Morning Dew

Rabu, 7 September 2016

2 Tawarikh 35:20-24
"Kemudian dari pada semua ini, setelah Yosia memperbaiki rumah TUHAN, majulah Nekho, raja Mesir, hendak berperang di Karkemis di tepi sungai Efrat. Yosia keluar menghadapinya. 
Ia mengirim utusan kepada Yosia, dengan pesan: "Apakah urusanmu dengan aku, raja Yehuda? Saat ini aku tidak datang melawan engkau, tetapi melawan keluarga raja yang sedang kuperangi. Allah memerintahkan aku supaya segera bertindak. Hentikanlah niatmu menentang Allah yang menyertai aku, supaya engkau jangan dimusnahkan-Nya!"
Tetapi Yosia tidak berpaling dari padanya, melainkan menyamar untuk berperang melawan dia. Ia tidak mengindahkan kata-kata Nekho, yang merupakan pesan Allah, lalu berperang di lembah Megido.
Maka pemanah-pemanah menembaki raja Yosia, dan raja berseru kepada orang-orangnya: "Bawa aku dari sini, karena aku luka parah!"
Orang-orangnya mengangkatnya dari keretanya, lalu mengangkutnya dengan kereta cadangannya lalu membawanya ke Yerusalem. Kemudian matilah ia, lalu dikuburkan di pekuburan nenek moyangnya. Seluruh Yehuda dan Yerusalem berkabung karena Yosia..." ‎

Yosia adalah seorang raja Yehuda yg hidup sungguh sungguh dan benar dihadapan Tuhan, tapi kenapa bisa hancur? Akhir hidupnya diwarnai dgn kegagalan dan kematian yg tdk seharusnya dialami oleh seorang anak Tuhan yg hidup benar dihadapan Tuhan. ‎
 
---> Hari ini kita akan merenungkan betapa pentingnya utk masing masing kita anak anak Tuhan atau bahkan hamba Tuhan sekalipun, yaitu, tdk seorangpun dari kita yg kebal terhadap dosa keangkuhan, sekali lagi jgn anggap remeh dgn dosa keangkuhan. Bagi seorang hamba Tuhan, yg sangat fatal adalah dosa keangkuhan atau kesombongan rohani, intinya sama dgn keangkuhan atau kesombongan lainnya, hanya yg ini sering dibungkus dgn embel embel rohani, itulah yg menyesatkan dan membuatnya jauh lebih fatal akibatnya. Kesombonganan adalah lawan kata dari kerendahan hati, jika orang rendah hati itu bisa ditegur, maka orang angkuh tdk bisa ditegur. Keangkuhan rohani akan mendorong kita utk berdebat dan berargumentasi utk membela diri sendiri atas nama Firman Tuhan. Pernahkah saudara mendengar hamba hamba Tuhan yg bersilat lidah membela dirinya sendiri, membela dosa dan kedegilan hatinya dgn mengutip ayat ayat Firman Tuhan? Itulah keangkuhan rohani! Jgn anggap remeh kharakter busuk ini!

Yosia seorang anak Tuhan yg setia, ketika dia melihat Nekho raja Mesir maju berperang bukan melawan dirinya, Yosia menghadapi Nekho dgn berfikir Tuhan pasti dipihakku, bukankah aku raja Yehuda dan Nekho itu raja Mesir? Bagaimana mungkin Tuhan tdk ada dipihakku? Itulah sikap hati Yosia.

Nekho memperingati Yosia dgn gamblang berkata: 'mundur... aku diperintahkan TUHAN, bukan melawan engkau, mengapa engkau menghalangi Tuhan? ' ‎Sikap hati dan pikiran Yosia adalah, mana mungkin Tuhan memerintahkan demikian kpd raja Mesir? Bukankah aku yg dikasihi Tuhan? Bukankah aku yg adalah raja umat Tuhan, keturunan Daud, bagaimana mungkin Tuhan berbicara kpd Nekho raja Mesir tapi tdk dgn ku? Itulah sikap hati Yosia!

Tapi anehnya, kenapa Yosia tdk minta petunjuk Tuhan jika dia tdk dengar apa apa dari Tuhan? Kenapa dia tdk mencoba mencari wajah Tuhan? Bukankah dia biasa mencari Tuhan? Jawabannya sederhana: KEANGKUHAN akan membuat seseorang menjadi tuli dan buta telingga dan mata hatinya... itulah yg menghancurkan seorang hebat spt Yosia... betapa memilukan akhir hidup spt itu.

Amsal 3:5-7 berkata: "Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. 
Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu. 
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan TUHAN dan jauhilah kejahatan..."‎ ---> atau dgn kata lain, 'jgn menganggap dirimu sendiri kuat, tdk seorangpun kuat dan kenal terhadap dosa, itu sebabnya kita perlu selalu diingatkan,...takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan, belajar utk rendah hati, itulah perisai yg kuat bagi manusia batiniah kita.

Smile and be more faithful 
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-09-06 20:35:12

Selasa, 6 September 2016

2 Tawarikh 34:1-3, 8, 14
"...Yosia berumur delapan tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga puluh satu tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.
Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN dan hidup seperti Daud, bapa leluhurnya, dan tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri. 
Pada tahun kedelapan dari pemerintahannya, ketika ia masih muda belia, ia mulai mencari Allah Daud, bapa leluhurnya, dan pada tahun kedua belas ia mulai mentahirkan Yehuda dan Yerusalem dari pada bukit-bukit pengorbanan, tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan. 
Pada tahun kedelapan belas dari pemerintahannya, setelah selesai mentahirkan negeri dan rumah TUHAN, ia menyuruh Safan bin Azalya, dan Maaseya, penguasa kota, serta Yoah bin Yoahas, bendahara negara, untuk memperbaiki rumah TUHAN, Allahnya. 
Ketika mereka mengeluarkan uang yang telah dibawa ke rumah TUHAN, imam Hilkia menemukan kitab Taurat TUHAN, yang diberikan dengan perantaraan Musa..." ‎

---> Yosia raja Yehuda masih sangat muda ketika dia menjadi raja. Yosia baru berumur 8 tahun ketika dia menjadi raja Yehuda. Coba perhatikan urut urutan ‎silsilah hidup Yosia:

1. Yosia mulai dgn ‎'...pada tahun kedua belas ia mulai mentahirkan Yehuda dan Yerusalem dari pada bukit-bukit pengorbanan, tiang-tiang berhala, patung-patung pahatan dan patung-patung tuangan. 
Pada tahun kedelapan belas dari pemerintahannya, setelah selesai mentahirkan negeri dan rumah TUHAN,' 
--> Yosia memulai dgn hidup didlm pertobatan, yaitu melangkah meninggalkan dosa, menjungkir balikan bukit bukit pengorbanan,... akibat dari pertobatannya, dia juga mentahirkan seluruh negri. ‎
--> Perhatikan Urut urutan tsb, bertobat bagi dirinya sendiri terlebih dahulu baru berdampak bagi negrinya. Pertobatan yg berdampak kpd orang lain adalah pertobatan yg dimulai dari diri sendiri, baru kemudian seluruh negri merasakan akibat dari pertobatan tsb!

‎2. Setelah itu kemudian Yosia mulai 'memperbaiki rumah Tuhan', inilah catatan alkitab: 
‎"...Pada tahun kedelapan belas dari pemerintahannya, setelah selesai mentahirkan negeri dan rumah TUHAN, ia menyuruh Safan bin Azalya, dan Maaseya, penguasa kota, serta Yoah bin Yoahas, bendahara negara, untuk memperbaiki rumah TUHAN, Allahnya. ‎"
‎---> kita adalah bait Allah, setelah bertobat dan menerima Kristus, kita harus membangun diri kita sendiri, membangun kharakter Illahi didlm kita, membangun pengenalan kita akan Kristus.

3. ‎Kemudian sesuatu yg tdk disangka sangka terjadi, "Ketika mereka mengeluarkan uang yang telah dibawa ke rumah TUHAN, imam Hilkia menemukan kitab Taurat TUHAN, yang diberikan dengan perantaraan Musa..." ‎
‎---> ketika sudah melangkah dgn bertekad utk membangun bait Allah, mereka menemukan gulungan Firman Tuhan, atau mereka bertemu dgn Tuhan sendiri yg adalah Firman.  (Yohanes 1:1)

Spt itulah perjalanan hidup anak anak Tuhan, dimulai dgn keputusan utk bertobat dan meninggalkan dosa,... lalu pertobatanmu mulai mempengaruhi orang disekitarmu... melangkah lebih jauh utk membangun dirimu sendiri utk hidup didlm pengenalan akan Allah, disitulah engkau akan bertemu dgn Tuhan, didlm rumah tanggamu, didlm usahmu, didlm pelayananmu dan didlm setiap aspek dari hidupmu,... semua harus dimulai dgn satu keputusan utk tinggalkan dosa dan belajar hidup benar. Perjumpaan Illahi bukan didptkan dari kesibukan pelayanan, bukan dgn ritual ritual agamawi, tapi karena perpaduan antara kedaulatan Allah dgn kerelaan hati manusia, itulah tugas dan bagian kita, memastikan hati kita rela... dgn cara: bertobat, bertumbuh kemudian berdampak!

Keep on growing in love...
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-09-05 19:41:19

Senin, 5 September 2016

2 Tawarikh 33:1-2, 10-12, 21-24 

Kisah hidup Manasye:
"... Manasye berumur dua belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan lima puluh lima tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.
Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, sesuai dengan perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalaukan TUHAN dari depan orang Israel.  
Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Manasye dan rakyatnya, tetapi mereka tidak menghiraukannya. 
Oleh sebab itu TUHAN mendatangkan kepada mereka panglima-panglima tentara raja Asyur yang menangkap Manasye dengan kaitan, membelenggunya dengan rantai tembaga dan membawanya ke Babel.
Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati TUHAN, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya, 
Amon berumur dua puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem." 

Kisah hidup Amon, anak Manasye:‎
"Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN seperti yang telah dilakukan Manasye, ayahnya. Amon mempersembahkan korban kepada segala patung yang dibuat Manasye, ayahnya, dan beribadah kepada patung-patung itu.
Tetapi ia tidak merendahkan diri di hadapan TUHAN seperti Manasye, ayahnya, merendahkan diri, malah Amon makin banyak kesalahannya. 
Maka pegawai-pegawainya mengadakan persepakatan melawan dia, dan membunuhnya di istananya..."‎

Manasye raja Yehuda adalah raja yg paling jahat sepanjang sejarah, namun pada akhir hidupnya, alkitab mencatat spt ini di ayat 12 :
"...Dalam keadaan yang terdesak ini, ia berusaha melunakkan hati TUHAN, Allahnya; ia sangat merendahkan diri di hadapan Allah nenek moyangnya, 
Amon berumur dua puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem." ‎
‎ 
---> Manasye merendahkan diri kemudian Tuhan pulihkan hidupnya! Sebaliknya, anak Manasye Amon, juga hidup jahat dihadapan Tuhan, tapi bedanya adalah, ini catatan Alkitab di ayat 24:‎
‎"...Tetapi ia tidak merendahkan diri di hadapan TUHAN seperti Manasye, ayahnya, merendahkan diri, malah Amon makin banyak kesalahannya. 
Maka pegawai-pegawainya mengadakan persepakatan melawan dia, dan membunuhnya di istananya..."‎‎

‎---> Berbeda dgn ayahnya, Amon memilih utk tdk merendahkan diri, dan hancur! Betapa luar biasanya kekuatan yg dimiliki oleh satu sifat atau sikap ini, 'KERENDAHAN HATI!!!' bahkan orang yg paling jahat dan menyedihkan hati Tuhan spt Manasye-pun bisa dipulihkan hanya sekedar berani merendahkan hati. Terlalu banyak orang orang hebat yg memiliki kharisma dan kesempatan luar biasa, hancur hanya karena tdk rela utk merendahkan hati.

Didlm sejarah Grika ada seorang pegulat muda yg luar biasa dan baru saja memenangkan satu perlombaan gulat international, dgn bangga dan angkuhnya pegulat muda itu berkoar koar membanggakan dirinya sbg yg terhebat dan terkuat!

Dari kejauhan ada seorang tukang sapu tua yg terus memperhatikan tingkah laku pegulat muda tsb, kemudian setelah sebagian besar orang sudah pulang dan ‎pegulat muda itu masih terus berkoar koar, tukang sapu tua itu mendekatinya dan berkata: 'hai anak muda, kamu memang pegulat hebat, tapi tdk sehebat pegulat yg pernah ada', lalu dia menunjuk kpd patung pegulat legendaris yg ada didekat arena gulat tsb, kakek tua tadi berkata, 'aku masih sangat muda ketika sang legendaris memenangkan piala dunia dan kalau dia ada diatas ring dgnmu, pasti dgn satu tindakan dia akan mematahkan barang lehermu'.

Pegulat muda dgn hati kesal meninggalkan tempat itu... semalaman dia tdk bisa tidur memikirkan perkataan sang kakek tukang sapu. Menjelang pagi pegulat muda itu langsung pergi kembali ke arena dan berhadapan dgn patung legendaris, lalu dia menantang patung sang legendaris utk berduel dgnnya, ... dgn celotehan yg sesumbar lalu dia mulai menerkam kaki patung tsb dan patung itu rubuh menimpa pegulat muda tsb, leher pegulat muda itu patah dlm satu benturan....

Keesokan harinya surat khabar menyatakan kematian sang pegulat muda yg baru saja jadi champion, dgn perkataan 'pegulat yg dibunuh oleh sebuah patung...' tapi sang kakek tukang sapu, ketika ditanya utk menjelaskan apa yg terjadi berkata: 'pegulat muda itu mati terbunuh oleh keangkuhannya sendiri!'
Amon mati karena menolak utk merendahkan hati, Saul mati karena menolak utk merendahkan hati, Ahab, Izebel, bahkan Bileam dan masih banyak lagi serentetan orang orang besar mati karena menolak utk merendahkan hati, coba periksa hatimu sendiri pagi ini, adakah engkau terlalu angkuh utk dirimu sendiri atau dihadapan Tuhan dan orang lain? Rendahkan dirimu supaya kemuliaan Tuhan bisa turun mengalir melalui hidupmu!

Be more faithful and humble yourself
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-09-04 19:54:39

Jumat, 2 September 2016

2 Tawarikh 32:1, 9-10, 18
"Setelah peristiwa yang menunjukkan kesetiaan Hizkia itu datanglah Sanherib, raja Asyur, menyerbu Yehuda. Ia mengepung kota-kota berkubu, dan berniat merebutnya.
Sesudah itu Sanherib, raja Asyur, yang sedang mengepung Lakhis dengan seluruh kekuatan tentaranya, mengutus beberapa pegawai ke Yerusalem, kepada Hizkia, raja Yehuda, dan kepada semua orang Yehuda yang ada di Yerusalem, dengan pesan: 
"Beginilah titah Sanherib, raja Asyur: Apakah yang kamu harapkan, maka kamu tinggal saja di Yerusalem yang terkepung ini?
Dan mereka berseru dengan suara nyaring dalam bahasa Yehuda kepada rakyat Yerusalem yang ada di atas tembok, untuk menakutkan dan mengejutkan mereka, supaya mereka dapat merebut kota itu..."‎

---> Ada saat dimana Hizkia raja Yehuda mengalami tekanan dari musuh musuhnya, sekalipun dia hidup benar dihadapan Tuhan. Sanherib, raja Asyur, berniat menghabisi Yehuda dgn taktik pertama tama mengepung Yerusalem, kemudian mencoba mengerogoti Yerusalem dari dalam dgn menempatkan teror dan ketakutan, coba perhatikan sekali lagi ayat 18:

‎"...Dan mereka berseru dengan suara nyaring dalam bahasa Yehuda kepada rakyat Yerusalem yang ada di atas tembok, untuk menakutkan dan mengejutkan mereka, supaya mereka dapat merebut kota itu..."‎

Taktik yg sama sebenarnya telah digunakan oleh iblis yg membisikan taktik tsb kpd Sanherib utk ditembakan kpd umat Tuhan, yaitu taktik 'menanamkan keragu raguan, ketakutan yg tiba tiba atau mengejutkan!'
Di sepanjang hidup kita sbg anak anak Tuhan sekalipun, tdk akan terlepas dari‎ rasa takut dan khawatir terhadap sesuatu hal, entah itu takut atau khawatir akan masa depan, takut akan keuangan, atau apapun, semua kita bisa mengalami hal hal demikian, tapi dengar apa kata Firman Tuhan, rasa takut dan kekhawatiran sengaja ditanamkan oleh iblis sama spt Sanherib menanamkan hal itu di hati penduduk Yerusalem dgn tujuan: ".... ‎untuk menakutkan dan mengejutkan mereka, supaya mereka dapat merebut kota itu..."‎ Jika iblis mampu menanamkan rasa takut spt itu, iblis akan juga mampu MEREBUT seluruh hidup anak Tuhan yg membukan celah utk iblis masuk.

Adakah engkau takut akan hari esok? Akan masa depan mu dan anak anakmu? Ketika rasa takut itu dtg, segera dtg kpd Tuhan spt Daud, spt Hizkia... biarkan kasih dan kesetiaan Tuhan menambal celah celah hati dan pikiranmu.

Smile and be more faithful 
It's Friday, Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-09-01 19:55:08

Kamis, 1 September 2016

2 Tawarikh 31:1
"Setelah semuanya ini diakhiri, seluruh orang Israel yang hadir pergi ke kota-kota di Yehuda, lalu meremukkan segala tugu berhala, menghancurkan segala tiang berhala, dan merobohkan segala bukit pengorbanan dan mezbah di seluruh Yehuda dan Benyamin, juga di Efraim dan Manasye, sampai musnah semuanya. Kemudian pulanglah seluruh orang Israel ke kota-kotanya, ke miliknya masing-masing..."

‎---> ayat diatas diawali dgn perkataan "...setelah semuanya ini..." Setelah apa? Dan apa yg terjadi setelah peristiwa tsb?

Inilah perenungan kita pagi ini. Kita tahu benar bahwa hanya didlm Kristus, melalui penebusan darah Kristus saja lah ada pengampunan dosa. Keselamatan hanya diperoleh melalui penebusan darah Kristus, bukan oleh perbuatan baik atau amal atau ritual ritual agamawi apapun! Jadi tdk seorangpun diselamatkan melalui usahan dan kebaikannya sendiri.

Namun perhatikan kebenaran ini, Jika kita benar benar telah ditebus.... jika kita benar benar telah lahir baru dan hidup didlm Kristus, PASTI, bukan semoga atau mudah mudahan, kita akan berpaling dari dosa dan meninggalkan hidup yg lama.‎

Seluruh penduduk Yehuda dan Israel baru saja merayakan paskah selama 7 hari bagi TUHAN pada zaman Hizkia, mereka sangat bersukacita akibat mempermuliakan nama Tuhan di Yerusalem dgn membawa begitu banyak korban bakaran bagi TUHAN, sesuatu yg sudah sekian lama tdk mereka lakukan dan alami. Gelombang kebangunan rohani dirasakan semua mereka, lawatan Tuhan sungguh luar biasa, dan semua itu diceritakan dipasal pasal sebelumya.

Kemudian, ‎pasal 31 diawali dgn perkataan ini:
2 Tawarikh 31:1 "Setelah semuanya ini diakhiri, seluruh orang Israel yang hadir pergi ke kota-kota di Yehuda, lalu meremukkan segala tugu berhala, menghancurkan segala tiang berhala, dan merobohkan segala bukit pengorbanan dan mezbah di seluruh Yehuda dan Benyamin, juga di Efraim dan Manasye, sampai musnah semuanya. Kemudian pulanglah seluruh orang Israel ke kota-kotanya, ke miliknya masing-masing..."

--> setelah lawatan Tuhan terjadi, action selalu mengikuti lawatan Tuhan, action atau tindakan apa? MENINGGALKAN DOSA! Itulah tanda pertobatan. Dgn tangan mereka sendiri, orang orang Israel kembali ke kotanya dan merubuhkan dewa dewa berhala, bukit pengorbanan dan mezbah mezbah berhala yg ada di kotanya, dirumah tangganya sendiri sendiri. ‎

Bagaimana dgn saudara dan saya? Berapa banyak KKR dan ibadah ibadah kita lewati? Berapa sering kita pulang dari gereja masih merasa gemetar gemetar atau bahkan tdk merasa apa apa sama sekali, tapi berkali kali kita alami lawatan Tuhan namun hidup tdk pernah berubah? Tangan kita enggan utk merubuhkan berhala berhala dosa, ada dosa dosa yg terus kita pelihara, kita sayangi bahkan kita rawat baik baik... jika demikian, benarkah kita sudah mengalami 'lahir baru'? Sekali lagi, memang benar keselamatan hanya terjadi lewat penebusan dosa, bukan lewat perbuatan baik kita, namun tanda kita sudah ditebus, kaki kita pasti akan melangkah meninggalkan dosa... tangan kita akan menghancurkan sendiri berhala berhala... spt itulah hidup pertobatan kita?‎

Ada saat sebelum saya menikah dgn istri saya, ada hal hal kebiasaan yg saya lakukan dahulu yg tdk disukai istri saya,... keputusan utk menikahi istri saya memberikan saya semangat utk meninggalkan kebiasaan kebiasaan yg tdk dia sukai, itulah kekuatan cinta! Benarkah kita mencintai Tuhan? Benarkah cinta-Nya telah menebus kita? Buktikan dgn pertobatan hidup kita sehari hari....

Bertobatlah dan tinggalkan dosa!

Greetings from Kupang
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-31 19:26:58

Rabu, 31 Agustus 2016

2 Tawarikh 24:1-2, 23-25
"Yoas berumur tujuh tahun pada waktu ia menjadi raja, dan empat puluh tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Zibya, dari Bersyeba.
Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN selama hidup imam Yoyada. 
Pada pergantian tahun tentara Aram maju menyerang Yoas dan masuk ke Yehuda dan Yerusalem. Dari bangsa itu semua pemimpin habis dibunuh mereka dan segala jarahan dikirim mereka kepada raja negeri Damsyik.
Walaupun tentara Aram itu datang dengan sedikit orang, namun TUHAN menyerahkan tentara yang sangat besar kepada mereka, karena orang Yehuda telah meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka. Demikianlah orang Aram melakukan penghukuman kepada Yoas. 
Ketika mereka pergi dari padanya, — mereka meninggalkannya dengan luka-luka berat — pegawai-pegawainya mengadakan persepakatan terhadap dia karena darah anak imam Yoyada itu, lalu membunuhnya di atas tempat tidurnya. Ia mati dan dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak di pekuburan raja-raja..."

‎---> Yoas, raja Yehuda adalah orang yg hidup benar dihadapan Tuhan, inilah yg alkitab katakan tentang dia, coba perhatikan sekali lagi: 
"Yoas berumur tujuh tahun pada waktu ia menjadi raja, dan empat puluh tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Zibya, dari Bersyeba. Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN selama hidup imam Yoyada." (2 Tawarikh 24:1-2)

Jika demikian, mengapa pada akhir akhir hidupnya dia mengalami kehancuran, bahkan mati bukan sbg raja raja keturunan Daud, perhatikan catatan Alkitab tentang Yoas diakhir hidupnya:
"...Demikianlah orang Aram melakukan penghukuman kepada Yoas. 
Ketika mereka pergi dari padanya, — mereka meninggalkannya dengan luka-luka berat — pegawai-pegawainya mengadakan persepakatan terhadap dia karena darah anak imam Yoyada itu, lalu membunuhnya di atas tempat tidurnya. Ia mati dan dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak di pekuburan raja-raja..."‎ (2 Tawarikh 24:24-25)

---> Apa yg membuat seorang yg hidup benarpun bisa mati dgn kehancuran yg memalukan spt demikian? Inilah pelajaran penting bagi semua kita, jika kita hendak menjaga hidup yg berakhir kokoh sampai finishing line. Coba perhatikan satu catatan kecil di pasal yg sama tentang Yoas, dan inilah juga dosa yg sangat sangat berbahaya dan mematikan:‎

2 Tawarikh 24:17-18 "Sesudah Yoyada mati, pemimpin-pemimpin Yehuda datang menyembah kepada raja. Sejak itu raja mendengarkan mereka.
Mereka meninggalkan rumah TUHAN, Allah nenek moyang mereka, lalu beribadah kepada tiang-tiang berhala dan patung-patung berhala. Oleh karena kesalahan itu Yehuda dan Yerusalem tertimpa murka."‎
---> Saudara lihat itu? Pemimpin pemimpin Yehuda 'DTG MENYEMBAH KPD RAJA ' dan akibatnya, 'sejak itu raja mendengarkan mereka'!

Pernyataan Alkitab diatas menerangkan semua penyebab kehancuran Yoas! Yoas mulai disembah para pemimpin Yehuda, sebab para pemimpin itu mengerti, Yoas haus akan kehormatan dan penyembahan yg hanya berhak diberikan dan menjadi milik Tuhan sendiri! Sebagai imbalannya, Yoas mengarahkan telingga kpd mereka, atau dgn kata lain, apapun yg mereka mau atau inginkan, Yoas akan berikan, sebab Yoas sudah di suap dgn 'penyembahan mereka'!

Keangkuhan akan membutakan dan bahkan membatalkan 'hidup benar' sekalipun! Apa kurang benar hidup malaikat Lucifer? dia hidup menyembah Tuhan tiap tiap waktu, namun apa yg membuat dia jatuh dan hancur?‎ KEANGKUHAN!, itulah yg membuat iblis dicampakan dan hancur. Jgn anggap remeh satu kharakter ini, keangkuhan adalah satu kharakter jahat yg sangat mematikan, jgn biarkan keangkuhan tumbuh subur di hati dan pikiran kita, perangi dgn merendahkan diri hari ke sehari. Bagaimana caranya merendahkan diri? Siap dan rela ditegur. Sesederhana itu!

Greetings from airport on the way to Kupang‎
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-30 19:44:52

Selasa, 30 Agustus 2016

2 Tawarikh 22:1-4
"Lalu penduduk Yerusalem mengangkat Ahazia, anaknya yang bungsu, menjadi raja menggantikan dia, karena semua anaknya yang lebih tua umurnya telah dibunuh oleh gerombolan yang datang ke tempat perkemahan bersama-sama orang-orang Arab. Dengan demikian Ahazia, anak Yoram raja Yehuda, menjadi raja. 
Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri.‎
Ia pun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat. 
Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN sama seperti keluarga Ahab, sebab sesudah ayahnya mati mereka menjadi penasihat-penasihatnya yang mencelakakannya..."‎

---> Memang betul Alkitab berkali kali menempatkan akan betapa pentingnya peran seorang ayah atau bapa dlm memberikan arahan kpd masa depan anak anaknya, namun apakah semua itu hanya menjadi tanggung jawab sang ayah? Bagaimana dgn peran istri yg sebenarnya lebih banyak menghabiskan waktu dgn anak anak selama dirumah dibandingkan dgn peran seorang ayah pada umumnya? Coba perhatikan kehidupan singkat ‎raja Ahazia anak Yoram raja Yehuda... Ahazia hanya diijinkan Tuhan hidup memerintah sbg raja utk setahun lamanya. Masa pemerintahan yg sangat singkat, namun coba bayangkan warna pemerintahannya... siapa yg berperan memberi warna tsb?

Ayat 3 & 4 berkata:‎
"...Ia pun hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat. 
Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN sama seperti keluarga Ahab, sebab sesudah ayahnya mati mereka menjadi penasihat-penasihatnya yang mencelakakannya..."‎

‎---> Ibu Ahazia adalah Atalya anak Ahab, anak Izebel... seorang yg menyembah baal... Yoram ayah Ahazia adalah anak Daud, namun hidup didlm dosa karena pengaruh istrinya, dan setelah Yoram mati, istrinya berperan sangat kental utk membentuk kharakter anak mereka Ahazia raja Yehuda namun dgn warna warna yg melawan Tuhan,... menghianati Tuhan. Alkitab sekali lagi berkata Ahazia hidup menurut kelakuan keluarga Ahab, karena ibunya menasihatinya untuk melakukan yang jahat.... Jadi bisa dikatakan, Ahazia hancur karena sikap dan peran seorang ibu yg berjalan tdk sesuai Firman Tuhan, tdk ada takut akan Allah.

Ada pribahasa yg berkata, dibalik seorang yg berhasil, pasti ada wanita bijak yg berperan,... para ibu, para istri, apakah saudara tergolong sbg seorang wanita bijak? Jika engkau berkata : 'oh benar, saya termaksud wanita bijak yg takut akan Tuhan'.... sederhana saja utk membuktikannya, coba lihat suamimu... anak anakmu... jadi spt apa mereka? Jika suami dan anak anakmu hidup benar didlm takut akan Tuhan, menjadi berkat dimana mana, bukan menjadi batu sandungan dan cemoohan, dari buahnya kita mengenal pohonnya.‎ Ahazia sekalipun memiliki darah Daud, tapi lahir dari rahim wanita bodoh bernama Atalya, anak Ahab dan Izebel. Ternyata pengaruh Atalya lebih dominant dibanding dgn DNA Daud didlm diri Ahazia. Alkitab begitu banyak memberikan contoh contoh akan betapa pentingnya peran ibu didlm mendidik dan mempersiapkan seorang anak yg hidup benar akan Tuhan, jika tdk demikian, tentu Alkitab tdk perlu menuliskan nama nama ibu dari serentetan orang orang ini:

-> 1 Raja-raja 22:42 " Yosafat berumur tiga puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh lima tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah ‎ Azuba, anak Silhi."‎‎

‎-> 2 Raja-raja 12:1-2 "Dalam tahun ketujuh zaman Yehu, Yoas menjadi raja dan empat puluh tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Zibya, dari Bersyeba. ‎Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN seumur hidupnya, selama imam Yoyada mengajar dia" 

-> ‎2 Raja-raja 18:1-3 "Maka dalam tahun ketiga zaman Hosea bin Ela, raja Israel, Hizkia, anak Ahas raja Yehuda menjadi raja. Ia berumur dua puluh lima tahun pada waktu ia menjadi raja dan dua puluh sembilan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Abi, anak Zakharia.Ia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, tepat seperti yang dilakukan Daud, bapa leluhurnya." ‎‎

Masih banyak lagi, mengapa nama ibunya perlu dituliskan? Sebab ibunya memiliki peran penting,... para wanita, perhatikan apa yg hendak saya katakan: 'engkau entah akan menjadikan atau mematahkan masa depan anakmu! You either make itu or break it!' Putuskan bagi dirimu sendiri dan bagi seisi rumah tanggamu... Jgn hanya pintar bersolek dan belanja! Bekerja dgn tanganmu juga bangun rumah tanggamu sendiri, dukung suamimu dan layani Tuhan, sebab... "Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri." (Amsal 14:1) 

Adakah tanganmu termaksud tangan perempuan bijak? Tangan wanita bijak bekerja pagi pagi sekali... mengatur rumah tangganya... anak anaknya hidup tertib dan benar... suaminya dipuji puji orang... kemudian, nama wanita itu akan ditulis sbg ibu serentetan raja raja besar yg hidup benar dan sesuai Firman Tuhan!!! Rindukah itu menjadi bagianmu? Jika demikian, hiduplah bijaksana!

Smile and be more faithful 
For Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-29 21:28:17

Senin, 29 Agustus 2016

2 Tawarikh 21:1, 4, 6, 18-20
"...Kemudian Yosafat mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di samping nenek moyangnya di kota Daud. Maka Yoram, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
Sesudah Yoram memegang pemerintahan atas kerajaan ayahnya dan merasa dirinya kuat, ia membunuh dengan pedang semua saudaranya dan juga beberapa pembesar Israel.
Ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel seperti yang dilakukan keluarga Ahab, sebab yang menjadi isterinya adalah anak Ahab. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. ‎
Sesudah semuanya ini TUHAN menulahinya dengan penyakit usus yang tidak dapat sembuh. 
Beberapa waktu berselang, kira-kira sesudah lewat dua tahun, keluarlah ususnya karena penyakitnya itu, lalu ia mati dengan penderitaan yang hebat. Rakyatnya tidak menyalakan api baginya seperti yang diperbuat mereka bagi nenek moyangnya. 
Ia berumur tiga puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan delapan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia meninggal dengan tidak dicintai orang. Ia dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak di dalam pekuburan raja-raja..." ‎

---> Ada pribahasa di Indonesia yg berkata: 'harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan Gading, tapi manusia mati meninggalkan nama baik...' Bagaimana jika manusia mati namun tdk meninggalkan nama baik? Manusia tsb akan mati kesepian, tdk ada bekas bekasnya, tanpa cinta yg mengiringinya pergi, bahkan tdk sedikit yg mati dgn diiringi sorak sorak rasa lega dari orang orang disekitarnya... itulah hidup orang orang yg sangat malang, hidup yg tdk berarti sama sekali, bahkan lebih tdk berarti dibandingkan dgn macan atau gajah (binatang).

Coba perhatikan hidup Yoram anak raja Yosafat, raja di Yehuda,... kaya raya, sangat berkuasa, namun kehidupannya mengalami degradasi yg sangat parah, lihat baik baik:

1. Ayat 4 sesudah menjadi raja, Yoram 'merasa kuat'... itulah kesombongan
‎2. Lebih lanjut ayat 4 menjelaskan bahwa ketika kesombongan itu mulai matang, akibatnya maut, Yoram merasa harus membunuh saudara saudaranya dan beberapa pembesar Israel...  Yoram berhati kejam dan tdk berperasaan, hati nuraninya mati duluan sebelum tubuhnya mati...
3. Ayat 6 menyebutkan kemudian Yoram hidup spt Ahab yg adalah seteru atau musuh Tuhan, hidupnya mulai hancur, tanpa hati nurani....
4. ‎Kemudian tulah yg adalah buah dari dosa mulai terlihat dan tercium baunya...
5. Pada waktu matinya, inilah yg Alkitab tuliskan: ‎ayat 20:
‎"...Ia berumur tiga puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan delapan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia meninggal dengan tidak dicintai orang. Ia dikuburkan di kota Daud, tetapi tidak di dalam pekuburan raja-raja..." ‎

Orang yg mati sia sia bukan yg mati tiba tiba... tapi yg waktu hidup memang sudah mempersiapkan diri utk mati sia sia, tdk berguna dan tdk berarti, dan seringkali, awal mulanya adalah karena merasa kuat, angkuh, itulah yg membuat hidup menjadi sia sia. Se kaya atau se pintar apapun kita, jika kita sudah mulai merasa kuat, sebaiknya kita mulai gali lobang kubur sendiri, sebab nanti waktu mati, mungkin tdk ada yg rela menggali kubur kita... Yoram mati dgn tdk dicintai orang, bahkan tdk dikubur di pekuburan raja raja... hari hari ini, keluarga mantan president Marcos, diktator Philippines sedang bersitegang utk ngotot minta dikubur di kuburan pahlawan, sekalipun president Duterte yg sekarang mengijinkan, namun mahkamah agung Philippines mencegah, sebab rakyat menolak, dan mayat Marcos selama sekian tahun masih di letakan didlm peti kaca, tdk dikuburkan... sampai hari ini!

Saudaraku, percuma hidup menjadi orang paling kaya atau paling berkuasa namun tanpa cinta! Belajarlah utk rendah hati,... kerendahan hati akan mengajar kita utk merasa perlu orang lain, memperhatikan orang lain, dan dgn demikian, kita memuliakan Bapa di Surga yg rindu agar semua anak anak Bapa saling perduli satu sama lain.

Let's start a new day with love...
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-28 19:13:46

Jumat, 26 Agustus 2016

2 Tawarikh 20:10-12
"...Sekarang, lihatlah, bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir ini! Ketika orang Israel datang dari tanah Mesir, Engkau melarang mereka memasuki negerinya. Oleh sebab itu mereka menjauhinya dan tidak memusnahkannya.  
Lihatlah, sebagai pembalasan mereka datang mengusir kami dari tanah milik yang telah Engkau wariskan kepada kami.
Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." 

---> Yosafat raja Yehuda adalah orang yg takut akan Tuhan, namun satu ketika dia mengalami tekanan besar akibat serangan dari 3 bangsa, yakni bani Moab, bani Amon, dan Meunim, sedangkan ketiga bangsa ini jauh lebih kuat dari Yosafat. Dlm keadaan terjepit tanpa harapan, Yosafat dan penduduk Yehuda benar benar tdk memiliki dasar utk berharap atau kekuatan apa apa, namun bagi orang yg takut akan Tuhan, selalu ada harapan, Yosafat melihat ke langit dan berdoa... Coba perhatikan doa Yosafat di ayat 12:
"...Ya Allah kami, tidakkah Engkau akan menghukum mereka? Karena kami tidak mempunyai kekuatan untuk menghadapi laskar yang besar ini, yang datang menyerang kami. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan, tetapi mata kami tertuju kepada-Mu." 

Bagian terakhir dari doa Yosafat itulah yg disebut 'IMAN',.... 'kami tdk tahu apa yg harus kami lakukan... tetapi mata kami tertuju kpd TUHAN! '

Pernahkah saudara mengalami saat saat jalan buntu? Betul betul tanpa harapan? ‎Pada saat saat spt itulah engkau akan melihat dgn jelas kadar iman percayamu sendiri... didlm 2 Tawarikh 16, saat Asa yg adalah ayah Yosafat terjepit, dia lari dan minta bantuan manusia, dan itu mendatangkan murka TUHAN, Yosafat berbeda, saat terjepit, dia lari kpd Tuhan. 

Kpd siapa saudara lari saat terjepit? Tertuju kpd siapa atau apa mata saudara ketika terjepit? Memang Tuhan bisa kirim bantuan melalui orang lain, namun jgn pernah mengandalkan manusia dgn mencari cari bantuan kesana kesini, belajar utk tinggal tenang dan berdoa... sekalipun tdk ada jalan keluar, pada TUHAN selalu ada jalan keluar. Belajarlah utk berkata spt doa Yosafat: ‎
'kami tdk tahu apa yg harus kami lakukan... tetapi mata kami tertuju kpd TUHAN! '

It's Friday...
So smile and be more faithful...
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-25 20:17:52

Kamis, 25 Agustus 2016

2 Tawarikh 18:18-21
"...Kata Mikha: "Sebab itu dengarkanlah firman TUHAN. Aku telah melihat TUHAN sedang duduk di atas takhta-Nya dan segenap tentara sorga berdiri di sebelah kanan-Nya dan di sebelah kiri-Nya.
Dan TUHAN berfirman: Siapakah yang akan membujuk Ahab, raja Israel, untuk maju berperang, supaya ia tewas di Ramot-Gilead? Maka yang seorang berkata begini, yang lain berkata begitu.
Kemudian tampillah suatu roh, lalu berdiri di hadapan TUHAN. Ia berkata: Aku ini akan membujuknya. TUHAN bertanya kepadanya: Dengan apa? 
Jawabnya: Aku akan keluar dan menjadi roh dusta dalam mulut semua nabinya. Ia berfirman: Biarlah engkau membujuknya, dan engkau akan berhasil pula. Keluarlah dan perbuatlah demikian!"‎

‎---> Kisah diatas adalah bagian dari kisah hidup raja Ahab, raja Israel yg jahat dan berseteru dgn Tuhan... ketika Ahab hendak berperang melawan Aram, Yosafat raja Yehuda menyarankan utk tanya Tuhan dulu. Dgn berat hati Ahab memanggil 400 nabi dan mereka semua menyatakan 'yes! Jalan terus!!' tapi Yosafat mendorong, coba cari lagi nabi Tuhan, dgn lebih berat hati lagi, Mikha dipanggil lalu menyatakan inilah saatnya Tuhan menghancurkan Ahab.
 
Pagi ini kita akan merenungkan 2 hal, pertama adalah pekerjaan 'roh dusta' yg bekerja diantara para nabi... kenapa 400 nabi bisa termakan oleh roh dusta sedangkan nabi Mikha tdk? Coba lihat beberapa ayat ayat di pasal ini: 2 Tawarikh 18:5-7 
Ayat 5: "Lalu raja Israel mengumpulkan para nabi, empat ratus orang banyaknya, kemudian bertanyalah ia kepada mereka: "Apakah kami boleh pergi berperang melawan Ramot-Gilead atau aku membatalkannya?" Jawab mereka: "Majulah! Allah akan menyerahkannya ke dalam tangan raja." 
Ayat 6: "Tetapi Yosafat bertanya: "Tidak adakah lagi di sini seorang nabi TUHAN, supaya dengan perantaraannya kita dapat meminta petunjuk?" 
Ayat 7: "Jawab raja Israel kepada Yosafat: "Masih ada seorang lagi yang dengan perantaraannya dapat diminta petunjuk TUHAN. Tetapi aku membenci dia, sebab tidak pernah ia menubuatkan yang baik tentang aku, melainkan selalu malapetaka. Orang itu ialah Mikha bin Yimla." Kata Yosafat: "Janganlah raja berkata demikian."

‎--> 400 nabi nabi yg terkontaminasi roh dusta disebut di ayat 5 sbg 'para nabi', sedangkan Milkha di sebut sbg 'nabi Tuhan' diayat 6.
‎--> Bahkan Ahab sendiri diayat 7 menyatakan bahwa melalui Mikha kita dpt diminta 'Petunjuk TUHAN ', namun Mikha selalu berlawanan dgn Ahab, sebab Ahab berlawanan dgn Tuhan apalagi Izebel istrinya.

Kpd para hamba hamba Tuhan, jika saudara tergolong 'para nabi' maka kiblat saudara adalah membela yg bayar. Siapa berani bayar, kita bicara dgn baik. Saya mengenal 'para nabi' yg bersedia memberkati pasangan homoseksual, atau mengurapi panti pijat ++ atau night club... atau bermain abu abu dgn membiarkan bahkan membenarkan atau menetralisir dosa menjadi seakan akan benar, tergantung bayarannya. Bagi anak anak Tuhan, jika telinggamu selalu diarahkan utk dengar yg engkau mau dengar saja, 'roh Ahab' itu sedang menguasaimu, ingat apa yg terjadi dgn Ahab, sekalipun sudah dihardik oleh Mikha, Ahab jalan terus dan mati saat itu. Ahablah penyebab 'para nabi' itu ada... anak anak Tuhan yg bebal lah penyebab 'para nabi' itu ada dan tumbuh subur. Biasakan utk dengar Firman Tuhan bukan yg saya suka dengar atau yg saya mau dengar, tapi paksakan dirimu utk tunduk dan dengar sekalipun engkau tdk suka atau tdk enak utk dengar, kemudian lakukan kebenaran tsb, itu akan memberikanmu kepekaan akan mana suara 'para nabi' dan mana suara 'nabi Tuhan'. Sebab masalahnya ada di hati kita sendiri yg degil, yg terus menerus mengeraskan hati,... jgn biarkan roh Ahab menguasaimu!

Hari hari ini, kedua suara itu sama sama bergemerincing... bahkan berlomba lomba sebab waktunya sudah sangat singkat, namun Firman Tuhan di ‎Yohanes 10:4-5 katakan: "Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."‎

Jika kita tergolong domba Tuhan, maka ciri cirinya adalah:
1. Kita adalah orang orang yg telah dibawa keluar. Gereja dlm bahasa Grika disebut Eklesia atau 'yg dibawa keluar' artinya kita, gereja Tuhan sudah keluar dari hidup yg lama, dari cara berfikir yg lama, tdk tinggal tetap dgn gaya hidup lama.
2. Gembala Agung berjalan didepan, dan domba mengikuti dibelakang, artinya domba itu taat dan ikut apa yg dikerjakan dan dikatakan Gembala Agung, yaitu Tuhan sendiri dan Firman Tuhan 
3. Jika 2 diatas dilakukan, maka domba akan mengenal suara Gembala Agung, namun suara orang asing tdk dikenalnya...

Lalu kenapa begitu banyak yg 'spt domba domba' tdk punya kepekaan terhadap suara suara? Sebab tdk meninggalkan hidup yg lama, atau tdk menjadi gereja (Eklesia) dan tdk hidup dgn taat akan Firman Tuhan. 

Adakah engkau lebih mirip spt domba atau spt kambing?‎
Coba berkaca hari ini sebelum terlambat!‎

Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-24 19:23:09

Rabu, 24 Agustus 2016

2 Tawarikh 16:7-10
"...Pada waktu itu datanglah Hanani, pelihat itu, kepada Asa, raja Yehuda, katanya kepadanya: "Karena engkau bersandar kepada raja Aram dan tidak bersandar kepada TUHAN Allahmu, oleh karena itu terluputlah tentara raja Aram dari tanganmu. 
Bukankah tentara orang Etiopia dan Libia besar jumlahnya, kereta dan orang berkudanya sangat banyak? Namun TUHAN telah menyerahkan mereka ke dalam tanganmu, karena engkau bersandar kepada-Nya. 
Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan."
Maka sakit hatilah Asa karena perkataan pelihat itu, sehingga ia memasukkannya ke dalam penjara, sebab memang ia sangat marah terhadap dia karena perkara itu. Pada waktu itu Asa menganiaya juga beberapa orang dari rakyat...." ‎

Jika saudara lihat reaksi atau respon dari raja Asa terhadap teguran yg disampaikan oleh nabi Hanani, sangat berbeda dgn reaksi Asa sebelumnya di 2 Tawarikh 15 ketika dia menerima perkataan Tuhan melalui Azarya bin Oded, coba perhatikan: 2 Tawarikh 15:1-2, 8 "...Azarya bin Oded dihinggapi Roh Allah. I‎a pergi menemui Asa dan berkata kepadanya: "Dengarlah kepadaku, Asa dan seluruh Yehuda dan Benyamin! TUHAN beserta dengan kamu bilamana kamu beserta dengan Dia. Bilamana kamu mencari-Nya, Ia berkenan ditemui olehmu, tetapi bilamana kamu meninggalkan-Nya, kamu akan ditinggalkan-Nya.
Ketika Asa mendengar perkataan nubuat yang diucapkan oleh nabi Azarya bin Oded itu, ia menguatkan hatinya dan menyingkirkan dewa-dewa kejijikan dari seluruh tanah Yehuda dan Benyamin dan dari kota-kota yang direbutnya di pegunungan Efraim. Ia membaharui mezbah TUHAN yang ada di depan balai Bait Suci TUHAN..." ‎

Kenapa pada saat menerima Firman atau pernyataan Tuhan melalui Azarya bin Oded, Asa langsung menerima dan bertobat, sedangkan waktu ditegur oleh Hanani justru dia berontak dan melawan, bahkan Alkitab mencatat dia sakit hati dan menjebloskan Hanani ke dlm penjara dan menganiaya beberapa orang juga dari rakyat?

---> Inilah yg menjadi perenungan kita pagi ini, ada bagian yg halus, yg sangat sensitif, yg peka didlm hati kita masing masing yg kalau boleh saya sebut 'soft part - bagian halus dari kita', dan seringkali, disitulah akar atau sumber yg mengganjal pembentukan kharakter Illahi didlm kita. Kita sering tdk sadar akan apa yg menjadi bagian halus kita, namun kita dpt mendeteksi ciri cirinya... yaitu melalui respon kita ketika bagian tsb disentuh... jika ada luka di tubuh kita dan tanpa sadar luka tsb tersentuh, maka secara refleks reaksi kita akan menarik bagian tubuh tsb dan melindunginya, sebab bagian tsb luka dan sangat sensitif kalau disentuh. 

---> Ketika Firman Tuhan dtg melalui ‎Azarya bin Oded kpd Asa, Firman itu berupa ajakan bagi seluruh bangsa agar menjauhkan berhala, lalu bertobat dan menguatkan hati bangsa tsb, tdk secara pribadi menunjuk kpd kesalahan dan dosa Asa sendiri, maka itu diterima dgn baik oleh Asa...
Namun ketika perkataan Tuhan itu dlm rupa jari yg menunjuk langsung ke hidung Asa oleh Hanani, bahwa dia tdk mengandalkan Tuhan, Asa tdk benar benar percaya akan Tuhan, dia tersinggung berat, Hanani dipenjarakan, beberapa orang juga ikut dianiaya...
Dgn demikian kita tahu persis, masalahnya ada di diri Asa, bukan di penduduk Yehuda! Sebab ketika tangan nabi tsb menunjuk, dia spt cacing kepanasan, tdk terima, berontak dan melawan.

Bagaimana dgn saudara dan saya? Tahukah saudara bagian bagian halus atau luka luka di hatimu? Jgn di tutup tutupi, bawa kpd Dokter Agung kita, Tabib yg Ajaib, Yesus Kristus nama-Nya. Bicarakan dgn hamba hamba-Nya, sebab nabi nabi-Nya akan dipakai Tuhan utk menunjuk bagian sensitif di hidupmu yg kemudian akan membuat engkau sadar bahwa disitulah lukanya,...‎ Adakah hal hal kecil yg akan membuat engkau sangat terusik? Contoh sakit hati terhadap seseorang? Atau perkara perkara yg sudah puluhan tahun engkau percayai tapi itu keliru? Contoh, ada yg memegang filosophy 'kikir pangkal kaya', atau adakah Kejadian masa lalu yg tdk diselesaikan tapi engkau coba hindari, sebab itu sensitif? Jgn sampai salah melangkah, justru karena TUHAN sayang kpd kita sama spt Dia sayang kpd Asa, teguran terhadap 'Soft part' kita, kpd bagian sensitif kita Dia kerjakan.. Buka hati dgn lembut, biarkan Tabib yg Ajaib itu menyembuhkanmu!

Smile and be more faithful...
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-23 20:50:50

Selasa, 23 Agustus 2016

‎2 Tawarikh 12:5-8
"...Nabi Semaya datang kepada Rehabeam dan pemimpin-pemimpin Yehuda yang berkumpul di Yerusalem berhubung dengan ancaman Sisak, dan berkata kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN: Kamu telah meninggalkan Aku, oleh sebab itu Aku pun meninggalkan kamu juga dalam kuasa Sisak." 
Maka pemimpin-pemimpin Israel dan raja merendahkan diri dan berkata: "TUHANlah yang benar!" 
Ketika TUHAN melihat bahwa mereka merendahkan diri, datanglah firman TUHAN kepada Semaya, bunyinya: "Mereka telah merendahkan diri, oleh sebab itu Aku tidak akan memusnahkan mereka. Aku segera akan meluputkan mereka dan kehangatan murka-Ku tidak akan dicurahkan atas Yerusalem dengan perantaraan Sisak. 
Tetapi mereka akan menjadi hamba-hambanya, supaya mereka tahu membedakan antara mengabdi kepada-Ku dan mengabdi kepada kerajaan-kerajaan duniawi."‎

---> Ada waktu waktu di hidup Rehabeam anak Salomo dimana dia menjadi angkuh dan‎ melawan Tuhan, oleh sebab itu, Tuhan sengaja membiarkan Rehabeam dan Yehuda dikalahkan oleh musuhnya, Sisak. Kemudian mereka merendahkan diri, lalu setelah itu, datanglah Firman TUHAN yg akan menjadi pelajaran ‎penting bagi semua kita demikian: 
Ayat 8: "...‎Tetapi mereka akan menjadi hamba-hambanya, supaya mereka tahu membedakan antara mengabdi kepada-Ku dan mengabdi kepada kerajaan-kerajaan duniawi."‎

‎‎Hari ini kita akan merenungkan apa maksud dan akibat dari satu 'pengabdian'. Pengabdian kpd seseorang atau sesuatu akan membuat kita menjadi hambanya. Kesalahan Rehabeam yg membangun patung dan dewa dewa sembahan lalu beribadah kpd mereka telah membuat Rehabeam dan Yehuda diperbudak oleh sebahannya, kemudian Sisak sungguh sungguh menjadi spt tuhan bagi Yehuda dimana Yehuda diperbudak olehnya. 

Jgn anggap remeh kebiasaan dan focus hidup kita... sebab kebiasaan kebiasaan dan focus hidup kita akan menjadi satu 'pengabdian'. Ada kebiasaan yg akan membuat kita 'diperbudak' olehnya, spt kebiasaan mulut yg berkata kata jahat, yg sumbernya dari dlm hati... ada kebiasaan dosa yg satu kali akan memperbudak saudara jika terus menerus kita pelihara... ada orang orang yg hidupnya diikat oleh uang, focus hidupnya hanyalah uang semata, jika demi uang dia harus tinggalkan semua, dia akan tinggalkan... itulah karya karya Sisak yg akan memperbudak kita.

Coba perhatikan sekali lagi apa yg Firman Tuhan katakan kpd Rehabeam: "...supaya mereka tahu membedakan antara mengabdi kepada-Ku dan mengabdi kepada kerajaan-kerajaan duniawi."‎ Ada pengabdian yg kita kerjakan yg sesungguhnya kita lakukan bagi kerajaan duniawi, dan iblis akan mendorong kita utk menyembah iblis dgn mengabdi kpd kerajaan duniawi, dan itulah akar perbudakan. Ingat apa yg iblis tawarkan dan perlihatkan kpd Yesus sebelum iblis meminta Yesus utk sujud menyembahnya,... Matius 4:8 - 9 "...Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya ‎dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." 

Periksa kebiasaan dan focus kita, kpd siapa engkau mengabdi? 

Smile and be more faithful 
For Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-08-22 19:40:59