Morning Dew

Rabu, 23 November 2016

Mazmur 15:1-5
"...Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? 
Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, 
yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; 
yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi; 
yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya...." ‎

Didlm kemuliaan TUHAN, Daud berdoa dan bertanya kpd Tuhan, siapa siapakah saja yg boleh masuk bahkan menumpang didlm kemah Tuhan, didlm kemuliaan Tuhan?... 

Tahukah saudara apa artinya diijinkan masuk dan menumpang didlm kemah Tuhan? ... anak anak akan merasa tenang dan nyaman didlm rumah, sebab ada papah yg bertanggung jawab utk memberi makan, melindungi, menjaga dan menopang hidup anak anak didlm rumah... 

Pada jaman perjanjian lama, ada kubu kubu atau kota kota perlindungan bagi umat Tuhan, dan jika seseorang masuk kedlm kubu pertahanan, maka penumpah darah tdk berhak utk melukai dia...

Bagaimana jika yg berkuasa di rumah tsb bukan sekedar manusia biasa, tapi Tuhan yg mengangkat dan menurunkan raja raja dan pemimpin satu negara? Betapa aman dan luar biasanya keadaan spt itu, itulah sebabnya Daud bertanya, siapakah yg boleh menumpang, artinya tinggal didlm kemah Tuhan?...

Jawabannya adalah serentetan sikap yg nyaris membuat manusia itu sempurna, coba lihat:‎
Yaitu : - dia yang berlaku tidak bercela, 
                - yg melakukan apa yg adil 
                - & yg mengatakan kebenaran dgn segenap hatinya, ‎
                - yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, 
                - yang tidak berbuat jahat terhadap temannya 
                - yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; ‎ ‎
                - yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba 
                - dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah.‎

Tapi siapakah ‎orang yg demikian? Pada ayat 4 di Mazmur 15 diatas dirangkumkan, ialah 'orang yg takut akan Tuhan ' yaitu 'orang yg berpegang kpd sumpah sekalipun rugi...'

Hari hari ini, jika ada satu qualitas yg sangat langka diantara manusia, qualitas itu adalah 'takut akan Tuhan' Beberapa tahun secara berturut turut, BBC (British Broadcasting Corporation) telah melakukan survey di beberapa negara dgn pertanyaan, apakah hal hal yg paling menakutkan yg menimpa atau terjadi dibangsamu? Selalu selama beberapa ‎tahun berturut turut, jawaban nomor 1 dan 2 selalu sama: 'kemiskinan no 1 dan kerusakan lingkungan no 2'. Namun sejak tahun 2010, hasil BBC survey telah menggeser no 1 & 2 menjadi no 2 & 3, sedangkan no. 1 adalah 'CORRUPTION atau korupsi'. Tanpa disadari, manusia sadar, hal langka yg bisa kita temukan hari hari ini adalah sikap hati yg berani jujur, berani setia kpd janji sekalipun rugi, itulah takut akan Tuhan. Corruption akan berfikir terbalik,  jika bisa untung, kenapa harus diabaikan, sekalipun itu keliru dan dosa... corruption adalah lawan kata dari takut akan Tuhan. Tdk adanya roh takut akan Tuhan akan membuat manusia berfikir dan bertindak yg paling menguntungkan utk dirinya sendiri, sekalipun harus mengorbankan orang lain...

Corruption bukan sekedar cinta uang, tapi juga kpd ketidak setiaan terhadap pasangan hidup... perselingkuhan terlihat manis dan nikmat, tapi mengorbankan perasaan dan kesucian hati diri sendiri dan pasangan kita, mengiris iris masa depan anak anak... Dan pastinya menodai kasih Tuhan...

Belajarlah utk hidup takut akan Tuhan, mulailah dgn berlaku setia terhadap janji, dan jika harus rugi sekalipun, lebih baik rugi daripada harus keluar dari kemah Tuhan... sebab yg boleh menumpang di kemah Tuhan bukan yg cacat kakinya atau tangannya, tapi yg cacat hatinya... yg tdk ada takut akan Tuhan. 

Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-11-22 20:15:09

Selasa, 22 November 2016

Mazmur 11:4-5, 7
"TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. 
TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. 
Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya..." ‎

---> Mazmur Daud yg satu ini mengajarkan satu pewahyuan luar biasa bagi semua orang percaya, coba perhatikan posisi Tuhan spt yg dilihat Daud, Tuhan tahta-Nya ada di Surga, namun Dia juga ada didlm bait-Nya yg kudus, dan mata-Nya mengamat amati & menguji anak anak manusia...baik orang benar maupun orang fasik, namun Dia Tuhan yg adil, dan keadilan-Nya dibuktikan dgn membiarkan 'orang yg tulus utk bisa memandang wajah-Nya! '‎

‎Inilah pelajaran yg perlu kita renungkan pagi ini, ada banyak orang berhasil dan sukses, namun belum tentu mendapatkan perkenanan Tuhan... beberapa kali didlm Alkitab dicontohkan bagaimana pandangan mata yg tertuju kpd satu pribadi menunjukan perkenanan Tuhan kpd pribadi tsb... ketika Ester ingin menyampaikan isi hatinya, dia tdk langsung masuk, dia cukup berjalan jalan di pelataran raja dan ketika raja menatap Ester, lalu hatinya berkenan kpdnya (Ester 5).

Kpd siapakah mata dan wajah Tuhan terarah? Kepada ORANG YG TULUS HATI!!! Kpd orang demikianlah wajah Tuhan terarah. Orang tulus adalah orang yg tdk memiliki maksud atau agenda terselubung, apa yg dikatakan itulah yg ada dihati dan pikirannya, tdk munafik dan belat belit. Itulah yg disebut 'INTEGRITY atau INTEGRITAS'.

Saudaraku, sikap hati spt itulah yg dpt tiba tiba membuat kita bukan hanya memandang wajah Tuhan tapi kenyataannya Tuhan ada di Surga dan kita di bumi, bagaimana kita dpt memandang wajah Tuhan? Inilah rahasianya, hati yg tulus, yg tdk dolak dalik, yg tdk munafik atau memiliki intrik intrik tertentu, akan menarik kemuliaan TUHAN di Surga utk turun ke bumi dimana kita ada, sehingga kita dpt memandang wajah Tuhan dan menikmati perkenanan-Nya. Itulah rahasia menarik dan mendatangkan Surga di bumi, hati mu harus tulus atau murni dihadapan Dia.

Adakah Surga di rumah tanggamu? Jika belum nyata suasana Surga, coba periksa ketulusan hati penghuni rumah tangga tsb? Adakah Surga di usaha dan pekerjaanmu? Jika belum, jgn periksa keuangan terlebih dahulu, periksa hati orang orang yg mengelola dan mengusahakan usaha tsb, jika hati mereka tulus, maka tdk mungkin Tuhan tdk berkenan!

Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I‎

dibuat pada : 2016-11-21 19:52:57

Senin, 21 November 2016

Mazmur 9:10-12, 17  
(9-10) Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. 
(9-11) Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN. 
(9-12) Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, 
(9-17) TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon. Sela..."‎

‎---> Tdk selamanya tekanan hidup dan kesesakan itu buruk, justru ketika Tuhan mengijinkan tekanan dan kesesakan terjadi didlm hidup kita, tujuan Tuhan melalui kesesakan itu justru baik adanya. Perhatikan doa Daud didlm tekanan, terutama di ayat 17 bagian a diatas: 
"...TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman..." Kapan Tuhan memperkenalkan Diri-Nya? Ketika tekanan dan kesesakan terjadi atas manusia. Berkali kali didlm Alkitab dicontohkan bagaimana para pahlawan iman belajar mengenal siapa Allahnya pada saat tekanan dan kesesakan terjadi:

Abraham mengenal TUHAN sbg 'Jehovah Jireh - Allah yg menyediakan' ketika dia tertekan oleh perintah Tuhan yg menguji imannya utk menyerahkan Ishak anaknya yg sangat dia kasihi... diatas gunung Tuhan memperkenalkan Diri-Nya sbg Jehovah Jireh utk pertama kalinya...

Hagar ketika lari dan tertekan, bertemu dgn Tuhan yg memperkenalkan Diri-Nya sbg El-Roi, Allah yg melihat... Allah memperhatikan dan melihat penderitaan Hagar, Dia tdk buta, Dia Allah yg melihat...

Ayub melalui tekanan dan kesesakan, mata rohaninya dicelikan utk melihat kedaulatan dan kemaha kuasaan Tuhan yg belum pernah dikenalnya sebelumnya...‎

Israel belajar mengenal kharakter Allahnya ketika mereka berjalan 40 tahun di padang gurun, saat tekanan dan kesesakan di padang gurun itulah Israel belajar ketetapan ketetapan Tuhan...

Dan masih banyak lagi, justru melalui kesesakan, bersiap siaplah utk membiarkan Tuhan membawa kita mengenal Allah kita dgn benar dan sempurna. Bahkan Daud juga menuliskan kebenaran ini secara tegas di ‎Mazmur 119:71 "Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu..." ‎

Bersyukurlah dlm keadaan apapun yg engkau alami, tetap menanti nantikan Tuhan dgn setia.

Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-20 22:53:04

Jumat, 18 November 2016

Mazmur 8: 4-9 (8-4)
"...Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: 
(8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? 
(8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. 
(8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya: 
(8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; 
(8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan. 
(8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!"

---> Ingatkah saudara akan perintah Tuhan yg pertama kali dinyatakan-Nya kpd manusia? Bukan 10 perintah Allah, juga bukan tentang mengembalikan persepuluhan, tapi tentang tugas manusia dibumi:‎

‎==> ‎Kejadian 1:26-28 "..Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." 
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." ‎

Ayat ayat di Kejadian 1 diatas menegaskan bahwa ketika Tuhan menciptakan manusia segambar dan serupa (sesuai dgn wajah-Nya dan kharakter-Nya Tuhan sendiri), maka utk menegakan keserupaan dgn Allah itu, manusia ditugaskan utk 'menaklukan dan berkuasa atas kekayaan yg ada di bumi'‎, dan jika saudara perhatikan ayat ayat selanjutnya, Tuhan memerintahkan manusia utk 'berkuasa dan menaklukan semuanya' tdk utk dimakan sendiri atau utk dirinya sendiri, sebab bagi manusia makanannya sudah Tuhan tentukan sejak awal, jadi utk apa manusia berkuasa dan menaklukan isi bumi? Utk bertindak mewakili Tuhan atas bumi, bertindak spt Tuhan bertindak atas bumi, sebab manusia diciptakan segambar dan serupa dgn Tuhan... utk menjadi ambasador Tuhan dibumi, itulah tujuan dari tugas manusia ketika dia berkuasa...

Kitab Mazmur 8 diatas, didlm hadirat Tuhan, Daud kembali dipenuhi Roh TUHAN dan dia mulai bernubuat dgn berkata bahwa manusia diciptakan hampir sama spt Allah, (terjemahan lain berkata: 'just a little bit lacking of God)... sehingga kekuasaan atas kekayaan bumi, ternak ternak dibumi, bahkan burung dan ikan dilaut‎, semua diserahkan kpd manusia utk ditaklukkan, utk apa semua kekuasaan tsb?  Perhatikan ayat 10 dari Mazmur 8 diatas: "...Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!"‎ ---> UNTUK MEMULIAKAN TUHAN! Itulah tujuan semuanya.

Ketika Daud sadar akan hal itu, kharakter Illahi yg ada pada manusia spt yg pertama kali ada, sekarang dikembalikan kpd manusia, kekuasaannyapun dikembalikan, supaya manusia menjadi ambasador Tuhan dibumi... Dan supaya manusia memuliakan Tuhan dgn semua yg ada!

Muliakan Tuhan dgn hidupmu, dgn hartamu, dgn kekuasaanmu.

Smile it's Friday... keep walking in your Journey to Perfection because Je‎sus love you and so do I

dibuat pada : 2016-11-17 19:35:52

Kamis, 17 November 2016

Mazmur 5:7-8, 12
"...Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau. 
TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena seteruku; ratakanlah jalan-Mu di depanku. 
Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai."

---> Daud menemukan satu kebenaran bahwa TUHAN itu bergerak dgn Anugrah-Nya yg menjadi pagar dan perisai bagi orang benar... ketika Daud takut dan gentar, Bapa yg baik menyatakan bahwa Anugrah-Nya itulah yg akan memagari dan melindungi sbg perisai bagi orang benar... Tapi siapakah yg disebut orang benar?

Ayat 7 & 8 berkata:  ‎
"...Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau. 
TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena seteruku; ratakanlah jalan-Mu di depanku...."

Orang benar adalah:
* orang masuk kedlm hadirat Tuhan... sujud menyembah Tuhan dan hidup takut akan Dia...
* orang benar adalah orang yg hidup adil sebab dituntun oleh TUHAN sendiri... 

Akibatnya Tuhan meratakan jalan orang benar.

Jgn takut, sekalipun tdk ada dasar utk berharap, tetaplah berharap, andalkan Tuhan... Anugrah-Nya adalah pagar dan perisai bagi hidupmu dan seluruh keluargamu.

Bersyukur utk Anugrah-Nya hari ini...

Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-11-16 18:42:58

Rabu, 16 November 2016

Doa pada waktu pagi:‎
Mazmur 3:8-9 (8)
"Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku! Ya, Engkau telah memukul rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi orang-orang fasik. ‎
(9) Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu! Sela..." ‎

‎Doa pada waktu malam:
Mazmur 4:6, 8-9 (6) "Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN. 
(8) Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur. 
(9) Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman." ‎

‎----> Pada waktu pagi, Daud berdoa minta pertolongan Tuhan...pada waktu malam, Daud mempersembahkan korban dan bersyukur, lalu tidur dgn aman... spt itulah seharusnya nafas dan kebiasaan hidup orang percaya... mengawal hari harinya dgn doa yg mengandalkan pertolongan Tuhan pada waktu pagi, membiarkan tangan Tuhan sendiri yg bekerja dan menuntun langkah langkah hidup kita, lalu pada waktu malam kita mengakui pertolongan Tuhan dgn mengucapkan syukur atas semua yg boleh terjadi sepanjang hari hari kita.

Jika saudara membiasakan diri utk hidup spt Daud ini, dimana setiap pagi kita berlutut memohon tuntunan Tuhan utk perjalanan hidup sepanjang hari itu, dan setiap malam kita kembali berlutut utk mengucap syukur atas segala sesuatu yg Tuhan kerjakan sepanjang hari itu,... saya terlalu percaya bahwa penyertaan dan campur tangan Tuhan tdk akan pernah undur dari hidupmu, bahkan tanpa terasa, engkau akan semakin dekat hubunganmu dgn Tuhan, engkau akan semakin bersahabat dgn Tuhan.‎

Raja England, king George IV pada waktu ditahbiskan sbg raja, dgn rendah hati berdoa dan berkata: 'berikan aku obor supaya aku dpt berjalan didlm gelap, berikan aku lampu utk menempuh perjalanan yg tdk kukenal...'
Lalu jawaban yg dia terima adalah: 'anak-Ku, letak-kan tanganmu pada tangan Tuhan...itu lebih terang dari pada obor utk berjalan didlm gelap,...dan itu lebih aman & ‎pasti dari pada lampu utk menempuh jalan yg tdk engkau kenal...'

Hiduplah dgn doa tiap pagi dan tiap malam spt Daud... maka Tuhan akan meluruskan jalan jalanmu.

Smile and give thanks while walking in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-15 19:54:05

Selasa, 15 November 2016

Mazmur 1:1-3
"Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. 
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil..." ‎

‎---> Inilah janji dan berkat Tuhan bagi orang yg suka akan Firman Tuhan dan yg merenungkan Firman Tuhan tsb siang dan malam...
Spt pohon, akarnya,... bagian dari dirinya yg digunakan utk mendapatkan makanan dan minuman akan terus menerus dijaga...pada waktu seharusnya mereka menghasilkan buah buah, yaitu pada musim yg ditentukan oleh Bapa sendiri,... mereka menghasilkannya...penyertaan Tuhan selalu ada pada orang orang tsb, sebab Firman Tuhan yg senantiasa dia nikmati dan direnungkan siang dan malam adalah Tuhan sendiri... itulah cara bagaimana mendatangkan hadirat Tuhan selalu dan senantiasa didlm dirimu dan di hidupmu,... renungkan dan lakukan Firman Tuhan. ‎

Namun coba perhatikan kebalikannya,... kehancuran seorang anak anak Tuhan ketika dia mulai terbiasa utk membiarkan dirinya dipengaruhi oleh kekuatan dari luar... coba lihat bagaimana pengaruh luar itu bergerak dan mencengkram diri seseorang...
Mazmur 1:1 "Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,..."

---> coba lihat bagaimana dosa bergerak sedemikian jauh:
* awalnya BERJALAN - berjalan menurut nasehat orang fasik... hanya sekedar menerima nasehat yg tdk benar, namun nasehat nasehat tsblah yg dia pakai utk menjalani hidupnya...

* BERDIRI - berdiri dijalan orang berdosa,... tiba tiba sekarang bukan sekedar berjalan atau sekedar menerima nasehat, tiba tiba sekarang posisinya secara terang terangan dia menyatakan dimana dia berada,... dia berdiri, atau berada, berpihak di jalan jalannya orang berdosa. Hidupnya dipengaruhi oleh cara hidup dosa...

* DUDUK - duduk dlm kumpulan pencemooh,... sekarang bahkan sudah begitu jauhnya, sampai sampai dia duduk atau tinggal dan menetap bersama sama dgn orang yg tdk takut akan Tuhan... bahkan mencemooh Tuhan dan anak anak Tuhan yg lain...‎ ‎

Spt itulah degradasi yg bisa terjadi bagi anak Tuhan sekalipun, yg membiarkan dirinya terpengaruh oleh cara hidup pertemanan yg tdk kenal Tuhan...‎ bukankah Firman Tuhan sendiri menasehati kita di:
1 Korintus 15:33 "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik..." ‎

Dgn siapa engkau bergaul? Dgn siapa engkau banyak menghabiskan waktu waktumu? Nasehat nasehat spt apa yg paling banyak engkau terima? Jika hidupmu mau spt pohon yg ditanam di tepi aliran air... yg tetap menghasilkan buah buah,... nasehat Firman Tuhan pagi ini adalah: sudah seharusnyalah engkau selalu punya waktu waktu khusus utk membaca dan merenungkan Firman Tuhan. 

‎Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-14 19:13:24

Senin, 14 November 2016

Ayub 42:10, 12-13, 16-17
"‎Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. 
TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina. 
Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan; ‎
Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun lamanya; ia melihat anak-anaknya dan cucu-cucunya sampai keturunan yang keempat.
Maka matilah Ayub, tua dan lanjut umur..." ‎

‎---> Pagi ini kita akan melihat bukti nyata dari kesetiaan Tuhan atas orang benar. Setelah semua process ujian dan tekanan berlalu, Tuhan mengembalikan dan memulihkan hidup Ayub bahkan sampai 2 kali lipat (Ayub 42:10)

Coba perhatikan dan bandingkan keberadaan Ayub setelah dipulihkan dgn sebelum diprocess dan diijinkan Tuhan mengalami tekanan:

Dahulu:‎‎
Ayub 1:1-3 "Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan. 
Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur." ‎

---> Ayub punya: 
* 7,000 kambing domba,‎
* 3,000 unta
* 500 pasang lembu
* 500 keledai betina 
Dan 7 anak laki laki dan 3 anak perempuan... itu saja dia sudah menjadi yg terkaya di sebelah timur...

‎Sekarang:
Ayub 42:12-13 "TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina. 
Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan;" ‎

‎Setelah dipulihkan, Ayub sekarang punya: 
* 14,000 kambing domba,‎
* 6,000 unta
* 1,000 pasang lembu
* 1,000 keledai betina 
Dan 7 anak laki laki dan 3 anak perempuan...‎

‎---> Jgn hanya memperhatikan jumlah kambing domba, unta, lembu dan keledai, memang itu TUHAN buat persis 2 kali lipat, tapi coba lihat jumlah anak anak Ayub yg Tuhan berikan kembali setelah kesepuluh anak anaknya yg pertama telah mati,... Kenapa justru utk jumlah anak anaknya, Tuhan hanya memberikan Ayub jumlah yg sama dari yg sebelumnya? Bukankah anak anak lebih berharga dari sebanyak apapun kambing domba, lembu unta dan keledai? Tapi kenapa justru Tuhan hanya memberikan Ayub jumlah yg sama dgn yg sebelumnya?‎

Disinilah letak rahasia kesetiaan Tuhan... ingat apa kebiasaan Ayub selagi ke sepuluh anak anaknya yg pertama masih hidup? Ayub dgn setia selalu berdoa bagi anak anaknya... sekarang mereka telah pulang ke rumah Bapa di Surga sebab papah mereka selalu menguduskan dan mendoakan ke sepuluh anak anaknya yg pertama...
Sekarang Tuhan memulihkan keadaan Ayub, semua hartanya dilipat gandakan, tapi utk jumlah anak anaknya, Tuhan berikan jumlah yg sama, sebab satu kali nanti, ketika semua mereka, Ayub, istrinya dan kesepuluh anak anak yg kedua telah kembali ke Surga, pada saat itulah, mata Ayub akan melihat kesetiaan Tuhan, ada 20 anak anak yg pernah Tuhan berikan kpd Ayub, ternyata itupun Tuhan lipat gandakan...
Justru seandainya Tuhan memberikan Ayub 20 anak pada gelombang kedua, artinya 10 yg pertama telah binasa kekal... bagaimana dapat disebut Tuhan itu setia dan benar jika doa dan pengudusan yg Ayub selalu lakukan ternyata tdk berbuahkan apa apa?...

Berlakulah setia... sudahkah engkau mendoakan dan menguduskan anak anakmu pagi ini? Doa doamu akan mengawal anak anakmu sampai kpd Surga yg kekal, jgn jemu jemu berdoa dan menasehati anak anak kita.

Keep on walking in your Journey to Perfection...‎
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-13 19:41:18

Jumat, 11 November 2016

‎Ayub 42: 9-11
"...Maka pergilah Elifas, orang Téman, Bildad, orang Suah, dan Zofar, orang Naama, lalu mereka melakukan seperti apa yang difirmankan TUHAN kepada mereka. Dan TUHAN menerima permintaan Ayub. 
Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. 
Kemudian datanglah kepadanya semua saudaranya laki-laki dan perempuan dan semua kenalannya yang lama, dan makan bersama-sama dengan dia di rumahnya. Mereka menyatakan turut berdukacita dan menghibur dia oleh karena segala malapetaka yang telah ditimpakan TUHAN kepadanya, dan mereka masing-masing memberi dia uang satu kesita dan sebuah cincin emas..."

Kedua
Ayat 10 berkata  ‎"...Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya,..." Inilah satu kebenaran yg tdk dpt dipertanyakan lagi, lepaskanlah berkat dan doakan orang yg telah mencelakakanmu sebelum engkau akan menerima pemulihan dan perkenanan Tuhan atas hidupmu. Ingat satu bagian dari doa Bapa Kami:
'Bapa kami yg di Surga... ampunilah kesalahan kami sama spt kami juga TELAH‎ mengampuni kesalahan orang lain - (NIV) And forgive us our debts,as we also HAVE FORGIVEN our debtors..."‎

Sebelum Yesus dtg ke dunia dan mengajar murid-murid-Nya, orang orang Yahudi memanggil Tuhan dgn sebutan YHWH (Yahweh). Itu adalah ungkapan yg terlalu suci dan terlalu Agung utk sembarangan diucapkan... kemudian justru Yesus mengajarkan murid-murid-Nya utk memanggil Tuhan dgn sebutan 'Bapa..' satu sebutan yg terang terangan menjalin satu ikatan hubungan yg sangat ‎dekat dan erat antara manusia dan Tuhan... Tuhan tiba tiba menjadi Bapa dan kita menjadi anak anak-Nya. Tapi apa bukti bahwa kita adalah anak? Jika darah saya di test, maka darah saya mengandung DNA dari darah ayah saya... demikian juga jika darah anak saya diperiksa, maka akan ditemukan DNA darah saya di darah anak anak saya...

Bagaimana dgn DNA darah Bapa kita? Ketika darah Kristus mengalir, dari dalam darah tsb menjerit satu tuntutan: '...Bapa ampunilah mereka...sebab mereka tdk tahu apa yg mereka lakukan...' Para tua tua Yahudi, ahli taurat dan seluruh serdadu serdadu Romawi belum mengakui kesalahannya, belum minta maaf, tapi darah Kristus sudah berkata '...ampuni mereka...'
Itulah DNA darah Kristus...

Jika betul engkau anak? Maka darahmu akan mengalir DNA yg sama spt yg mengalir dan tercurah dari kayu salib... ampuni... ampuni...

Tuhan memulihkan keadaan Ayub setelah nafas DNA itu tercium sbg bau bahan yg harum dihadapan Tuhan... ampuni mereka...‎

Adakah pengampunan yg masih engkau tahan? Jika Tuhan itu Bapa mu, maka engkau pun akan melakukan apa yg Tuhan lakukan, melepaskan pengampunan bagi yg tdk berhak diampuni sekalipun, dgn demikian, engkau sedang dipimpin utk berjalan menuju kesempurnaan...‎

Smile it's Friday...
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-10 18:46:59

Kamis, 10 November 2016

Ayub 42:1, 7-8
"Maka jawab Ayub kepada TUHAN: 
Setelah TUHAN mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman TUHAN kepada Elifas, orang Téman: "Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub.
Oleh sebab itu, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub."

---> Ketika TUHAN hendak memulihkan keadaan Ayub dan ketiga sahabat sahabat nya, justru keadaan ketiga sahabat itulah yg pertama tama Tuhan pulihkan... kenapa bukan keadaan Ayub terlebih dahulu? Perhatikan 2 pelajaran penting hari ini dan besok.

Pertama
Pemulihan terhadap ketiga sahabat sahabat Ayub dimulai dari perintah Tuhan agar ketiga mereka merendahkan diri dihadapan Tuhan,... numun bukan mereka bertigalah yg diminta Tuhan utk berdoa, melainkan Ayub lah yg harus berdoa utk mereka. Coba perhatikan kembali ayat 8 dari Ayub 42:‎
"...Oleh sebab itu, ambillah tujuh ekor lembu jantan dan tujuh ekor domba jantan dan pergilah kepada hamba-Ku Ayub, lalu persembahkanlah semuanya itu sebagai korban bakaran untuk dirimu, dan baiklah hamba-Ku Ayub meminta doa untuk kamu, karena hanya permintaannyalah yang akan Kuterima, supaya Aku tidak melakukan aniaya terhadap kamu, sebab kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub."‎

Inilah kebenaran yg Tuhan ingin tekankan,... ketiga sahabat Ayub, sekalipun mereka membawa banyak persembahan dan memohon doa, tetap Tuhan tdk akan mendengarkan doa mereka,.... '‎‎sebab mereka tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub."‎ Kata Tuhan kpd mereka bertiga!

Benarlah perkataan Firman Tuhan ini :‎
Yakobus 5:16 "...Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya."‎
---> doa orang benarlah yg besar kuasanya, bukan doa yg benar... Agama akan mengajarkan bagaimana berdoa dgn benar, kapan berdoanya, bagaimana duduknya bagaimana pakaiannya dll,... tapi Tuhan melihat hati dan bibir sang pendoa, jika hati dan bibirnya kotor, penuh tipu daya dan kebohongan, bahkan sahabat sahabat Ayubpun tdk berkenan doanya dihadapan Tuhan. Tetapi doa orang benar, sekalipun waktunya tdk tepat,.. kondisinya tdk layak... tapi hati dan bibirnya bersih... doa orang benarlah yg besar kuasanya!

Pastikan hatimu dan hatiku murni dihadapan-Nya, pastikan bibirmu dan bibirmu berkata yg jujur dan benar... agar doa doa kita tdk terhalang.

Keep on walking in your Journey to Perfection...
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-11-09 18:22:37

Rabu, 9 November 2016

Ayub 42:1-7
"Maka jawab Ayub kepada TUHAN: 
"Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. 
Firman-Mu: Siapakah dia yang menyelubungi keputusan tanpa pengetahuan? Itulah sebabnya, tanpa pengertian aku telah bercerita tentang hal-hal yang sangat ajaib bagiku dan yang tidak kuketahui. 
Firman-Mu: Dengarlah, maka Akulah yang akan berfirman; Aku akan menanyai engkau, supaya engkau memberitahu Aku. 
Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. 
Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu." 
Setelah TUHAN mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman TUHAN kepada Elifas, orang Téman: "Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub..."‎

‎---> Baru saja Tuhan menanyai Ayub spt layaknya seorang hakim mengadili seorang terdakwa, sebab Ayub merasa berhak utk membela kebenarannya... Namun tiba tiba di Ayub 42:7 diatas, Tuhan menyimpulkan bahwa Ayub telah berkata benar selama ini, coba lihat: 
‎"...Setelah TUHAN mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman TUHAN kepada Elifas, orang Téman: "Murka-Ku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang Aku seperti hamba-Ku Ayub..."‎

Bukankah Tuhan baru saja memarahi Ayub dan menantang Ayub dgn hikmat hikmat yg Ayub sendiri pikir dia miliki? Kenapa sekarang Tuhan justru berubah dan berkata kpd Elifas '...engkau tdk berkata benar spt hamba-Ku Ayub...'

Inilah yg menjadi pelajaran bagi kita pagi ini,... Penyempurnaan itu terjadi ketika seorang berani berkata benar dan apa adanya... Ayub berkeluh kesah bukan karena dia membela diri, namun karena dia tdk mengerti rencana besar Tuhan... namun ketika Tuhan menegur dia, Ayub langsung merendah dan berkata: ‎"....aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu." ‎

Ayub bisa saja telah berkata salah dan keliru karena ketidak mengertiannya,... namun Ayub bukan orang yg degil, begitu dia sadar akan kesalahannya utk menantang dan mempertanyakan kedaulatan Tuhan,... langsung dia bertobat dgn perkataannya. ‎

Manusia bisa salah dan jatuh dlm dosa,... tapi adakah hati kita dpt ditegur? Dpt diajar? Atau teachable? Jika saja Ayub saat itu tetap berpegang kpd kebenarannya sendiri dan berkata : 'Tuhan memang tdk adil...!' maka selesailah riwayat Ayub sampai disitu...

Yuri Gagarin adalah astronout pertama yg mencoba utk menginjakan kaki di bulan yg berasal dari Soviet Union. Berkali kali nasehat dan keajaiban Tuhan ditunjukan dihadapannya, namun hatinya degil dan tdk mengakui Tuhan... sebelum terbang ke ruang angkasa, Gagarin berkata, 'saya sudah berkali kali keliling angkasa, sekarang saya akan terbang ke ruang angkasa dan saya akan buktikan bahwa tdk ada Tuhan spt yg kalian katakan...' Pesawatnya meledak dan hancur di ruang angkasa,... saya wonder apa yg akan keluar dari perkataannya ketika Gagarin akhirnya bertemu Tuhan dihadapan Tahta pengadilan-Nya?...

Lembutkan hatimu agar engkau dpt diajar...

Keep moving in your Journey to Perfection...
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-11-08 19:01:45

Selasa, 8 November 2016

Ayub 38:1-2, 4-6, 8, 12
"Maka dari dalam badai TUHAN menjawab Ayub: 
"Siapakah dia yang menggelapkan keputusan dengan perkataan-perkataan yang tidak berpengetahuan? 
Di manakah engkau, ketika Aku meletakkan dasar bumi? Ceritakanlah, kalau engkau mempunyai pengertian! 
Siapakah yang telah menetapkan ukurannya? Bukankah engkau mengetahuinya? — Atau siapakah yang telah merentangkan tali pengukur padanya? 
Atas apakah sendi-sendinya dilantak, dan siapakah yang memasang batu penjurunya 
Siapa telah membendung laut dengan pintu, ketika membual ke luar dari dalam rahim? — 
Pernahkah dalam hidupmu engkau menyuruh datang dinihari atau fajar kautunjukkan tempatnya..." ‎

---> Setelah sekian lama terjadi perbantahan antara Ayub dgn ketiga sahabat sahabatnya, dimana Ayub menyatakan bahwa dia tdk bersalah, tapi kenapa tangan Yang Maha Kuasa begitu kuat menekan dirinya? Sedangkan teman teman Ayub terus menerus menekan dan menyalahkan Ayub... Sampai pada akhirnya, Tuhan sendiri beracara dan bertanya kpd Ayub, coba perhatikan beberapa pertanyaan Tuhan kpd Ayub pada ayat ayat diatas...

Dari sekian pertanyaan pertanyaan tsb, Tuhan bertanya bukan karena Tuhan tdk tahu jawabannya, tapi Tuhan ingin menunjukan kpd Ayub kedalaman pengetahuan Ayub...

Inilah pelajaran yg perlu kita renungkan pagi ini, manusia bergerak dan berkata kata berdasarkan apa yg dia pikirkan, atau apa yg menjadi buah pikiran atau perenungannya, dan juga berdasarkan apa yg dia rasakan. Yg ada didlm pikiran dan hatimu, itulah juga yg akan keluar dari mulut dan yg memimpin langkah kakimu dan mengatur perbuatan tanganmu. Betapa pentingnya utk memastikan agar pikiran manusia itu berpikir dgn benar. Namun pikiran manusia sangat terbatas, tdk akan mungkin otak manusia yg begitu kecil mampu utk menyelami  ‎semua hikmat dan pekerjaan Tuhan yg begitu besar dan luas, sebab sama spt seekor semut dipaksa utk memahami cara kerja partikel partikel terkecil dari Nanotechnology atau menguasai process pngembangan tenaga nuclear... sesuatu yg tdk akan mungkin terjadi, sebab keterbatasan keterbatasan otak manusia. Itu sebabnya Paulus kpd jemaat di Efesus menyatakan satu rahasia:

Efesus 3:16-19 "Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,
sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. 
Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.‎.."

Tapi bagaimana mungkin kita dpt 'mengenal' sekalipun itu 'melampaui segala pengetahuan'? Itulah rahasia kerajaan Allah, kuncinya ada diayat 16 & 17: '...Roh-Nya di dalam batinmu, s‎ehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu‎...' Dgn kata lain, ketika Roh TUHAN diam didlm roh kita, bukan sekedar didlm jiwa kita yg meliputi pikiran, perasaan dan kehendak, maka iman itu bertumbuh dan mulai bekerja... sehingga kita akan mampu memahami pekerjaan Tuhan bukan dgn pikiran kita tapi dgn iman kita kpd Kristus... iman tdk selalu harus menuntut pemahaman terlebih dahulu,... iman tdk selalu harus melihat bukti terlebih dahulu,... tapi iman akan selalu berkata, aku percaya, sebab TUHAN itu selalu benar...

Inilah modal utk berjalan menghadapi tekanan hidup hari hari ini,... belajar utk memulai setiap hari dgn iman percaya kpd Kristus... Bapa kita baik, semua yg Dia kerjakan itu baik... jgn menuntut terus menerus, mulailah dgn bersyukur terus menerus, sebab itulah aroma iman, ucapan syukur!

Keep up your Spirit on the Journey to Perfection ‎
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-07 19:40:21