Rehabeam meminta nasihat dari para tua-tua yang selama hidup Salomo mendampingi Salomo, ayahnya, katanya: "Apakah nasihatmu untuk menjawab rakyat itu?"
Mereka berkata kepadanya: "Jika engkau mau berlaku ramah terhadap rakyat itu, mau menyenangkan mereka dan mengatakan kata-kata yang baik kepada mereka, maka mereka menjadi hamba-hambamu sepanjang waktu."
Tetapi ia mengabaikan nasihat yang diberikan para tua-tua itu, lalu ia meminta nasihat kepada orang-orang muda yang sebaya dengan dia dan yang mendampinginya,.."‎

---> Nasehat tua tua Israel yg seharusnya dpt menyelamatkan Rehabeam anak Salomo, ternyata telah di abaikan atau dibuang begitu saja... Sesungguhnya, sampai hari inipun, masih banyak nasehat itu diabaikan dan dibuang begitu saja oleh kita yg hidup jauh sesudah Rehabeam, namun kebodohan Rehabeam masih kita ikuti.

Perhatikan apa nasehat para tua tua,: ‎  "Jika engkau mau berlaku ramah terhadap rakyat itu, mau menyenangkan mereka dan mengatakan kata-kata yang baik kepada mereka, maka mereka menjadi hamba-hambamu sepanjang waktu."
--> sesungguhnya nasehat itu berkata begini, sama spt the golden rule: 'do unto others as you want other to do unto you... lakukan kpd orang apa yg engkau mau orang lakukan bagimu...' Zig Zigler berkata: 'jika engkau ingin orang lain mengikutimu, pastikan engkau menolong orang lain terlebih dahulu... tambah atau beri nilai dihidup orang lain, maka mereka akan mengikutimu seterusnya...' ‎

Apa sebenarnya bedanya nasehat para tua tua Israel dan nasehat orang muda yg diterima Rehabeam? Bedanya adalah 'SIAPA YG MENJADI FOCUS UTAMA? ' para tua tua berkata: 'focus kpd orang lain', bantu mereka... layani mereka,... maka mereka akan melayanimu... persis spt Yesus...Sebaliknya orang orang muda berkata: 'focus kpd dirimu sendiri', tekan mereka, tindas dan hajar bila perlu... persis spt para diktator di jaman jaman modern...‎

Sesederhana inilah nasehat yg Firman Tuhan berikan bagi kita pagi ini, belajar utk tiap tiap hari menambah nilai bagi orang lain... membantu orang lain, satu kali engkau akan melihat ketika engkau dlm keadaan terpuruk, orang lain akan digerakkan Tuhan utk menolongmu... sekalipun bukan itu motivasimu, tapi belajarlah utk tiap tiap hari menambah nilai bagi orang lain. Ingat perkataan Yesus sendiri: 
‎Matius 5:16 "...Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Add value to others daily with a smile...
Because Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-21 22:38:29

Jumat, 19 Agustus 2016

2 Tawarikh 6:34-35, 38-40
"...Apabila umat-Mu keluar untuk berperang melawan musuh-musuhnya, ke arah mana pun Engkau menyuruh mereka, dan apabila mereka berdoa kepada-Mu dengan berkiblat ke kota yang telah Kaupilih ini dan ke rumah yang telah kudirikan bagi nama-Mu, 
maka Engkau kiranya mendengar dari sorga doa dan permohonan mereka dan Engkau kiranya memberikan keadilan kepada mereka.
apabila mereka berbalik kepada-Mu dengan segenap hatinya dan dengan segenap jiwanya di negeri orang-orang yang mengangkut mereka tertawan, dan apabila mereka berdoa kepada-Mu dengan berkiblat ke negeri mereka yang telah Kauberikan kepada nenek moyang mereka, ke kota yang telah Kaupilih dan ke rumah yang telah kudirikan bagi nama-Mu,
maka Engkau kiranya mendengarkan dari sorga, dari tempat kediaman-Mu yang tetap, kepada doa dan segala permohonan mereka dan kiranya Engkau memberikan keadilan kepada mereka, dan Engkau kiranya mengampuni umat-Mu yang telah berdosa kepada-Mu. 
Sebab itu, ya Allahku, kiranya mata-Mu terbuka dan telinga-Mu menaruh perhatian kepada doa yang dipanjatkan di tempat ini..."‎

‎---> Setelah Rumah Tuhan atau Bait Allah selesai didirikan, berdoalah Salomo dan seluruh umat Tuhan saat itu, ayat ayat diatas adalah ayat ayat pengajaran yg diserap atau dikutib dari sebagian doa doa Salomo dihadapan Tuhan di bait Allah yg baru selesai didirikan dihadapan tabut TUHAN. 

Jika kita perhatikan baik baik, ada ‎satu perkara yg Firman Tuhan ajarkan melalui doa Salomo pada saat pentahbisan bait Allah, yg juga berlaku bagi kita semua. Ada kalanya sbg anak Tuhan sekalipun, kita memiliki sifat sifat lama, kharakter buruk yg masih melekat didiri kita, bahkan menjadi spt musuh yg menggerogoti jiwa kita.... ada juga anak anak Tuhan yg ditawan oleh kedagingan yg dikuasai iblis. Saya menemukan anak anak Tuhan yg tdk bisa lepas dari rokok, atau dari pornography, atau dari Alkohol!, atau obat obatan, dari tampil mewah sekalipun harus hutang dan tipu sana sini, semua itu adalah bentuk ikatan ikatan yg menguasai kita spt musuh yg melawan, sehingga kita menjadi budak musuh musuh tsb... bagaimana kita bisa keluar dari ikatan ikatan tsb? Perhatikan doa Salomo:
 Ayat 34: "...Apabila umat-Mu keluar untuk berperang melawan musuh-musuhnya, ke arah mana pun Engkau menyuruh mereka, dan apabila mereka berdoa kepada-Mu dengan berkiblat ke kota yang telah Kaupilih ini dan ke rumah yang telah kudirikan bagi nama-Mu,...

Ayat ‎38-39: ...apabila mereka berbalik kepada-Mu dengan segenap hatinya dan dengan segenap jiwanya di negeri orang-orang yang mengangkut mereka tertawan, dan apabila mereka berdoa kepada-Mu dengan berkiblat ke negeri mereka yang telah Kauberikan kepada nenek moyang mereka, ke kota yang telah Kaupilih dan ke rumah yang telah kudirikan bagi nama-Mu,
maka Engkau kiranya mendengarkan dari sorga, dari tempat kediaman-Mu yang tetap, kepada doa dan segala permohonan mereka dan kiranya Engkau memberikan keadilan kepada mereka, dan Engkau kiranya mengampuni umat-Mu yang telah berdosa kepada-Mu..." ‎

--> dua kali dlm doanya Salomo menyebutkan 'apabila ‎mereka berdoa dgn berkiblat kpd Tuhan...', inilah rahasia terlepas dari belenggu belenggu dosa, yaitu ketika hati dan pikiran kita didlm doa maupun keseharian kita terarah atau berkiblat kpd Tuhan sendiri. Perhatikan mengapa saya katakan 'doa dan keseharian'? Sebab para agamawi juga berdoa dan berkiblat tapi belum tentu hidup sehari harinya terarah kpd Tuhan. Jika hati dan pikiran mu terarah atau tertuju kpd Tuhan, maka tangan Tuhan lah yg akan membebaskanmu dari ikatan ikatan, Roh TUHAN akan memulai dgn mengubah 'kesukaanmu' kemudian 'kebiasaanmu' sampai akhirnya 'kharaktermu dan destiny atau tujuan hidupmu berubah'!

Ke arah mana kiblatmu? Ke arah keuntungankah, atau ketenaran atau kesuksesan semata? Jika kiblatmu bukan Tuhan, sia dialah hidup yg sukses sekalipun.

Smile and be more faithful...
It's Friday... Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-08-21 22:37:40

Kamis, 18 Agustus 2016

2 Tawarikh 2:5-6
"...Dan rumah yang hendak kudirikan itu harus besar, sebab Allah kami lebih besar dari segala allah. 
Tetapi siapa yang mampu mendirikan suatu rumah bagi Dia, sedangkan langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku hendak mendirikan suatu rumah bagi Dia, kecuali sebagai tempat untuk membakar korban di hadapan-Nya?..."  

---> Salomo mendapatkan perkenanan Tuhan utk membangun 'Rumah TUHAN atau Bait Allah', pagi ini pesan Tuhan utk setiap kita adalah, kenali tujuan bait Allah didlm diri kita masing masing, sebab ‎sesuai dgn Firman Tuhan di 1 Korintus 6:19 yg berkata: "...Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?" Jadi kita inilah bait Allah! ‎Dan jika kita adalah bait Allah, apakah tujuan bait Allah itu dibangun? Coba perhatikan sekali lagi setelah hikmat Tuhan turun atas Salomo, inilah yg dikatakan Salomo:
"Tetapi siapa yang mampu mendirikan suatu rumah bagi Dia, sedangkan langit, bahkan langit yang mengatasi segala langit pun tidak dapat memuat Dia? Dan siapakah aku ini, sehingga aku hendak mendirikan suatu rumah bagi Dia, kecuali sebagai tempat untuk membakar korban di hadapan-Nya?..."  ‎Jelas bait Allah bukan utk megah megahan sebab semegah apapun tdk akan pantas utk menampung Raja Surga, Raja diatas segala raja raja... bukan harus sebesar mungkin, sebab langit yg mengatasi segala langitpun tdk dpt memuat Raja Surga, lalu utk tujuan apa? Bagian terakhir perkataan Salomo di ayat 6 berkata: "....sebagai tempat untuk membakar korban di hadapan-Nya?..." Itulah tujuan utama bait Allah! Sbg wadah utk bersyukur... berterima kasih... itulah yg dimaksud utk membakar‎ korban dihadapan-Nya.

Bukankah Paulus juga mengingatkan kita akan kebenaran itu? ‎Kpd jemaat di Tesalonika, Paulus berpesan: "Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu...".    (‎1 Tesalonika 5:18)  ‎Itulah tujuan bait Allah yg adalah diri kita masing masing, dibangun utk, BERSYUKUR!!!

Sudahkah engkau bersyukur pagi ini?
Smile and be more faithful for Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-17 20:01:44

Rabu, 17 Agustus 2016

1 Tawarikh 29:29
"...Sesungguhnya, riwayat raja Daud dari awal sampai akhir tertulis dalam riwayat Samuel, pelihat itu, dan dalam riwayat nabi Natan, dan dalam riwayat Gad, pelihat itu,..."

---> Itulah ayat yg menegaskan bagaimana perjalanan kehidupan Daud dari awal sampai akhir ditulis,... siapa yg menulis,... bagaimana isinya... Perjalanan kehidupan Daud, seorang raja besar di Israel, namun kisah hidupnya diwarnai dan tertulis didlm riwayat serentetan nabi nabi spt Samuel, nabi Natan, dan Nabi Gad... 

Bandingkan dgn riwayat hidup raja raja lainnya, dimana riwayat hidup mereka tertulis? Siapa yg mewarnai hidup mereka? Apa apa yg dianggap layak utk dituliskan, coba perhatikan:‎

-->1 Raja-raja 11:41 "Selebihnya dari riwayat Salomo dan segala yang dilakukannya dan hikmatnya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab riwayat Salomo?"‎
--> ‎1 Raja-raja 14:19 "Selebihnya dari riwayat Yerobeam, bagaimana ia berperang dan bagaimana ia memerintah, sesungguhnya semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Israel."‎‎
--> ‎1 Raja-raja 14:29 "Selebihnya dari riwayat Rehabeam dan segala yang dilakukannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Yehuda?‎"

Saudara lihat perbedaan perbedaan itu, dimana riwayat hidup para raja raja tsb tertulis? Apa yg dianggap perlu dituliskan? Dan siapa siapa yg menggoreskan tulisan didlm riwayat hidup mereka?
Bagi Daud, riwayat hidupnya diwarnai oleh tulisan tulisan para hamba hamba Tuhan yg banyak menggoreskan warna di hidup Daud... dgn kata lain, yg banyak ditulis didlm riwayat hidup Daud adalah apa apa yg dinasehati dan di ajarkan para hamba hamba Tuhan tsb kpd Daud. Sekalipun Daud adalah raja terbesar yg pernah dimiliki Israel, namun yg dianggap penting utk dituliskan didlm riwayat hidup Daud bukanlah kekayaannya atau posisinya atau kejayaannya, namun apa apa yg diajarkan para hamba hamba Tuhan tsb kpd Daud, itulah yg dianggap penting utk mewarnai riwayat hidup Daud. ‎Bahkan karya karya Daud, tahukah saudara dimana karya karyanya dituliskan? Bukan dikitab raja raja atau di sejarah raja raja, namun coba lihat:
2 Samuel 1:17-18 "Daud menyanyikan nyanyian ratapan ini karena Saul dan Yonatan, anaknya, ‎dan ia memberi perintah untuk mengajarkan nyanyian ini kepada bani Yehuda; itu ada tertulis dalam Kitab Orang Jujur."‎

Itulah warna hidup Daud yg sangat kental diwarnai oleh nasehat, bimbingan, teguran dan bahkan hardikan para nabi nabi Tuhan, sehingga karya karya hidupnya ditulis di 'Kitab Orang Jujur...'

Sebaliknya raja raja lainnya, spt Salomo, riwayat hidupnya ditulis di 'kitab riwayat Salomo' (‎1 Raja-raja 11:41) atau seakan dia menulis sendiri autobiography-nya..., atau ‎Yerobeam yg riwayat hidupnya ditulis di, kitab sejarah raja raja Israel (‎1 Raja-raja 14:19 )... atau Rehabeam, yg riwayat hidupnya ditulis didlm kitab sejarah raja raja Yehuda (‎‎1 Raja-raja 14:29)‎. Dgn kata lain, bagi raja raja tsb, hal hal yg seakan dianggap bernilai atau layak dituliskan hanyalah sekedar 'posisinya' ketika dia hidup, berapa istrinya, berapa anaknya, apa jabatannya, berapa besar kekayaannya, berapa luas wilayah kerajaannya dll itulah yg ada di kitab kitab sejarah raja raja... namun bukan itu yg terjadi dgn Daud, yg menuliskan goresan goresan warna didlm hidupnya adalah para nabi nabi Tuhan, penuh nasehat dan bimbingan, sampai sampai karya hidupnya dituliskan di Kitab Orang Jujur...

Saudaraku, saat saat ini, saudara dan saya sedang merancang apa apa yg akan ditulis didlm riwayat hidup kita, siapa yg akan menggoreskan tinta tinta di sejarah hidup kita, apa apa yg dianggap perlu utk dituliskan... jika hati dan pikiranmu puas dan condong hanya kpd kekayaan, berkat, posisi dan kesenangan, hanya itulah yg akan dituliskan di hidupmu, bahkan jika hati dan pikiran kita condong kpd 'pelayanan semata', akhir nanti dibatu Nisan kita akan dituliskan: 'disini dibaringkan seorang yg gerejanya terbesar dikota ini' atau 'inilah orang terkaya di kota ini' atau 'terbaring disini pemain music, atau penyanyi lagu rohani terbaik'... itukah yg saudara rindukan? Ataukah engkau merindukan namumu dituliskan didlm 'KITAB ORANG JUJUR '? Jika benar begitu, pastikan dirimu siap utk dibapai, dibimbing dan siap dinasehati oleh serentetan orang orang yg takut akan Tuhan yg akan menggoreskan warna warna di hidupmu.

MERDEKA!!! Smile and be more faithful...
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-17 01:20:25

Selasa, 16 Agustus 2016

1 Tawarikh 28:20-21
"...Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.
Sesungguhnya, rombongan para imam dan para orang Lewi ada untuk melakukan segala ibadah di rumah Allah, dan ada beberapa sukarelawan yang ahli dalam setiap tugas yang dapat membantu engkau. Juga para pemimpin dan seluruh rakyat ini sepenuhnya ada di bawah perintahmu." 

--->‎ Melanjutkan apa yg kita renungkan kemarin, setelah semua persiapan dilakukan sang ayah utk mempersiapkan anaknya agar siap membangun bait Allah didlm dirinya sendiri dgn menjadi model atau contoh bagi anaknya ketika Daud berkata: 'kenalilah Allah ayahmu...', sekarang Daud harus membiarkan Salomo berjalan sendiri tanpa Daud, namun sang ayah sekali lagi memberikan pesan pesan yg sangat penting kpd Salomo anaknya bagaimana Salomo dpt membangun bait Allah dgn benar,... bagaimana sikap hati yg benar?

Perhatikan pesan pesan Daud ini, sebab pesan ini penting buat kita semua dlm membangun bait Allah didlm diri kita sendiri:‎

1. "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu... sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.‎"
---> Sikap hati seorang anak Tuhan yg benar didlm membangun kerajaan Allah didlm hidup kita adalah dgn menanamkan tekad 'SAMPAI SELESAI!' jadi tdk ada kata menyerah atau berhenti ditengah jalan. Sikap spt ini, sikap yg ‎'sampai selesai' akan membedakan seorang pemenang dgn pecundang.

Bagi para athletes yg berhasil sampai ke titik athletes olimpiade, semua mereka dpt berbangga mendapat mendali apapun atau tdk mendapatkan mendali sekalipun jika saja mereka dpt dgn jujur berkata:
- saya telah mempersiapkan diri
- saya akan tetap berpegang dgn aturan yg berlaku
 Namun bagi mereka yg ingin menang, harus tambah satu lagi sikap, yaitu:
- saya tdk akan menyerah sampai akhir
 Sikap 'sampai selesai' inilah yg akan menentukan apakah kita akan mencapai garis akhir atau berhenti ditengah jalan, dgn kata lain SETIA adalah kharakter mutlak setiap pribadi yg ingin membangun bait Allah didlm dirinya. Adakah engkau setia dgn hal hal kecil? Bagaimana dgn tugas dan tanggung jawabmu sbg orang percaya, sbg hamba Tuhan, sbg suami, sbg istri atau anak anak sekalipun? Adakah engkau setia dgn perkara perkara kecil dan sederhana? Bait Allah hanya akan selesai dikerjakan jika yg membangun memiliki tekad 'sampai selesai!'

2.‎ "...Sesungguhnya, rombongan para imam dan para orang Lewi ada untuk melakukan segala ibadah di rumah Allah, dan ada beberapa sukarelawan yang ahli dalam setiap tugas yang dapat membantu engkau."
---> Daud mengingatkan kpd Salomo, tdk seorangpun akan dpt membangun bait Allah sendirian, padamu dan padaku ada 'rombongan para imam, para Lewi, para sukarelawan' yg akan membantu engkau utk membangun bait Allah didlm dirimu, sadarkah saudara akan hal itu? Tdk ada seorangpun yg dpt membangun bait Allah didlm dirinya sekalipun sendirian, kita membutuhkan campur tangan orang lain utk mengajar kita, menegur kita, membimbing, menguatkan dan menghiburkan kita, itulah mereka yg tergolong didlm rombongan para imam, para Lewi, dan para sukarelawan. Miliki komunitas yg sehat yg selalu perduli akan pertumbuhan kharakter dan rohanimu, bukan sekedar komunitas yg menyenangkan, yg ngomongnya nyambung, yg senasib, tapi tdk membangun apa apa. Dgn siapa saudara bergaul? Spt itulah engkau akan jadi...

Itulah nasehat Daud ketika melepaskan anaknya Salomo utk membangun bait Allah, itu juga nasehat Tuhan bagi kita pagi ini.

Be more faithful for Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-15 20:01:46