Morning Dew

Jumat,10 Maret 2017


Shalom....
Yeremia 9:23-24 "...Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,
tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."

---> Pagi ini kembali kita diajar dan diingakan utk melakukan adjustment: terhadap tujuan hidup kita yg sesungguhnya... Kata 'sukses' itu berarti telah mencapai apa yg diidam idamkan atau di cita citakan... meraih impian adalah makna dari sukses... Semua manusia ingin sukses, namun sesungguhnya tdk banyak orang yg sekalipun telah mencapai apa yg dia harapkan, namun menemukan kekosongan didlm 'kesuksesan yg keliru'. Jack Higgins penulis buku 'the Eagle has landed' yg mendapatkan begitu banyak penghargaan, pada puncak career-nya ditanya oleh seseorang, apa yg dia harap dia tahu sebelumnya yg baru dia ketahui sekarang?

Jawaban Higgins adalah:
" I wish I have known then what I knew now that when you get to the top, there is nothing there.... Aku berharap aku sudah tahu dulu yg sekarang baru aku ketahui, bahwa ketika aku sampai ke puncak, ternyata tdk ada apa apa disana..."

‎Bagaimana jika hal itu merupakan pengalaman pribadimu sendiri,... bagaimana jika itu adalah kesaksian dari lembaran chapter terakhir dari riwayat hidupmu?... bukankah hal itu merupakan kekosongan dan kesia siaan belaka? Tahukah saudara siapa yg berkata 'vanity vanity... kesia siaan kesia-siaan... semua adalah sia sia dan usaha menjaring angin?... Salomo orang terkaya dibumi, tersanjung dan tertinggi posisinya, raja atas Israel, selalu dikelilingi dgn kemewahan, kecantikan gundik gundik... tapi kenapa dia berteriak 'semua sia sia...'? Sebab dia mengejar yg tdk kekal...

Pagi ini, jika engkau mau berbangga, berbanggalah atas kenyataan bahwa 'engkau kenal Tuhan...' jika engkau mau berusaha dan sungguh sungguh berupaya mengejar sesuatu, kejarlah pengenalan akan Tuhan spt yg Firman Tuhan diatas ajarkan:
"Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,
tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."

Jika engkau sungguh-sungguh mengenal kharakter Allahmu, kesulitan dan tekanan hidup spt apapun tdk akan pernah menggoyahkan iman percaya dan hidupmu... Sadrakh, Messakh dan Abednego dihadapan raja Nebukadnezar dan dihadapan dapur api yg menyala nyala berkata (spt inilah terjemahan yg tepat seharusnya): " tetapi biarlah tuanku ketahui, Allah ku sanggup menolong!!! (tdk ada keragu raguan sama sekali... sebab mereka mengenal kharakter Allah mereka), tetapi jika Allah tdk menolong kami sekalipun, kami tdk akan menyembah patung buatan tangan manusia...( pengenalan akan Allah yg benar sekali lagi di tegaskan bahwa ada kedaulatan Tuhan yg tdk akan mereka pertanyaan, tapi justru kpd kedaulatan Tuhan tsb mereka berserah dan percaya ada kasih setia dan damai sejahtera disana... ada rencana agung disana...)

Pagi ini, perbaiki tujuan hidupmu, kejarlah pengenalan akan Allahmu... maka engkau tdk akan menemukan kesia siaan...

Smile it's Friday, ... keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-09 20:52:15

Kamis, 09 Maret 2017

Shalom Selamat Pagi, Perhatikan Ayat Ayat Ini :
Yeremia 8:18-22 ‎"...Tidak Tersembuhkan Kedukaan Yang Menimpa Diriku, Hatiku Sakit Pedih.
Dengar! Seruan Puteri Bangsaku Minta Tolong Dari Negeri Yang Jauh: "Tidak Adakah TUHAN Di Sion? Tidak Adakah Rajanya Di Dalamnya?" — Mengapakah Mereka Menimbulkan Sakit Hati-Ku Dengan Patung-patung Mereka, Dengan Dewa-dewa Asing Yang Sia-sia? —
Sudah Lewat Musim Menuai, Sudah Berakhir Musim Kemarau, Tetapi Kita Belum Diselamatkan Juga!
Karena Luka Puteri Bangsaku Hatiku Luka; Aku Berkabung, Kedahsyatan Telah Menyergap Aku.
Tidak Adakah Balsam Di Gilead? Tidak Adakah Tabib Di Sana? Mengapakah Belum Datang Juga Kesembuhan Luka Puteri Bangsaku? ...."

---> Tujuan Utama Kita Hidup Di Bumi Adalah Utk Berusaha Sungguh-sungguh 'mengenal TUHAN' Dgn Benar... Paulus Sendiri Bahkan Berkata Segala Sesuatunya Dianggap Sampah Dan Dia Berjuang Utk Satu Tujuan, Yaitu 'mengenal Kristus' Dgn Benar...

Pagi Ini, Sekalipun Kita Sudah Sekian Puluh Tahun Menjadi Orang Percaya, Sungguhkah Engkau Mengenal TUHAN Mu? Bukankah Firman Tuhan Katakan Di 1 Yohanes 2:3-4 "...Dan Inilah Tandanya, Bahwa Kita Mengenal Allah, Yaitu Jikalau Kita Menuruti Perintah-perintah-Nya.
Barangsiapa Berkata: Aku Mengenal Dia, Tetapi Ia Tidak Menuruti Perintah-Nya, Ia Adalah Seorang Pendusta Dan Di Dalamnya Tidak Ada Kebenaran..."
Benarkah Tanda Tanda Itu Yg Menjadi Tanda Yg Nyata Bagi Orang Yg Mengenal TUHAN Nya Ada Padamu? Apakah Engkau Menuruti Firman-Nya?

Itulah Pergumulan Saya Tiap Tiap Waktu Bagi Diri Saya Sendiri, Mendorong Diri Saya Sendiri Utk Sungguh-sungguh Berusaha Mengenal Kasih Tuhan Dgn Benar Dan Mendoakan, Mengajar Jemaat-jemaat Tuhan Utk Benar Benar Mengenal Kasih Tuhan Yg Sesungguhnya...

Pagi Ini, Firman Tuhan Melalui Kitab Yeremia Diatas‎ Mengajarkan Kita Akan Lubuk Dasar Hati Tuhan Yg Terdalam.... Sadarkah Saudara, Ketika Engkau Sedang Berbuat Dosa, Sesungguhnya Bukan Hanya Engkau Merusak Hidupmu Dan Hidup Keluargamu, Tapi Terlebih Lagi Engkau Mendukakan Hati Bapa Surgawi...

Billy Graham Pernah Bercerita Tentang Anaknya Franklin Graham Yg Masa Mudanya Hidup Hancur Dlm Dosa... Franklin Menyia Nyiakan Kasih Karunia Tuhan Dan Kasih Ayahnya Yg Sangat Mencintainya Dgn Menghambur Hamburkan Masa Mudanya Dgn Pemabuk, Pelacuran, Perjudian Dan Berbagai Bagai Dosa...

Tiap Malam Menjelang Pagi Ketika Franglin Muda Pulang Kerumah Dlm Keadaan Mabuk, Sang Ayah Menunggu Sambil Meneteskan Air Mata, Bertanya Kpd Tuhan Nya, Why Him.... Kenapa Dia... Kenapa Harus Anakku Yg Rusak... Tapi Dgn Setia Billy Graham Menantikan Anaknya Bertobat...

Satu Malam, Ketika Franklin Pulang Dlm Keadaan Mabuk, Sang Ayah Membukakan Pintu Dan Membantu Anaknya Duduk Disofa, Lalu Pergi Ke Dapur Mengambil Segelas Susu Segar... Tiba Tiba Spt Halilintar Ditengah Hari Bolong, Roh Takut Akan Tuhan Menerobos Dan Menyerang Franklin Graham, Dia Teringat Saat Kanak Kanak Dulu, Ketika Habis Bermain Main Dgn Teman Temannya, Pulang Dlm Keadaan Berkeringat Dgn Baju Kotor, Sang Ayah Memeluknya Lalu Menggendongnya Ke Dapur Dan Memberinya Segelas Susu Segar... Cinta Yg Sama Masih Mengalir Dihati Sang Ayah,... Tapi Samakah Respond Dan Sikap Hati Sang Anak? Pantaskah Cinta Sang Ayah Yg Begitu Murni, Begitu Tulus, Begitu Setia Dibalas Dgn Pemberontakan Dan Pendurhakaan Yg Sedemikian Rupa?.... Takut Akan Tuhan Menguasai Hati Franklin Graham Malam Itu, Dia Berlutut Dan Memeluk Kaki Ayahnya Billy, Sejak Hari Itu, Franklin Graham Menjadi Pribadi Yg Berubah... Beberapa Tugas Sang Ayah Yg Sudah Terlalu Tua, Yg Sekarang Hanya Duduk Dikursi Roda, Sudah Diteruskan Anaknya Franklin, Bahkan Yg Dulunya Dikerjakan Billy Graham Utk Memberkati Dan Mentahbiskan President President America, Sekarang Dikerjakan Oleh Anaknya Franklin...

Spt Itulah Hati Bapamu Yg Di Surga... Dgn Setia Dia Menanti, Kapan Engkau Mau Meresponi Firman Tuhan Dgn Benar... Kapan Engkau Mau Berpaling Dari Cara Hidupmu Yg Sia Sia... Coba Sekali Lagi Baca Ayat Ayat Diatas Dgn Perlahan Lahan Dan Berdoa Ditempatmu Saat Ini Dgn Doa Yg Demikian,
"...‎Bapa, Ini Aku Anak-Mu... Aku Mendengar Rintihan Hati-Mu... Aku Berpaling Sekarang,... Aku Mau Pulang Dan Berjalan Menuju Engkau Bapaku... Bimbing Dan Topang Jalan Jalan Hidupku... Ajari Aku Spt Bapa Mengajari Anaknya Utk Mengenalmu Lebih Dalam Lagi... Sebab Itulah Tujuan Hidupku... Amien"

‎Smile As You See Your Father In Heaven Smile To You...
Welcome Home My Sons And Daughters...
Jesus Loves You And So Do I

dibuat pada : 2017-03-08 21:55:06

Rabu, 08 Maret 2017

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini :
Yeremia 7:1-11 "...Firman yang datang kepada Yeremia dari pada TUHAN, bunyinya:
"Berdirilah di pintu gerbang rumah TUHAN, serukanlah di sana firman ini dan katakanlah: Dengarlah firman TUHAN, hai sekalian orang Yehuda yang masuk melalui semua pintu gerbang ini untuk sujud menyembah kepada TUHAN!
Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini.
Janganlah percaya kepada perkataan dusta yang berbunyi: Ini bait TUHAN, bait TUHAN, bait TUHAN,
melainkan jika kamu sungguh-sungguh memperbaiki tingkah langkahmu dan perbuatanmu, jika kamu sungguh-sungguh melaksanakan keadilan di antara kamu masing-masing,
tidak menindas orang asing, yatim dan janda, tidak menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini dan tidak mengikuti allah lain, yang menjadi kemalanganmu sendiri,
maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini, di tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu, dari dahulu kala sampai selama-lamanya.
Tetapi sesungguhnya, kamu percaya kepada perkataan dusta yang tidak memberi faedah.
Masakan kamu mencuri, membunuh, berzinah dan bersumpah palsu, membakar korban kepada Baal dan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal,
kemudian kamu datang berdiri di hadapan-Ku di rumah yang atasnya nama-Ku diserukan, sambil berkata: Kita selamat, supaya dapat pula melakukan segala perbuatan yang keji ini!
Sudahkah menjadi sarang penyamun di matamu rumah yang atasnya nama-Ku diserukan ini? Kalau Aku, Aku sendiri melihat semuanya, demikianlah firman TUHAN."

---> Ada masa masa gelap didlm kehidupan umat Tuhan pada jaman Yeremia dimana orang percaya pada saat itu memberhalakan 'bait Allah' dan percaya bahwa hanya karena mereka bersumpah demi bait Allah, atau hanya karena ada bait Allah di Yerusalem, maka perkenanan Tuhan pasti turun atas mereka, sementara itu mereka terus menerus mengerjakan perkara-perkara yg tdk berkenan dihadapan Tuhan... Mereka berfikir, hanya karena ada bait Allah disitu, atau hanya karena ada simbol simbol kekristenan dirumah tangga orang percaya spt kayu salib, gambar gambar rohani, atau lagu lagu pujian... maka Tuhan pasti akan menyertai hidup mereka... Saya kenal satu orang, dirumahnya dinyalakan CD rohani 24 jam dgn pengertian supaya selalu ada puji pujian dlm rumah tsb, tapi bukan manusia yg menaikan puji pujian, itu hanya cassette atau tape yg diputar berulang ulang selama 24 jam terus menerus... beberapa tahun yg lalu saya dengar orang tsb di tangkap dan dipenjarakan karena kasus korupsi yg merugikan negara milliaran rupiah...

Hal yg sama yg Tuhan peringatkan kpd kita pagi ini, jgn percaya kpd kebohongan yg sama spt yg berseru seru pada jaman Yeremia: 'ini bait TUHAN... Bait TUHAN... Bait TUHAN...' sebaliknya Tuhan dgn tegas berkata diayat 5: ‎"...Perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini.‎"
---> Jika saudara perhatikan didlm seluruh kebenaran Firman Tuhan, TUHAN selalu berkata: 'jadilah saksiKu... engkau akan menjadi saksiKu...' sedangkan hari hari ini anak anak Tuhan menyalah artikan dgn berkata 'bersaksi bagi TUHAN...' Memang tdk salah utk 'BERSAKSI‎' tapi itu bisa dibuat buat, bisa dipelajari dan bisa disandiwarakan...bahkan sering kali bisa menjadi batu sandungan... Hal ini juga benar bagi para Pengkhotbah dan hamba hamba Tuhan spt saya sendiri... akan tiba saatnya Firman Tuhan yg keluar lewat bibir kita akan ditabrakan dgn perbuatan dan tingkah laku kita sendiri... pada saat itu, masihkah orang lain melihat Tuhan melalui hidup saya? Yg Tuhan tuntut dari kita adalah 'menjadi saksi' dimana seluruh hidup kita, bukan hanya mulut ku yg memberitakan tentang Kristus... itulah bedanya menjadi saksi dan bersaksi...

‎Jadilah saksi yg benar... jika engkau mau berbangga demi bait Allah, tunjuklah kpd dirimu sendiri dan katakan dihadapan cermin sambil menunjuk dirimu sendiri: Engkau Bait Allah... Bait Allah... Bait Allah... sebab Roh Allah tinggal didlm dirimu... namun,... pantaskah perkataanku, perbuatanku, tingkah lakuku yg sedemikian rupa namun menyebut diriku sbg Bait Allah? Jika ada orang timpang, buta, patah semangat, putus harapan mau singgah didlm hidupku, adakah mereka memperoleh kekuatan dan penghiburan? Sebab jika orang orang tsb dtg ke bait Allah, pasti sudah sewajarnyalah mereka menemukan pertolongan...

Smile and keep taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-07 19:32:04

Selasa, 07 Maret 2017

Shalom selamat pagi, perhatikan ayat ayat ini :
Yeremia 6:16-19 "...Beginilah firman TUHAN: "Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau menempuhnya!
Juga aku mengangkat atas mereka penjaga-penjaga, firman-Ku: Perhatikanlah bunyi sangkakala! Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau memperhatikannya!
Sebab itu dengarlah, hai bangsa-bangsa, dan ketahuilah, hai jemaat, apa yang akan terjadi atas mereka!
Dengarlah, hai bumi! Sungguh, ke atas bangsa ini Aku akan mendatangkan malapetaka, akibat dari rancangan-rancangan mereka, sebab mereka tidak memperhatikan perkataan-perkataan-Ku dan menolak pengajaran-Ku."

---> Pagi ini Firman Tuhan mengajarkan kita bagaimana kita mendengar dan menerima pengajaran Tuhan setiap hari... Utk kebaikan kita sendirilah kita menerima pengajaran Tuhan, utk lebih mengenal TUHAN secara pribadi kita harus membiarkan hati dan pikiran kita terbuka spt seorang murid yg dtg utk belajar bukan spt seorang ilmuwan atau pakar yg dtg utk mempertontonkan pengetahuannya atau mencapai pengakuan orang lain... Perhatikan sekali lagi, jika hati dan pikiranmu adalah hati dan pikiran seorang murid, maka engkau akan dtg utk belajar dan siap juga rela utk diubahkan, ditransformasikan oleh pengajaran itu sendiri, namun jika tdk, engkau akan menemukan ribuan celah utk menolak pengajaran, bahkan pengajaran Firman Tuhan sekalipun... Saya berdoa supaya semua kita memiliki hati yg rendah dan lembut utk membiarkan Tuhan melalui Firman Nya terus menerus mengajar kita, sebab ada tapal batas jika waktu belajar itu telah selesai, maka keputusan Wisuda akan terjadi... Yuri Alekseyevich Gagarin adalah astronot Russia dan merupakan orang pertama yg berhasil mengorbit di ruang angkasa... dia bertumbuh sbg orang yg kenal Tuhan dan belajar kebenaran Firman Tuhan pada masa kecil dan mudanya... pada tahun 1968, Gagarin di rencanakan utk pergi mengorbit ke Bulan utk menjadi orang pertama yg akan menginjakan kaki di bulan,... dgn angkuhnya Gagarin berkata: 'saya sudah sampai di ruang angkasa dan saya tdk melihat Tuhan... tdk lama lagi saya akan pergi ke Bulan, dan disanapun saya tdk akan melihat Tuhan...pada saat saya kembali saya akan buktikan semua itu' Pada penerbangan berikutnya, pesawat yg ditunggangi Gagarin meledak tanpa penjelasan yg terang dan dia harus berhadapan dgn Tuhan didlm kekekalan dlm keadaan sama sekali tdk siap... Yuri Gagarin tdk pernah kembali sbg orang hidup yg kembali dari Bulan...

Mungkinkah hal yg sama juga terjadi bagi kita? Sangat mungkin, lalu bagaimana saya mempersiapkan diri utk mengenali suara Tuhan yg berbicara setiap waktu? Perhatikan 2 penangkap radar yg Tuhan berikan kpd tiap tiap kita:

1. Lihat ayat ‎diatas, Yeremia 6:16 "Beginilah firman TUHAN: "Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik, tempuhlah itu, dengan demikian jiwamu mendapat ketenangan. Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau menempuhnya!"
‎ Ada jalan jalan yg dahulu kala, yg sejak semula telah ditempuh oleh para pahlawan iman, itulah bapa bapa leluhur kita yg diarahkan oleh Tuhan sendiri, dijalan itulah engkau akan menemukan ketenangan... sesungguhnya hal ini diarahkan kpd pola pikir kita yg sering kali menolak jalan jalan yg dahulu kala yg sudah di ajarkan oleh Firman Tuhan... sering kali kita merasa tdk lagi masuk akal jalan jalan kebenaran tsb,... pengaruh ilmu pengetahuan dan social budaya masyarakat seakan menyodorkan pola pikir alternative yg terasa lebih masuk akal... inilah radar pertama utk menerima suara TUHAN, Pikiran kita yg siap dipaksa menjadi pikiran seorang murid, bukan seorang ilmuwan... terlalu banyak orang-orang Kristen yg dtg beribadah dgn pola pikir seorang ilmuwan, ingin mengadu ilmu, penuh dgn perdebatan dan persungutan... selama pola pikir kita belum rela utk ditundukan, kita tdk akan mungkin dpt mendengar suara Tuhan... ingat apa yg Firman Tuhan katakan: Roma 12:2 "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu (akal budi atau akal pikiranmu), sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna."

2. Kemudian lihat juga ayat Yeremia 6:17 "...Juga aku mengangkat atas mereka penjaga-penjaga, firman-Ku: Perhatikanlah bunyi sangkakala! Tetapi mereka berkata: Kami tidak mau memperhatikannya!"
Radar kedua yg Tuhan sudah perlengkapi kita utk menangkap suara TUHAN adalah: hati nurani kita... dgn hati nurani itulah engkau dpt mendengar 'bunyi sangkakala...' yg Tuhan berikan... Pernahkah saudara menyadari bahwa setiapkali Yesus hendak melakukan mujizat dan perkara perkara dasyat yg menjadi kehendak Bapa Surgawi, Alkitab selalu menegaskan: 'ketika melihat orang saki, lalu tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan... ketika melihat orang buta, timpang, kusta dan orang mati, tergeraklah hatiNya oleh belas kasihan...' Itulah cara Kristus bergerak mengikuti suara atau kehendak Bapa, hati nuraniNya Dia kondisikan tetap hidup dan murni...

Pagi ini, Tuhan mau semua kita memastikan agar kedua radar kita yg kita gunakan utk menangkap suara TUHAN selalu dlm keadaan yg siap dan tetap berfungsi...

Smile and keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-06 20:32:31

Senin, 06Maret 2017

Shallom....
Yeremia 5:20-25 "...Beritahukanlah ini di antara kaum keturunan Yakub, kabarkanlah itu di Yehuda dengan mengatakan:
"Dengarkanlah ini, hai bangsa yang tolol dan yang tidak mempunyai pikiran, yang mempunyai mata, tetapi tidak melihat, yang mempunyai telinga, tetapi tidak mendengar!
Masakan kamu tidak takut kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, kamu tidak gemetar terhadap Aku? Bukankah Aku yang membuat pantai pasir sebagai perbatasan bagi laut, sebagai perhinggaan tetap yang tidak dapat dilampauinya? Biarpun ia bergelora, ia tidak sanggup, biarpun gelombang-gelombangnya ribut, mereka tidak dapat melampauinya!
Tetapi bangsa ini mempunyai hati yang selalu melawan dan memberontak; mereka telah menyimpang dan menghilang.
Mereka tidak berkata dalam hatinya: Baiklah kita takut akan TUHAN, Allah kita, yang memberi hujan pada waktunya, hujan pada awal musim maupun hujan pada akhir musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen.
Kesalahanmu menghalangi semuanya ini, dan dosamu menghambat yang baik dari padamu..."

---> Pesan Tuhan yg sangat tegas pagi ini bagi kita semua, perhatikan ayat 25, ayat terakhir diatas,: Adakah yg baik terhalang dari padamu?... kecuali jika Tuhan memang sedang beperkara utk mengerjakan sesuatu yg lain, pesan Tuhan pagi ini buat kita semua, pastikan jgn biarkan dosa dan kesalahan menghambat sesuatu yg baik daripadamu...

Sebab sesungguhnya, "...TUHAN, Allah kita, yang memberi hujan pada waktunya, hujan pada awal musim maupun hujan pada akhir musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen..."
--> Adakah saudara mendengar kata 'MENJAMIN'? Semakin kuat dan bereputasi pihak yg menjamin atau yg menjadi jaminan, semakin aman dan berharga surat jaminan tsb... Siapakah yg lebih kuat dari Tuhan sendiri? Siapakah yg lebih benar dan bereputasi dari pada Allah pencipta langit dan bumi? Sekarang Tuhan yg menciptakan dan memiliki seluruh alam semesta berkata kpd mu pagi ini: "Allahmu,... Bapamu yg baik dan sangat mencintaimu, akan memberimu hujan pada awal musim maupun hujan pada akhir musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen..."‎ Bukankah hal itu sangat menyejukan dan menentramkan hati kita? Sbg ayah, saya sendiri tdk bisa berkata demikian kpd anak anak saya... sebab saya terbatas... bagaimana mungkin saya bisa menjamin anak anak saya sekalipun akan selalu ada 'minggu minggu yg tetap utk panen?...' Namun satu hal saya mengerti, dgn sekuat tenaga, dgn segala yg mungkin saya kerjakan, saya sbg ayah, pasti akan lakukan segalanya utk memberikan kesempatan yg baik bagi anak anak saya... jika saya harus jual ini dan itu demi anak, saya percaya semua ayah akan lakukan hal tsb... Itulah sisi kasih dari Bapamu yg di Surga yg harus engkau mengerti... Dia Bapa yg baik, Dia pelihara hidupmu, Dia akan terus pelihara hidupmu untuk seterusnya dan selamanya... bahkan Dia menjamin akan minggu minggu yg tetap utk panen...

Namun satu hal yg ‎sering menjadi penghambat janji Tuhan ini, yaitu dosa dan kesalahan kita... tapi kita ini manusia yg penuh kekurangan, bagaimana saya bisa tetap terjaga utk tdk jatuh kedlm dosa yg memisahkan kasih Bapa utk tergenapi didlm hidupku?

Belajarlah utk hidup dgn takut akan Tuhan... itulah isi atau makna dari ayat ayat yg baru saja kita baca... Takutlah akan Tuhan...

Ayat 22 adalah pengungkapan arti takut akan Tuhan yg sangat menjadi berkat dan pedoman hidup saya,.... Takut akan TUHAN adalah hidup yg mengenal batas batas perhinggaan kekal, spt batas pantai pasir menjadi batas bagi lautan... sekalipun ombak bergelora dgn begitu dasyat-nya, air tdk berani melanggar batas batas perhinggaan yg telah Tuhan tetapkan baginya...

Saudaraku, itulah arti takut akan Tuhan... hidup yg mengenal batas... semua dosa terjadi karena manusia telah terlalu berani dan nyaman utk tdk memperhatikan batas batas...
‎Perhatikan Firman Tuhan ini : ‎Amsal 22:28 "...Jangan engkau memindahkan batas tanah yang lama, yang ditetapkan oleh nenek moyangmu..."

Malcolm Muggeridge berkata: 'sebelum engkau mencabut satu pagar, berhenti dahulu utk bertanya kpd dirimu sendiri, untuk apa pagar itu di pasang disitu pada mulanya...' Inilah yg terjadi hari hari ini, pemberontakan dan pendurhakaan terjadi karena kita berlagak berhikmat, sok pintar, sok diurapi sehingga melangkah dan melanggar bahkan mencabut semua pagar batas yg sudah dibangun oleh Tuhan dan melalui bapak bapak leluhur kita sebelumnya, sehingga dosa berkuasa dan terlihat baik... Gereja tdk lagi berani berkata Setia itu kudus... Pernikahan itu Suci... Kebenaran itu mutlak sekalipun pendapatan hanya sedikit... Dan seterusnya dan seterusnya... Begitu banyak kompromi terjadi sebab tdk‎ adanya pagar yg membatasi hidup kita, dan kita sendirilah yg mencabutnya...

Pagi ini, kembali kepada kesederhanaan Firman Tuhan, ... itulah pagar pagar bagi hidup kita, jika engkau tetap tinggal didlmnya, engkau pasti aman terlindung, bahkan ada jaminan bahwa engkau akan melihat dan mengalami minggu minggu yg tetap untuk panen...

Smile it's beginning of the new week...
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-05 20:54:45

Jumat, 03 Maret 2017

Yeremia 3:6-13 "TUHAN berfirman kepadaku dalam zaman raja Yosia: "Sudahkah engkau melihat apa yang dilakukan Israel, perempuan murtad itu, bagaimana dia naik ke atas setiap bukit yang menjulang dan pergi ke bawah setiap pohon yang rimbun untuk bersundal di sana?
Pikir-Ku: Sesudah melakukan semuanya ini, ia akan kembali kepada-Ku, tetapi ia tidak kembali. Hal itu telah dilihat oleh Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia.
Dilihatnya, bahwa oleh karena zinahnya Aku telah menceraikan Israel, perempuan murtad itu, dan memberikan kepadanya surat cerai; namun Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu tidak takut, melainkan ia juga pun pergi bersundal.
Dengan sundalnya yang sembrono itu maka ia mencemarkan negeri dan berzinah dengan menyembah batu dan kayu.
Juga dengan semuanya ini Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu, tidak kembali kepada-Ku dengan tulus hatinya, tetapi dengan pura-pura, demikianlah firman TUHAN."
Dan TUHAN berfirman kepadaku: "Israel, perempuan murtad itu, membuktikan dirinya lebih benar dari pada Yehuda, perempuan yang tidak setia itu.
Pergilah menyerukan perkataan-perkataan ini ke utara, katakanlah: Kembalilah, hai Israel, perempuan murtad, demikianlah firman TUHAN. Muka-Ku tidak akan muram terhadap kamu, sebab Aku ini murah hati, demikianlah firman TUHAN, tidak akan murka untuk selama-lamanya.
Hanya akuilah kesalahanmu, bahwa engkau telah mendurhaka terhadap TUHAN, Allahmu, telah melampiaskan cinta berahimu kepada orang-orang asing di bawah setiap pohon yang rimbun, dan tidak mendengarkan suara-Ku, demikianlah firman TUHAN."

---> Kita diajar utk mengenal hati Bapa Surgawi yg begitu lembut dan penuh belas kasihan pagi ini... namun terkadang kelembutan hati Bapa disalah artikan atau bahkan di selewengkan oleh kedegilan hati kita yg terus menerus menantang ke Illahian Tuhan...

Israel dan Yehuda diibaratkan spt 2 anak perempuan kakak beradik yg suka melacurkan dirinya... dgn penuh kasih, suaminya, yaitu Tuhan sendiri masih tetap mau menerima noda dan kekotoran sang istri yg sangat menjijikan... Sang suami atau Tuhan bahkan berseru memanggil manggil istrinya yg telah cemar... lihat perkataan Tuhan ini:
"...Pergilah menyerukan perkataan-perkataan ini ke utara, katakanlah: Kembalilah, hai Israel, perempuan murtad, demikianlah firman TUHAN. Muka-Ku tidak akan muram terhadap kamu, sebab Aku ini murah hati, demikianlah firman TUHAN, tidak akan murka untuk selama-lamanya.
Hanya akuilah kesalahanmu, bahwa engkau telah mendurhaka terhadap TUHAN, Allahmu, telah melampiaskan cinta berahimu kepada orang-orang asing di bawah setiap pohon yang rimbun, dan tidak mendengarkan suara-Ku, demikianlah firman TUHAN."

Hanya satu hal saja yg Tuhan inginkan, 'hanya akuilah kesalahanmu...' namun inipun sangat sulit dan berat utk dikerjakan oleh orang yg sudah berdosa... Ada satu private detective di America yg memutarkan hasil pekerjaannya dan dipusblish di You tube berjudul 'cheaters'. Intinya jika detective ini menerima laporan kejanggalan istri atau suami seseorang, sang pelapor di minta kerja samanya agar detective tsb bisa melakukan isvestigasi apakah benar terjadi perselingkuhan yg dilakukan oleh sang suami atau istri pelapor...

Tahukah saudara, hampir setiapkali tertangkap basah, si suami atau istri yg berselingkuh, tiba tiba menjadi marah dan sangat tersinggung karena dipermalukan dgn camera dan orang banyak yg tiba tiba dtg memergokinya... Kenapa dia marah? Karena dia tdk mau mengakui kesalahannya... itulah manusia... sulit dan sangat tdk mudah utk berani mengakui kesalahan kita sendiri... tapi itulah langkah awal pertobatan dan pemulihan.

Pagi ini kita diajar utk rendah hati,... jika kita sadar ada kesalahan dan dosa didiri kita, jgn berlama lama utk mengakuinya... akui dan minta maaf, lalu bertobat dan jgn berbuat dosa lagi. Tdk perlu mempertahankan harga diri dgn berlaku 'cool' atau tdk emosional, dosa itu barang busuk, jgn disimpan, cara yg paling benar utk membuang dosa adalah dgn mengakuinya.
Mari tinggalkan minggu ini dgn jujur mengakui kesalahan kita sendiri dan siapkan hati dan pikiran kita utk masuk minggu kedepan dgn hati murni dan bersih...

Smile it's Friday, keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2017-03-03 12:01:31

Kamis,02 Maret 2017

Yeremia 2:5-8 "... Beginilah Firman TUHAN: Apakah Kecurangan Yang Didapati Nenek Moyangmu Pada-Ku, Sehingga Mereka Menjauh Dari Pada-Ku, Mengikuti Dewa Kesia-siaan, Sampai Mereka Menjadi Sia-sia?
Dan Mereka Tidak Lagi Bertanya: Di Manakah TUHAN, Yang Menuntun Kita Keluar Dari Tanah Mesir; Yang Memimpin Kita Di Padang Gurun, Di Tanah Yang Tandus Dan Yang Lekak-lekuk, Di Tanah Yang Sangat Kering Dan Gelap, Di Tanah Yang Tidak Dilintasi Orang Dan Yang Tidak Didiami Manusia?
Aku Telah Membawa Kamu Ke Tanah Yang Subur Untuk Menikmati Buahnya Dan Segala Yang Baik Dari Padanya. Tetapi Segera Setelah Kamu Masuk, Kamu Menajiskan Tanah-Ku; Tanah Milik-Ku Telah Kamu Buat Menjadi Kekejian.
Para Imam Tidak Lagi Bertanya: Di Manakah TUHAN? Orang-orang Yang Melaksanakan Hukum Tidak Mengenal Aku Lagi, Dan Para Gembala Mendurhaka Terhadap Aku. Para Nabi Bernubuat Demi Baal, Mereka Mengikuti Apa Yang Tidak Berguna."

---> Pagi Ini TUHAN Mengajar Dan Mengingatkan Kita Akan Betapa Pentingnya Kita Memperhatikan 'kecenderungan Hati' Kita Masing-masing. Setiap Kita, Jika Kita Mau Benar Benar Jujur, Maka Dgn Bantuan Roh Kudus Dan Sahabat Atau Suami/istri Kita Sendiri, Kita Akan Mampu Mengenali Kecenderungan Hati Kita Sendiri... Ada Yg Cenderung Ramah Dan Mudah Berbagi... Ada Yg Cenderung Serakah... Atau Cenderung Suka Dan Menikmati Jika Melihat Orang Lain Susah Atau Dibuat Sengsara...

Melalui Yeremia, Tuhan Beperkara Dgn Umat-Nya Tentang Hidup Nenek Moyang Mereka... Perhatikan Perkataan Tuhan Ini:
- "Apakah Kecurangan Yang Didapati Nenek Moyangmu Pada-Ku, Sehingga Mereka Menjauh Dari Pada-Ku, Mengikuti Dewa Kesia-siaan, Sampai Mereka Menjadi Sia-sia? "
- "...mereka Tidak Lagi Bertanya: Di Manakah TUHAN, Yang Menuntun Kita Keluar Dari Tanah Mesir; Yang Memimpin Kita Di Padang Gurun, Di Tanah Yang Tandus Dan Yang Lekak-lekuk, Di Tanah Yang Sangat Kering Dan Gelap, Di Tanah Yang Tidak Dilintasi Orang Dan Yang Tidak Didiami Manusia?..."
- "Para Imam Tidak Lagi Bertanya: Di Manakah TUHAN? Orang-orang Yang Melaksanakan Hukum Tidak Mengenal Aku Lagi, Dan Para Gembala Mendurhaka Terhadap Aku. Para Nabi Bernubuat Demi Baal, Mereka Mengikuti Apa Yang Tidak Berguna."

---> Apa Sebenarnya Yg Terjadi Dgn Umat Tuhan? Perhatikan Satu Perkataan Ini,: "KITA AKAN MENJADI SEPERTI APA ATAU SIAPA YG KITA IKUTI"
Secara Umum, Semua Manusia Akan Mengikuti Kecenderungan Hatinya Masing Masing... Bahkan Dunia Mengajarkan Utk Kita 'simply Follow Your Heart... Ikuti Kata Hatimu Sendiri...' Apakah Itu Benar? Sedangkan Firman Tuhan Sendiri Berkata Betapa Liciknya Hati Manusia... Inilah Yg Tuhan Ingin Kita Perhatikan Pagi Ini...
--> Jika Kecenderungan Hatimu Itu Jahat, Engkau Tanpa Disadari Akan Melangkah Mengikuti Yg Jahat, Itulah Kesia Siaan... Sebaliknya Jika Kecenderungan Hatimu Tulus Dan Benar, Engkau Akan Melangkah Mengikuti TUHAN, Itulah Hidup Yg Berarti Dan Berguna...

Coba Perhatikan 2 Kisah Ini, Yg Pertama Adalah Kejahatan Manusia Dijalan Nuh, Yg Kedua Doa Daud Utk Umat Tuhan :

1. --> Kejadian 6:5-6 "Ketika Dilihat TUHAN, Bahwa Kejahatan Manusia Besar Di Bumi Dan Bahwa Segala Kecenderungan Hatinya Selalu Membuahkan Kejahatan Semata-mata, Maka Menyesallah TUHAN, Bahwa Ia Telah Menjadikan Manusia Di Bumi, Dan Hal Itu Memilukan Hati-Nya."

2. --> 1 Tawarikh 29:18 "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak Dan Israel, Bapa-bapa Kami, Peliharalah Untuk Selama-lamanya Kecenderungan Hati Umat-Mu Yang Demikian Ini Dan Tetaplah Tujukan Hati Mereka Kepada-Mu."

Apa Yg Membedakan Hidup 2 Masyarakat Tsb? 'kecenderungan Hati' Yg Berbeda!!!

Adakah Obat Utk Menyembuhkan Kecenderungan Hati Yg Cacat Dan Busuk Ini? ADA!!! Hati Kita Itu Adalah Sensor Utk Menimbang Dan Mendeteksi Yg Baik Dan Jahat, Tapi Sensor Itu Sendiri Bisa Atau Mudah Corrupt, Mudah Terkotorkan Atau Terkontaminasi Oleh Lingkungan, Itu Sebabnya Sensor Hati Kita Harus Selalu Di Perbaiki Dan Dikembalikan Ke Titik Murni Dan Benar, Itulah Yg Disebut 'CALIBRATION Atau KAlIBRASI' Apa Arti, 'calibration,
Sensor Gas Detector Yg Digunakan Utk Mengukur Level Kontaminasi Didlm Udara Terhadap Gas Gas Beracun Atau Senyawa Kimia, Seringkali Sensor Tsb Lah Yg Mulai Terkontaminasi, Itu Sebabnya Sensor Tsb Harus Dibawa Keruang Steril Dan Dilakukan Adjustment (calibration) Supaya Selalu Berada Diposisi Bersih Dan Murni... Itulah Juga Yg Harus Terjadi Bagi Hatimu Dan Hatiku, Calibrate Your Heart...kalibrasi Hatimu, Bagaimana Caranya? Dgn Membaca Dan Merenungkan Firman Tuhan Tiap Tiap Hari... Cocokan Apakah Hatimu Sudah Spt Firman Yg Engkau Baca? Jika Tdk, Maka Berdoa Dan Mintalah Roh Kudus Utk Mengubahkan Hatimu Tiap Tiap Hari, Memberimu Hati Yg Baru...

Sudahkah Engkau Melakukan Kalibrasi Hati Pagi Ini? Sudahkah Engkau Membaca Firman Tuhan Dan Berdoa Pagi Ini? Jika Belum, Segera Lakukan...

Jesus Loves You And So Do I

dibuat pada : 2017-03-03 11:56:36

Rabu, 01Maret 2017

Yeremia 1:9-10 "... Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.
Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam."

---> Satu pelayanan yg Tuhan tetapkan bagi Yeremia adalah spt kalau boleh saya katakan, 'pelayanan mencabut akar...' tapi hal ini penting utk gereja Tuhan renungkan dan lakukan didlm kehidupan kita sehari hari...

Dosa yg ada pada kita, seringkali sudah sedemikian berakar hingga tdk mudah utk dihapuskan begitu saja... kadang kita meremehkan arti pemulihan dgn pengampunan dosa. Memang benar bahwa dosa kita, sejahat apapun, telah diampuni oleh pencurahan darah Kristus yg mati dan bangkit bagi kita... tapi utk dipulihkan total, seringkali tdk sesederhana itu...

Seseorang yg terlibat didlm dosa perselingkuhan, kadang, sekalipun sudah bertobat, masih bisa teringat utk kembali tergoda kpd selingkuhannya tsb... mantan pecandu narkoba, sering kali harus bolak balik kpd hidup yg lama karena pengaruh teman teman yg lama yg menjadi spt akar dosa baginya...

Pagi ini TUHAN melalui Yeremia menegaskan tatanan yg benar utk menerima pemulihan yg Tuhan rencanakan bagi kita. Coba perhatikan sekali lagi ayat ayat diatas:
‎"...Ketahuilah, pada hari ini Aku mengangkat engkau atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam."
‎---> Sebelum sesuatu bangunan yg baru itu bisa dibangun, maka bangunan yg lama harus terlebih dahulu dirobohkan...
Sebelum tanaman yg baru itu bisa ditanam sampai berakar kuat, maka yg lama harus terlebih dahulu dicabut. Apa bedanya dicabut dgn ditebang? Dicabut harus dikerjakan sampai keakar akarnya, dan itu jauh lebih berat dari pada ditebang hanya di pangkal pohonnya saja.

Itulah yg Tuhan sampaikan kpd kita pagi ini sbg jawaban utk dipulihkan. Hubungan keluarga yg ingin dipulihkan, tdk mungkin bisa terjadi sampai kedua belah pihak rela membiarkan akar akar 'hubungan gelap' yg lama itu dicabut sampai ke akar akarnya... Gaya hidup anak anak Tuhan tdk akan mungkin mendatangkan damai sejahtera dan berkat Tuhan tanpa gaya hidup yg lama itu dicabut sampai keakar akarnya... dlm hal ini mungkin ada persahabatan lama yg tdk sesuai Firman Tuhan yg harus engkau tinggalkan,... ada pola berdagang lama yg harus engkau tinggalkan...

Ada seorang suami disatu kota yg saya kenal, yg bekerja ‎sbg bar tender di satu night club... pergaulannya adalah dgn mereka yg biasa dtg ke night club, persahabatannya dgn para wanita penghibur yg ada di night club tsb... income yg dia peroleh dari pekerjaan dan tips disitu sangat baik bahkan dia bisa hidup cukup mewah dgn istri dan 2 orang anak anaknya, tapi sejujurnya, hatinya kosong... waktu waktunya banyak dihabiskan dgn wanita wanita cantik yg bukan istrinya dan pergaulan dunia night club...

Ketika orang itu bertobat dan bertemu Tuhan, dia sendiri memutuskan utk keluar dan berhenti dari pekerjaannya tsb... dia hampir 6 tahun bekerja sbg tukang supir angkot sampai Tuhan akhirnya buka jalan utk membuka usaha sendiri dgn istrinya saat ini...

Menurut kesaksiannya, ada begitu banyak kesempatan didlm pe‎riode 6 tahun sbg supir angkot dimana dia mau tinggalkan istrinya dan kembali kepada hidup yg lama, tapi dia selalu diingatkan, saat saat itu adalah saat saat benih yg baru sedang ditanam dan dirawat utk tumbuh, tdk akan selamanya demikian, satu kali nanti setelah tumbuh besar, benih itu akan menghasilkan buah buah yg baru dan manis, sebab yg lama sudah dicabut sampai keakar akarnya...

Beranikah engkau membiarkan 'tangan Tuhan' mencabut pohon yg lama sampai keakar akarnya? Merobohkan bangunan lama sampai ke fondasinya? Jika engkau rela, maka tangan Tuhan itu juga setia, Dia akan menanam kembali benih yg baru yg baik dan menghasilkan buah yg manis dan berguna....

GOD BLESS

dibuat pada : 2017-02-28 20:25:40

Selasa, 28Februari 2017

Yesaya 62:1-3 "...Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh.
Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri.
Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Allahmu."

---> Ada tujuan yg Tuhan sang Pencipta tetapkan didlm hidup setiap manusia, jika kita sudah menemukan tujuan hidup kita tsb, maka itulah yg disebut 'menemukan visi hidup'... Ada pepatah yg berkata, 'life without vision is not life but lost - hidup tanpa visi bukanlah hidup tapi terhilang atau tersesat...'

Namun kenyataannya, ada begitu banyak orang percaya yg tdk mengerti tujuan hidupnya... bagi saudara yg belum pernah membaca buku 'Purposes driven life' yg ditulis oleh Rick Warren‎, saya sangat menyarankan saudara utk beli dan baca buku tsb, jika dibaca perlahan lahan dgn kesungguhan hati, buku tsb akan menuntun kita selangkah demi selangkah utk menemukan tujuan yg Tuhan tetapkan didlm hidupmu dan engkaupun akan menemukan visi hidupmu...

Adakah tanda yg jelas dan pasti yg membedakan apakah seseorang sudah atau belum menemukan visi hidupnya? ADA, lihat kembali ayat 1 diatas:
"...Oleh karena Sion aku tidak dapat berdiam diri, dan oleh karena Yerusalem aku tidak akan tinggal tenang, sampai kebenarannya bersinar seperti cahaya dan keselamatannya menyala seperti suluh..."
---> Orang-orang yg telah menemukan visi hidupnya, dia tdk akan tinggal tenang atau berdiam diri sampai dia kerjakan dan selesaikan visi tsb...

- Perhatikan hidup Nehemia, setelah didengarnya apa yg terjadi dgn tembok-tembok kota Yerusalem, dia menjadi pucat pasi dan tdk bersemangat, sampai sampai raja‎ Artahsasta bertanya:

Nehemia 2:2-3 "bertanyalah ia kepadaku: "Mengapa mukamu muram, walaupun engkau tidak sakit? Engkau tentu sedih hati." Lalu aku menjadi sangat takut. Jawabku kepada raja: "Hiduplah raja untuk selamanya! Bagaimana mukaku tidak akan muram, kalau kota, tempat pekuburan nenek moyangku, telah menjadi reruntuhan dan pintu-pintu gerbangnya habis dimakan api?"
---> Saudara perlu ingat bahwa saat itu, Nehemia tdk mengalami tekanan akibat keruntuhan tembok-tembok Yerusalem, dia bahkan ada didlm istana dan memiliki posisi yg amat sangat tinggi, sbg orang kepercayaan raja, yg disebut juru minum raja saat itu, dia tdk terkena dampak keruntuhan atau kerusakan tsb, tapi ketika berita tentang keruntuhan tsb sampai ditelinganya, dia tertegun dan hilang semangat, dia terus memikirkan dan tenggelam kedlm 'visi' tsb, utk membangun kembali yg sudah runtuh...

- ‎Paulus melihat kedegilan hati orang-orang Yahudi yg terus menerus menolak keselamatan yg Kristus berikan, pernahkah saudara memahami beban yg dirasakan Paulus? Inilah doanya: Roma 9:1-3 "Aku mengatakan kebenaran dalam Kristus, aku tidak berdusta. Suara hatiku turut bersaksi dalam Roh Kudus, bahwa aku sangat berdukacita dan selalu bersedih hati.
Bahkan, aku mau terkutuk dan terpisah dari Kristus demi saudara-saudaraku, kaum sebangsaku secara jasmani..."
‎Bagaimana mungkin seorang manusia biasa rela 'terkutuk' demi keselamatan orang lain? Itulah visi...

- Yesaya spt ayat ayat diatas, tdk dpt diam dan tinggal tenang sampai visi Tuhan didlm hidupnya digenapi, dan masih banyak lagi yg lain... Ezra, Daud, semua bergerak karena visi yg sampai menjadi tuntutan, conviction didlm hatinya...

Bagaimana dgn saudara dan saya? Adakah engkau menemukan visi Tuhan didlm hidup mu yg telah membuat engkau tdk bisa tinggal diam? Visi itu belum tentu pelayanan-mu... Ada orang-orang yg melayani namun kemudian berhenti ditengah jalan, mungkinkah itu disebut visi? Atau lebih tepat disebut ambisi?

Pagi ini, berdoa dan usahakan sungguh-sungguh utk menemukan visi Tuhan didlm hidup-mu... sebab itulah yg membuat hidupmu berarti dan berdampak...

Smile and keep on taking the Journey

GOD bless.......

dibuat pada : 2017-02-27 19:39:04

Senin, 27 Februari 2017

Yesaya 60:1-7 "...Bangkitlah, Menjadi Teranglah, Sebab Terangmu Datang, Dan Kemuliaan TUHAN Terbit Atasmu.
Sebab Sesungguhnya, Kegelapan Menutupi Bumi, Dan Kekelaman Menutupi Bangsa-bangsa; Tetapi Terang TUHAN Terbit Atasmu, Dan Kemuliaan-Nya Menjadi Nyata Atasmu.
Bangsa-bangsa Berduyun-duyun Datang Kepada Terangmu, Dan Raja-raja Kepada Cahaya Yang Terbit Bagimu.
Angkatlah Mukamu Dan Lihatlah Ke Sekeliling, Mereka Semua Datang Berhimpun Kepadamu; Anak-anakmu Laki-laki Datang Dari Jauh, Dan Anak-anakmu Perempuan Digendong.
Pada Waktu Itu Engkau Akan Heran Melihat Dan Berseri-seri, Engkau Akan Tercengang Dan Akan Berbesar Hati, Sebab Kelimpahan Dari Seberang Laut Akan Beralih Kepadamu, Dan Kekayaan Bangsa-bangsa Akan Datang Kepadamu.
Sejumlah Besar Unta Akan Menutupi Daerahmu, Unta-unta Muda Dari Midian Dan Efa. Mereka Semua Akan Datang Dari Syeba, Akan Membawa Emas Dan Kemenyan, Serta Memberitakan Perbuatan Masyhur TUHAN.
Segala Kambing Domba Kedar Akan Berhimpun Kepadamu, Domba-domba Jantan Nebayot Akan Tersedia Untuk Ibadahmu; Semuanya Akan Dipersembahkan Di Atas Mezbah-Ku Sebagai Korban Yang Berkenan Kepada-Ku, Dan Aku Akan Menyemarakkan Rumah Keagungan-Ku."

---> Ayat Ayat Diatas Paling Sering Digunakan Oleh Sejumlah Anak-anak Tuhan Bahkan Para Hamba Tuhan Juga Utk Menerangkan Dan Mendukung Pandangan Bahwa Kekayaan Bangsa-bangsa Akan Berpindah Dari Bangsa-bangsa Kpd Kita Anak Anak Tuhan... Dgn Semangat 45 Tanpa Pemahaman Yg Benar, Banyak Anak Tuhan Yg Terjebak Didlm Pemahaman Yg Tdk Sepenuhnya Benar Itu...

Memang Benar Kelimpahan Akan Mengikuti Hidup Orang-orang Yg Percaya Dan Hidup Benar Dihadapan Tuhan, Tapi Bukan Utk Dinikmati Bagi Dirinya Sendiri...‎unta-unta Muda Dari Midian Dan Efa Akan Datang Dari Syeba, Akan Membawa Emas Dan Kemenyan, 'serta Memberitakan Perbuatan Masyhur TUHAN.'.... --> Semua Dtg Utk Memasyurkan Nama Tuhan, Bukan Utk Memberikan Kesempatan Kpd Saya Beli Mobil Satu Lagi Atau Rumah Lebih Baik Lagi Atau Hal Hal Spt Itu...

"Segala Kambing Domba Kedar Akan Berhimpun Kepadamu, Domba-domba Jantan Nebayot Akan Tersedia Untuk Ibadahmu; Semuanya Akan Dipersembahkan Di Atas Mezbah-Ku Sebagai Korban Yang Berkenan Kepada-Ku, Dan Aku Akan Menyemarakkan Rumah Keagungan-Ku." ‎--> Sekali Lagi Semua Itu Bukan Utk Memupuk Rasa Rakus Dan Egois Kita Sendiri, Tapi Utk Keagungan Tuhan Semata-mata...

Yg Terpenting Di Perikop Ini Sebenarnya Adalah, Siapakah Yg Akan Menerima Berkat Berkat Yg Begitu Luar Biasanya? Yg Akan Dipakai Utk Menjadi Mercusuar Yg Akan Menarik Banyak Orang? Perhatikan Ayat 1 Dan 2 Diatas:
"...Bangkitlah, Menjadi Teranglah, Sebab Terangmu Datang, Dan Kemuliaan TUHAN Terbit Atasmu. Sebab Sesungguhnya, Kegelapan Menutupi Bumi, Dan Kekelaman Menutupi Bangsa-bangsa; Tetapi Terang TUHAN Terbit Atasmu, Dan Kemuliaan-Nya Menjadi Nyata Atasmu."
---> Sebenarnya Ini Bukanlah Pilihan, Tapi Perintah Tuhan Atas Kita Semua, Bangkit Dan Menjadi Teranglah!

Hidup Orang Percaya Yg Tdk Menjadi Terang Akan Banyak Menyesatkan Orang Lain... Sebab Orang-orang Disekitar Kita Akan Berfikir Bahwa Kita Adalah Orang Percaya Kpd Tuhan, Dan Hidup Keseharian Kitalah Yg Akan Dianggap Hidup Yg Tuhan Mau Kita Hidupi... Ketika Orang-orang Yg Tdk Kenal Tuhan Melihat Bagaimana Sbg Orang Percaya Kita Mencuri, Menghalalkan Segala Cara Dlm Usaha Kita, Menekan Bahkan Menipu Orang Lain, Maka Hal Itu Akan Perlahan Lahan Dianggap Wajar Oleh Orang-orang Yg Tdk Kenal Tuhan, Dan Sesuatu Yg Wajar Itu Artinya Pantas Utk Dikerjakan Semua Orang Tanpa Melanggar Hukum Apapun... Jika Kita Sbg Orang Percaya Bergenit Genit Dan Bahkan Berselingkuh Kemudian Menceraikan Istri Kita Sendiri, Maka Orang-orang Dunia Akan Beranggapan Bahwa Perceraian Itu Sesuatu Yg Normal Dan Wajar... Anak Anak Korban Rumah Tangga Yg Bercerai Itu Sedikit Banyak Akan Berfikir Bahwa Perceraian Itu Salah Satu Solusi Ketika Suami Istri Itu Berbeda Pendapat...

Ada Begitu Banyak Perkara Yg Anak Anak Tuhan Kerjakan Yg Telah Menjadi Batu Sandungan Bagi Orang-orang Yg Tdk Kenal Tuhan... Tdklah Heran Minggu Lalu Saya Membaca Satu Article Kotbah Paus Francis Yg Berkata Dgn Tegas, 'lebih Baik Engkau Menjadi Atheis Dari Pada Menjadi Orang Kristen Yg ‎tdk Melakukan Firman Tuhan...' Sebab Kita Akan Menjadi Batu Sandungan Bagi Orang Lain.

Sbg Satu Tolak Ukur Yg Selalu Saya Terapkan, Inilah Yg Disebut Sbg The Golden Rule, 'do Unto Others As You Want Other To Do Unto You... Lakukan Kpd Orang Lain Yg Engkau Mau Orang Lain Lakukan Kpd Mu...'
Beberapa Waktu Yg Lalu, Ada Seorang Hamba Tuhan Yg Juga Seorang Pengusaha Yg Berhutang Kpd Perusahaan Dimana Saya Bekerja... Tagihan Demi Tagihan Dilakukan Tapi Terus Menerus Menolak Bahkan Dgn Berbagai Bagai Alasan, Sampai Saya Tersediri Kehabisan Akal Dan Sangat Frustasi... Kemudian Saya Bertemu Dgn Orang Tsb Dirumahnya Dan Sbg Ayah Yg Baik, Dia Sedang Santai Bersama Anaknya Yg Terkecil... Saya Bicara Singkat Kemudian Saya Tanyakan Kpd Dia, Apakah Dia Merasa Perlu Membayar Hutang Hutang Tsb? Dia Memberikan Berbagai-bagai Alasan, Kemudian Saya Bertanya Lagi, Dan Persis Spt Inilah Perkataan Saya: 'katakan Dihadapan Tuhan (dimana Saya Tahu Dia Hamba Tuhan Juga), Jika Apa Yg Bapak Lakukan Ini Benar, Maka Sama Spt Itulah Yg Bapak Harapkan Dari Tuhan Bahwa Satu Kali Nanti Orang Lain Akan Melakukannya Bagi Anak Anakmu...' Beranikah Dia Mengatakan Spt Itu? Sama Sekali Tdk, Dia Putar Sini Situ Namun Tdk Pernah Berani Berkata Benar...beberapa Tahun Kemudian, Saya Mendengar Orang Tsb Ditangkap Polisi Dan Dijebloskan Kedlm Penjara Karena Kasus Korupsi, Namun Bukan Karena Case Dgn Perusahaan Saya Tadi...

‎Sudahkah Terangmu Bercahaya? Didlm Usahamu, Didlm Rumah Tangga Mu? Didlm Pelayanan Mu? Jika Kita Berkata, Cara Saya Berusaha Itu Benar, Ingat, Itu Jugalah Yg Akan Menjadi Panutan Bagi Anak Anakmu... Relakah Engkau Melihat Satu Kali Kelak Anak Anakmu Bertumbuh Menjadi Spt Dirimu Dlm Memperlakukan Istrinya, Memperlakukan Suaminya, Dlm Melakukan Pekerjaannya, Dlm Melayani Tuhan Nya? Inilah Pertanyaan Pertanyaan Yg Harus Dijawab Oleh Setiap Orang Tua Utk Memastikan Apakah Sungguh Terangmu Sudah Bercahaya...

‎Kekristenan Yg Menjadi Terang Itu Bukanlah Satu Pilihan, Tapi Itu Perintah TUHAN Sendiri... Pagi Ini TUHAN Ingatkan Kita Semua, Bangkitlah Dan Jadilah Terang!!! Hiduplah Berbeda Dan Benar Sesuai Firman Tuhan... Itulah Hidup Yg Menjadi Terang....

Journey To Perfection

TUHAN YESUS MEMBERKATI...

dibuat pada : 2017-02-26 19:01:29

Jumat, 24 Februari 2017

Yesaya 57:14-19 "...Ada yang berkata: "Bukalah, bukalah, persiapkanlah jalan, angkatlah batu sandungan dari jalan umat-Ku!"
Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk.
Sebab bukan untuk selama-lamanya Aku hendak berbantah, dan bukan untuk seterusnya Aku hendak murka, supaya semangat mereka jangan lemah lesu di hadapan-Ku, padahal Akulah yang membuat nafas kehidupan.
Aku murka karena kesalahan kelobaannya, Aku menghajar dia, menyembunyikan wajah-Ku dan murka, tetapi dengan murtad ia menempuh jalan yang dipilih hatinya.
Aku telah melihat segala jalannya itu, tetapi Aku akan menyembuhkan dan akan menuntun dia dan akan memulihkan dia dengan penghiburan; juga pada bibir orang-orangnya yang berkabung
Aku akan menciptakan puji-pujian. Damai, damai sejahtera bagi mereka yang jauh dan bagi mereka yang dekat — firman TUHAN — Aku akan menyembuhkan dia!"

----> Pagi ini Firman Tuhan mengajarkan dan mengingatkan kita akan hal hal yg akan mendatangkan pemulihan didlm hidup seseorang. Ada kalanya bahkan karena kebodohan dan kesalahan kita sendirilah, hidup kita menjadi berantakan, rumah tangga menjadi hancur, pekerjaan, sekolah dan seakan masa depan menjadi semrawut... apakah dgn begitu, hanya karena kesalahan kita sendiri, maka itu berarti kita tdk mungkin dpt dipulihkan? Tdk demikian... lihat kembali, kpd siapa janji Tuhan hari ini diberikan:
"...Aku murka karena kesalahan kelobaannya, Aku menghajar dia, menyembunyikan wajah-Ku dan murka, tetapi dengan murtad ia menempuh jalan yang dipilih hatinya..." Perkataan nubuatan diatas ditujukan kpd kita yg mungkin saja sudah salah memilih langkah,bahkan kesalahan itu karena kebodohan kita sendiri, namun juga berlaku sbg pelajaran dan peringatan bagi semua kita, pemulihan dari Tuhan itu tetap berlaku bagi mu..."

Lihat apa yg Tuhan kerjakan utk memulihkan umat-Nya :
"...Ada yang berkata: "Bukalah, bukalah, persiapkanlah jalan, angkatlah batu sandungan dari jalan umat-Ku!" TUHAN sendiri seluruh tentara Surga bahkan alam semesta utk 'mempersiapkan jalan bagi umat-Nya', bahkan batu batu sandungan yg menjadi penghambat umat Tuhan diperintahkan utk diangkat, mengertikah saudara akan hal ini?

Beberapa puluh tahun yg lalu saya melihat Firman Tuhan ini berlaku bagi saya sendiri... Dlm keadaan keuangan yg sangat terbatas, bahan makanan di lemari es saya sudah tdk ada lagi, hanya ada beberapa potong roti tawar yg saya makan pagi itu, dgn harapan besok saya terima tips dari restaurant dimana saya bekerja dan bisa makan lagi di tempat saya bekerja.

Sore harinya saya sudah lapar dan ingin makan yg nikmat, saya hanya ber gumun (berfikir sepintas saja..) betapa nikmatnya jika saya bisa makan steak malam nanti... hari itu saya berdoa tapi tdk minta apa apa, hanya berlutut dan mengatakan 'thank you Lord...'

Selesai dari pulang ibadah dimana ada pembicara tamu yg berbicara, dia panggil saya dan berkata, Tuhan menggerakkan hatinya utk memberikan saya uang, saya terima sbg jawaban doa dan saya bersyukur... uang itu cukup utk beli steak bahkan 2 porsi, tapi jika saya pakai utk beli bahan makanan, itu bisa bertahan 2 minggu,... saya hampir sampai di depan steak house, tapi kemudian saya putuskan utk belok dan pergi ke grocery store utk belanja bahan bahan makanan... baru saja saya parkir mobil saya dan masuk ke grocery store dimana saya akan belanja, ada seorang wanita setengah baya keluar dgn membawa dua tentengan besar belanjaan dan terus menerus memperhatikan saya, lalu wanita itu mendekati saya dan berkata: 'saya pikir belanjaan ini seharusnya utk kamu...' dia desak saya utk ambil, sehingga saya terima dari tangannya 2 kantong penuh belanjaan bahan bahan makanan...
Sesampainya diappartment, saya melihat begitu banyak makanan yg cukup bahkan utk 3 minggu jika saya masak dan hemat baik baik, dan ada 2 potong daging steak segar siap utk digrill dan dinikmati...

Hari itu saya berlutut lagi dan menjadi gemetar memahami bahwa ternyata Tuhan itu hidup... Dia berfirman maka seluruh alam semesta bergerak utk mempersiapkan jalan bagi saya... hamba Tuhan digerakkan Tuhan, wanita yg tdk saya kenal digerakkan Tuhan, traffic, lampu merah, bahkan waktu, semua bergerak begitu sempurna sehingga ketika saya selesai parkir, baru mau masuk, wanita itu juga pas keluar,...semua bergerak utk memulihkan keadaan saya... itu hanya urusan perut... tapi hal sekecil itupun, Tuhan bergerak dan tdk terlalu sibuk utk mengurusinya, apalagi jika perkara perkara yg sangat pelik dlm hidup kita...

Apa yg harus kita lakukan utk menerima pemulihan Tuhan? ‎Inilah kuncinya:
‎"...Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk..."

--> kuncinya ialah hati yg remuk‎ dan rendah... apa arti hati yg remuk? King James menggunakan kata: 'contrite atau perasaan hancur hati yg patah karena dosa...' Pernahkah saudara mengalami contrite heart?
Sejujurnya, sebagian besar orang yg tertangkap basah karena korupsi, karena selingkuh, karena mencuri atau dosa apapun, tdk mengalami 'contrite heart'!!! Bagaimana saya tahu apakah orang tsb mengalami contrite heart atau tdk? Ucapan bibirnya... dia akan membeberkan seribu macam alasan kenapa dia begitu, mengingatkan semua Jasa dan kebaikannya dimasa masa lalu... itu sama sekali bukan contrite atau hancur hati!

Hati yg hancur hanya akan dimiliki oleh orang-orang ‎yg rendah hati, itulah kunci dasarnya... inilah syarat utama seorang dpt melayani Tuhan. Jika saya mencari seorang utk menerima tanggung jawab pelayanan, ini syarat utama yg harus dimilikinya, bukan kapasitas atau kecakapannya dlm bidang bidang tertentu, tapi kerendahan hati. Kitalah yg harus mengajar hati kita sendiri utk merendah... supaya engkau bisa mengalami hati yg hancur dan tergerak oleh belas kasihan!

Smile it's Friday...Rendahkan hatimu supaya hidupmu dipulihkan!!!

TUHAN YESUS MEMBERKATI

dibuat pada : 2017-02-23 20:34:42

Kamis, 23 Februari 2017

Yesaya 56:1-6 "...Beginilah firman TUHAN: Taatilah hukum dan tegakkanlah keadilan, sebab sebentar lagi akan datang keselamatan yang dari pada-Ku, dan keadilan-Ku akan dinyatakan.
Berbahagialah orang yang melakukannya, dan anak manusia yang berpegang kepadanya: yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang menahan diri dari setiap perbuatan jahat.
Janganlah orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN berkata: "Sudah tentu TUHAN hendak memisahkan aku dari pada umat-Nya"; dan janganlah orang kebiri berkata: "Sesungguhnya, aku ini pohon yang kering."
Sebab beginilah firman TUHAN: "Kepada orang-orang kebiri yang memelihara hari-hari Sabat-Ku dan yang memilih apa yang Kukehendaki dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku,
kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama — itu lebih baik dari pada anak-anak lelaki dan perempuan —, suatu nama abadi yang tidak akan lenyap akan Kuberikan kepada mereka.
Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada TUHAN untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama TUHAN dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku,..."

---> Pagi ini kita diingatkan kembali akan betapa pentingnya kita memahami secara benar Firman Tuhan yg mengajarkan hukum keadilan Tuhan....

Kekristenan itu bukan exclusive (atau khusus hanya utk kalangan sendiri saja dgn mengecualikan yg lain), tapi kekristenan itu inclusive (mengikut sertakan semua kalangan, semua orang) Pandangan yg picik dan dangkal tentang Tuhan Allah Israel telah menciptakan sekelompok orang-orang Yahudi, ahli ahli taurat dan orang-orang Farisi yg dangkal dan cenderung merusak... mereka menerima hukum taurat secara hurufiah dan menterjemahkannya sebagaimana adanya,... contohnya, agama cenderung membeda bedakan apakah ini orang Yahudi asli atau orang asing, karena menurut agama, hal itu berbeda nilainya (Yehezkiel 44), ketika seseorang pria menjadi rusak buah pelirnya atau dikebiri, maka mereka tdk boleh dtg spt yg lainnya kehadapan Tuhan (Ulangan 23:1).... ternyata hal hal itu tdk lah demikian menurut Tuhan diayat ayat diatas...

Inilah pentingnya kita memahami kehendak dan hati Bapa... ada hal hal yg terjadi bukan karena kesengajaan dan kemauan kita sendiri,... contohnya, dikeluarga siapa dari kaum mana dan bangsa apa engkau lahir, itu adalah kedaulatan Tuhan, maka kedaulatan Tuhan selalu tdk akan pernah membuat kita terbuang dari hadapan-Nya... ada orang-orang pada jaman itu yg dipekerjakan sbg hamba, sbg sida sida, dan satu hal pertama yg seorang raja akan lakukan terhadap para sida sida itu adalah mengebirinya, itu bukan kemauan atau kehendaknya sendiri, tapi itulah hukum yg berlaku saat itu... haruskah orang-orang yg demikian tertolak utk selama-lamanya dari hadapan TUHAN? Dimana keadilan Tuhan jika mereka harus selamanya tertolak?

Yesaya 56 diatas menegaskan dgn sangat terbuka, jika orang-orang tsb mau "...memelihara hari-hari Sabat-Ku dan yang memilih apa yang Kukehendaki dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku,
kepada mereka akan Kuberikan dalam rumah-Ku dan di lingkungan tembok-tembok kediaman-Ku suatu tanda peringatan dan nama — itu lebih baik dari pada anak-anak lelaki dan perempuan —, suatu nama abadi yang tidak akan lenyap akan Kuberikan kepada mereka..." Itu perkataan Tuhan sendiri.

Kekristenan yg Tuhan kehendaki adalah kehidupan yg tdk memotong atau membeda bedakan suku tertentu, orang-orang tertentu bahkan kekurangan atau penyakit tertentu... para ahli taurat dan orang-orang Farisi mengenal kusta sbg kutuk dan penyakit yg harus disingkirkan, tapi Yesus tdk demikian, Dia tergerak oleh belas kasihan dan mau supaya mereka dipulihkan dan tergabung dlm hitungan jemaat Tuhan... kalau hari hari ini, orang-orang yg terkena aids itu dianggap sampah masyarakat, dan mereka memiliki stigma tertentu, dianggap dgn anggapan tertentu oleh orang lain disekitarnya...
jika gereja memperlakukan orang itu sedemikian rupa, maka harus saya katakan dgn jelas, itu bukan gereja Tuhan! Gereja Tuhan itu inclusive bukan exclusive!!!

Ketika kita sbg orang percaya namun masih menetapkan pandangan yg mengotak ngotakan orang-orang tertentu, kita sedang berjalan diluar kehendak Tuhan, justru saat itulah kekristenan kita bisa berdampak dan menjadi saksi buat orang yg belum pernah mengenal TUHAN...
Pagi ini TUHAN ingatkan kita utk mulai memperhatikan orang-orang yg tdk dianggap oleh "kalangan gereja", orang-orang yg berdosa, yg tersesat dan terbuang, sebab hati Tuhan terarah kpd mereka... Jgn kucilkan orang miskin atau yg penyakitan, janda janda, yatim piatu, para pelacur dan gelandangan... justru mereka perlu Tuhan... tugas kitalah utk menrangkul mereka.

Berdoa hari ini agar Tuhan beri kita beban dan hikmat apa apa yg harus kita kerjakan yg selaras dgn hatinya Tuhan.

TUHAN YESUS MEMBETKATI

dibuat pada : 2017-02-22 20:49:33