Morning Dew

Jumat, 23 Desember 2016

Mazmur 101:6
"... Mataku tertuju kepada orang-orang yang setiawan di negeri, supaya mereka diam bersama-sama dengan aku. Orang yang hidup dengan cara yang tak bercela, akan melayani aku."

‎---> Jika ada satu sifat atau kharakter yg begitu memikat hati Tuhan, itulah sifat 'SETIA'... Dari sekian banyak manusia dibumi, ada berbagai bagai warna kulit, ada berbagai bagai perangai dan kebudayaan, ada berbagai kemampuan yg dimiliki manusia, Tuhan tdk pernah tertarik dgn salah satu attribute attribute tsb yg ada pada manusia, kecuali kharakter 'setia' yg ada padanya.

John Maxwell berbicara tentang theory of magnetism, dimana magnet hanya akan menarik benda benda yg sejenis... magnet tdk akan pernah menarik benda benda kayu, selangka atau sebaik apapun kayu tsb, magnet bahkan tdk akan menarik batu permata, semahal apapun harganya atau seindah apapun bentuknya.‎ Magnet hanya akan menarik besi besi yg sejenis... spt itu juga manusia, tanpa sadar, engkau akan tertarik dgn orang orang yg sama dgn kharakter yg ada padamu... Maxwell juga berkata: 'the birds with the same feathers flock together... burung yg bulunya sama, terbang bersama sama...' Tanpa sadar, manusia hanya tertarik kpd manusia lainnya yg sifat dan kharakternya sama...

Bagaimana dgn Tuhan? ‎Kharakter Tuhan yg juga menjadi sebutan Nama Tuhan adalah 'yg Setia dan Benar' (Wahyu 19:11), itulah nama-Nya yg melukiskan kharakter-Nya... Dia hanya tertarik dan mata-Nya hanya tertuju kpd orang orang yg Setia...dan mereka itulah yg boleh tetap tinggal didlm rumah Nya utk selamanya. Tanpa bisa dipungkiri, mata TUHAN hanya tertarik kpd orang-orang yg hidup setia dibumi, sebab mereka memiliki DNA yg sama yg mengalir didlm darah Tuhan, SETIA...

Menjelang akhir tahun 2016 ini, jika saudara masih belum memiliki new year's resolution, saya usulkan saudara berdoa dan buat komitment utk menjadi pribadi yg setia...

Setia kpd Allah Tuhan mu seumur hidupmu,...cintai dan layani Dia sampai nafasmu yg terakhir..., jgn sampai kita menjadi mantan hamba Tuhan! Menjadi mantan pelacur atau mantan penjahat itu baik, tapi jgn pernah menjadi mantan hamba Tuhan! Lakukan Firman Tuhan dgn setia sampai akhir...

Setia dgn suami atau istrimu sampai nafasmu yg terakhir... setia kpd anak anakmu atau kpd orang tuamu... bekerja dan menabung sungguh sungguh bagi keperluan hidup mereka... jgn biarkan istri dan anak anak kita merana karena papah terlalu rakus utk kemauannya sendiri...

Setia kpd usaha dan pekerjaan yg Tuhan percayakan kpd mu, jika atasanmu memberi engkau kepercayaan, setia kpd kepercayaan tsb, jgn hianati kepercayaan yg atasanmu berikan...

‎Setia kpd uang orang lain... ini tdk mudah! Berkali kali saya bicarakan hal ini, belajar setia dgn uang orang lain, sebab hanya ketika engkau berani dan dpt berlaku setia dgn harta orang lain, maka Tuhan akan memberkatimu dgn hartamu sendiri. Bukankah Yesus sendiri berkata didlm Lukas 16:10-12 : "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya? Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?"

Jika hidupmu mau dituntun berjalan in the Journey to Perfection,
Berlakulah setia!

Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-12-22 19:42:48

Kamis, 22 Desember 2016

Mazmur 92:13 - 16:
(92-13) "Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
(92-14) mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita.
(92-15) Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar,
(92-16) untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya..."

---> Banyak hal yg tdk kita ketahui yg akan terjadi di waktu waktu mendatang... mungkin kesulitan bisa terjadi didlm hidup kita, tetap-lah setia dan bersyukur kpd Tuhan pada saat saat susah,... atau mungkin pemulihan dan kemurahan Tuhan berlimpah limpah didlm keadaan hidupmu, inilah saat yg jauh lebih sulit utk kita bertahan tinggal dlm kasih setia Tuhan. Ada jauh lebih banyak orang yg hancur dan meninggalkan Tuhan pada saat kelimpahan mereka alami daripada mereka yg hancur saat mengalami tekanan...

Mazmur 92 diatas menegaskan apa yg akan terjadi bagi orang benar...
- orang benar akan bertunas spt pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon... pohon korma dan pohon aras tumbuh di lingkungan padang gurun yg sangat tandus, namun pohon korma ‎menghasilkan buah yg manis dan sangat berguna bagi manusia, buahnya mengandung nutrisi yg sangat dibutuhkan manusia... para musafir yg berjalan di panas dan melalui keringnya padang gurun, dpt bertahan hanya dengan makan beberapa buah korma yg telah masak,... buahnya membuat banyak orang dpt bertahan hidup melewati tekanan dan kesulitan besar... kayu pohon aras dari Libanon dipakai sbg bahan Baku membuat rumah TUHAN dan istana raja raja... hidup orang benar akan mengalami kemuliaan yg tdk masuk akal pikiran.

- Pada masa tuapun, ketika tdk lagi mampu menghasilkan apa apa atau berbuat apa apa, orang benar masih berbuah dan tetap hidup diberkati, menjadi gemuk dan segar... Tdk sulit utk melihat dan membedakan hidup orang benar dan orang fasik,... pada masa tuapun orang benar tetap menghasilkan buah yg dinikmati banyak orang...

Apa yg membedakan orang benar? Utk apa semuanya itu terjadi bagi orang benar?
Mazmur 92-16: "... untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya..."

Itulah tujuan Tuhan bagi orang benar, menyatakan bahwa TUHAN itu benar melalui hidupnya sendiri yg benar! Jika engkau berusaha dan berbusiness, partner business mu akan mengenal TUHAN dgn benar atau tdk melalui hidupmu yg benar atau tdk... terlalu banyak anak Tuhan bahkan hamba hamba Tuhan juga tdk terkecuali, hidupnya sama sekali tdk mencerminkan hidup orang benar, jika demikian, bagaimana mungkin orang lain bisa mengenal TUHAN yg benar jika hidup kita tdk benar?

Kedua, supaya orang melihat bahwa tdk ada kecurangan pada TUHAN yg kita sembah dgn membuktikan, hidup kitapun tdk curang. Hal yg paling sederhana utk menjelaskan kecurangan adalah masalah uang. Jika saudara tdk bisa secara ju‎jur berlaku dgn uang, baik itu uang orang lain, atau uang Tuhan yg dituntut hanya sepersepuluh dari pendapatanmu, atau dgn uangmu sendiri yg harus berbagi dgn orang-orang miskin, maka mustahil engkau bisa menjadi orang yg tdk curang atau orang benar. Masuk tahun yg akan dtg, marilah semua kita membuat satu commitment utk jujur dalam hal uang, baik dgn Tuhan, dgn diri sendiri, maupun dgn orang lain... hidup lebih sederhana, makan lebih sedikit, beli barang seperlunya agar bagian Tuhan dan bagian orang miskin yg ada pada kita tdk kita habisi sendiri utk diri sendiri, mulailah berlaku jujur...

Jika hidup kita benar dan jujur, maka yg Mazmur 92 katakan juga akan menjadi bagian dari hidupmu sampai masa tuamu.
Smile and keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-12-21 20:35:40

Rabu, 21 Desember 2016

Mazmur 90:12, 14-15

"...Ajarlah Kami Menghitung Hari-hari Kami Sedemikian, Hingga Kami Beroleh Hati Yang Bijaksana.
Kenyangkanlah Kami Di Waktu Pagi Dengan Kasih Setia-Mu, Supaya Kami Bersorak-sorai Dan Bersukacita Semasa Hari-hari Kami.
Buatlah Kami Bersukacita Seimbang Dengan Hari-hari Engkau Menindas Kami, Seimbang Dengan Tahun-tahun Kami Mengalami Celaka..."

---> Salah Satu Mazmur Yg Ditulis Musa Mengajarkan Kita Akan Hati Yg Bijaksana, Itulah Yg Akan Kita Renungkan Pagi Ini:

Hati Yg Bijaksana Tdk Muncul Secara Tiba Tiba Atau Dgn Sendirinya Seirama Dgn Bertambahnya Usia Kita. Hati Yg Bijaksana Akan Bertumbuh Ketika Kita Sadar Dan Diingatkan Bahwa :

1. Umur Kita Ada Batasnya... Ada Tapal Batas Bagi Usia Manusia Dan Bagi Segala Apapun Yg Ada Pada Kita Di Hidup Ini... Hanya Tuhan Yg Kekal Dan Abadi, Segalanya Yg Lain Itu Ada Umurnya...
Ayat 12 Diatas Berkata: "...Ajarlah Kami Menghitung Hari-hari Kami Sedemikian, Hingga Kami Beroleh Hati Yang Bijaksana."

---> Ketika Manusia Terlalu Bersandar Dan Berharap Kpd Sesuatu Yg 'ada Umurnya Tsb' Misalkan Kekayaan, Kedudukan, Pendidikan, Kecantikan, Koneksi Atau Apapun,... Maka Hampir Pasti, Manusia Tsb Akan Menjadi Angkuh Dan Egois. Musa, Seorang Hamba Tuhan Yg Diurapi Tuhan Sedemikian Rupa, Yg Berbicara Dgn Tuhan Muka Dgn Muka, Tetap Berdoa Utk Selalu Diingatkan Bahwa Hidupnya Ada Umurnya... Hidup Dan Kepemimpinannya Pun Satu Kali Akan Berakhir... Musa Tdk Mau Sampai Lupa Akan Hal Itu, Dia Minta Selalu Diingatkan Dan Diajar Bahwa Hari Harinya Itu Akan Berakhir... Musa Sendiri Mau Belajar Utk Menghitung Hari Harinya, Berapa Banyak Dari Hidupnya Yg Sudah Dia Lalui. Menjelang Akhir Tahun 2016 Ini, Mari Kita Ambil Waktu Utk Menghitung Hari Hari Kita Yg Sudah Kita Lalui... Berapa Banyak Dari Hari Hari Kita Tsb Yg Sudah Kita Kerjakan Utk Memuliakan Tuhan Dan Mengerjakan Rencana Tuhan? ‎Coba Jujur Dgn Diri Sendiri, Di Tahun 2016 Yg Sudah Berlalu, Jika Dibandingkan Apa Yg Kita Kerjakan Utk Diri Sendiri, Berapa Banyak Yg Kita Kerjakan Utk TUHAN Dan Orang Lain? Bertanya Kpd Diri Sendiri Secara Jujur Akan Membuat Kita Memiliki Hati Yg Bijaksana, Biarkan Roh Kudus Menyatakan Kebenaran Tsb Di Hati Kita.

2. Hal Kedua Yg Menjadi Doa Musa‎ Yg Darinya Kita Juga Bisa Belajar Adalah Sikap Hati Yg Benar, Coba Perhatikan Bagaimana Musa Mengkondisikan Sikap Hatinya:
‎"...Buatlah Kami Bersukacita Seimbang Dengan Hari-hari Engkau Menindas Kami, Seimbang Dengan Tahun-tahun Kami Mengalami Celaka..."

---> Benarlah Kondisi Sikap Hati Yg Demikian, Adakah Sungguh Kita 'bersukacita' Seimbang Pada Saat Saat Susah Maupun Senang? Pada Saat Miskin Maupun Sedang Berlimpah Ruah? Pada Saat Sehat Maupun Sakit? Saya Teringat, Bukankah Itu Janji Sumpah Setia Kita Yg Kita Ucapkan Dihadapan Tuhan Dan Hamba-Nya‎ Untuk Istri Maupun Suami Kita Saat Menikah Dulu... Sukacita Dan Kesetiaan Yg Adalah Kharakter Illahi Atau Buah Buah Roh, Hal Tsb Tdk Ditentukan Oleh Faktor Yg Dari Luar, Spt Kondisi Lingkungan, Keuangan, Kesehatan, Dll, Tapi Sukacita Dan Kesetiaan Kita Ditentukan Oleh Apa Yg Ada Di Dlm Hati Kita. Sama Spt Cinta Dan Kesetiaan Kita Kpd Pasangan Kita Tdk Ditentukan Karena Tdk Adanya Wanita Lain Atau Pria Lain Yg Lebih Menarik Atau Lebih Baik, Tapi Karena Kita Secara Sadar Memilih Utk Setia Dan Tetap Mencintainya.

Dari Kedua Kebenaran Doa Musa Tsb, Kita Akan Memperoleh Hati Yg Bijaksana Utk Menutup Tahun Ini Dan Memulai Tahun Yg Baru Di Hari Hari Kedepan... Ingatlah, Hidup Ada Umurnya,... Pangkat, Jabatan, Kekayaan Bahkan Pelayananpun Ada Umurnya... Sudahkah Engkau Menabung Utk Masuk Ke Dlm Kekekalan Yg Tdk Ada Umurnya? Jgn Terlalu Terobsesi Dan Sibuk Dgn Segala Sesuatu Yg Ada Umurnya Sampai Lupa Membenahi Yg Kekal, Yg Tdk Ada Umurnya.


Kedua, Sukacita, Cinta Dan Kesetiaan Itu Adalah Tentang Pilihan Bukan Tentang Keadaan, Belajarlah Hidup Utk Bertanggung Jawab Dgn Pilihan Pilihanmu Sendiri... Engkau Mau Tetap Bersukacita? Itu Pilihanmu Sendiri... Engkau Mau Mencintai Istrimu?, Itu Keputusanmu Sendiri...‎ Atau Mau Berlaku Setia Atau Tdk Setia? Itu Pilihan Kita Sendiri!

Smile And Keep On Taking The Journey To Perfection
Jesus Loves You And So Do I

dibuat pada : 2016-12-20 21:53:12

Selasa, 20 Desember 2016

Mazmur 81:1-4, 8-9, 13, 16
"Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Dari Asaf.
(81-2) Bersorak-sorailah bagi Allah, kekuatan kita, bersorak-soraklah bagi Allah Yakub.
(81-3) Angkatlah lagu, bunyikanlah rebana, kecapi yang merdu, diiringi gambus.
(81-4) Tiuplah sangkakala pada bulan baru, pada bulan purnama, pada hari raya kita.
(81-5) Sebab hal itu adalah suatu ketetapan bagi Israel, suatu hukum dari Allah Yakub.
(81-9) Dengarlah hai umat-Ku, Aku hendak memberi peringatan kepadamu; hai Israel, jika engkau mau mendengarkan Aku!
(81-10) Janganlah ada di antaramu allah lain, dan janganlah engkau menyembah kepada allah asing.
(81-14) Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku! Sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan!
(81-17) Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya."

‎---> Perhatikan janji Tuhan bagi umat Tuhan, yaitu bagi saudara dan saya di ayat 17: "...Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya."

Jgn takut tentang hari esok, tentang apa yg akan kita dan anak anak kita akan makan...‎ sebab Bapa Surgawi yg adalah bapa kita berkata: engkau akan diberi makan dari gandum yg terbaik... Dan madu dari gunung batu... engkau akan dikenyangkan... itulah janji Bapa Surgawi!

Adakah yg harus kita kerjakan sbg bagian kita?

1. Ayat 2 - 5, adalah ketetapan Tuhan bahwa kita selalu memuliakan dan memuji TUHAN! Bukan sekedar jika menurut perasaanmu baik... bukan sekedar jika kita mau... tapi itu satu ketetapan dari Tuhan utk saudara dan saya selalu memuji muji Tuhan. Satu kelebihan Daud adalah dia itu suka memuji TUHAN dan memazmurkan nama TUHAN, Daud suka duduk diam dan berkasih kasihan dgn Bapanya...

2. Ayat 5 -10, jgn sekali kali ada allah atau berhala dlm bentuk apapun dihatimu yg menyaingi Tuhan... berhala tdk selalu patung, bisa perasaanmu, bisa keinginanmu, bisa hobby mu atau bisa harga dirimu... yg menjadi Tuhan bagimu adalah apa yg engkau ikuti sepanjang waktu, jika itu sekedar cara hidupmu yg lama atau keserakahanmu, itulah tuhanmu. Tuhan akan hancurkan semua berhala yg menyakiti hati-Nya. Sederhananya adalah demikian, apapun yg engkau pegang kuat kuat sampai engkau berani berbohong atau melanggar Firman Tuhan, itulah illah lain atau berhala bagimu. Beberapa tahun lalu, saya sangat suka dgn ikan ikan koi, saya sampai mengoleksi semua jenis dan menghabisi begitu banyak uang utk mendapatkan koi yg terbaik... saya sampai sampai berbohong kpd istri saya sendiri tentang harga yg saya keluarkan... jika dibanding dgn apa yg saya berikan utk Tuhan dan utk orang miskin, saya harus jujur, terlalu banyak yg saya habiskan utk hobby saya itu...itu-lah berhala bagi saya, tapi terlalu manis utk saya lepaskan. Tuhan pakai tangan supir saya yg dulu, tanpa sengaja dia kuras air kolam, lalu ditinggal pergi jemput ini itu... spt kita tahu, ikan apapun, kecuali iwak ayam kata orang jawa, tdk bisa bertahan tanpa air, maka matilah semua berhala berhala saya, sekalipun kecewa dan sakit, tapi itu semua baik. Karena terlalu degilnya hati saya, maka Tuhan bicara sedemikian rupa hanya utk menyadarkan saya, ada illah lain dihadapan Tuhan yg demi nya, saya rela berbohong dan melanggar Firman Tuhan...

3. Ayat 14, hiduplah menurut jalan yg Tuhan tetapkan,... saudaraku, inilah yg saya ingin saudara perhatikan... Tuhan bukanlah Tuhan bagi kita jika kita tdk menemukan dan menerima nilai nilai absolute yg ada pada-Nya...
Dunia saat ini penuh dgn keadaan yg Abu Abu, semua serba relative, tergantung dari sudut pandang siapa...

Jika menurut saya ini baik tapi menurut orang lain ini tdk baik, maka silahkan jalani sesuai pandangan masing masing... bahkan pencurian, kebohongan, pelacuran, perjudian, penjualan narkoba, dll bisa baik menurut orang orang ‎tertentu, bahkan menurut hamba hamba Tuhan tertentu, semua menjadi abu abu tergantung 'menurut siapa...' itulah keadaan saat ini, semua itu relative...

Sampai tiba kpd pemahaman tentang Firman Tuhan, itupun menjadi abu abu... beberapa orang berkata: yg spt ini boleh, yg lain berkata tdk boleh,... kenapa bisa demikian? Sebab hati kita tdk pernah menerima Tuhan sbg Tuhan! Jika Tuhan itu benar benar Tuhan, maka nilai nilai absolute Firman Nya akan kita terima sebagaimana adanya, tdk dicampur dgn pandangan pribadi, baru pada saat itulah Tuhan menjadi Tuhan bagimu!

Dengarkan sekali lagi ayat 14 & 17:
(81-14) "...Sekiranya umat-Ku mendengarkan Aku! Sekiranya Israel hidup menurut jalan yang Kutunjukkan!
(81-17) Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya."

‎---> Di waktu waktu kedepan, jika engkau berani menerima Firman Tuhan dan hidup tepat spt jalan yg Dia telah tunjukan didlm Firman-Nya, maka barulah saat itu Dia menjadi Tuhan bagimu... maka barulah ayat 17 terjadi bagimu, engkau akan disebut 'umat-Ku ' yg akan Tuhan beri makan gandum yg terbaik dan madu dari gunung batu dan TUHAN mu akan membuat engkau kenyang!

Smile and keep taking the Journey to Perfection
For Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-12-19 19:12:47

Senin, 19 Desember 2016

Mazmur 78:1-2, 17-20
"Nyanyian pengajaran Asaf. Pasanglah telinga untuk pengajaranku, hai bangsaku, sendengkanlah telingamu kepada ucapan mulutku.
Aku mau membuka mulut mengatakan amsal, aku mau mengucapkan teka-teki dari zaman purbakala.
Tetapi mereka terus berbuat dosa terhadap Dia, dengan memberontak terhadap Yang Mahatinggi di padang kering.
Mereka mencobai Allah dalam hati mereka dengan meminta makanan menuruti nafsu mereka.
Mereka berkata terhadap Allah: "Sanggupkah Allah menyajikan hidangan di padang gurun?
Memang, Ia memukul gunung batu, sehingga terpancar air dan membanjir sungai-sungai; tetapi sanggupkah Ia memberikan roti juga, atau menyediakan daging bagi umat-Nya?"

----> Pagi ini, melalui Mazmur Asaf, kita akan belajar satu kesalahan bangsa Israel dari jaman Purbakala, agar kita tdk mengulangi kesalahan yg sama. George Santiana berkata: 'mereka yg gagal utk belajar dari kesalahan sejarah dimasa lalu, akan dipaksa utk mengulangi kegagalannya lagi..'
Asaf benar... Santiana juga benar... kita perlu belajar dari sejarah, apalagi sejarah yg dituliskan di Firman Tuhan spt yg Mazmur 78 ini tuliskan.

Ada waktunya, sbg anakpun, kita akan menginginkan sesuatu yg mungkin saja bukan kebutuhan... bagaimana seharusnya kita meminta keinginan keinginan tsb?

Satu pelajaran dari Asaf, 'Jgn mencobai Tuhan melalui keinginanmu' itulah yg Mazmur 78 ingin ajarkan. Kadang anak anak sekalipun semua sudah cukup makan, cukup pakai, tapi masih punya keinginan lain... mungkin saja ingin makan ice cream. Anak tdk butuh ice cream, tapi sekadang ingin ice cream, salahkah hal itu? Tdk salah, tapi cara memintanya harus benar... Bapa yg baik dan benar tahu akan hal itu, apalagi jika bapa itu sanggup, bapa juga ingin melihat anaknya tersenyum dan tertawa.

Pada jaman purbakala, bangsa Israel makan roti makanan malaikat yg namanya manna ‎(Mzm 78:25), tapi mereka ingin makan daging, namun roh rakus lah yg mendorong mereka mengolok olok Tuhan ketika mereka menyampaikan keinginannya,... inilah pemberontakan dan tindakan mereka mencobai Tuhan. Seharusnya sbg anak, sekalipun kita memiliki keinginan, cara yg benar adalah spt yg Firman Tuhan ajarkan adalah: Filipi 4:6 "Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur."

Bawa keinginanmu dlm doa dan pengucapan syukur... bukan keluh kesah dan persungutan... apalagi hujatan dan caci maki kpd Tuhan. Miliki sikap hati yg benar dihadapan Tuhan, yaitu hati yg selalu bersyukur... Dia bapa yg perduli, Dia tahu bahwa selain kebutuhanpun, ada keinginan hatimu yg juga berkenan kpd Nya.. minta dgn benar dan sikap yg benar, yaitu dgn tetap bersyukur...

Di dlm Lukas 11:11-12, Jesus berkata: "Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?..."

--> Kenapa anak minta ikan juga terkadang minta telur? Bukankah keduanya mengandung nutrisi yg sama yaitu protein, kenapa harus ikan dan kadang telur? Saya tdk mengerti, tapi mungkinkah yg Jesus maksudkan adalah, memang terkadang anak punya kebutuhan tapi kadang juga punya keinginan, (kadang protein dari ikan saja sudah cukup, itulah kebutuhan, tapi terkadang anak ingin makan telur juga...) dlm kedua duanya pun, Bapa yg baik tdk memberikan yg jahat... keinginan sekalipun, harus dinyatakan dgn sikap hati yg benar, yaitu dlm doa dan pengucapan syukur kpd Tuhan, bukan dgn memaksa bahkan mengolok olok Dia spt yg leluhur kita Israel di jaman purba telah lakukan, itulah pesan Mazmur 78 pagi ini.

Sudahkah engkau berdoa dan bersyukur pagi ini? Naikan keinginan hatimu dlm doa dan pengucapan syukur, Bapamu itu baik... Bersikaplah yg baik dan benar, sikap hati yg berkenan kpd Bapa adalah sikap hati yg selalu bersyukur bukan bersungut sungut...

Smile,... it's a new day, keep on taking the Journey to Perfection
For Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-12-18 18:46:15

Jumat, 16 Desember 2016

Mazmur 73:1-5, 14, 21-24
"...Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.
Tetapi aku, sedikit lagi maka kakiku terpeleset, nyaris aku tergelincir.
Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik.
Sebab kesakitan tidak ada pada mereka, sehat dan gemuk tubuh mereka;
mereka tidak mengalami kesusahan manusia, dan mereka tidak kena tulah seperti orang lain.
Namun sepanjang hari aku kena tulah, dan kena hukum setiap pagi.
Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,
aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.
Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku.
Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan..."

--> Hari ini kita akan belajar satu kebenaran yg‎ bahkan seorang hamba Tuhan spt Asaf sekalipun, yg adalah seorang pemimpin pujian pada kerajaan Daud, tdk mengerti sebelumnya, dan pada saat Tuhan membukakan pengertian-nya, Asaf kemudian bersaksi utk kita semua:

Keadilan Tuhan berlaku universal utk semua... Tuhan memberikan matahari sehingga dinikmati orang benar dan orang fasik juga... Tuhan menurunkan hujan ke tanah orang benar tapi juga ke tanah orang berdosa... hal itu berlaku universal...
Kenapa Tuhan berbuat demikian? Dapatkah itu disebut 'adil'? Bagaimana dgn 'hukum tabur tuai' yg sering kita dengar? Apa yg ditabur orang fasik? Kenapa mereka menuai berkat berkat? Spt itulah isi jeritan hati Asaf di Mazmur 73 jika saudara baca seluruhnya...

Dlm hal inilah Tuhan menyatakan isi hati-Nya kpd Asaf, bahwa reward atau upah bagi Asaf orang benar itu bukan sekedar perkara duniawi atau material semata, sekalipun hal itupun tdk Tuhan terlantarkan,...tapi pada akhirnya Asaf memahami tuntunan Tuhan yg membawa Asaf melihat bahwa upah bagi Asaf adalah kemuliaan kekal yg Tuhan persiapkan, damai sejahtera yg tdk pernah terputus, perlindungan dan pertolongan Bapa tepat pada waktunya, pemeliharaan Bapa yg terus menerus... semua itu adalah bagian Asaf dan orang benar di bumi... Dan pusaka atau bagian orang benar di Surga adalah Tuhan sendiri! Asaf akhirnya menyadari hal itu.

Tapi bagaimana Asaf bisa sampai kpd 'pengenalan akan Tuhan yg benar'? Perhatikan kembali ayat ini:
"...Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya, aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.
Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku.
Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan..."
‎ Dgn kata lain, JGN LARI DARI TUHAN! Tetap dekat dgn Tuhan sekalipun engkau tdk mengerti, sekalipun jiwamu goncang dan tdk masuk akal, sekalipun engkau tdk bisa merasakan Tuhan, tetap dekat dgn Tuhan, tetap setia, sebab pada waktunya nanti, matamu akan terbuka melihat kasih Tuhan yg tdk pernah terputus...

Pada posisi inilah banyak anak anak Tuhan memilih utk meninggalkan Tuhan, ketika dirasakan 'Tuhan tdk adil...' atau 'Tuhan tdk perduli...' atau bahkan 'Tuhan spt tdk ada...' beranikah engkau tetap percaya dan setia when God doesn't make sense? Ketika TUHAN tdk masuk akal? Itulah saatnya cinta akan Tuhan berpindah dari Jiwa (didlm jiwa ada perasaan, akal budi, dan kehendak) masuk menembus roh-mu... sehingga engkau bisa mengasihi Dia dgn segenap jiwa juga segenap hati atau roh-mu‎...

Ketika TUHAN menuntunmu dijalan yg tdk engkau kenal, menuju kpd kesempurnaan, belajarlah spt Asaf yg dgn tenang berkata:
‎"...Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku.
Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan..."

Smile, it's Friday... keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-12-15 18:46:02

Kamis, 15 Desember 2016

Mazmur 72:1, 8, 10, 16-17 "Dari Salomo. Ya Allah, Berikanlah Hukum-Mu Kepada Raja Dan Keadilan-Mu Kepada Putera Raja!
Kiranya Ia Memerintah Dari Laut Ke Laut, Dari Sungai Efrat Sampai Ke Ujung Bumi!
Kiranya Raja-raja Dari Tarsis Dan Pulau-pulau Membawa Persembahan-persembahan; Kiranya Raja-raja Dari Syeba Dan Seba Menyampaikan Upeti!
Biarlah Tanaman Gandum Berlimpah-limpah Di Negeri, Bergelombang Di Puncak Pegunungan; Biarlah Buahnya Mekar Bagaikan Libanon, Bulir-bulirnya Berkembang Bagaikan Rumput Di Bumi.
Biarlah Namanya Tetap Selama-lamanya, Kiranya Namanya Semakin Dikenal Selama Ada Matahari. Kiranya Segala Bangsa Saling Memberkati Dengan Namanya, Dan Menyebut Dia Berbahagia."

---> Perhatikan Serentetan Mazmur Doa Salomo, Perlu Diingat Bahwa Salomo Adalah Orang Terkaya Yg Pernah Ada Di Bumi. Sbg Orang Terkaya Dibumi, ‎seakan Janggal Dan Kedengarannya Sangat Serakah Bagi Salomo Utk Berdoa Spt Yg Dia Katakan: "...kiranya Raja-raja Dari Tarsis Dan Pulau-pulau Membawa Persembahan-persembahan; Kiranya Raja-raja Dari Syeba Dan Seba Menyampaikan Upeti! Biarlah Tanaman Gandum Berlimpah-limpah Di Negeri, Bergelombang Di Puncak Pegunungan; Biarlah Buahnya Mekar Bagaikan Libanon, Bulir-bulirnya Berkembang Bagaikan Rumput Di Bumi..." Berapa Banyak Lagi Kelimpahan Yg Dikehendaki Salomo? Utk Apa Semua Kelimpahan Tsb, Bukankah Dimakan Sampai Keturunan Keturunan Yg Berikutpun Tdk Akan Habis, Lalu Utk Siapa Semua Kekayaan Yg Berlimpah Limpah Itu?

Perhatikan Ayat Ayat Selanjutnya Dari Mazmur Doa Salomo:
Mazmur 72:12-14 "...Sebab Ia Akan Melepaskan Orang Miskin Yang Berteriak Minta Tolong, Orang Yang Tertindas, Dan Orang Yang Tidak Punya Penolong;
Ia Akan Sayang Kepada Orang Lemah Dan Orang Miskin, Ia Akan Menyelamatkan Nyawa Orang Miskin.
Ia Akan Menebus Nyawa Mereka Dari Penindasan Dan Kekerasan, Darah Mereka Mahal Di Matanya."

Inilah Rahasia Kelimpahan Salomo, Sebab Niat Hatinya Diarahkan Kdp Orang Lemah Yg Tdk Punya Penolong, Kpd Orang Miskin Yg Minta Tolong, ‎kpd Anak Anak Yatim, Kpd Janda Janda... Itulah Bagian Dari Doa Salomo Yg Tdk Bisa Dipisahkan... Tdk Heran Tuhan Benar Benar Memberkati Salomo Sedemikian Rupa, Persis Spt Firman-Nya Di Amsal 19:17 Yg Berkata: "Siapa Menaruh Belas Kasihan Kepada Orang Yang Lemah, Memiutangi TUHAN, Yang Akan Membalas Perbuatannya Itu."

‎Hari Ini Kita Belajar,... Jgn Lagi Berdoa Utk Minta Diberkati Terlebih Dahulu,... Namun Berdoa Terutama Agar Hatimu Bersih Dan Tulus Dihadapan Tuhan, Utk Apa? Utk Kepentingan Siapa Engkau Diberkati? Jika Hatimu Secara Jujur Sudah Bertekad Dan Sudah Menjalankan 'meneruskan Berkat Utk Orang Miskin, Orang Tertindas, Janda Janda Dan Yatim Piatu...' Maka Tuhan Berkepentingan Utk Terus Dan Lebih Lagi Memberkatimu...

Sebagian Besar Orang Berkata Kpd Saya, 'ya..‎. Pasti Nanti Kalau Saya Diberkati Spt Salomo, Saya Akan Berikan Juga Sebagian Utk Orang Miskin Dan Janda Janda, Anak Anak Yatim...' Itu Kebohongan Besar... Sebab Jika Benar Hatimu Bertekad Berbagi, Maka Engkau Tdk Akan Menunggu Kaya Raya, Sejak Punya Sedikitpun, Engkau Bisa Rela Berbagi.

Ada Seorang Anak Kecil Yg Pergi Ke Kedai Ice Cream Disatu Kota... Setelah Duduk, Karena Anak Kecil Dan Dgn Pakaian Yg Sangat Sederhana, Dia Tdk Terlalu Digubris Oleh Sang Waitress... Beberapa Saat Kemudian, Setelah Beberapa Kali Memanggil Sang Waitress, Akhirnya Anak Kecil Tsbpun Mulai Dilayani.
'Apa Yg Kamu Mau Pesan?' Tanya Sang Waitress Dgn Agak Ketus...
'Berapa Harga Satu Cup Ice Cream Sundae?' Tanya Sang Anak
'95 Cent Jawab Sang Waitress...' Anak Kecil Tadi Menghitung Coint Nya Lalu Bertanya Lagi: 'Kalau Plain Vanilla Satu Scoop Saja Berapa Harganya?'
'50 Cent' Jawab Sang Waitress Dgn Lebih Ketus Lagi.
Sang Anak Kecil Kembali Menghitung Coint Nya Dan Berkata:
'Ok Saya Pesan Satu Scoop Plain Vanilla Ice Cream'

Setelah Ice Cream Diantar Dan Dinikmati Begitu Rupa, Sang Anak Pergi Dgn Meninggalkan Coint Coint Yg Dia Punya....
Beberapa Saat Kemudian, Sang Waitress Kembali Ke Meja Dari Kecil Tadi Dan Mengambil Coint Coint Tsb, Ternyata Dia Tinggalkan Persis 95 Cent Diatas Meja...

Anak Kecil Itu Bisa Saja Memesan Strawberry Sundae Dgn Uang Yg Ada Padanya, Tapi Jika Itu Yg Dia Lakukan, Dia Tdk Bisa Berbagi Tips Atau Gratuity ‎dgn Sang Waitress Yg Sudah Bekerja Keras...

Sikap Berbagi Atau Memberi Bukan Milik Orang Kaya Raya, Tapi Sikap Itu Milik Anak Anak Kerajaan Yg Jiwanya Kaya, Hatinya Meluap Dgn Ucapan Syukur, Sehingga Bukan Masalah Berapa Yg Ada Padamu, Tapi Bersediakah Aku Hidup Berbagi... Itulah Gaya Hidup Jemaat Mula Mula...

Orang Yahudi Di Israel Sampai Hari Ini Hanya Boleh Makan Makanan Yg Kosher Atau Halal, Tapi Halal Bukan Sekedar Jenis Binatang Tertentu... Bahkan Sayuran Dan Buah Buahan Pun Bisa Tdk Kosher Jika Dipanen Tdk Sesuai Firman Tuhan. Pada Waktu Panen, Ada Sebagian Hasil Panen Tsb Yg Sengaja Dibiarkan Utk Diambil Orang Miskin Dan Janda Janda, (ingat Apa Yg Dilakukan Boas Terhadap Ruth) Dgn Demikian, Hasil Panen Tsb Menjadi Kosher... Tuhan Memberkati Makanan Yg Kosher Yg Dimakan Dgn Cara Yg Benar, Dipanen Dgn Cara Yg Benar...
Beberapa Waktu Lalu, Saya Melihat Technology Pengairan Dan Perkebunan Yg Luar Biasa Di Israel, Padang Gurun Negev Diubah Menjadi Vineyard Dan Kebun Buah Buahan Terbaik Didunia... Kemudian Karena Sekarang Air Tdk Lagi Menjadi Masalah Besar Di Israel Yg Adalah Termaksud Timur Tengah, Sedangkan Negara Tetangga Tetap Kering Kerontang, Mereka Mulai Mengirim Berita Cinta Kpd Tetangga Tetangga Arab Mereka Dgn Berbagi Air, Berbagi Benih, Berbagi Technology... Ambasador Cinta Kpd Negara Negara Arab Membuat West Bank Hari Hari Ini Menjadi Wilayah Pendudukan Israel Yg Paling Aman...

Adakah Makananmu Kosher? Bukan Masalah Makan Babi Atau Kerang Yg Dianggap Tdk Kosher, Tapi Apakah Hasil Panenmu Kosher?‎ Adakah Milik Orang Miskin Dan Janda Janda Yg Sampai Kpd Mereka, Itulah Yg Membuat Makananku Kosher...

Smile And Keep On Taking The Journey To Perfection
Jesus Loves You And So Do I

dibuat pada : 2016-12-14 19:16:35

Rabu, 14 Desember 2016

Mazmur 71:17-18
"Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;
juga sampai masa tuaku dan putih rambutku, ya Allah, janganlah meninggalkan aku, supaya aku memberitakan kuasa-Mu kepada angkatan ini, keperkasaan-Mu kepada semua orang yang akan datang..."

‎---> Ada satu perkara penting yg harus dilakukan oleh setiap orang percaya, yaitu kewajiban utk meneruskan iman,... meng-estafetkan iman percaya kita kpd keturunan berikut. Perhatikan apa yg terjadi dgn Daud:

Sejak kecil dia telah belajar mengenal Tuhan dan belajar hidup dgn takut akan Tuhan sejak kanak kanak... itu sebabnya tdk heran ketika Samuel hendak mengurapi Daud, dia berada di ladang menjaga domba sambil menaikan Mazmur pujian bagi TUHAN...

Lebih luar biasa lagi, Daud berikhtiar sampai masa tuanya, sampai masa putih rambutnya, dia akan memberitakan Tuhan kpd angkatan saat itu dan kpd angkatan yg akan dtg... inilah rahasia kenapa keturunan orang benar spt yg dikatakan di Mzm 37 tdk akan kekurangan atau anak cucunya meminta minta roti,... sebab orang benar itu akan mengajar anak cucunya utk hidup benar...

Jika kita tdk peka terhadap satu hal ini, maka generasi berikutnya akan kehilangan kesempatan utk hidup mengenal TUHAN yg kita sembah. Tuhan sangat perduli agar iman percaya ini diteruskan dan diestafetkan kpd anak cucu kita... kemudian merekalah yg akan meneruskan kpd anak cucu mereka selanjutnya... spt itulah hidup orang benar...

Mengajar anak cucu kita hidup benar bukanlah sekedar mengkotbahkan Firman Tuhan kpd mereka,... Ulangan 6 dgn sempurna menjelaskan bagaimana orang tua bisa meneruskan iman percaya kpd anak anak kita... Saat duduk duduk, ceritakan tentang sejarah keluarga dan kesaksian hidup kita... ketika menjelang tidur, ceritakan kebaikan Tuhan... ketika keluar jalan jalan, jgn segan bicara bahwa semua ada karena kebaikan Tuhan dan pemeliharaan Tuhan... Dgn kata lain, disetiap kesempatan, jadilah saksi yg bisa didengar, tapi juga bisa dilihat dan bisa di tiru... beri contoh kpd anak anak kita bahwa kita menghormati Tuhan dan Firman Nya dgn terlebih dahulu menjadi pelaku Firman...

Seorang ayah yg adalah satu executive di perusahaan besar dipanggil oleh kepala sekolah anaknya, kemudian sang kepala sekolah menerangkan bahwa anak ayah tsb berkali kali suka mencuri barang barang milik sekolah. Sang ayah bertanya, apa yg dia curi? Oh.. tdk banyak, hanya sekedar pencil... penghapus, kertas kertas dsb... Sang ayah mengerutkan dahinya sambil berkata,: saya tdk‎ mengerti kenapa dia lakukan hal itu, sebenarnya dia tinggal minta saja kpd saya, maka saya bisa ambilkan dan bawa pulang semua itu dari kantor...

Siapakah pencuri sebenarnya? Dari mana sang anak belajar mencuri? Dosa itu mengalir dari Bapak dan ibu... sbg orang tua, kita seharusnya meneruskan dan memberi contoh hidup yg takut akan Tuhan kpd anak anak kita, bukan sebaliknya, memberi contoh hidup yg munafik dan menginjak injak kehormatan Tuhan.

Adakah hidup kita menjadi contoh siapakah Tuhan kpd anak anak kita? Jika belum, kitalah yg harus berubah dan bertobat... maka anak anak kita akan melihat Tuhan melalui hidup kita. Jika tdk mau anak anakmu menjadi pencuri dan koruptor besar nantinya, jgn mencuri... jika tdk mau anak anakmu menjadi penjahat atau buronan nantinya, bayar dan kembalikan hutang hutangmu... jika engkau ingin anak anakmu menghormati Tuhan, maka hormati Tuhan dlm setiap aspek hidupmu.

Smile and keep on taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-12-13 19:17:14

Selasa, 13 Desember 2016

Mazmur 61:1-4
"...Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Dari Daud.
(61-2) Dengarkanlah kiranya seruanku, ya Allah, perhatikanlah doaku!
(61-3) Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu, karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku.
(61-4) Sungguh Engkau telah menjadi tempat perlindunganku, menara yang kuat terhadap musuh.
(61-5) Biarlah aku menumpang di dalam kemah-Mu untuk selama-lamanya, biarlah aku berlindung dalam naungan sayap-Mu! Sela..."

---> Perjalanan hidup menuju kesempurnaan yg Tuhan kerjakan didlm diri seorang anak Tuhan dimulai dgn kerinduan dan kerelaan utk disempurnakan... coba perhatikan kembali doa dan kerinduan Daud ini: ayat 3 --> "...Dari ujung bumi aku berseru kepada-Mu, karena hatiku lemah lesu; tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku."‎ KJV menuliskannya demikian: "...From the end of the earth will I cry unto thee, when my heart is overwhelmed: lead me to the rock that is higher than I - Dari ujung bumi aku berseru (menangis) kepada-Mu‎, hatiku penuh kerinduan,... tuntunlah aku ke gunung batu yg lebih tinggi dari diriku sendiri..."

Spt itulah jeritan hasrat dan kerinduan Daud... lebih dari kekuatan yg ada yg dipercayai banyak orang spt kekuatan uang, atau kekuatan kereta kuda atau pasukan bala tentara yg kokoh, atau kekuatan pengaruh dan dukungan masa, justru bagi Daud, sumber kekuatan yg dia miliki dan rindukan adalah ‎Tuhan sendiri... Jika kita mau secara jujur memeriksa apa nilai yg paling berharga yg kita pertahanan dan perjuangkan, coba menjawab bagi diri kita sendiri 3 pertanyaan ini:

- apa yg membuatmu menangis?
- apa yg membuatmu sangat berbahagia dan tertawa‎?
- apa yg membuatmu begitu marah?

Jika saudara berani menjawab dgn jujur, itulah jawaban nilia atau value yg ada padamu atau yg saudara pegang, sampai sampai jiwamu meresponi dgn begitu penuh emosional... Jika ejekan atau perkataan manusia itu mampu membuatmu begitu jengkel sehingga engkau tdk dpt tidur karena menahan sakit hati, itulah nilai yg ada padamu... jika karena rugi atau kehilangan engkau menjadi sulit tidur dan gelisah luar biasa, itulah yg sangat bernilai, menjadi value bagimu... atau jika engkau begitu tersentuh karena sesuatu hal, maka itulah yg bernilai bagimu... saya kenal satu orang hamba Tuhan yg begitu tersentuh melihat anak anak di kampung yg tdk bisa sekolah,... dia dgn uang yg sangat terbatas menyewa pos satpam utk mengajar anak anak tsb dgn penuh beban tanpa bayaran... sekarang dilokasi tsb didirikan satu sekolah yg menjadi berkat utk anak anak yg tdk mampu membayar uang sekolah,... dari satu orang yg punya beban sedemikian rupa, sekarang ada beberapa guru yg punya beban yg sama... teori magnetism berkata: 'magnet hanya akan menarik benda benda yg sejenis...' tanpa terasa, kehadiran satu orang yg punya value atau nilai yg luhur telah menarik orang orang lain yg memiliki nilai yg sama juga.

‎Coba renungkan kembali nilai luhur, value yg ada didlm kharakter Daud:
- Tuhan adalah tempat perlindungan yg dia rindukan, dia merendahkan diri sedemikian rupa hingga dia katakan 'biarlah aku menumpang dlm kemahmu...' Daud tinggal di istana, dia memiliki kekuatan kereta kuda yg perkasa, dilayani sbg raja yg maha kaya, tapi Daud rindu MENUMPANG di kemah Tuhan, sebab disitulah ditemukan Daud apa yg menjadi hasrat kerinduannya...disitulah Daud benar benar bisa percaya dan merasa aman.

- Daud mengakui Tuhan sbg 'gunung batu yg lebih tinggi dariku..' Mudah utk dikatakan oleh bibir kita bahwa TUHAN itu lebih tinggi dari kita, tapi pernyataan itu hanya dpt dibuktikan ketika kita berani menerima perkataan Tuhan sbg perkataan yg absolute yg tdk terbantahkan, itulah bukti Dia adalah gunung batu yg lebih tinggi daripada ku... ketika manusia memanggil Tuhan sbg Rajaku,... maka titah raja itu berdaulat penuh, tdk terbantahkan, tdk dpt dikompromikan, kita hanya akan tunduk dan taat total kpd titah raja... Jika Tuhan benar benar raja bagi kita, maka Firman Tuhan akan kita taati dgn hati hati... spt itukah bagimu dan bagiku?

Mulailah belajar taat akan Firman Tuhan spt apa adanya, dgn demikian, engkau akan mulai membangun nilai nilai luhur didlm kharaktermu selagi engkau dituntun berjalan menuju kesempurnaan... Saya menemukan, bahwa orang orang yg hidup berbahagia bukanlah mereka yg punya banyak, tapi mereka yg punya yg bernilai, yg ada valuenya! Adakah didlm kharaktermu engkau memiliki yg bernilai?

Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-12-12 19:20:27

Senin, 12 Desember 2016

Mazmur 51:3, 12-13
"...Untuk pemimpin biduan. Mazmur dari Daud, (51-2) ketika nabi Natan datang kepadanya setelah ia menghampiri Batsyeba. (51-3) Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar!  
(51-12) Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! 
(51-13) Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!..." ‎

---> Ketika tangan TUHAN menyempurnakan orang yg dikasihi-Nya... Tuhan itu penuh kasih dan murah hati... Dia tdk menghajar sampai hancur, sekalipun anak itu bersalah. Lihat Daud, dia telah menghamili istri bawahannya sendiri... kemudian suaminya dibunuh... bukan hanya keadilan dan rumah tangga orang lain telah dia hancurkan, tapi kebenaran diinjak injak... Daud bertindak spt Tuhan, mengambil apapun yg dia inginkan, menentukan siapa boleh hidup dan siapa harus mati... itulah kebenaran yg diinjak injak... Nama TUHAN tdk lagi dia hormati!

Kemudian keadilan Tuhan dilaksanakan... keadilan Tuhan selalu bekerja didlm kasih Tuhan...

Yg menarik dan penting utk kita perhatikan pagi ini adalah isi hati Daud... Ketika judgment atau Keadilan Tuhan dikerjakan, didlm setiap perkara, ketika keadilan itu ditegakkan, manusia yg diadili akan menjaga dan mempertahankan sekuat tenaga sesuatu yg paling berharga utknya...

Ketika John Anthony Walker, penjahat espionasi America yg menjual rahasia negara kpd Soviet selama 18 tahun akhirnya terbukti bersalah, FBI masih belum mengetahui sampai seberapa jauh rahasia yg sudah Dia jual selama itu,... berapa luas jaringan kejahatan tsb... John Walker masih mempertahankan beberapa rahasia kunci yg tdk akan dia akui dan lepaskan... kemudian terbongkar keterlibatan anaknya sendiri sbg agent Penjual rahasia, Michael Walker... FBI menawarkan dua pilihan, anaknya akan di tuntut 2 kali seumur hidup dan tanpa kemungkinan diampuni sama sekali atau dia buka semua kejahatannya...

John Walker Kemp baru membeberkan semua kejahatannya... Michael Walker kemudian dituntut dan dijatuhi hukuman penjara selama 25 tahun.‎

Artinya, bagi John Walker, ‎keuntungan di masa depan dan reputasi adalah sangat penting, tapi begitu masa depan anaknya dipertaruhkan, dia memilih utk mengalah dan membiarkan anaknya punya masa depan...

Didlm pengadilan, nilai tertinggi didlm kitalah yg akan kita pertahankan...
Ketika engkau ditegur karena bersalah, apa yg akan kita lakukan? Berusaha membela diri dan menjelaskan kenapa kita seharusnya tdk dianggap bersalah‎, itulah yg mayoritas penjahat lakukan... atau terang terangan ngaku salah? Itu yg Daud lakukan, yg penjahat disebelah Yesus lakukan...
Hanya orang yg demikianlah yg akan dipulihkan dan disempurnakan...

Coba lihat kembali apa yg dipegang dan diusahakan utk tdk dilepaskan oleh Daud: ‎
(51-13) "...Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!..." ‎
‎Daud tdk menangis mempertahankan tahtanya atau kerajaannya atau minimal hartanya yg banyak,... Daud spt anak kecil mempertahankan Roh TUHAN didlmnya... itulah yg dia tangisi...'Jgn ambil Roh Kudusmu dariku...' 

Berhargakah Tuhan bagimu? Apakah benar Roh TUHAN lah yg akan engkau pertahankan ketika pengadilan Tuhan terjadi atasmu?

Keep walking in the Journey to Perfection...
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-12-11 21:04:10

Jumat, 9 Desember 2016

Mazmur 50:7-14
"Dengarlah, hai umat-Ku, Aku hendak berfirman, hai Israel, Aku hendak bersaksi terhadap kamu: Akulah Allah, Allahmu! 
Bukan karena korban sembelihanmu Aku menghukum engkau; bukankah korban bakaranmu tetap ada di hadapan-Ku? 
Tidak usah Aku mengambil lembu dari rumahmu atau kambing jantan dari kandangmu, 
sebab punya-Kulah segala binatang hutan, dan beribu-ribu hewan di gunung. 
Aku kenal segala burung di udara, dan apa yang bergerak di padang adalah dalam kuasa-Ku. 
Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya. 
Daging lembu jantankah Aku makan, atau darah kambing jantankah Aku minum? 
Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!..." ‎

---> Hari ini kita akan belajar satu pemahaman penting tentang Tuhan atau Lordship. Agama dimanapun akan mengajarkan utk membawa persembahan kpd Tuhan yg mereka sembah sbg bukti pengabdiannya dan baktinya kpd Tuhan... Namun sesungguhnya itu tdk membuktikan dia itu Tuhan bagi kita, jika sekedar kita setia membawa persembahan, sesajian, atau ukupan kpd Tuhan....

Kata Lord atau Tuhan berarti Dia itu pemilik kita... coba renungkan sebentar, jika Dia itu pemilik kita, mungkinkah ada sesuatu yg ada pada kita yg bukan punya Dia? Bahkan hidup dan nyawa kitapun Dia yg punya... jadi bagaimana mungkin manusia bisa memberikan sesuatu kpd Tuhan yg sebenarnya bukan miliknya sendiri, melainkan milik Tuhan semata mata...

Coba perhatikan kembali ayat ayat diatas, dgn terang terangan Tuhan menantang umat-Nya apakah yg mungkin dpt mereka berikan atau persembahkan kpd Tuhan utk menyenangkan atau menarik perkenanan Tuhan kpdnya?... bukankah semua itu milik Tuhan sendiri?...

Namun ada satu hal yg tdk dimiliki Tuhan sekalipun Dia pemilik kita, yaitu 'UCAPAN SYUKUR KITA...' itulah korban yg Tuhan rindukan, yg menyukakan hati Tuhan. ‎Bukankah Tuhan berkata demikian:
"Jika Aku lapar, tidak usah Kukatakan kepadamu, sebab punya-Kulah dunia dan segala isinya. 
Daging lembu jantankah Aku makan, atau darah kambing jantankah Aku minum? ‎
Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!..." ‎‎

Jika anak Tuhan memberi kpd Tuhan, sesungguhnya kita hanyalah sekedar menyerahkan kembali apa yg sudah kita terima dari Tuhan terlebih dahulu...‎ Namun persembahan yg sangat menyukakan hati Tuhan adalah korban ucapan syukur... Mengapa disebut 'korban'? Sebab kadang kita mengalami keadaan yg tdk membuat hati kita ingin bersyukur... bahkan jika harus berkata 'syukur...' itu sakit di hati... itulah korban ucapan syukur... terutama dlm keadaan yg tdk baik sekalipun, jika Dia itu TUHAN bagimu, engkau bisa tetap berkata: terima kasih Tuhan ku... Terima kasih Allah ku...

Ibu Teresa pernah berkata: 'cintai sampai itu berasa sakit, bersyukur sampai itu berasa sakit...' Sudahkah engkau bersyukur pagi ini, ketika itu berasa sakit, itulah korban ucapan syukur yg bernilai lebih dari ribuan domba jantan dan ‎lembu jantan...

Smile it's Friday... bagi seluruh jemaat GBI Junction dan family churches nya, jgn lupa, Minggu tgl 11 Desember jam 5 sore ibadah natal gabungan di Upper Room dan Camp David, see you there...

Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-12-08 19:49:01

Kamis, 8 Desember 2016

Mazmur 42:2-3:  Untuk pemimpin biduan. Nyanyian pengajaran bani Korah. 
(42-2) "...Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. 
(42-3) Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? 
(42-4) Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: "Di mana Allahmu?" 

‎---> Jika kita memperhatikan hidup Daud yg begitu diberkati dan berkenan kpd Tuhan, kita perlu ingat bagaimana Daud menaruh hormat dan cinta akan Tuhan lebih dari kebanyakan manusia pada umumnya... Daud mencintai Tuhan spt seorang anak kecil yg mencintai ibunya sendiri...

Pernahkah saudara melihat seorang anak kecil yg menangis mencari mamah? Dia berontak dan menangis minta mamah... orang disekitarnya mencoba membujuk dgn mainan ini dan itu, sebentar saja dia akan terdiam, namun kemudian dia akan berontak dan kembali minta mamah... jika saudara berikan dia bukti deposito 100 milliar pun, anak itu tdk akan tergeming utk tetap menangis minta ketemu sama mamah... itulah cinta tulus seorang anak kecil.‎ Tdk heran jika Yesus sendiri berkata bahwa kerajaan Allah itu hanya akan dimiliki bagi kita yg memiliki sikap hati spt seorang anak kecil yg penuh cinta yg tulus:
Lukas 18:17 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."

Ada seorang anak kecil satu satunya yg tinggal bersma ibunya didaerah Magelang. Ayahnya sudah lama meninggal, anak kecil itu yg biasa dipanggil 'sinyo' tinggal bersama ibunya saja. Sinyo kecil yg berusia 4 tahun sangat cinta kpd ibunya... atas kehendak TUHAN, sang ibu jatuh sakit dan kemudian meninggal.

Sinyo kecil tdk mengerti semua itu, hatinya goncang... 3 hari pertama hidup tanpa mamah, sinyo kecil menangis tdk berhenti sampai mukanya memar memar...

Setelah 3 hari berkabung, ada kekuatan sedikit, tapi hatinya masih guncang... pada hari ke empat, pagi pagi sinyo bangun dan panggil tukang becak langanan sang ibu, lalu pergi keliling pasar, ke alun alun, ke pusat keramaian dan putar putar kota hendak cari mamah... tiap pagi selama 1 atau 2 jam sinyo kecil panggil pak becak utk mengajaknya keliling keliling cari mamah... tukang becak dgn setia tiap pagi selama beberapa minggu menemani sinyo kecil keliling keliling tanpa bayaran... kalau tetangga tanya, nyo, kamu mau kemana? Aku mau cari mamah... semua tetangga terdiam sambil meneteskan air mata...mereka melihat cinta yg begitu murni, kerinduan hati yg begitu tulus dari anak kecil kepada mamahnya...

Coba renungkan kembali Mazmur Daud ini:‎
(42-2) "...Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. 
(42-3) Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? 
(42-4) Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: "Di mana Allahmu?" 

Bukankah itu ungkapan kerinduan seorang manusia yg spt anak kecil hendak mencari mamah? Pernahkah saudara merindukan Tuhan spt Daud merindukan Tuhan? Spt rusa merindukan air? Atau spt sinyo merindukan mamah? Kalau kita jujur, seberapa rindunya engkau akan Tuhan, bukan sekedar akan pertolongan Tuhan, maka sebesar itu juga Tuhan akan memuaskan hasratmu...

Smile and keep walking in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-12-07 19:33:05