Morning Dew

Selasa 28 Maret 2017

Shalom....
Yeremia 33:19-22 "...Firman TUHAN datang kepada Yeremia, bunyinya:
"Beginilah firman TUHAN: Jika kamu dapat mengingkari perjanjian-Ku dengan siang dan perjanjian-Ku dengan malam, sehingga siang dan malam tidak datang lagi pada waktunya,
maka juga perjanjian-Ku dengan hamba-Ku Daud dapat diingkari, sehingga ia tidak mempunyai anak lagi yang memerintah di atas takhtanya; begitu juga perjanjian-Ku dengan orang-orang Lewi, yakni imam-imam yang menjadi pelayan-Ku.
Seperti tentara langit tidak terbilang dan seperti pasir laut tidak tertakar, demikianlah Aku akan membuat banyak keturunan hamba-Ku Daud dan orang-orang Lewi yang melayani Aku."

---> Ada Kejadian Kejadian alam yg dipengaruhi atau dpt dirusak oleh perbuatan tangan manusia spt kerusakan alam akibat perbuatan manusia telah mempengaruhi keadaan cuaca sehingga tdk lagi beraturan,... pemanasan suhu udara akibat rusaknya ozon layer yg melindungi bumi dari teriknya matahari... semua itu dipengaruhi oleh perbuatan orang-orang tertentu sehingga cuaca menjadi kacau... Namun satu yg tdk terpengaruh adalah waktu... datangnya siang dan disusul dgn dtgnya malam tdk dpt dirubah oleh siapapun sebab ternyata Tuhan telah mengikat janji dgn siang dan dgn malam... janji itu kekal dan tdk dpt dipengaruhi oleh keadaan dan lingkungan apapun...

‎Tuhan yg sama yg telah mengikat perjanjian dgn siang dan malam sesungguhnya adalah Tuhan yg menyatakan ribuan janji bagi saudara dan saya... jika janji dgn siang dan malam saja tdk dpt dirusak oleh keadaan apapun, apalagi janji-Nya bagi kita...

Kpd umat-Nya, Tuhan berjanji: ‎"...Sebab TUHAN, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia sendiri akan menyertai engkau, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau; janganlah takut dan janganlah patah hati." (Ulangan 31:8)

Kpd umat tebusan-Nya, kita ditebus bukan sekedar utk dibiarkan binasa, tapi ada penyertaan dan pembelaan janji Tuhan : "Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau..." ‎(Yesaya 43:1-2)

Bahkan bagi keturunan kitapun, ada ‎keselamatan dan berkat berkat Tuhan : "... Sungguh, orang jahat tidak akan luput dari hukuman, tetapi keturunan orang benar akan diselamatkan..." ( Amsal 11:21)

Dan masih ada begitu banyak janji janji Tuhan bagimu dan bagiku... pegang dan simpan itu baik baik didasar hatimu, maka sepasti siang dan sepasti malam, demikianlah janji janji Tuhan itu pasti terjadi bagi hidupmu dan hidupku...

Smile and keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I


dibuat pada : 2017-03-28 22:14:46

Senin, 27 Maret 2017


Shalom.....
Yeremia 31:29-34 "...Pada waktu itu orang tidak akan berkata lagi: Ayah-ayah makan buah mentah, dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu,
melainkan: Setiap orang akan mati karena kesalahannya sendiri; setiap manusia yang makan buah mentah, giginya sendiri menjadi ngilu.
Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir; perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."

---> Ketika saya membaca ayat ayat Firman Tuhan di atas di kitab Yeremia 31, hati saya bersuka cita, sebab inilah yg saya rindukan bagi keluarga saya dan juga bagi seluruh jemaat Tuhan yg Tuhan percayakan utk digembalakan,... bagaimana tdk, coba perhatikan sekali lagi ayat 33 & 34 diatas: "...Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."

Perjanjian Baru yg Tuhan buat dgn umat-Nya, akan ditulis bukan spt Perjanjian Lama yg ditulis di atas 2 loh batu, tapi Perjanjian Baru itu ditulis dihati umat Tuhan,... semua mereka besar dan kecil akan hidup benar dihadapan Tuhan... pengenalan akan Tuhan akan lahir dihati umat-Nya... bukankah itu suasana Surgawi? Tapi itu terjadi di bumi... bukan sekedar nanti di Surga...

Saya teringat ketika Perjanjian Lama itu ditetapkan kpd umat Tuhan, maka bagian yg harus dikerjakan oleh manusia adalah hukum sunat. Abraham diajar satu kebenaran ini:
Kejadian 17:13 "...Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal."
Tujuannya adalah agar didlm daging orang-orang yg mengikat perjanjian dgn Tuhan, ada tanda perjanjian kekal tsb... ada yg membedakan umat-Nya dgn orang-orang yg tdk mengikat perjanjian dgn Tuhan... Sebaliknya di Perjanjian Baru, Firman Tuhan berkali kali menegaskan akan mutlak pentingnya sunat hati sbg tanda berlakunya Perjanjian Baru dihati umat Tuhan.

Apa sebenarnya yg Firman Tuhan maksud dgn 'sunat hati'? Jika kita memperhatikan beberapa catatan Firman Tuhan baik di Ulangan 10:16, atau di kisah Rasul 7:51‎, kita akan menemukan sebenarnya hati yg telah disunat adalah hati yg dilembutkan dan hati yg rendah... Sunat pada daging akan membawa rasa sakit, tapi kemudian akan pulih... Sunat di hati akan membuat rasa sakit juga... hati yg mau merendah dan dilembutkan akan memakan korban perasaan... tapi akibatnya Perjanjian Kekal, Perjanjian Baru akan terukir dihati umat-Nya...

Pagi ini, Tuhan ingatkan kita utk terus belajar merendahkan hati kita dan membiarkannya menjadi lembut, agar perjanjian TUHAN terukir di hati kita.

Smile and keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-26 21:24:52

Jumat 24 Maret 2017

Shalom..... Perhatikan Ayat Ayat Ini :
Yeremia 27:2-8, 11-13 "...Beginilah Firman TUHAN Kepadaku: "Buatlah Tali Pengikat Dan Gandar, Lalu Pasanglah Itu Pada Tengkukmu!
Kemudian Kirimlah Pesan Kepada Raja Edom, Kepada Raja Moab, Kepada Raja Bani Amon, Kepada Raja Tirus Dan Kepada Raja Sidon, Dengan Perantaraan Utusan-utusan Yang Telah Datang Ke Yerusalem Menghadap Zedekia, Raja Yehuda.
Perintahkanlah Mereka Mengatakan Kepada Tuan-tuan Mereka: Beginilah Firman TUHAN Semesta Alam, Allah Israel: Beginilah Harus Kamu Katakan Kepada Tuan-tuanmu:
Akulah Yang Menjadikan Bumi, Manusia Dan Hewan Yang Ada Di Atas Muka Bumi Dengan Kekuatan-Ku Yang Besar Dan Dengan Lengan-Ku Yang Terentang, Dan Aku Memberikannya Kepada Orang Yang Benar Di Mata-Ku.
Dan Sekarang, Aku Menyerahkan Segala Negeri Ini Ke Dalam Tangan Hamba-Ku, Yakni Nebukadnezar, Raja Babel; Juga Binatang Di Padang Telah Kuserahkan Supaya Tunduk Kepadanya.
Segala Bangsa Akan Takluk Kepadanya Dan Kepada Anaknya Dan Kepada Cucunya, Sampai Saatnya Juga Tiba Bagi Negerinya Sendiri, Maka Banyak Bangsa Dan Raja-raja Yang Besar Akan Menaklukkannya.
Tetapi Bangsa Dan Kerajaan Yang Tidak Mau Takluk Kepada Nebukadnezar, Raja Babel, Dan Yang Tidak Mau Menyerahkan Tengkuknya Ke Bawah Kuk Raja Babel, Maka Bangsa Itu Akan Kuhukum Dengan Pedang, Kelaparan Dan Penyakit Sampar, Demikianlah Firman TUHAN, Sampai Mereka Kuserahkan Ke Dalam Tangannya.
Tetapi Bangsa Yang Mau Menaruh Tengkuknya Ke Bawah Kuk Raja Babel Dan Yang Takluk Kepadanya, Maka Mereka Akan Kubiarkan Di Atas Tanahnya, Demikianlah Firman TUHAN, Dan Mereka Akan Mengolahnya Dan Diam Di Sana."
Kepada Zedekia, Raja Yehuda, Aku Telah Berbicara Dengan Cara Yang Sama, Kataku: "Taruhlah Tengkukmu Ke Bawah Kuk Raja Negeri Babel, Takluklah Kepadanya Dan Kepada Rakyatnya, Maka Kamu Akan Hidup.
Mengapa Engkau Beserta Rakyatmu Harus Mati Oleh Pedang, Kelaparan Dan Penyakit Sampar Seperti Yang Difirmankan TUHAN Tentang Bangsa Yang Tidak Mau Takluk Kepada Raja Babel Itu?..."

---> Ketika TUHAN Hendak Membentuk Dan Mengubahkan Kharakter Kita, Mengembalikannya Kpd Kharakter Illahi Yg Semula Ada Pada Saat Penciptaan, Yaitu Kharakter Yg Serupa Dan Segambar Dgn Dia, Inilah Yg Tuhan Kerjakan,... Dari Pihak TUHAN, Dia Kenakan Segala Tekanan Dan Himpitan Agar Kita Belajar Rendah Hati... Dari Pihak Kita, Kita Dituntut Utk Rela Memikul Kuk Yg Tuhan Pasang, Bukankah Yesus Sendiri Mengatakan Hal Itu?
Matius 11:28-30 "...Marilah Kepada-Ku, Semua Yang Letih Lesu Dan Berbeban Berat, Aku Akan Memberi Kelegaan Kepadamu.
Pikullah Kuk Yang Kupasang Dan Belajarlah Pada-Ku, Karena Aku Lemah Lembut Dan Rendah Hati Dan Jiwamu Akan Mendapat Ketenangan.
Sebab Kuk Yang Kupasang Itu Enak Dan Beban-Ku Pun Ringan."

‎Bagaimanakah Kita Bisa Belajar Rendah Hati Dan Lemah Lembut Spt Yesus? Dgn Memikul Kuk Yg Dia Pasang! Itulah Caranya...

Tahukah Saudara, Didlm Perjalanan Hidup Kita Sekian Lama, Ada Beban Atau Kuk Yg Tuhan Tempatkan Diatas Pundak Kita Sp‎t Kuk Diatas Lembu... Tujuannya Agar Lembu Itu Bisa Dituntun Dan Dikoreksi Ketika Salah Melangkah. Jika Lembu Itu Liar, Kuk Itu Akan Diperberat Bahkan Dicocok Hidungnya Bila Perlu, Jika Lembu Itu Bebal Dan Sama Sekali Tdk Mau Terima Kuk, Maka Lembu Itu Hanya Berguna Utk Rawon.

Kepada Bangsa Bangsa Dibumi Juga Bangsa Yehuda, Tuhan Berfirman Di Kitab Yeremia Pada Saat Itu, Tunduklah Kpd Hambaku Nebukadnezar... Ternyata Raja Babel Nebukadnezar Yg Memperbudak Israel Dan Yehuda Dan Seluruh Bangsa Bangsa Disebut Sbg 'hamba-Ku'‎... Dan Bangsa Bangsa Diharuskan Menundukkan Diri Dibawah Kakinya...
Jika Mereka Mau, Maka‎:
Yeremia 27:1, 11 "Pada Permulaan Pemerintahan Zedekia, Anak Yosia Raja Yehuda, Datanglah Firman Ini Dari TUHAN Kepada Yeremia.
Tetapi Bangsa Yang Mau Menaruh Tengkuknya Ke Bawah Kuk Raja Babel Dan Yang Takluk Kepadanya, Maka Mereka Akan Kubiarkan Di Atas Tanahnya, Demikianlah Firman TUHAN, Dan Mereka Akan Mengolahnya Dan Diam Di Sana."
Itulah Janji Pemulihan Dan Kharakter Yg Disempurnakan Yg Tuhan Kerjakan Didlm Diri Dan Pribadi Seseorang, Total Dipulihkan, Di Transformasikan...

Tetapi Jika Mereka Menolak, Maka:

Yeremia 27:8 "Tetapi Bangsa Dan Kerajaan Yang Tidak Mau Takluk Kepada Nebukadnezar, Raja Babel, Dan Yang Tidak Mau Menyerahkan Tengkuknya Ke Bawah Kuk Raja Babel, Maka Bangsa Itu Akan Kuhukum Dengan Pedang, Kelaparan Dan Penyakit Sampar, Demikianlah Firman TUHAN, Sampai Mereka Kuserahkan Ke Dalam Tangannya."
Itulah Lembu Bebal Yg Hanya Berguna Utk Rawon... Sama Sekali Tdk Bisa Dibentuk Dan Dituntun...

Pelajaran Penting Buat Kita Adalah, Kuk Yg Tuhan Pasang Sebenarnya Ringan Dan Enak (Mat 11:28&29) Tapi Jika Kita Melawan, Kuk Itu Menjadi Berat...
Sesungguhnya Sejak Kanak Kanak Sekalipun, Kita Semua Sudah Dikenakan Kuk Diatas Pundak Kita. Pundak ‎ Bicara Tentang Tanggung Jawab. Anak Anak Memiliki Kuk Utk Belajar, Kuk Ringan Dirumah Masing Masing... Pada Saat Mulai Kuliah, Kuknya Sebenarnya Semakin Berat, Ada Yg Harus Belajar Utk Membayar Sendiri Biaya Kuliahnya, Ada Yg Harus Sambil Bekerja Membantu Adik Dan Orang Tuanya... Ketika Menikah, Kuknya Bertambah Berat, Harus Bekerja Utk Istri Dan Anak Anak... Bahkan Utk Orang Lain... Kenapa Kita Tdk Rasakan Itu Sbg Kuk? Sebab Kita Nikmati Dgn Cinta... Saya Bangun Pagi Dan Bekerja Utk Istri Dan Anak Anak, Malam Hari Ketika Kembali Ke Rumah Dan Membawa Berkat, Saya Dgn Sukacita Memanggil Istri Dan Anak Anak, Mari Makan, Ada Berkat Tuhan Buat Semua Kita, Kenapa Ringan? Karena Cinta... Kita Yg Semakin Bertumbuh, Melihat Kesusahan Orang Lain, Lalu Bergerak Utk Membantu Dgn Sukacita, Kenapa Kita Lakukan Itu? Karena Cinta... Memberi Utk Pekerjaan Tuhan, Kenapa Kita Relakan Uang Yg Bisa Kita Pakai Utk Kesenangan Diri Sendiri, Tapi Diserahkan Utk Pekerjaan Tuhan ? Karena Cinta...

Cinta Membuat Kuk Yg Tuhan Pasang Terasa Ringan... Itulah Cara Tuhan Membentuk Kharakter Illahi Didiri Seseorang.

Hari Ini, Jika Ada Kuk Diatas Pundakmu, Engkau Punya Dua Pilihan Spt Yg Yeremia 27 Katakan, Bertahan, Maka Engkau Akan Selamat Dan Dipulihkan, Lari Maka Engkau Akan Hancur...

Demi Kasih Kristus, Saudaraku Yg Sangat Saya Kasihi, Bertahanlah Ketika Kuk Mu Terasa Terlalu Berat... Tuhan Yg Menempatkan Kuk Diatas Pundakmu Tahu Level Kekuatanmu, Kalau Kuk Itu Masih Melekat Dipundakmu, Berarti Itu Pas Buat Mu... Nikmati Dgn Cinta Tuhan

Smile, Itu Friday... Oh Thanks God It's Friday!!!
Jesus Loves You And So Do I

dibuat pada : 2017-03-23 23:24:57

Kamis, 23 Maret 2017

Shalom........
Yeremia 26:2-3, 8, 16-17, 24
Ayat 2 - 3:
"...Beginilah Firman TUHAN: "Berdirilah Di Pelataran Rumah TUHAN Dan Katakanlah Kepada Penduduk Segala Kota Yehuda, Yang Datang Untuk Sujud Di Rumah TUHAN, Segala Firman Yang Kuperintahkan Untuk Kaukatakan Kepada Mereka. Janganlah Kaukurangi Sepatah Kata Pun!
Mungkin Mereka Mau Mendengarkan Dan Masing-masing Mau Berbalik Dari Tingkah Langkahnya Yang Jahat, Sehingga Aku Menyesal Akan Malapetaka Yang Kurancangkan Itu Terhadap Mereka Oleh Karena Perbuatan-perbuatan Mereka Yang Jahat.

Ayat 8:
Lalu Sesudah Yeremia Selesai Mengatakan Segala Apa Yang Diperintahkan TUHAN Untuk Dikatakan Kepada Seluruh Rakyat Itu, Maka Para Imam, Para Nabi Dan Seluruh Rakyat Itu Menangkap Dia Serta Berkata: "Engkau Harus Mati!

Ayat 16 - 17:
Lalu Berkatalah Para Pemuka Dan Seluruh Rakyat Itu Kepada Imam-imam Dan Nabi-nabi Itu: "Orang Ini Tidak Patut Mendapat Hukuman Mati, Sebab Ia Telah Berbicara Kepada Kita Demi Nama TUHAN, Allah Kita."
Memang Beberapa Orang Dari Para Tua-tua Negeri Itu Tampil Juga Ke Depan Dan Berkata Kepada Kumpulan Rakyat Itu, Katanya:....

Ayat 24:
Tetapi Yeremia Dilindungi Oleh Ahikam Bin Safan, Sehingga Ia Tidak Diserahkan Ke Dalam Tangan Rakyat Untuk Dibunuh...."

Saya Sarankan Saudara Membaca Kisah Ini Di Satu Pasal Yeremia 26, Hanya Ada 24 Ayat Utk Saudara Renungkan Sekali Lagi.

Kharakter Allah Yg Maha Pengampun Dan Terus Menerus Rindu Menyatakan Kebaikan-Nya Di Sampaikan Melalui Yeremia Agar, ... Kalau Kalau Mungkin Umat-Nya Bertobat Dan Berbalik, Maka Tuhan Akan Menyesal Utk Merencanakan Malapetaka... Lihat, Betapa Lembutnya Hati Tuhan...

Setelah Yeremia Menyatakan Firman Peringatan Tsb, Bukannya Dia Disambut Baik Dan Diterima, Malah Dia Hendak Dibunuh Mati Dan Dipenjarakan.... Tahukah Saudara Siapakah Yg Memimpin Pemberontakan Tsb? Perhatikan Sekali Lagi Ayat 7 & 8
"...Para Imam, Para Nabi Dan Seluruh Rakyat Mendengar Yeremia Mengucapkan Perkataan-perkataan Itu Dalam Rumah TUHAN.
Lalu Sesudah Yeremia Selesai Mengatakan Segala Apa Yang Diperintahkan TUHAN Untuk Dikatakan Kepada Seluruh Rakyat Itu, Maka Para Imam, Para Nabi Dan Seluruh Rakyat Itu Menangkap Dia Serta Berkata: "Engkau Harus Mati!..."

Justru Para Imam Dan Nabi Nabilah Yg Memimpin Dan Menentang Perkataan Tuhan Yg Disampaikan Melalui Yeremia... Betapa Mengerikannya Jika Hari Hari Ini TUHAN Berbicara Kpd Umat-Nya Utk Menyatakan Firman Nya Yg Memulihkan Tapi Justru Tdk Ditangkap Oleh Para Imam Dan Para Nabi, Malahan Para Imam Dan Nabi Itu Memimpin Umat Tuhan Utk Membunuh Firman Tuhan Tsb... Kpd Sesama Hamba Hamba Tuhan, Saya Ingin Sharingkan Hal Ini, Hiduplah Benar Dgn Hati Yg Murni Dan Benar Dihadapan Tuhan, Agar Kita Termaksud Saya Mampu Menangkap Isi Hati Dan Detak JantungNya Tuhan Ketika Dia Berbicara... Sebab Jika Tdk Demikian, Penyesatan Akan Membawa Begitu Banyak Orang Hancur Sia Sia...

Israel Tdk Bertobat Sebab Para Imam Dan Para Nabi Menentang Firman Tuhan Dan Menyesatkan Umat-Nya... Tapi Syukurlah, Ada Orang-orang Tua, Ada Gubernur Tanah Yudea Spt Ahikam Bin Safan Yg Menyelamatkan Yeremia...

Firman Tuhan Tdk Akan Bisa Dibendung Dgn Kedegilan Hati Hamba Hamba Tuhan Sekalipun, Akan Saja Ada Orang Orang Yg Sebenarnya Tdk Tergolong Mereka Yg Seharusnya Menerima Dan Memahami Rahasia Firman Tuhan, Tapi Jika Imam Dan Nabi Degil Hatinya, Orang-orang Biasa Akan Dipakai Tuhan Utk Menyelamatkan Orang Lain Sesuai Firman Tuhan!!!

Para Ibu Ibu Rumah Tangga, Para Opa Oma, Para Jemaat Sederhana, Tuhan Mengasihimu Sama Spt Tuhan Mengasihi Billy Graham, Jgn Beranggapan Bahwa TUHAN Hanya Mampu Memakai Hidup Pendeta Pendeta Besar Utk Menangkap Isi Hati Tuhan, Para Orang Tua Di Yerusalem Teringat Akan Mikha Orang Moresyet, Juga Teringat Akan Uria Bin Semaya... Mereka Menyatakan Isi Hati Tuhan Tapi Tdk Ditanggapi Oleh Para Imam Dan Nabi Pada Jaman Itu, Tapi Tuhan Benar Benar Menggenapi Perkataan Firman Nya....

Orang Orang Tua Itulah Yg Menjadi Penyelamat Firman Tuhan Hari Itu... Saudaraku, Ketika Tuhan Berbicara Kepadamu Saudaraku, Ketika Tuhan Berbicara Kpdmu Hari Ini, Adakah Engkau Mengenali Suaranya? Sebab‎.... "domba Domba Ku Mengenali SuaraKu..." (Yoh 4:14)

‎Smile And Keep On Taking The Journey To Perfection
Jesus Loves You And So Do I

dibuat pada : 2017-03-22 22:54:01

Rabu, 22 Maret 2017

Shalom......
Yeremia 25:1-7 "Firman yang datang kepada Yeremia tentang segenap kaum Yehuda dalam tahun keempat pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, yaitu dalam tahun pertama pemerintahan Nebukadnezar, raja Babel.
Firman itu telah disampaikan oleh nabi Yeremia kepada segenap kaum Yehuda dan kepada segenap penduduk Yerusalem, katanya:
"Sejak dari tahun yang ketiga belas pemerintahan Yosia bin Amon, raja Yehuda, sampai hari ini, jadi sudah dua puluh tiga tahun lamanya, firman TUHAN datang kepadaku dan terus-menerus aku mengucapkannya kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengarkannya.
Juga TUHAN terus-menerus mengutus kepadamu semua hamba-Nya, yakni nabi-nabi, tetapi kamu tidak mau mendengarkan dan memperhatikannya.
Kata mereka: Bertobatlah masing-masing kamu dari tingkah langkahmu yang jahat dan dari perbuatan-perbuatanmu yang jahat; maka kamu akan tetap diam di tanah yang diberikan TUHAN kepadamu dan kepada nenek moyangmu, dari selama-lamanya sampai selama-lamanya.
Juga janganlah kamu mengikuti allah lain untuk beribadah dan sujud menyembah kepadanya; janganlah kamu menimbulkan sakit hati-Ku dengan buatan tanganmu, supaya jangan Aku mendatangkan malapetaka kepadamu.
Tetapi kamu tidak mendengarkan Aku, demikianlah firman TUHAN, sehingga kamu menimbulkan sakit hati-Ku dengan buatan tanganmu untuk kemalanganmu sendiri..."

‎Ada kegagalan atau kehancuran yg terjadi karena memang Tuhan ijinkan utk menggenapi satu rencana agung didlm hidup orang tsb, spt Yusuf yg dijual sbg budak, lalu dibuang ke penjara dan kemudian diangkat sbg penguasa atas Mesir utk memberi makan keluarga nya dan semua orang di bangsa bangsa sekitar Mesir...

Tapi ada juga kehancuran akibat kedegilan hati kita sendiri. Peristiwa perbudakan di Babel adalah satu contohnya. Selama 23 tahun Tuhan melalui para nabi nabi-Nya berbicara kpd Israel dan Yehuda utk bertobat dan kembali kpd Tuhan, namun semua nasehat Firman Tuhan tsb jatuh di tanah berbatu batu... atau dipinggir jalan... hati mereka begitu keras dan tdk menghiraukan suara TUHAN yg berulang ulang kali memberi peringatan kpd umat-Nya...

Suara Tuhan yg sama juga sering kali dtg sbg nasehat, sbg peringatan kpd kita, mungkin tdk melalui nabi nabi besar,... tapi mungkin teguran atau Kejadian Kejadian kecil dihidup kita, suara anak anak atau istri kita, melalui mimpi atau melalui Firman Tuhan yg kita baca atau dengar, jgn keraskan hati dan ‎angkuh,... lembutkan hati kita biar Tuhan terus mengajar dan menuntun kita. Jgn tunggu sampai dijadikan budak di negri orang baru bertobat... ada orang-orang muda yg saya kenal yg terikat dgn obat obatan, mereka sungguh-sungguh diperbudak oleh obat obatan tsb, atau oleh alkohol atau oleh pelacuran atau perjudian... jgn tunggu menjadi budak baru bertobat, lembutkan hati dan rendahkan diri kita utk siap ditegur dan dipimpin Roh Kudus pagi ini.

Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-21 22:17:06

Selasa, 21 Maret 2017

Morning dew

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini :
Yeremia 24:1-2, 5-10 "...Lihatlah, TUHAN memperlihatkan kepadaku dua keranjang buah ara berdiri di hadapan bait TUHAN. Hal itu terjadi sesudah Nebukadnezar, raja Babel, mengangkut ke dalam pembuangan Yekhonya bin Yoyakim, raja Yehuda, beserta para pemuka Yehuda, tukang dan pandai besi dari Yerusalem dan membawa mereka ke Babel.
Keranjang yang satu berisi buah ara yang sangat baik seperti buah ara bungaran, tetapi keranjang yang lain berisi buah ara yang jelek, yang tak dapat dimakan karena jeleknya.
"Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Sama seperti buah ara yang baik ini, demikianlah Aku akan memperhatikan untuk kebaikannya orang-orang Yehuda yang Kubawa dari tempat ini ke dalam pembuangan, ke negeri orang-orang Kasdim.
Maka Aku akan mengarahkan mata-Ku kepada mereka untuk kebaikan mereka, dan Aku akan membawa mereka kembali ke negeri ini. Aku akan membangun mereka, bukan meruntuhkannya; Aku akan menanam, bukan mencabutnya.
Aku akan memberi mereka suatu hati untuk mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku ini akan menjadi Allah mereka, sebab mereka akan bertobat kepada-Ku dengan segenap hatinya.
Tetapi seperti buah ara yang jelek itu, yang tak dapat dimakan karena jeleknya — sungguh, beginilah firman TUHAN — demikianlah Aku akan memperlakukan Zedekia, raja Yehuda, beserta para pemukanya, dan sisa-sisa penduduk Yerusalem yang masih tinggal di negeri ini dan orang-orang yang menetap di negeri Mesir.
Aku akan membuat mereka menjadi kengerian bagi segala kerajaan di bumi, menjadi aib dan perumpamaan, menjadi sindiran dan kutuk di segala tempat ke mana Aku mencerai-beraikan mereka.
Dan Aku akan mengirimkan perang, kelaparan dan penyakit sampar ke antara mereka, sampai mereka habis dilenyapkan dari atas tanah yang telah Kuberikan kepada mereka dan kepada nenek moyang mereka."

---> mungkinkah sesuatu yg tampaknya baik ternyata berujung kpd kehancuran? Sebaliknya, mungkin jugakah sesuatu yg kelihatannya buruk, ternyata mendatangkan kebaikan yg Tuhan kerjakan?

Inilah rahasia pemeliharaan Tuhan... Yeremia diberi penglihatan utk melihat 2 keranjang buah ara, yg satu berisi buah buah ara yg baik, sedangkan yg lainnya berisi buah ara yg jelek yg tdk bisa dinikmati... namun anehnya, buah buah ara yg baik itu melambangkan bangsa Israel yg digiring dibawa ke Babel utk dijadikan budak, sedangkan buah ara yg buruk adalah lambang bagi mereka yg termaksud ‎orang-orang yg tetap ada di Yerusalem yg tdk ditawan sbg budak... bukankah hal itu sangat janggal ditelingga kita? Bagaimana mungkin yg baik adalah bagi mereka yg dijadikan budak, sedangkan yg buruk adalah bagi mereka yg tetap tinggal di Yerusalem?

Perbudakan di Babel adalah rencana Tuhan, ... Tuhan ijinkan itu terjadi supaya dgn demikian Israel diajar utk merendahkan diri dihadapan Tuhan dan melihat pemeliharaan Tuhan... Israel diajar bahwa tanpa ketergantungan total kpd Tuhan, mereka tdk akan bisa hidup... bukankah hal itu sama dgn keluar dari Mesir dan masuk padang gurun? Sekalipun masuk padang gurun, pemeliharaan Tuhan tdk pernah undur dari umat-Nya, justru di padang gurun lah Tuhan menjadi nyata didepan mata umat-Nya...

Apa yg engkau hadapi hari-hari ini? Adakah hari-hari mu spt perbudakan di Babel? Tekanan dan tantangan menjadi makananmu sehari hari? Spt itukah hidupmu hari-hari ini? Jika bukan karena kesalahanmu sendiri atau karena kebodohanmu sendiri, tetaplah bersabar... dipadang gurun sekalipun, di perbudakan di Babel sekalipun, dimata Tuhan engkau spt keranjang buah-buah ara yg baik... yg dijaga dan dirawat pemiliknya, yg akan dinikmati orang banyak... itulah hidupmu dihadapan Tuhan Allahmu...

Jgn berontak dan jgn bersungut sungut... bersyukurlah sebab TUHAN Allahmu punya rencana besar bagimu melewati 'Babel perbudakan' yaitu memberimu hati yg baru...

Smile and keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-21 01:21:34

Senin,20Maret 2017

Shalom selamat pagi, renungkan ayat ayat ini :
Yeremia 23:5-8 "...Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman TUHAN, bahwa Aku akan menumbuhkan Tunas adil bagi Daud. Ia akan memerintah sebagai raja yang bijaksana dan akan melakukan keadilan dan kebenaran di negeri.
Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN-keadilan kita.
Sebab itu, demikianlah firman TUHAN, sesungguhnya, waktunya akan datang, bahwa orang tidak lagi mengatakan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir!,
melainkan: Demi TUHAN yang hidup yang menuntun dan membawa pulang keturunan kaum Israel keluar dari tanah utara dan dari segala negeri ke mana Ia telah mencerai-beraikan mereka!, maka mereka akan tinggal di tanahnya sendiri."

Didlm dunia yg semakin serba abu abu atau relative ini, semua menjadi relative atau abu abu... bahkan kebenaran pun menjadi abu abu... 2 pengacara handal yg sama sama pakar didlm hukum hukum yg berlaku dinegeri, bisa berduel pendapat dipengadilan utk satu perkara, dan dua duanya bisa menyodorkan bukti bukti dan argumentasi yg masuk akal dan sepertinya benar... itulah bukti keabu abuan yg merajalela... sepantasnyakah sikap hidup anak anak Tuhan sedemikian rupa? Jika saudara dan saya menggantungkan kpd akal pikiran kita sendiri, maka kebenaran yg kita pegang, prinsip prinsip kebenaran yg kita pertahankan adalah kebenaran yg semu yg belum tentu benar...

Pagi ini kita diajarkan Firman Tuhan utk mengoreksi diri kita sendiri, jika benar tunas dari pangkal Isai itu, yg sesungguhnya menunjuk kpd Kristus Yesus sendiri, telah lahir dan bertumbuh didlm hidup kita‎, maka Dia akan membangun nama baru didlm hidup kita, yaitu 'Jehovah Tsedqenu, The Lord is my Righteousness - Tuhan adalah kebenaran ku'

Kebenaran bagi orang-orang yg telah mengalami Yesus adalah Yesus sendiri sbg kebenaran mereka... kita tdk lagi menganut pandangan pandangan kebenaran yg beragam... hanya apa yg Firman Tuhan sebut benar itulah yg benar buat kita. Itulah yg hilang didlm taman Eden... ketika manusia tergoda utk makan buah pengetahuan baik dan jahat yg Tuhan larang, namun dilanggar manusia akibat godaan iblis, sejak hari itu benar spt yg iblis katakan, mereka menjadi 'spt allah...' sebab mereka sendiri yg menentukan mana yg baik dan mana yg jahat, semua tergantung dari,'pandangan' mereka masing-masing... tahukah saudara apa yg hilang setelah manusia jatuh dlm dosa? 'kemuliaan TUHAN!' kemuliaan dlm bahasa Grika disebut Doksa yg artinya 'the opini of God'. Sejak jatuh dlm dosa, opini of God atau pendapat Tuhan sudah hilang... yg ada hanyalah opini of men atau pendapat manusia... sehingga manusia menjadi spt Allah, menentukan sendiri mana yg baik dan jahat menurut pendapatnya sendiri... itulah keadaan masyarakat hari-hari ini...

Biarkan Jehovah Tsedqenu lahir dihidupmu pagi ini, maka Dia akan menjadi Kebenaranmu...

Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-19 20:46:21

Jumat,17 Maret 2017

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini :
Yeremia 20:1-6 "...Pasyhur bin Imer, imam yang pada waktu itu menjabat kepala di rumah TUHAN, mendengar Yeremia menubuatkan perkataan-perkataan itu.
Lalu Pasyhur memukul nabi Yeremia dan memasungkan dia di pintu gerbang Benyamin yang ada di atas rumah TUHAN.
Tetapi ketika Pasyhur keesokan harinya mengeluarkan Yeremia dari pasungan itu, berkatalah Yeremia kepadanya: "TUHAN akan menyebut namamu bukan Pasyhur, melainkan Kegentaran-dari-segala-jurusan.
Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku akan membuat engkau menjadi kegentaran bagimu sendiri dan bagi semua sahabatmu; mereka akan rebah mati oleh pedang musuhnya di depan matamu sendiri. Dan seluruh Yehuda akan Kuserahkan ke dalam tangan raja Babel yang akan mengangkut mereka ke dalam pembuangan ke Babel dan memukul mati mereka dengan pedang.
Juga harta benda kota ini, segala hasil jerih payahnya, segala barangnya yang berharga dan segala barang perbendaharaan raja-raja Yehuda akan Kuserahkan ke dalam tangan musuhnya, yang akan menjarah, mengumpulkan dan membawa semuanya itu ke Babel.
Mengenai engkau, hai Pasyhur, dan semua orang yang diam di rumahmu, kamu akan diangkut tertawan; engkau akan sampai ke Babel dan akan mati di sana dan akan dikuburkan di sana: engkau ini dengan semua sahabatmu yang kepadanya engkau telah bernubuat palsu."

---> Pagi ini Firman TUHAN mau mengajarkan kita akan hati yg lemah lembut, yaitu hati yg bisa dipimpin kemanapun Tuhan memimpin kita umat-Nya.

Ada seorang imam kepala rumah TUHAN di Yerusalem saat itu yg bernama Pasyhur bin Imer. Ketika Pasyhur mendengar perkataan nubuatan Firman Tuhan yg disampaikan oleh nabi Yeremia, maka Pasyhur bukan hanya menolak, dia bahkan memasung Yeremia.

Memang benar pada saat itu, Firman Tuhan yg keluar dari mulut Yeremia bukanlah hal yg menyenangkan utk didengar, sebab isinya adalah tentang pembuangan umat Tuhan ke Babel... umat Tuhan seluruhnya dibuang sbg budak di Babel, semua itu TUHAN ijinkan terjadi bukan utk membunuh umat-Nya, tapi utk merendahkan hati umat-Nya, sama spt ketika tangan Tuhan menuntun umat-Nya di padang gurun. Tapi Tuhan tetap setia, pada sat pembuangan di Babel sekalipun, anak anak Tuhan yg hidup benar tetap terpelihara dgn baik bahkan menjadi berkat di Babel... ingat segelintir anak-anak muda yg takut Tuhan di Babel, Daniel, Sadrakh, Messakh, dan Abednego? Apa yg terjadi dgn mereka? Di Babel sekalipun, mereka bercahaya dan menjadi berkat...

Tapi disini kita melihat seorang imam kepala yg bernama Pasyhur bin Imer, dia bukan hanya takut dan menolak Firman Tuhan, dia bahkan memasung Firman tsb... tahukah saudara dimana dia memasung Yeremia? Dipintu gerbang Benyamin yg ada diatas rumah TUHAN! Akibat dari kedegilan hati Pasyhur, namanya disebut 'Magor-Missabib atau teror on every side - teror disetiap sudut'... persis spt itulah yg terjadi bagi Pasyhur, kedaulatan Tuhan atas Yerusalem tetap terjadi, umat Tuhan tetap ditawan di Babel, dan sejarah mencatat Pasyhur mati dgn penyiksaan utk melihat anak anak dan istrinya, kaum bangsanya satu persatu dipaksa sbg budak lalu dibunuh sebelum akhirnya dia sendiri dibunuh di Babel...

Perenungan penting bagi kita pagi ini adalah, hati yg lembut akan memampukan Tuhan menuntun langkah-langkah hidup kita, sekalipun kita harus melewati lembah kekelaman... (spt Daniel, Sadrakh, Messakh, dan Abednego), tapi hati yg keras dan degil akan memasung Firman Tuhan sendiri, sehingga Firman itu tdk bisa bertumbuh dihati seseorang, dan seringkali, yg memasung Firman itu adalah kesombongan hati kita, merasa lebih tahu, merasa lebih berhak dan sama sekali tdk merasa perlu Tuhan, itu sebabnya Pasyhur memasung Yeremia diatas rumah TUHAN, ditempat yg tertinggi di rumah TUHAN yg seharusnya diduduki Tuhan yg memerintah bukan Firman yg terpasung!

Dlm perjalanan hidup saya, saya menemukan orang-orang berdosa yg tdk kenal Tuhan akan jauh lebih mudah utk bertobat dari pada anak anak Tuhan yg sombong yg tdk merasa bersalah dan perlu Tuhan,
mungkin mereka berfikir Tuhan yg lebih perlu saya... keangkuhan hati kita jika tdk segera diselesaikan akan memasung kebenaran Firman Tuhan sehingga kita tdk dpt memahami rencana Tuhan yg besar atas kita. Pagi ini, lembutkan hatimu, ikuti tuntunan yg Bapa arahkan melalui Firman Tuhan yg engkau baca tiap-tiap pagi...

Smile it's Friday...
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-16 21:22:33

Kamis, 16 Maret 2017

Yeremia 18:1-6 "...Firman Yang Datang Dari TUHAN Kepada Yeremia, Bunyinya:
"Pergilah Dengan Segera Ke Rumah Tukang Periuk! Di Sana Aku Akan Memperdengarkan Perkataan-perkataan-Ku Kepadamu."
Lalu Pergilah Aku Ke Rumah Tukang Periuk, Dan Kebetulan Ia Sedang Bekerja Dengan Pelarikan.
Apabila Bejana, Yang Sedang Dibuatnya Dari Tanah Liat Di Tangannya Itu, Rusak, Maka Tukang Periuk Itu Mengerjakannya Kembali Menjadi Bejana Lain Menurut Apa Yang Baik Pada Pemandangannya.
Kemudian Datanglah Firman TUHAN Kepadaku, Bunyinya:
"Masakan Aku Tidak Dapat Bertindak Kepada Kamu Seperti Tukang Periuk Ini, Hai Kaum Israel!, Demikianlah Firman TUHAN. Sungguh, Seperti Tanah Liat Di Tangan Tukang Periuk, Demikianlah Kamu Di Tangan-Ku, Hai Kaum Israel!..."

---> ‎Pagi Ini Firman Tuhan Akan Mengajarkan Kita Satu Kekuatan Yg Begitu Luar Biasa, Lebih Kuat Dari Tenaga Nuclear Sekalipun... Semua Kekuatan Yg Ada Dibumi Hanya Mampu Menghancurkan Sesuatu, Tdk Ada Yg Mampu Membangun Kembali Yg Hancur... Tapi Pagi Ini, Tuhan Mau Kita Sadar Bahwa Ada Kekuatan Yg Mampu Membangun Kembali, Memulihkan Dan Mengerjakan Transformasi Didlm Hidup Seseorang...

Pendidikan Hanya Mampu Merubah Level Pengetahuan Seseorang, Tapi Tdk Mampu Merubah Kharakter Manusia, Ada Begitu Banyak Orang-orang ‎yg Berpendidikan Tinggi Namun Kharakternya Rusak Dan Sangat Memalukan... Kekayaan Tdk Bisa Merubah Kharakter Manusia, Hanya Bisa Merubah Gaya Hidup Seseorang, Atau Mungkin Kesukaannya Bisa Berubah Karena Uang, Tapi Moral Dan Kharakternya Tdk Akan Berubah Karena Uang.

Hari Ini Ada Satu Kekuatan Yg Tuhan Ingatkan Yg Setiap Kita Miliki Dan Yg Mampu Merubah Kharakter Bahkan Hidup Manusia, Kekuatan Itu Adalah Kekuatan 'berdiam Diri' Atau 'menanti Nantikan' Atau Yg Kitab Galatia 6 Katakan Sbg 'KESETIAAN', Itulah Kekuatan Terbesar Yg Ada Dibumi.

Tuhan Berbicara Kpd Yeremia Dirumah Tukang Periuk Ketika Tukang Periuk Tsb Sedang Bekerja, Lalu Tuhan Katakan Kpd Yeremia Diayat 6 Diatas:
"Masakan Aku Tidak Dapat Bertindak Kepada Kamu Seperti Tukang Periuk Ini, Hai Kaum Israel!, Demikianlah Firman TUHAN. Sungguh, Seperti Tanah Liat Di Tangan Tukang Periuk, Demikianlah Kamu Di Tangan-Ku, Hai Kaum Israel!..."
‎Tuhan Mampu Memulihkan Kehancuran Israel Sehancur Apapun Hidup Mereka, Tapi Apa Rahasia Pemulihan Tsb? Perhatikan Sekali Lagi Ayat Ke 4:
"...Apabila Bejana, Yang Sedang Dibuatnya Dari Tanah Liat Di Tangannya Itu, Rusak, Maka Tukang Periuk Itu Mengerjakannya Kembali Menjadi Bejana Lain Menurut Apa Yang Baik Pada Pemandangannya.‎"
Rahasianya Adalah, Selama Bejana Tsb, Serusak Apapun, Namun Masih Bersedia TETAP BERADA DI TANGAN SANG PENJUNAN, Maka Tuhan Tetap Mampu Memulihkan Yg Rusak, Serusak Apapun... Itulah Yg Disebut SETIA, Menanti Nantikan Tuhan, Dan Tetap Berdiam Diri... , Itulah Rahasia Utk Dipulihkan.

Kek‎uatan Dari SETIA Itu Sekali Lagi Dibuktikan Di Alam Nyata, Didlm Dunia Agrikultur, Perhatikan Kebenaran Ini:
Markus 4:1, 26-29 "Pada Suatu Kali Yesus Mulai Pula Mengajar Di Tepi Danau. Maka Datanglah Orang Banyak Yang Sangat Besar Jumlahnya Mengerumuni Dia, Sehingga Ia Naik Ke Sebuah Perahu Yang Sedang Berlabuh Lalu Duduk Di Situ, Sedangkan Semua Orang Banyak Itu Di Darat, Di Tepi Danau Itu. Lalu Kata Yesus: "Beginilah Hal Kerajaan Allah Itu: Seumpama Orang Yang Menaburkan Benih Di Tanah,
Lalu Pada Malam Hari Ia Tidur Dan Pada Siang Hari Ia Bangun, Dan Benih Itu Mengeluarkan Tunas Dan Tunas Itu Makin Tinggi, Bagaimana Terjadinya Tidak Diketahui Orang Itu.
Bumi Dengan Sendirinya Mengeluarkan Buah, Mula-mula Tangkainya, Lalu Bulirnya, Kemudian Butir-butir Yang Penuh Isinya Dalam Bulir Itu.
Apabila Buah Itu Sudah Cukup Masak, Orang Itu Segera Menyabit, Sebab Musim Menuai Sudah Tiba."

Apa Yg Membuat Biji Itu Tumbuh, Bertunas, Bertangkai Kemudian Berbuah? Apa Yg Biji Harus Kerjakan? Simply Stay Put! Hanya Sekedar Setia Dan Berdiam Diri... Itulah Karya Roh Kudus Yg Bekerja Didlm Diri Dan Pribadi Manusia Yg Rela Utk Berdiam Diri Dan Setia.

Rindukah Engkau Dipulihkan? Rindukah Engkau Mengalami Transformasi? Belajarlah Utk Setia...

Smile And Keep On Taking The Journey To Perfection
Jesus Loves You And So Do I

dibuat pada : 2017-03-16 01:41:01

Rabu, 15 Maret 2017

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini :
Yeremia 17:5-10 "...Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
Ia akan seperti semak bulus di padang belantara, ia tidak akan mengalami datangnya keadaan baik; ia akan tinggal di tanah angus di padang gurun, di negeri padang asin yang tidak berpenduduk.
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?
Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya."

---> Berkat atau kutuk ditentukan oleh keputusan kita sendiri, Firman Tuhan pagi ini mengingatkan kita akan kebenaran tsb, coba lihat sekali lagi:
"...Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!.....
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! ....."

Siapa dan apa yg engkau andalkan akan menentukan pilihanmu utk menerima berkat atau kutuk. Jika engkau mengandalkan manusia atau mengandalkan kekuatanmu sendiri, jgn heran jika engkau akan melihat semakin hari hatimu akan semakin menjauh dari Tuhan, itulah kutuk, yaitu terpisah dari Tuhan... sebaliknya jika engkau mengandalkan TUHAN, menaruh harapanmu hanya kepada TUHAN, maka penyertaan Tuhan yg membawa berkat akan menjadi bagianmu dan mengikuti hidupmu...

Sesederhana itulah Firman Tuhan yg Tuhan ajarkan kpd kita pagi ini, dan saya percaya semua anak anak Tuhan pasti akan berkata, tentu dan pasti, saya mengandalkan TUHAN... tapi benarkah demikian? Ternyata mengandalkan Tuhan tdk sesederhana hal itu... ketika benar benar terjepit, ketika menghadapi jalan buntu, siapa yg engkau andalkan akan membuktikan isi hatimu...

Ketika sedang terjepit dlm tekanan, isi hati seseorang akan tertumpah keluar, isi kharakternya akan jelas terlihat. Coba perhatikan dan bandingkan ke dua tokoh Alkitab ini:

Saul, saat terjepit:
1 Samuel 13:6, 9 " Ketika dilihat orang-orang Israel, bahwa mereka terjepit — sebab rakyat memang terdesak — maka larilah rakyat bersembunyi di gua, keluk batu, bukit batu, liang batu dan perigi;...
Sebab itu Saul berkata: "Bawalah kepadaku korban bakaran dan korban keselamatan itu." Lalu ia mempersembahkan korban bakaran.
----> Rakyat mulai berceceran menyelamatkan diri masing-masing, dan Saul harus memilih, melanggar pesan Tuhan yg telah disampaikan melalui Samuel atau mengerjakan sendiri dgn tangannya korban persembahan yg seharusnya dikerjakan oleh Samuel... karena takut ditinggalkan dan dlm keadaan terdesak, Saul memilih mengandalkan kekuatannya sendiri dgn terang terangan melanggar perintah TUHAN ...

Daud, saat terjepit:
1 Samuel 30:6-8 "...Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.
Lalu Daud memberi perintah kepada imam Abyatar bin Ahimelekh: "Bawalah efod itu kepadaku." Maka Abyatar membawa efod itu kepada Daud.
Kemudian bertanyalah Daud kepada TUHAN, katanya: "Haruskah aku mengejar gerombolan itu? Akan dapatkah mereka kususul?" Dan Ia berfirman kepadanya: "Kejarlah, sebab sesungguhnya, engkau akan dapat menyusul mereka dan melepaskan para tawanan."
----> Saat terjepit bahkan rakyat hendak merajam Daud dan melemparkan semua kekecewaannya dan kemarahan mereka kpd Daud, tapi apa pilihan yg Daud ambil? Daud justru bertanya kpd Tuhan, itulah bukti mengandalkan TUHAN...

‎Pagi ini, berdoa dan bangun fondasi kharakter yg kokoh dan benar, agar ketika tertekan, keputusanmu akan menjadi benar, yaitu tetap mengandalkan TUHAN... Fondasi yg kokoh dan benar adalah kelemah lembutan dan kerendahan hati, diatas kedua dasar kharakter itulah semua kharakter Illahi dibangun... Rendahkan hatimu dihadapan Tuhan dan lembutkan hatimu ketika tuntunan Tuhan dinyatakan kpdmu dgn cara siap utk menurut.

Smile and keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-14 21:16:51

Selasa,14 Maret 2017

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini :
Yeremia 15:1-4 "TUHAN berfirman kepadaku: "Sekalipun Musa dan Samuel berdiri di hadapan-Ku, hati-Ku tidak akan berbalik kepada bangsa ini. Usirlah mereka dari hadapan-Ku, biarlah mereka pergi!
Dan apabila mereka bertanya kepadamu: Ke manakah kami harus pergi?, maka jawablah mereka: Beginilah firman TUHAN: Yang ke maut, ke mautlah! Yang ke pedang, ke pedanglah! Yang ke kelaparan, ke kelaparanlah! dan yang ke tawanan, ke tawananlah!
Aku akan mendatangkan atas mereka empat hukuman, demikianlah firman TUHAN: pedang untuk membunuh, anjing-anjing untuk menyeret-nyeret, burung-burung di udara dan binatang-binatang di bumi untuk memakan dan menghabiskan.
Dengan demikian Aku akan membuat mereka menjadi kengerian bagi segala kerajaan di bumi, oleh karena segala apa yang dilakukan Manasye bin Hizkia, raja Yehuda, di Yerusalem."

---> Ada masa masa kelam didlm kehidupan umat Tuhan Yehuda yg menimbulkan sakit hati Tuhan sedemikian dalam... sampai sampai TUHAN berkata kpd Yeremia, nabi yg suka meratap ini demikian:
"Sekalipun Musa dan Samuel berdiri di hadapan-Ku, hati-Ku tidak akan berbalik kepada bangsa ini. Usirlah mereka dari hadapan-Ku, biarlah mereka pergi!..."

Lalu kemana mereka harus pergi? Lebih jauh Tuhan menegaskan:
"...Dan apabila mereka bertanya kepadamu: Ke manakah kami harus pergi?, maka jawablah mereka: Beginilah firman TUHAN: Yang ke maut, ke mautlah! Yang ke pedang, ke pedanglah! Yang ke kelaparan, ke kelaparanlah! dan yang ke tawanan, ke tawananlah!..."

Dgn kata lain, bangsa itu benar benar dibuang dan dibiarkan hancur...bahkan jika pendoa syafaat terbesar sepanjang sejarah yaitu Musa dan Samuel bangkit dan berdiri dihadapan Tuhan utk bersyafaat bagi bangsa itu, hati Tuhan tdk akan bergeming...

Kenapa Tuhan begitu murka terhadap bangsa itu?
Perhatikan ayat 4:
"...Dengan demikian Aku akan membuat mereka menjadi kengerian bagi segala kerajaan di bumi, oleh karena segala apa yang dilakukan Manasye bin Hizkia, raja Yehuda, di Yerusalem."
---> Raja mereka yaitu Manasye anak Hizkia telah melakukan dosa yg begitu menyakitkan hati Tuhan, jika saudara ingin melihat riwayat hidup Manasye dan dosa yg dia kerjakan yg sampai membuat sakit hati Tuhan sedemikian dalamnya, saudara bisa melihat di 2 Raja-raja 21 & 2 Tawarikh 33. Secara garis besar ada 2 hal yg penting kita perhatikan yg dilakukan Manasye sampai sampai Tuhan sendiri berkata bahkan lebih jahat daripada apa yg dilakukan orang-orang yg tdk mengenal TUHAN.

--> Manasye menajiskan bait Allah, padahal ditempat itulah yg sudah Tuhan pilih utk nama-Nya tinggal diam, namun justru tempat itu dinajiskan oleh Manasye utk penyembahan berhala berhala kekejian... Manasye mengenal kebenaran, Manasye tahu betapa kudusnya bait Allah, namun dgn sengaja dicemarkan sehingga bangsa itu ikut cemar.
Tahukah saudara bahwa tubuhmu adalah bait Allah? Apa yg terjadi dgn tubuhmu, dibawa kemana utk tujuan apa tubuhmu engkau pelihara? Kecemaran yg dilakukan anak anak Tuhan melalui tubuhnya, baik berupa kenajisan atau keserakahan, tipu daya atau kebohongan, semua itu adalah dosa yg menajiskan bait Allah yaitu tubuhmu... Jgn anggap remeh dgn mengatakan dosa itu pribadi sifatnya... saya hanya berdosa sendiri saja... Jgn salah, dosa mungkin saja bersifat pribadi, tapi tdk pernah personal atau hanya berdampak kpd diri sendiri saja...

--> Setelah menajiskan bait Allah, Manasye bahkan menyembelih anak anak kandungnya sendiri utk persembahan kpd dewa dewa kekejian di lembah Ben Hinom... lembah maksiat. Bukankah memang selalu demikian? Dosa akan menyeret anak anak kita kedlm kesengsaraan... saya mengenal satu orang keturunan anak orang 100 terkaya di bangsa ini yg hari ini, anak anaknya harus meminta surat miskin utk mendapatkan keringanan biaya sekolah, sebab ayah mereka, yaitu anak mantan orang kaya raya, tapi kemudian jatuh kedlm dosa pelacuran dan perjudian... dosa mungkin saja bersifat pribadi, tapi tdk pernah personal atau hanya berdampak sendiri saja...
satu ketika, jika engkau terus menerus mencemarkan bait Allah yaitu tubuhmu, jgn heran jika tanpa sengaja, tanganmu akan menyeret anak-anak mu sendiri utk dikorbankan akibat dosa dosa kita sendiri...

Itulah yg sangat menyakitkan hati Tuhan.... kalau boleh saya katakan, spt itulah dosa penghujatan kpd Roh Kudus...kita yg sudah mengenal kebenaran namun terus menerus memilih utk hidup didlm Kecemaran, itulah sikap yg mendukakan Roh Kudus.

Pagi ini, sekalipun tdk nyaman, mari kita belajar dan menerima Firman kebenaran ini dgn hati yg terbuka dan jujur... biarkan Roh Kudus mengajari kita utk hidup bijaksana dan berhati hati dgn sikap dan perkataan kita...belajarlah utk hidup takut akan Tuhan. Jgn najiskan bait Allah yaitu tubuhmu, hidupmu... jgn korbankan anak anak dan cucumu akibat kesenangan yg semu dan sementara atau hanya karena keuntungan yg tdk akan kekal...

Smile and keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-14 01:11:48

Senin,13 Maret 2017



Shalom.....
perhatikan ayat ayat ini :
Yeremia 13:1-11 "...Beginilah firman TUHAN kepadaku: "Pergilah membeli ikat pinggang lenan, ikatkanlah itu pada pinggangmu, tetapi jangan kaucelupkan ke dalam air!"
Maka aku membeli ikat pinggang seperti yang difirmankan TUHAN, lalu mengikatkannya pada pinggangku.
Sesudah itu datanglah firman TUHAN kepadaku untuk kedua kalinya, bunyinya:
"Ambillah ikat pinggang yang telah kaubeli dan yang sekarang pada pinggangmu itu! Pergilah segera ke sungai Efrat untuk menyembunyikannya di sana di celah-celah bukit batu!"
Maka pergilah aku, lalu menyembunyikannya di pinggir sungai Efrat seperti yang diperintahkan TUHAN kepadaku.
Sesudah beberapa waktu lamanya, berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Pergilah segera ke sungai Efrat mengambil dari sana ikat pinggang yang Kuperintahkan kausembunyikan di sana!"
Maka pergilah aku ke sungai Efrat, lalu aku menggali dan mengambil ikat pinggang itu dari tempat aku menyembunyikannya, tetapi ternyata ikat pinggang itu sudah lapuk, tidak berguna untuk apa pun.
Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
"Beginilah firman TUHAN: Demikianlah Aku akan menghapuskan kecongkakbongakan Yehuda dan Yerusalem.
Bangsa yang jahat ini, yang enggan mendengarkan perkataan-perkataan-Ku, yang mengikuti kedegilan hatinya dan mengikuti allah lain untuk beribadah dan sujud menyembah kepada mereka, akan menjadi seperti ikat pinggang ini yang tidak berguna untuk apa pun.
Sebab seperti ikat pinggang melekat pada pinggang seseorang, demikianlah tadinya segenap kaum Israel dan segenap kaum Yehuda Kulekatkan kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, supaya mereka itu menjadi umat, menjadi ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku. Tetapi mereka itu tidak mau mendengar."

---> Firman Tuhan di Efesus 6 menerangkan akan betapa pentingnya kita selalu mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah, bukan sekedar utk dibanggakan namun tdk dikenakan sehari hari, atau dipraktekan sehari hari...

Yeremia mendapatkan satu perintah utk membeli satu ikat pinggang yg baru, namun kemudian ikat pinggang tsb di sembunyikan di celah celah bukit batu.... setelah beberapa waktu kemudian, ikat pinggang tsb telah menjadi lapuk dan sama sekali tdk berguna...

Itulah gambaran kehidupan anak anak Tuhan... hanya karena engkau telah mengenal kebenaran, telah ditebus oleh keselamatan yg Kristus kerjakan, namun jika kebenaran yg seharusnya melekat dipinggangmu itu disembunyikan di 'celah celah' bukit batu, satu kali kebenaran itupun akan menjadi lapuk dan tdk berguna sama sekali...
Saudaraku, jgn anggap remeh atau murahan keselamatan yg Tuhan sudah perbuat bagi hidupmu dan hidupku... Kebenaran yg ada pada kita, jika ditempatkan di celah celah, satu ketika, kebenaran itu sendiri akan menjadi lapuk dan tdk akan berguna sama sekali.

Ada begitu banyak keluarga yg hari hari ini dipermainkan oleh iblis dan mereka dipaksa melihat rumah tangganya sendiri dicabik cabik... kebenaran di tertawakan... ada ayah yg tdk dpt menasehati anak gadisnya yg terlalu bebas bergaul dan menyia nyiakan masa mudanya, menganggap remeh kesuciannya, sebab papahnya sendiri tdk hidup didlm kekudusan pernikahan... ada orang tua yg tdk mampu menasehati anak anaknya utk hidup jujur dgn integritas yg benar, sebab hidup orang tua itu sendiri penuh kebohongan dan kemunafikan... semua itu adalah celah celah bukit batu yg telah membuat ikat pinggang kebenaran kita menjadi lapuk dan sama sekali tdk berguna...

Perlengkapan senjata Allah yg seharusnya dikenakan atau dipakai sehari hari, dihidupi sehari hari, jika tdk demikian, maka engkau sendiri atau bahkan orang lain akan menemukan celah didlm kebenaran yg engkau ketahui...‎ itulah sebabnya ada begitu banyak orang percaya yg tahu kebenaran tapi hidupnya dipermainkan iblis, rumah tangganya berantakan, usahanya menjadi cemooh banyak orang, sebab hidupnya bertentangan dgn Firman Tuhan ini : Efesus 6:11 "Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;..."

Hari hari ini, kita semua perlu utk melindungi diri kita dari tipuan iblis yg menyesatkan, utk itu, pesan Tuhan pagi ini, dimanakah engkau letakan ikat pinggang kebenaran itu? Jika tdk selalu dikenakan, maka celah celah yg ada akan membuat lapuk ikat pinggang tsb dan sama sekali tdk ada gunanya... seharusnya kebenaran itu bisa menjadi sumber utk menasehati anak anak kita, menjadi benteng perlindungan bagi perjalanan hidup kita, tapi kebenaran yg sudah menjadi lapuk adalah sama persis dgn kebohongan yg ada.

Greetings from the trip to‎ Surabaya...
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-13 01:01:59