Morning Dew

Selasa, 29 November 2016

Mazmur 19:8-10 ; 13 
(19-8) Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. 
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. 
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, 
(19-13) Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari...." ‎

Daud bersaksi bahwa Firman Tuhan lah yg menyegarkan jiwanya dan memberi hikmat kpdnya, bahkan membuat matanya bercahaya, namun tiba tiba ketika Daud sedang membanggakan keluarbiasaan Firman Tuhan itu, Daud menyatakan bahwa 'takut akan Tuhan itu suci'... ternyata itulah yg menjadi akibat dari Firman Tuhan. Ketika hidup seseorang dikuasai dan dipenuhi oleh Firman Tuhan, maka bukan hanya jiwanya disebarkan, atau mendatangkan hikmat, atau matanya dibuat bercahaya, namun takut akan Tuhan akan muncul akibat Firman itu sendiri. Sebab Firman Tuhan yg adalah Tuhan sendiri itu tdk akan terlepas dari takut akan Tuhan..., sebab takut akan Tuhan adalah bagian dari manifestasi kharakter Allah yg ada didlm Firman itu sendiri.

Namun yg menarik yg dinyatakan Daud di Mazmur ini adalah diayat 13: ‎
(19-13) "Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari....‎"

Jgn anggap remeh keangkuhan hati yg mengandalkan kekuatanmu sendiri... Tuhan sangat perduli tentang hal ini, Dia mau pastikan agar kita tdk pernah mengandalkan apapun selain Tuhan sendiri, sebab Dia Allah yg cemburu.

Dlm pergumulanmu,... dlm kekhawatiranmu,... dlm berhadapan dgn ketidak pastian,... siapa atau apa yg engkau andalkan? Berlutut dan carilah wajah Tuhan, sebab Dia pantas kita andalkan dan jiwamu akan mendapat ketenangan.

Smile and be joyful... 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-28 20:14:26

Senin, 28 November 2016

Mazmur 19:8-10 ; 13 
(19-8) Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. 
(19-9) Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. 
(19-10) Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, 
(19-13) Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari...." ‎

Daud bersaksi bahwa Firman Tuhan lah yg menyegarkan jiwanya dan memberi hikmat kpdnya, bahkan membuat matanya bercahaya, namun tiba tiba ketika Daud sedang membanggakan keluarbiasaan Firman Tuhan itu, Daud menyatakan bahwa 'takut akan Tuhan itu suci'... ternyata itulah yg menjadi akibat dari Firman Tuhan. Ketika hidup seseorang dikuasai dan dipenuhi oleh Firman Tuhan, maka bukan hanya jiwanya disebarkan, atau mendatangkan hikmat, atau matanya dibuat bercahaya, namun takut akan Tuhan akan muncul akibat Firman itu sendiri. Sebab Firman Tuhan yg adalah Tuhan sendiri itu tdk akan terlepas dari takut akan Tuhan..., sebab takut akan Tuhan adalah bagian dari manifestasi kharakter Allah yg ada didlm Firman itu sendiri.

Namun yg menarik yg dinyatakan Daud di Mazmur ini adalah diayat 13: ‎
(19-13) "Siapakah yang dapat mengetahui kesesatan? Bebaskanlah aku dari apa yang tidak kusadari....‎"

Dlm hal yg satu ini, kita akan menemukan bahwa sekalipun kita berhikmat dan bahkan hidup dgn sangat hati hati sekali, ada kesesatan di depan jalan kita yg tdk kita sadari... bahkan Daud sendiri yg begitu dekatnya dgn Tuhan mengatakan kebenaran ini... Daud sadar bahwa pemahamannya terbatas dan bisa saja dia menghadapi jalan yg sesat atau bahaya atau jebakan yg dia sendiri tdk sadari, kemudian Daud menemukan bahwa dari takut akan Tuhanlah dia menemukan tuntunan utk memilih jalan jalan didepannya.

Saudaraku, apa barometer utk engkau memilih jalan jalanmu? Sebagian orang alat ukurnya adalah pengalamannya sendiri... orang lain lagi patokannya adalah perasaan... sedang banyak orang patokannya adalah apakah itu masuk akal atau tdk... semua itu tdk salah, tapi dgn bermodalkan hal hal tsb, engkau tdk akan mampu menghindari jalan yg sesat... modal atau alat ukur yg tepat adalah 'takut akan Tuhan'. Takut akan Tuhan akan membuat engkau berfikir dan bergerak dari sudut pandang Tuhan... nukan sekedar masuk akal atau untung rugi...

Berdoa dan banyak renungkan dan lakukan Firman Tuhan, maka takut akan Tuhan akan menjadi bagianmu... dan biar itulah yg memimpin langkah langkah hidup kita senantiasa.

Smile and keep taking the Journey to Perfection
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-11-27 19:08:19

Jumat, 25 November 2016

Mazmur 18:21-22, 26-27:
 (18-21) "TUHAN memperlakukan aku sesuai dengan kebenaranku, Ia membalas kepadaku sesuai dengan kesucian tanganku, 
(18-22) sebab aku tetap mengikuti jalan TUHAN dan tidak berlaku fasik terhadap Allahku. ‎
(18-26) Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela, ‎
(18-27) terhadap orang yang suci Engkau berlaku suci, tetapi terhadap orang yang bengkok Engkau berlaku belat-belit..." ‎

---> Jika kita memperhatikan perkataan Firman Tuhan yg diucapkan Mazmur Daud diatas, kadang saya merenungkan dan bertanya tanya, jadi yg mana yg benar? Apakah Tuhan memperlakukan aku sesuai dgn kesucian tanganku? Dimana hukum timbal balik spt yg Daud katakan diatas jika aku setia Tuhan berlaku setia... jika aku suci atau benar Tuhan juga berlaku suci? Tapi bagaimana dgn hidup orang orang spt Ayub? Bukankah mulut Tuhan sendiri mengatakan Ayub adalah manusia yg takut Tuhan, saleh dan menjauhi kejahatan,... lalu kenapa hidupnya hancur?

Disinilah letak pewahyuan yg perlu kita pegang,... Daud berkata, jika aku setia Tuhan juga berlaku setia... kemudian kharakter lainnya spt berlaku tdk bercela, suci dan tdk bengkok adalah tambahan tambahannya... Orang yg layak disebut setia bukan sekedar setia pada saat suka... Ingat sumpah setia kita kpd istri atau suami kita? 
'...dihadapan Tuhan, hamba-Nya‎ dan jemaat-Nya, aku bersumpah utk berlaku setia kpd istriku yg sah dan satu satunya dlm suka maupun duka... sampai maut memisahkan kita...'

Kesetiaan hanya layak disebut kesetiaan, ketika tdk ada lagi alasan yg masuk akal utk tetap berlaku setia, namun kita memilih utk tetap setia‎,... itulah kesetiaan...
Jika sungguh kita berlaku setia, kita akan bersabar dan tetap teguh kpd perkataan Tuhan, maka pada waktunya Tuhan, matamu akan terbuka dan melihat pembelaan dan perkenanan Tuhan dinyatakan didlm hidupmu...

Satu kali Billy Graham mengunjungi seorang wanita tua yg sedang sakit dan menunggu waktu utk pulang ke rumah Bapa di Surga... Billy Graham bermaksud utk menguji kedalaman kharakter sang ibu tua tadi. Pastor Graham bertanya, ibu, jika engkau meninggal nanti, ternyata semua kepercayaanmu terhadap TUHAN yg engkau layani sepanjang umur hidupmu ini bukanlah Tuhan yg sesungguhnya, ternyata Dia itu tdk spt yg engkau percayai, atau tdk spt yg Firman-Nya ‎katakan, lalu apa jadinya? Apa yg akan engkau lakukan?
Sang ibu memandang heran kpd gembalanya, pastor Graham, lalu terdiam sejenak, kemudian berkata: pastor... jika saya keliru percaya kpd Tuhan, maka Tuhan itu rugi jauh lebih besar dari pada saya sendiri... (He stand to loose much more than I do...)
Billy Graham tersenyum puas, sebab dia tahu, kapan saja, at any time ibu itu meninggal, sang gembala terlalu yakin dia pasti kembali ke rumah Bapa di Surga... sebab yg berlaku setia, kpd mereka juga Tuhan akan berlaku setia... Tuhan berkata demi kekudusan-Nya sendiri dan perkataan Tuhan itu benar!‎
‎‎
Lalu bagaimana sikap kita yg seharusnya ketika sekalipun saya telah berlaku setia, tdk bercela dan tdk bengkok, namun belum melihat pembelaan Tuhan dihidupku? Sabar... waktunya Tuhan pasti dtg spt fajar yg pasti muncul setiap pagi, ingat perkataan Mazmur Daud ini:‎
Mazmur 37:5-6 "Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; 
Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang..." ‎

‎Smile it's Friday...jgn lupa ibadah di gereja mu masing masing minggu ini.
Jesus loves you and so do I

dibuat pada : 2016-11-24 19:49:40

Kamis, 24 November 2016

Mazmur 16:5-7, 11
"...Ya TUHAN, Engkaulah Bagian Warisanku Dan Pialaku, Engkau Sendirilah Yang Meneguhkan Bagian Yang Diundikan Kepadaku. 
Tali Pengukur Jatuh Bagiku Di Tempat-tempat Yang Permai; Ya, Milik Pusakaku Menyenangkan Hatiku. 
Aku Memuji TUHAN, Yang Telah Memberi Nasihat Kepadaku, Ya, Pada Waktu Malam Hati Nuraniku Mengajari Aku. 
Engkau Memberitahukan Kepadaku Jalan Kehidupan; Di Hadapan-Mu Ada Sukacita Berlimpah-limpah, Di Tangan Kanan-Mu Ada Nikmat Senantiasa." ‎

Pagi Ini Kita Akan Belajar Satu Sikap Hati Yg Benar Terhadap Keuntungan Dan Kenikmatan. Apa Yg Membuat Daud Bisa Terus Menerus Bersyukur Dan Menaikan Mazmur Puji Pujian Kpd Tuhan? Apakah Karena Dia Tdk Pernah Mendapatkan Masalah Dan Tekanan? Atau Karena Dia Begitu Berlimpah Dgn Segala Sesuatunya? Sikap Hati Tdk Ditentukan Dgn Semua Hal Tsb, Sebaliknya Daud Sadar Betul Bahwa Semua Yg Ada Padanya Dan Semua Yg Dia Boleh Kecap Adalah Bagian Yg Memang Tuhan Berikan Kepadanya, Coba Simak Kembali Ayat 5 Dari Mazmur 16 Diatas: "...Ya TUHAN, Engkaulah Bagian Warisanku Dan Pialaku, Engkau Sendirilah Yang Meneguhkan Bagian Yang Diundikan Kepadaku..." Inilah Rahasia Kenapa Sikap Hati Daud Murni Dan Benar, Sehingga Dia Dpt Selalu Bersyukur... 

Bahkan Daud Bisa Menaruh Rasa Senang Kpd Milik Pusaka Yg Tuhan Berikan. Kesenangan Dan Kesukaan, Rasa Menghargai Itu Bukan Perasaan Semata, Tapi Satu Keputusan. Istrimu Bisa Saja Tdk Secantik Istri Tetangga Atau Bintang Bintang Film, Tapi Rasa Hormat Dan Kesukaanmu Terhadap Istrimu Itu ‎satu Keputusan Bukan Perasaan. Jika Sukacita Ditentukan Oleh Perasaan Yg Dipengaruhi Keadaan Kondisi Yg Terlihat, Kenapa Bintang Bintang Film Dunia Justru Jauh Lebih Banyak Yg Bercerai Daripada Para Petani Sawah Di Kampung Kampung? Bukankah Istri Bintang Film Jauh Lebih Cantik Dari Istri Kang Ujang Di Sawah? Kenapa Si Udin Bisa Setiap Dgn Tukiyem Sampai 40 Tahun Lebih Sedangkan Para Billioner Harus Kawin Cerai Berkali Kali? Apakah Harta Menjamin Sukacita?

Pada Waktu Malam Hari, Ketika Sekelilingnya Mulai Mengotori Pandangan Hidupnya, Hati Nurani Daud Mulai Berbicara Dan Mengajarinya Utk Hidup Benar Dihadapan Tuhan...

Pada Akhirnya, Daud Menemukan Kesukaan Yg Benar, Kenikmatan Yg Sejati, Lihat Di Ayat 11:‎
"...Engkau Memberitahukan Kepadaku Jalan Kehidupan; Di Hadapan-Mu Ada Sukacita Berlimpah-limpah, Di Tangan Kanan-Mu Ada Nikmat Senantiasa." ‎‎

---> Adakah Hatimu Secara Jujur Telah Menemukan Kenikmatan Sesungguhnya Ada Di Tangan Tuhan? Hanya Berkat Yg Diberikan Oleh Tangan Tuhan Sajalah Yg Mendatangkan Kenikmatan Sejati Dan Yg Sesungguhnya... Harta Melimpah Yg Bukan Dari Tangan Tuhan Tdk Akan Membawa Sukacita Dan Kenikmatan Sejati,... Kecantikan Dan Ketenaran Yg Bukan Milik Kita Tdk Akan Membawa Nikmat Senantiasa... Belajarlah Spt Daud, Nikmati Hanya Yg Tuhan Berikan Bagimu Sbg Bagianmu, Dan Ucapkan Syukur Senantiasa... Biarkan Hati Nuranimu Tetap Hidup Dan Berbicara, Mengajari Diri Kita Sendiri Setiap Malam. 

Keep On Going In Your Journey To Perfection ‎
Jesus Loves You And So Do I ‎

dibuat pada : 2016-11-23 19:19:37

Rabu, 23 November 2016

Mazmur 15:1-5
"...Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus? 
Yaitu dia yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya, 
yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, yang tidak berbuat jahat terhadap temannya dan yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; 
yang memandang hina orang yang tersingkir, tetapi memuliakan orang yang takut akan TUHAN; yang berpegang pada sumpah, walaupun rugi; 
yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya...." ‎

Didlm kemuliaan TUHAN, Daud berdoa dan bertanya kpd Tuhan, siapa siapakah saja yg boleh masuk bahkan menumpang didlm kemah Tuhan, didlm kemuliaan Tuhan?... 

Tahukah saudara apa artinya diijinkan masuk dan menumpang didlm kemah Tuhan? ... anak anak akan merasa tenang dan nyaman didlm rumah, sebab ada papah yg bertanggung jawab utk memberi makan, melindungi, menjaga dan menopang hidup anak anak didlm rumah... 

Pada jaman perjanjian lama, ada kubu kubu atau kota kota perlindungan bagi umat Tuhan, dan jika seseorang masuk kedlm kubu pertahanan, maka penumpah darah tdk berhak utk melukai dia...

Bagaimana jika yg berkuasa di rumah tsb bukan sekedar manusia biasa, tapi Tuhan yg mengangkat dan menurunkan raja raja dan pemimpin satu negara? Betapa aman dan luar biasanya keadaan spt itu, itulah sebabnya Daud bertanya, siapakah yg boleh menumpang, artinya tinggal didlm kemah Tuhan?...

Jawabannya adalah serentetan sikap yg nyaris membuat manusia itu sempurna, coba lihat:‎
Yaitu : - dia yang berlaku tidak bercela, 
                - yg melakukan apa yg adil 
                - & yg mengatakan kebenaran dgn segenap hatinya, ‎
                - yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya, 
                - yang tidak berbuat jahat terhadap temannya 
                - yang tidak menimpakan cela kepada tetangganya; ‎ ‎
                - yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba 
                - dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah.‎

Tapi siapakah ‎orang yg demikian? Pada ayat 4 di Mazmur 15 diatas dirangkumkan, ialah 'orang yg takut akan Tuhan ' yaitu 'orang yg berpegang kpd sumpah sekalipun rugi...'

Hari hari ini, jika ada satu qualitas yg sangat langka diantara manusia, qualitas itu adalah 'takut akan Tuhan' Beberapa tahun secara berturut turut, BBC (British Broadcasting Corporation) telah melakukan survey di beberapa negara dgn pertanyaan, apakah hal hal yg paling menakutkan yg menimpa atau terjadi dibangsamu? Selalu selama beberapa ‎tahun berturut turut, jawaban nomor 1 dan 2 selalu sama: 'kemiskinan no 1 dan kerusakan lingkungan no 2'. Namun sejak tahun 2010, hasil BBC survey telah menggeser no 1 & 2 menjadi no 2 & 3, sedangkan no. 1 adalah 'CORRUPTION atau korupsi'. Tanpa disadari, manusia sadar, hal langka yg bisa kita temukan hari hari ini adalah sikap hati yg berani jujur, berani setia kpd janji sekalipun rugi, itulah takut akan Tuhan. Corruption akan berfikir terbalik,  jika bisa untung, kenapa harus diabaikan, sekalipun itu keliru dan dosa... corruption adalah lawan kata dari takut akan Tuhan. Tdk adanya roh takut akan Tuhan akan membuat manusia berfikir dan bertindak yg paling menguntungkan utk dirinya sendiri, sekalipun harus mengorbankan orang lain...

Corruption bukan sekedar cinta uang, tapi juga kpd ketidak setiaan terhadap pasangan hidup... perselingkuhan terlihat manis dan nikmat, tapi mengorbankan perasaan dan kesucian hati diri sendiri dan pasangan kita, mengiris iris masa depan anak anak... Dan pastinya menodai kasih Tuhan...

Belajarlah utk hidup takut akan Tuhan, mulailah dgn berlaku setia terhadap janji, dan jika harus rugi sekalipun, lebih baik rugi daripada harus keluar dari kemah Tuhan... sebab yg boleh menumpang di kemah Tuhan bukan yg cacat kakinya atau tangannya, tapi yg cacat hatinya... yg tdk ada takut akan Tuhan. 

Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-11-22 20:15:09

Selasa, 22 November 2016

Mazmur 11:4-5, 7
"TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia. 
TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. 
Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya..." ‎

---> Mazmur Daud yg satu ini mengajarkan satu pewahyuan luar biasa bagi semua orang percaya, coba perhatikan posisi Tuhan spt yg dilihat Daud, Tuhan tahta-Nya ada di Surga, namun Dia juga ada didlm bait-Nya yg kudus, dan mata-Nya mengamat amati & menguji anak anak manusia...baik orang benar maupun orang fasik, namun Dia Tuhan yg adil, dan keadilan-Nya dibuktikan dgn membiarkan 'orang yg tulus utk bisa memandang wajah-Nya! '‎

‎Inilah pelajaran yg perlu kita renungkan pagi ini, ada banyak orang berhasil dan sukses, namun belum tentu mendapatkan perkenanan Tuhan... beberapa kali didlm Alkitab dicontohkan bagaimana pandangan mata yg tertuju kpd satu pribadi menunjukan perkenanan Tuhan kpd pribadi tsb... ketika Ester ingin menyampaikan isi hatinya, dia tdk langsung masuk, dia cukup berjalan jalan di pelataran raja dan ketika raja menatap Ester, lalu hatinya berkenan kpdnya (Ester 5).

Kpd siapakah mata dan wajah Tuhan terarah? Kepada ORANG YG TULUS HATI!!! Kpd orang demikianlah wajah Tuhan terarah. Orang tulus adalah orang yg tdk memiliki maksud atau agenda terselubung, apa yg dikatakan itulah yg ada dihati dan pikirannya, tdk munafik dan belat belit. Itulah yg disebut 'INTEGRITY atau INTEGRITAS'.

Saudaraku, sikap hati spt itulah yg dpt tiba tiba membuat kita bukan hanya memandang wajah Tuhan tapi kenyataannya Tuhan ada di Surga dan kita di bumi, bagaimana kita dpt memandang wajah Tuhan? Inilah rahasianya, hati yg tulus, yg tdk dolak dalik, yg tdk munafik atau memiliki intrik intrik tertentu, akan menarik kemuliaan TUHAN di Surga utk turun ke bumi dimana kita ada, sehingga kita dpt memandang wajah Tuhan dan menikmati perkenanan-Nya. Itulah rahasia menarik dan mendatangkan Surga di bumi, hati mu harus tulus atau murni dihadapan Dia.

Adakah Surga di rumah tanggamu? Jika belum nyata suasana Surga, coba periksa ketulusan hati penghuni rumah tangga tsb? Adakah Surga di usaha dan pekerjaanmu? Jika belum, jgn periksa keuangan terlebih dahulu, periksa hati orang orang yg mengelola dan mengusahakan usaha tsb, jika hati mereka tulus, maka tdk mungkin Tuhan tdk berkenan!

Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I‎

dibuat pada : 2016-11-21 19:52:57

Senin, 21 November 2016

Mazmur 9:10-12, 17  
(9-10) Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan. 
(9-11) Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN. 
(9-12) Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion, beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa, 
(9-17) TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya sendiri. Higayon. Sela..."‎

‎---> Tdk selamanya tekanan hidup dan kesesakan itu buruk, justru ketika Tuhan mengijinkan tekanan dan kesesakan terjadi didlm hidup kita, tujuan Tuhan melalui kesesakan itu justru baik adanya. Perhatikan doa Daud didlm tekanan, terutama di ayat 17 bagian a diatas: 
"...TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan penghakiman..." Kapan Tuhan memperkenalkan Diri-Nya? Ketika tekanan dan kesesakan terjadi atas manusia. Berkali kali didlm Alkitab dicontohkan bagaimana para pahlawan iman belajar mengenal siapa Allahnya pada saat tekanan dan kesesakan terjadi:

Abraham mengenal TUHAN sbg 'Jehovah Jireh - Allah yg menyediakan' ketika dia tertekan oleh perintah Tuhan yg menguji imannya utk menyerahkan Ishak anaknya yg sangat dia kasihi... diatas gunung Tuhan memperkenalkan Diri-Nya sbg Jehovah Jireh utk pertama kalinya...

Hagar ketika lari dan tertekan, bertemu dgn Tuhan yg memperkenalkan Diri-Nya sbg El-Roi, Allah yg melihat... Allah memperhatikan dan melihat penderitaan Hagar, Dia tdk buta, Dia Allah yg melihat...

Ayub melalui tekanan dan kesesakan, mata rohaninya dicelikan utk melihat kedaulatan dan kemaha kuasaan Tuhan yg belum pernah dikenalnya sebelumnya...‎

Israel belajar mengenal kharakter Allahnya ketika mereka berjalan 40 tahun di padang gurun, saat tekanan dan kesesakan di padang gurun itulah Israel belajar ketetapan ketetapan Tuhan...

Dan masih banyak lagi, justru melalui kesesakan, bersiap siaplah utk membiarkan Tuhan membawa kita mengenal Allah kita dgn benar dan sempurna. Bahkan Daud juga menuliskan kebenaran ini secara tegas di ‎Mazmur 119:71 "Bahwa aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-Mu..." ‎

Bersyukurlah dlm keadaan apapun yg engkau alami, tetap menanti nantikan Tuhan dgn setia.

Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-20 22:53:04

Jumat, 18 November 2016

Mazmur 8: 4-9 (8-4)
"...Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: 
(8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? 
(8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. 
(8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya: 
(8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang; 
(8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan. 
(8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!"

---> Ingatkah saudara akan perintah Tuhan yg pertama kali dinyatakan-Nya kpd manusia? Bukan 10 perintah Allah, juga bukan tentang mengembalikan persepuluhan, tapi tentang tugas manusia dibumi:‎

‎==> ‎Kejadian 1:26-28 "..Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." 
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." ‎

Ayat ayat di Kejadian 1 diatas menegaskan bahwa ketika Tuhan menciptakan manusia segambar dan serupa (sesuai dgn wajah-Nya dan kharakter-Nya Tuhan sendiri), maka utk menegakan keserupaan dgn Allah itu, manusia ditugaskan utk 'menaklukan dan berkuasa atas kekayaan yg ada di bumi'‎, dan jika saudara perhatikan ayat ayat selanjutnya, Tuhan memerintahkan manusia utk 'berkuasa dan menaklukan semuanya' tdk utk dimakan sendiri atau utk dirinya sendiri, sebab bagi manusia makanannya sudah Tuhan tentukan sejak awal, jadi utk apa manusia berkuasa dan menaklukan isi bumi? Utk bertindak mewakili Tuhan atas bumi, bertindak spt Tuhan bertindak atas bumi, sebab manusia diciptakan segambar dan serupa dgn Tuhan... utk menjadi ambasador Tuhan dibumi, itulah tujuan dari tugas manusia ketika dia berkuasa...

Kitab Mazmur 8 diatas, didlm hadirat Tuhan, Daud kembali dipenuhi Roh TUHAN dan dia mulai bernubuat dgn berkata bahwa manusia diciptakan hampir sama spt Allah, (terjemahan lain berkata: 'just a little bit lacking of God)... sehingga kekuasaan atas kekayaan bumi, ternak ternak dibumi, bahkan burung dan ikan dilaut‎, semua diserahkan kpd manusia utk ditaklukkan, utk apa semua kekuasaan tsb?  Perhatikan ayat 10 dari Mazmur 8 diatas: "...Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!"‎ ---> UNTUK MEMULIAKAN TUHAN! Itulah tujuan semuanya.

Ketika Daud sadar akan hal itu, kharakter Illahi yg ada pada manusia spt yg pertama kali ada, sekarang dikembalikan kpd manusia, kekuasaannyapun dikembalikan, supaya manusia menjadi ambasador Tuhan dibumi... Dan supaya manusia memuliakan Tuhan dgn semua yg ada!

Muliakan Tuhan dgn hidupmu, dgn hartamu, dgn kekuasaanmu.

Smile it's Friday... keep walking in your Journey to Perfection because Je‎sus love you and so do I

dibuat pada : 2016-11-17 19:35:52

Kamis, 17 November 2016

Mazmur 5:7-8, 12
"...Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau. 
TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena seteruku; ratakanlah jalan-Mu di depanku. 
Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai."

---> Daud menemukan satu kebenaran bahwa TUHAN itu bergerak dgn Anugrah-Nya yg menjadi pagar dan perisai bagi orang benar... ketika Daud takut dan gentar, Bapa yg baik menyatakan bahwa Anugrah-Nya itulah yg akan memagari dan melindungi sbg perisai bagi orang benar... Tapi siapakah yg disebut orang benar?

Ayat 7 & 8 berkata:  ‎
"...Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau. 
TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena seteruku; ratakanlah jalan-Mu di depanku...."

Orang benar adalah:
* orang masuk kedlm hadirat Tuhan... sujud menyembah Tuhan dan hidup takut akan Dia...
* orang benar adalah orang yg hidup adil sebab dituntun oleh TUHAN sendiri... 

Akibatnya Tuhan meratakan jalan orang benar.

Jgn takut, sekalipun tdk ada dasar utk berharap, tetaplah berharap, andalkan Tuhan... Anugrah-Nya adalah pagar dan perisai bagi hidupmu dan seluruh keluargamu.

Bersyukur utk Anugrah-Nya hari ini...

Jesus loves you and so do I.

dibuat pada : 2016-11-16 18:42:58

Rabu, 16 November 2016

Doa pada waktu pagi:‎
Mazmur 3:8-9 (8)
"Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku! Ya, Engkau telah memukul rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi orang-orang fasik. ‎
(9) Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu! Sela..." ‎

‎Doa pada waktu malam:
Mazmur 4:6, 8-9 (6) "Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada TUHAN. 
(8) Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur. 
(9) Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman." ‎

‎----> Pada waktu pagi, Daud berdoa minta pertolongan Tuhan...pada waktu malam, Daud mempersembahkan korban dan bersyukur, lalu tidur dgn aman... spt itulah seharusnya nafas dan kebiasaan hidup orang percaya... mengawal hari harinya dgn doa yg mengandalkan pertolongan Tuhan pada waktu pagi, membiarkan tangan Tuhan sendiri yg bekerja dan menuntun langkah langkah hidup kita, lalu pada waktu malam kita mengakui pertolongan Tuhan dgn mengucapkan syukur atas semua yg boleh terjadi sepanjang hari hari kita.

Jika saudara membiasakan diri utk hidup spt Daud ini, dimana setiap pagi kita berlutut memohon tuntunan Tuhan utk perjalanan hidup sepanjang hari itu, dan setiap malam kita kembali berlutut utk mengucap syukur atas segala sesuatu yg Tuhan kerjakan sepanjang hari itu,... saya terlalu percaya bahwa penyertaan dan campur tangan Tuhan tdk akan pernah undur dari hidupmu, bahkan tanpa terasa, engkau akan semakin dekat hubunganmu dgn Tuhan, engkau akan semakin bersahabat dgn Tuhan.‎

Raja England, king George IV pada waktu ditahbiskan sbg raja, dgn rendah hati berdoa dan berkata: 'berikan aku obor supaya aku dpt berjalan didlm gelap, berikan aku lampu utk menempuh perjalanan yg tdk kukenal...'
Lalu jawaban yg dia terima adalah: 'anak-Ku, letak-kan tanganmu pada tangan Tuhan...itu lebih terang dari pada obor utk berjalan didlm gelap,...dan itu lebih aman & ‎pasti dari pada lampu utk menempuh jalan yg tdk engkau kenal...'

Hiduplah dgn doa tiap pagi dan tiap malam spt Daud... maka Tuhan akan meluruskan jalan jalanmu.

Smile and give thanks while walking in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-15 19:54:05

Selasa, 15 November 2016

Mazmur 1:1-3
"Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, 
tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. 
Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil..." ‎

‎---> Inilah janji dan berkat Tuhan bagi orang yg suka akan Firman Tuhan dan yg merenungkan Firman Tuhan tsb siang dan malam...
Spt pohon, akarnya,... bagian dari dirinya yg digunakan utk mendapatkan makanan dan minuman akan terus menerus dijaga...pada waktu seharusnya mereka menghasilkan buah buah, yaitu pada musim yg ditentukan oleh Bapa sendiri,... mereka menghasilkannya...penyertaan Tuhan selalu ada pada orang orang tsb, sebab Firman Tuhan yg senantiasa dia nikmati dan direnungkan siang dan malam adalah Tuhan sendiri... itulah cara bagaimana mendatangkan hadirat Tuhan selalu dan senantiasa didlm dirimu dan di hidupmu,... renungkan dan lakukan Firman Tuhan. ‎

Namun coba perhatikan kebalikannya,... kehancuran seorang anak anak Tuhan ketika dia mulai terbiasa utk membiarkan dirinya dipengaruhi oleh kekuatan dari luar... coba lihat bagaimana pengaruh luar itu bergerak dan mencengkram diri seseorang...
Mazmur 1:1 "Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,..."

---> coba lihat bagaimana dosa bergerak sedemikian jauh:
* awalnya BERJALAN - berjalan menurut nasehat orang fasik... hanya sekedar menerima nasehat yg tdk benar, namun nasehat nasehat tsblah yg dia pakai utk menjalani hidupnya...

* BERDIRI - berdiri dijalan orang berdosa,... tiba tiba sekarang bukan sekedar berjalan atau sekedar menerima nasehat, tiba tiba sekarang posisinya secara terang terangan dia menyatakan dimana dia berada,... dia berdiri, atau berada, berpihak di jalan jalannya orang berdosa. Hidupnya dipengaruhi oleh cara hidup dosa...

* DUDUK - duduk dlm kumpulan pencemooh,... sekarang bahkan sudah begitu jauhnya, sampai sampai dia duduk atau tinggal dan menetap bersama sama dgn orang yg tdk takut akan Tuhan... bahkan mencemooh Tuhan dan anak anak Tuhan yg lain...‎ ‎

Spt itulah degradasi yg bisa terjadi bagi anak Tuhan sekalipun, yg membiarkan dirinya terpengaruh oleh cara hidup pertemanan yg tdk kenal Tuhan...‎ bukankah Firman Tuhan sendiri menasehati kita di:
1 Korintus 15:33 "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik..." ‎

Dgn siapa engkau bergaul? Dgn siapa engkau banyak menghabiskan waktu waktumu? Nasehat nasehat spt apa yg paling banyak engkau terima? Jika hidupmu mau spt pohon yg ditanam di tepi aliran air... yg tetap menghasilkan buah buah,... nasehat Firman Tuhan pagi ini adalah: sudah seharusnyalah engkau selalu punya waktu waktu khusus utk membaca dan merenungkan Firman Tuhan. 

‎Smile and keep going in your Journey to Perfection 
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-14 19:13:24

Senin, 14 November 2016

Ayub 42:10, 12-13, 16-17
"‎Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. 
TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina. 
Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan; ‎
Sesudah itu Ayub masih hidup seratus empat puluh tahun lamanya; ia melihat anak-anaknya dan cucu-cucunya sampai keturunan yang keempat.
Maka matilah Ayub, tua dan lanjut umur..." ‎

‎---> Pagi ini kita akan melihat bukti nyata dari kesetiaan Tuhan atas orang benar. Setelah semua process ujian dan tekanan berlalu, Tuhan mengembalikan dan memulihkan hidup Ayub bahkan sampai 2 kali lipat (Ayub 42:10)

Coba perhatikan dan bandingkan keberadaan Ayub setelah dipulihkan dgn sebelum diprocess dan diijinkan Tuhan mengalami tekanan:

Dahulu:‎‎
Ayub 1:1-3 "Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan. 
Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur." ‎

---> Ayub punya: 
* 7,000 kambing domba,‎
* 3,000 unta
* 500 pasang lembu
* 500 keledai betina 
Dan 7 anak laki laki dan 3 anak perempuan... itu saja dia sudah menjadi yg terkaya di sebelah timur...

‎Sekarang:
Ayub 42:12-13 "TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih dari pada dalam hidupnya yang dahulu; ia mendapat empat belas ribu ekor kambing domba, dan enam ribu unta, seribu pasang lembu, dan seribu ekor keledai betina. 
Ia juga mendapat tujuh orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan;" ‎

‎Setelah dipulihkan, Ayub sekarang punya: 
* 14,000 kambing domba,‎
* 6,000 unta
* 1,000 pasang lembu
* 1,000 keledai betina 
Dan 7 anak laki laki dan 3 anak perempuan...‎

‎---> Jgn hanya memperhatikan jumlah kambing domba, unta, lembu dan keledai, memang itu TUHAN buat persis 2 kali lipat, tapi coba lihat jumlah anak anak Ayub yg Tuhan berikan kembali setelah kesepuluh anak anaknya yg pertama telah mati,... Kenapa justru utk jumlah anak anaknya, Tuhan hanya memberikan Ayub jumlah yg sama dari yg sebelumnya? Bukankah anak anak lebih berharga dari sebanyak apapun kambing domba, lembu unta dan keledai? Tapi kenapa justru Tuhan hanya memberikan Ayub jumlah yg sama dgn yg sebelumnya?‎

Disinilah letak rahasia kesetiaan Tuhan... ingat apa kebiasaan Ayub selagi ke sepuluh anak anaknya yg pertama masih hidup? Ayub dgn setia selalu berdoa bagi anak anaknya... sekarang mereka telah pulang ke rumah Bapa di Surga sebab papah mereka selalu menguduskan dan mendoakan ke sepuluh anak anaknya yg pertama...
Sekarang Tuhan memulihkan keadaan Ayub, semua hartanya dilipat gandakan, tapi utk jumlah anak anaknya, Tuhan berikan jumlah yg sama, sebab satu kali nanti, ketika semua mereka, Ayub, istrinya dan kesepuluh anak anak yg kedua telah kembali ke Surga, pada saat itulah, mata Ayub akan melihat kesetiaan Tuhan, ada 20 anak anak yg pernah Tuhan berikan kpd Ayub, ternyata itupun Tuhan lipat gandakan...
Justru seandainya Tuhan memberikan Ayub 20 anak pada gelombang kedua, artinya 10 yg pertama telah binasa kekal... bagaimana dapat disebut Tuhan itu setia dan benar jika doa dan pengudusan yg Ayub selalu lakukan ternyata tdk berbuahkan apa apa?...

Berlakulah setia... sudahkah engkau mendoakan dan menguduskan anak anakmu pagi ini? Doa doamu akan mengawal anak anakmu sampai kpd Surga yg kekal, jgn jemu jemu berdoa dan menasehati anak anak kita.

Keep on walking in your Journey to Perfection...‎
Jesus loves you and so do I ‎

dibuat pada : 2016-11-13 19:41:18